Jaksa Masuk Sekolah, Jurus Jitu Intelijen Kejari Lutim Tekan Kriminalitas Anak Didik

NEWSSULSEL.id, Malili – Dalam rangkan menekan angka kriminalitas dikalangan pelajar, Intelijen Kejaksaan Negeri (kejari)  Luwu Timur (Lutim) Sulawesi Selatan (Sulsel) selenggarakan acara unik Kampanye Kenali Hukum tuk siswa di Sekolah-sekolah langsung oleh Jaksa, Rabu (25/1/2024).

Sosialisasi pengenalan hukum bagi para anak didik di SMA 12 Lutim sangat penting dilakukan agar para siswa, remaja putra putri dapat lebih bijak dalam menghadapi berbagai situasi yang ada diera perkembangan teknologi yang semakin masif.

Jaksa Fungsional Intelijen Vanny Ritasari, S.H di damping moderator Risa Destirani Riduan terlihat memberikan presentasi yang interaktif dan menarik kepada siswa-siswa tentang berbagai aspek hukum yang berkaitan dengan Kenakalan Remaja .

Materi yang disampaikanpun mencakup hukum yang sering menjerat remaja, tentang bahaya narkotika yang menghantui kalangan pelajar, serta maraknya bullying dilingkup sekolah, jadi perhatian Kejaksaan sebagai Lembaga Penegakan Hukum.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Lutim, Bara Mantio Irsahara, S.H, M.H menyatakan tujuan kegiatan ini untuk mendekatkan jaksa dengan masyarakat, khususnya para pelajar.

“Kami ingin memberikan pemahaman yang lebih baik kepada pelajar tentang pentingnya aturan hukum dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memahami hukum, mereka dapat lebih baik melindungi diri mereka sendiri dan mengambil keputusan bijak sesuai dengan tagline Penerangan dan Penyuluhan Hukum yaitu Kenali Hukum, Jauhi Hukuman” ujar Bara.

Menurut Bara l, SMAN 12 Lutim sekolah pertama di Tahun 2024 yang dapat Program Jaksa Masuk Sekolah.

“Insyallah akan banyak lagi kegiatan baik di Tahun 2024 yang menjadi Program pokok Kejari Lutim yang biasa kami bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Lutim. Tahun 2023 lalu Kejari Lutim melakukan 26 kegiatan Jaksa Masuk Sekolah, 22 kegiatan di lakukan terpusat pada setiap Kecamatan sehingga dapat mencangkup seluruh selolah,” jelas Bara.

Selain memberikan informasi hukum, para siswa diberi kesempatan bertanya langsung kepada para jaksa mengenai kasus hukum relevan tidak dipahami, agar mereka lebih tahu dan siap menghadapi situasi yang berkaitan dengan hukum.

“Saya tidak pernah tahu sebanyak ini tentang hukum sebelumnya. Sekarang saya merasa lebih percaya diri dan tahu apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan,” ujar salah satu perwakilan siswa SMA 12 yang mengikuti kegiatan begitu antusias…(*).

Lp. Idul

Periksa Juga

Pengda Ramai-Ramai Cabut Rekomendasi Andi Baso RM

Bagikan       NEWSSULSEL.id, Makassar – Pengurus Daerah (Pengda) Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) ramai-ramai mencabut rekomendasi …

Tinggalkan Balasan