Satpol PP Pemkot Makassar Bongkar 12 Lapak Serang Miras di Jl Perkebunan

NEWSSULSEL.online, MAKASSAR – Satpol PP Makassar membongkar 12 lapak pedagang kaki lima (PKL) yang kerap dijadikan tempat minum minuman keras (miras) remaja di Lokasi tertebut, yang di kenal juga rawan tindakan kriminal diwilayah Kecamatan Makassar, siang tadi.

“Lokasi tersebut kerap dijadikan tempat pesta miras di 12 lapak liar di Jalan Perkebunan itu, sehingga kita bengkor keberadaannya,” kata Kasatpol PP Kota Makassar Iqbal Asnan kepada wartawan, Kamis 11 Nov 2021.

Selain pesta miras, aktivitas muda-mudi di lokasi itu juga kerap membuat resah masyarakat sekitar. Apalagi dilakukan di waktu siang dan hingga malam hari.

“Warga takut melintas, apa lagi gelap di situ kalau malam, makanya kami terima laporan warga, kami sapu rata, bangunan liar lapak tidak berizin dipinggir jalan raya itu,” jelasnya.

Lebih lanjut, Iqbal mengatakan programnya saat ini fokus pada ‘zero PK5 liar’ di Makassar. Ia berharap tak ada bangunan liar yang merugikan masyarakat.

“Anjal sudah jalan, kita mulai ‘zero PK5’ di Makassar, kita mulai du Kecamatan Panakkukang, insyaallah semua beres,” tegasnya.

Sementara itu, seorang warga, Bennu, mengaku senang atas adanya pembongkaran sarang minum keras. Pasalnya, ia yang kerap akan melintas di tempat itu harus berputar balik.

“Kan kalau mau kerja keluar jalan protokol itu akses satu satunya ke sana, tapi karena gelap dan banyak orang miras saya putar balik saja,” katanya.

Ia pun meminta petugas Satpol PP Kota Makassar mengambil langkah tegas jika menemukan adanya lapak liar mencurigakan.

“Tidak para tempatnya itu di situ, maksudnya kalau ada mulai bangun lagi, langsung bongkar saja pak, jangan dibiarkan lama dulu baru semakin banyak,” terangnya.

Sedikitnya ada 12 lapak jualan liar yang dibangun di area jalan Perkebunan Makassar. Lapak ini merupakan sarang miras bagi muda mudi…(*).

Lp. Asril
Editor. Bang Fly

Periksa Juga

Pengda Ramai-Ramai Cabut Rekomendasi Andi Baso RM

Bagikan       NEWSSULSEL.id, Makassar – Pengurus Daerah (Pengda) Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) ramai-ramai mencabut rekomendasi …

Tinggalkan Balasan