NEWSSULSEL.online, MAKASSAR – Susunan panitia pelaksana Musyawarah Daerah (Musda) IX Orari Daerah Sulawesi Selatan (Orda Sulsel) yang tertuang pada SK Ketua Orda Sulsel Nomor: 063/ODSS/K/III/2022, tertanggal O5 Maret 2022 di Ragukan Netralitasnya (indenpensinya) oleh sejumlah ketua Orlok di Sulsel.
Menurutnya kepada awak media ini mereka mengatakan bahwa, seyokyanya Pembentukan Panitia MUSDA IX Orda Sulsel dilakukan secara profesional sesuai kebutuhan Organisasi. Bukan Karena Kedekatan dan tujuan tertentu.
Hal senada pun di utarakan Ketua Orlok Luwu Timur Andi Baharuddin – YC8BR berharap agar panitia Musda Orda Sulsel yang di bentuk dapat melaksanakan tugasnya dengan baik.
“Kita harap panitia Musda IX yang di bentuk dapat bekerja sesuai kebutuhan organisasi, agar pelaksanaan ini dapat berjalan dengan baik, hingga selesai memilih Ketua Orda Sulsel yang yang tepat,” jelas Ketua Orlok Luwu Timur. Kamis 10 Maret 2022, malam.
Ditempat terpisah Ketua Orari Lokal Baru Usman Abu – YC8DIT, berharap agar Panitia Musda Orda Sulsel yang terbentuk dapat menepis keraguan sejumlah Ketua Orlok Orari Daerah.
” Kita harap panita dapat bekerja sesuai amanah organisasi dan menepis keraguan netraliatas panita penyelenggara yang melibatkan 4 Ketua Lokal,” ungkap Usman Abu.
Informasi yang dihimpun Newssulsel.online,
keraguan sejumlah Ketua Orlok terhadap Netralitas panita Musda IX Orda Sulsel, Mei 2022 mendatang didasari oleh penjaringan panitia yang telah terbentuk saat ini, serta penetapan tempat pelaksanaan Musda IX Orda Sulsel yang juga melibatkan 4 ketua orlok yang akan ikut memilih di Musda.
Hingga berita ini di terbitkan Newssulsel, belum ada satu pun Panitia Musda IX Orda Sulsel yang dapat beri penjelasan terkait keraguan sejumlah ketua Orlok yang ada…(*).
Lp. Asril
Editor. fatma Hasan
News Sulsel Mengungkap Fakta Berita