NEWSSULSEL.online, MAKASSAR – Jelang Musyawarah Daerah (Musda) IX Orari Daerah Sulawesi Selatan (Orda Sulsel) 13-14 Mei 2022, mendatang. Keraguan anggota amatir radio terkait Netralitas Panitia Pelaksana masih nampak terlihat jelas, gegara haknya di kebiri Panitia maju sebagai calon Ketua Orda Sulsel.
Menurut Suherman Untung – Kabid Organisasi Orari Lokal Makassar berucap semestinya Panitia Pelaksana mengetaui fungsi dan tugasnya, hinngga tidak memunculkan tudingan beragam dari anggota amatir radio seperti yang terlihat bayak muncul di medsos saat ini.
“Panitia mesti tahu fungsi dan tugasnya, agar amanah ketua pelaksana yang tidak semestinya ditunjuk kepadanya dapat menepis tudingan beragam yang muncul saat ini terkait netralitas panitia musda dan pemberi amanah yang di ragukan,” jelas YB8Fly.
Dugaan ketidak Netralitas Panita serta sejumlah Oknum Pengurus yang masi menginginkan kelompoknya kendalikan kepengurusan Orda Sulsel, Terungkap dari kabupaten Barru, Pinrang, Maros, Bulukumba, Makassar, Sinjai, Sidrap, Bosowa serta Luwu Raya mengatakan,
Mungkin ini lantaran janji yang diyakinkan salah satu Oknum kepada calon ketua orda yang dulunya tak bersedia maju sebagai ketua Orda Sulsel kini bersedia, menurut sumber berinisial AB, jika IA dipilih secara aklamasi,
“Aklamisi yang di yakinkan kepada calon yang di maksud itu tidak benar, sebab keberadaan oknum tersebut selama 3 periode tak di sukai hadirnya lagi, olehnya Ia berupaya calon ketua yang dapat menyayanginya lagi kendakikan Orda Sulsel dengan segala macam cara yang berujung terpecah sesama anggota amatir di Sulsel,” ujar AB ke awak media ini Sabtu 7 Mei 2022.
Olehnya amatir di sulsel harap pihak ORPUS di dapat mengawasi secara seksama penyelenggaraan Musda IX Orda Sulsel lantaran Panitia lebih awal kebiri hak anggota dengan persyaratan tidak rasional, meski poin 8 sudah diralat karena banyaknya komentar miring poin 3 masih ada.
Hingga berita ini diterbitkan belum ada sanggahan resmk yang disampaikan ketua Orda Sulsel dan Jajarannya serta panitia pelaksana yang dituding kebiri hak anggota maju sebagai ketua Orda Sulsel mendatang…(*)
Lp. Rusman
News Sulsel Mengungkap Fakta Berita