NEWS Sulsel.id – Sekitar Enam jam diguyur hujan lebat membuat aktivitas warga di Kota Majene, Sulawesi Barat lumpuh. Hujan lebat serta meluapnya air sungai merendam kota dengan arus deras setinggi 50 cm hingga satu meter.
Banjir terlihat menerjang permukiman dan jalan raya, yang terparah terjadi di Kecamatan Banggae, juga di Kecamatan Malunda Desa Lombong yang berdekatan dengan tepi sungai, Kamis (27/10/2022) sore.
“Sebagian warga juga masih terjebak banjir dan panik, karena sulit melintasi banjir arus deras untuk mengungsi di tempat yang lebih aman, satu rumah di Malunda terseret banjir” ungkap sumber ke awak media NEWS Sulsel.id. Jumat (28/10/2022).
Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majene Sirajuddin mengatakan kondisi banjir diperparah karena Sungai Deking yang melewati pemukiman warga meluap.
“Kondisi mengkhawatirkan karena sungai Deking meluap. Titiknya ada di lingkungan Banua, Kelurahan Malunda dan sebagian di Desa Lombong yang berada di dekat tepi sungai,” kata Sirajuddin melalui sambungan telepon…(*).
Lp. Hasbi.


News Sulsel Mengungkap Fakta Berita