suherman

Sambut Bulan Merdeka, Dansat Polda Sulsel Ajak Masyarakat Kibarkan Bendera Merah Putih

NEWSSULSEL.id, Makassar – Tinggal menghitung jam, pergantian bulan akan dilalui. Indonesia akan menyambut bulan Merdeka, Agustus.

Bangsa Indonesia akan merayakan Hari Kemerdekaan, yang diperingati pada tanggal 17 Agustus setiap tahunnya.

Dalam Peringatan Kemerdekaan ke- 80 Tahun ini, mengangkat tema “Bersatu Berdaulat Rakyat Sejahtera Indonesia Maju”.

Menyambut bulan Merdeka, Sat Brimob Polda Sulsel mengajak seluruh masyarakat untuk memeriahkan bulan bersejarah bangsa Indonesia.

Dansat Polda Sulsel, Kombes Pol Muhammad Ridwan S.I.K., M.H menyerukan masyarakat untuk mengibarkan Bendera Merah Putih.

“Ayo, kibarkan Bendera Merah Putih serentak mulai 1 Agustus hingga 31 Agustus 2025,” seru Dansat Polda Sulsel, Kamis (31 Juli 2025).

Dansat Polda Sulsel melanjutkan, ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk menyemarakkan bulan merdeka ini.

Bahkan kata Kombes Pol Muhammad Ridwan, jajaran Sat Brimob Polda Sulsel hingga Batalyon akan melaksanakan beberapa kegiatan dalam memperingati HUT ke- 80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Semangat perjuangan itu tetap hidup. Kegiatan yang akan dilakukan personel Sat Brimob untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan menjadi simbol bahwa kemerdekaan bukan hanya sejarah, tetapi juga tanggung jawab bersama untuk terus menjaga dan mengisinya,” pungkas Ridwan.

Sementara itu Kabag Ops Sat Brimob Polda Sulsel, AKBP Nur Ichsan, S.Sos., M.Si menambahkan, seruan Dansat Brimob Polda Sulsel untuk mengibarkan Bendera Merah Putih serentak ini merupakan bentuk semangat nasionalisme dan cinta tanah air.

“Mari bersama-sama kita mengibarkan Bendera Merah Putih selama bulan Agustus untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-80,” tutur mantan Danyon C Pelopor Sat Brimob Polda Sulsel… (*)

 

Lp. Asrianti Biro Mksr

Dua Ton Solar Subsidi Ditemukan Ditampung Pakai Jeriken di Ma’rang

NEWSSULSEL.id, Pangkep – Maraknya aksi penimbunan solar subsidi oleh para mafia BBM yang telah terungkap dan para pelaku di tangkap. Kini terungkap lagi Dua Ton Solar Subsidi yang ditampung dalam Jerigen dirumah warga diwilayah Kecamatan Ma’rang Kabupaten Pangkep, Sulaweai Selatan. Rabu (30/7/2025).

Penimbunan solar dalam puluhan Jeriken tersebut ditemukan di salah satu rumah warga. Pemilik solar berinisial SM ngaku bahwa 66 jeriken yang berisi solar itu digunakan untuk kebutuhan pertanian dengan ukuran bervariasi, sehingga total solar yang ditemukan sekitar 2 ton lebih.

“Solar inii kita pakai untuk pertanian, kita ambil sedikit demi sedikit akhirnya bisa segini untuk digunakan dan pemakaian untuk kebutuhan pertanian,” ujarnya

Ia pun mengungkap, solar tersebut diambil dari SPBU yang terletak di Kecamatan Labakkang dengan kuota pengisian bahan bakar mobil 200 liter. “Pengisian pakai truk di SPBU Labakkang dan SPBU Ma’rang, jadi kuotanya dari situ, pakai kuota dari barcode truk,” sebutnya.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pangkep, Andi Sadda mengatakan bahwa peruntukan pertanian harus memakai surat rekomendasi penggunaan BBM untuk Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan).

“Kalau mobil tangki tidak bisa dapat surat rekomendasi. Pembelian menggunakan barcode itu tidak ada kaitannya dengan kami. Walaupun digunakan untuk pertanian itu tidak bisa pakai barcode. Harus ada surat rekomendasi BBM untuk mesin pertanian dan itu melalui kelompok tani dan bukan diberikan ke persorangan,” ungkapnya.

Sebelumnya, aparat kepolisian Polres Pangkep menemukan sekitar 500 liter saat adanya atensi dari Polda Sulsel, temuan tersebut di Kecamatan Pangkajene, kini pemilik BBM masih ditahan di Polres Pangkep dalam rangka penyelidikan lebih lanjut.

Namun saat adanya temuan indikasi penimbunan solar, tidak ada aparat kepolisian satu pun di lokasi tersebut, hanya ada Kepala Desa dan PPL Pertanian yang mengecek jeriken berisi solar tersebut…(*).

Lp. Asril

Mantan Waka Polsek Ngaku  Sering Terima Uang Dari Bos Mafia Pembuat Uang palsu UIN Makassar

NEWSSULSEL.id. Makassar – Mantan Wakapolsek Tallo Makassar, AKP (Purn) Sugito, mengaku di hadapan majelis hakim dirinya sering menerima uang dari Annar Salahuddin Sampetoding, terdakwa utama kasus sindikat pabrik uang palsu yang di Kampus UIN Alauddin Makassar.

Pengakuan tersebut disampaikan dalam sidang lanjutan dengan agenda pemeriksaan saksi meringankan di Pengadilan Negeri Gowa, Rabu (30/7/2025).

Sugito mengaku pernah diberi amanah jaga rumah terdakwa di Jalan Sunu 3, Makassar, saat ia menjabat Wakapolsek Tallo. Ia pun menerima uang sebagai imbalan.

“Uangnya melalui transfer. Beliau (terdakwa) pernah bilang ke saya, kalau butuh uang jangan susahkan masyarakat, datang saja ke saya,” ujar Sugito saat menjawab pertanyaan kuasa hukum terdakwa, Sultani.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Basri Bacho kemudian mengejar pengakuan tersebut dengan mempertanyakan apakah pemberian uang itu diketahui oleh institusi tempat Sugito bertugas kala itu.

“Apakah pimpinan atau institusi tahu soal pemberian uang itu, mengingat Anda waktu itu masih polisi aktif?” tanya jaksa. Sugito menjawab bahwa hubungan dengan terdakwa adalah hasil dari “penggalangan” dan bahwa pemberian uang itu tidak dilaporkan ke institusi.

Jumlahnya Tak Terhitung

Ketua majelis hakim Dyan Martha Budhinugraeny turut menanyakan jumlah uang yang diterima Sugito dari terdakwa. Namun, ia mengaku sudah tidak bisa mengingatnya. “Uang pembeli pulsa dan jumlahnya sudah tidak terhitung,” ujarnya.

Sugito juga mengungkap bahwa dirinya mendatangi rumah Annar saat penggerebekan oleh Polres Gowa terjadi, setelah ditelepon langsung oleh terdakwa. “Saya datang dan lihat pagar rumah terbuka, lalu saya singgah,” ucapnya.

Ada 15 Terdakwa dalam Sindikat Uang Palsu

Sidang dipimpin oleh hakim ketua Dyan Martha Budhinugraeny, bersama hakim anggota Sihabudin dan Yeni, serta JPU Basri Bacho dan Aria Perkasa Utama. Perkara ini mendudukkan 15 terdakwa dari berbagai latar belakang profesi, yakni:

Annar Salahuddin Sampetoding (bos sindikat) Andi Ibrahim (kepala perpustakaan UIN) Mubin Nasir (honorer UIN) Andi Haeruddin (pegawai BRI) Irfandi (pegawai BNI) Muhammad Manggabarani (PNS Dinas Infokom Sulbar) Satriadi (ASN DPRD Sulbar) Sukmawati (guru PNS) dan lainnya.

Kasus ini terbongkar pada Desember 2024, menghebohkan masyarakat karena uang palsu diproduksi menggunakan mesin canggih di Kampus 2 UIN Alauddin Makassar, Jalan Yasin Limpo, Gowa.

Uang palsu yang dicetak nyaris sempurna, bahkan lolos mesin hitung uang dan deteksi x-ray, dengan nilai diperkirakan mencapai triliunan rupiah…(*)

Lp. Rosita

Sidang Gugatan Ketua KONI Makassar H. Ismail di PN Makasaar Tertunda Lagi

NEWSSULSEL.id, Makassar – Sidang kasus gugatan terhadap Ketua Komite Olahraga Nasional Indinesia (KONI) Kota Makassar, H. Ismal yang akan digelar Selasa, (29/7/2025) di Pengadilan Negeri (PN) Makassar, di pimpin majelis hakim Bintang, SH, kembali tertunda. bacakan materi tuntutan forum Penyelamat Olahraga yang dilanyangkan Muchtar Djuma, SH. MH.

Menurut Kuasa Hukum Forum Penyelamat dan Pemerhati Olahraga Dr. H. Yusuf Guncl, SH. MH, serta Jalaluddin Jamal, SH saat mendampingi Muchtar Djuma di PN Makasaar yang kembali akan digelar sidang tertunda juga sebelumnya mengatakan.

Gugatan Muchtar Djuma yang mewakili Forum Penyelamat dan Pemerhati Olahraga khususnya di Kota Makasaat kepada Ketua KONI Makasaar H. Ismal yang bertatus anggota DPRD Makasaar juga menyetat beberapa pihak turut tergugat yakni.

Ketua DPRD Kota Makassar sebagai tergugat I – Ketua KONI Privinsi Sulawesi Selatan Sebagai tergugat II dan Wali Kota Makassar sebagai tergugat II

“Gugatan Forum Penyelamat dan Pemerhati Olahraga yang dilayangkan Muchtar Djuma ke PN Makassar lantaran penyelenggaraan Musorkot Kita Makassar April 2925 lalu tidak sesuai petunjuk pelakaanaan/cacat hukum,” jelas Yuauf Gunco, Rabu (30/7/2025).

Dari hasil penelusuran awak media di PN Maksaar. Tertundanya sidang yang kembali akan digelar tuk membacakan materi tuntutan terhadapa Ketua KONI Makassar lantaran Kuasa Hukum Wali Kota Makassar tidak hadir meskipun para tergugat lainya sempat hadir…(*)

Lp. Asrianti Biro Mksr

Wali Kota Serta Pejabat, Pengusaha Terlihat Cukur di Collins Hair Studio Barbershop

NEWSSULSEL.id , Makassar – Sekarang ini bukan hal yang sulit mencari barbershop tempat cukur rambut di Kota Makassar dengan pelayanan terbaik serta harga terjangkau.

Namun dihitung jari Barbershop di Makassar yang terkomendasi, jadi tempat cukur rambut nyaman dan kekinian oleh sejumlah kalangan.

Utamanya anggota serta pemain bola (PSM) juga Suporternya dan sejumlah Pejabat Pemkot, Pejabat struktural non stuktural Kabupaten/Kota, termasuk wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin,(Appi) cukur rambut di Collins Hair Studio Barbarshop Jalan Botolempanga NO 6 Makassar.

“Collins Hair Studio satu-satunya  Barbarshop di Makassar yang bersertifikat internasional,” ungkap Rauf Dgn Sese salah satu pelangan cukur Ketua Clup Perbakin di Makassar yang domisili Kabupaten Gowa. Senin (28/7/2025).

Untuk hairstudio cowok menyediakan service :

haircut (harga bervariasi mulai dari 120k-200k di cab botolempangan dan 110k-120k di cab bau mangga sesuai capster yang dipilih dan sudah bebas req model) – ⁠hair coloring (pewarnaan rambut) – ⁠perming (proses membuat rambut jadi ikal) – ⁠relax & shape (treatment yang membuat rambut jadi lurus natural dan mudah diatur) – ⁠smoothing keratin – ⁠cornrow – ⁠dreadlock (gimbal) – ⁠braidbox – ⁠hair tatto

Untuk salon cewek saat ini berlokasi di Cabang Botolempangan dengan service :

– Haircut (300k with baday & 200k with mhia bebas req model include cuci styling gunting) – ⁠Hair Coloring – ⁠Keratin – ⁠Hair Spa / Creambath – ⁠Smoothing – ⁠Down Perm / Root Perm

FASILITAS :
Ruang tunggu yang nyaman dan full ac. Tersedia PS4 & Netflix untuk cab botolempangan – ⁠Parkiran luas untuk motor dan mobil – ⁠Staff yang ramah.
Hasil yang memuaskan dan edukasi yang didapat setelah treatment
⁠Experience yang berbeda

JAM OPERASIONAL
BUKA TIAP HARI
SENIN – MINGGU
09.00 – 21.00.

Selain di Jalan Botolempangan NO 6,
Collins Hair Studio juga ada di Jala Bau Mangga NO 14 Makassar…(*)

Lp. Asrianti Biro Mksr

Terseret Pusaran Ijazah Palsu Jokowi, Mantan Ketua KPK Siap Dipenjara, Bebaskan Roy Suryo Cs

NEWSSULSEL.id, Jakarta – Mantan Ketua Kmisi Pembarantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad asal Sulawesi Selatan pasang badan untuk perjuangan Roy Suryo cs pada kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Jokowi.

Abraham Samad ngaku jika dirinya siap dipenjara dalam kasus polemik ayah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat ini.

Pernyataan tersebut disampaikan Abraham Samad dalam deklarasi bertema ‘Tolak Kriminalisasi Akademisi dan Aktivis Lawan Kezaliman Rezim Jokowi’ yang digelar di Gedung Joang’45, Menteng, Jakarta, Rabu (23/7/2025).

videonya pun telah tayang  670.318 hingga dini hari ini pukul 03:16 Wita di Tribun X, judul Terseret Kasus Ijazah Palsu.

Abraham mengaku mendukung penuh upaya para tokoh dan aktivis yang diklaim tengah memperjuangkan kebenaran soal ijazah milik Jokowi tersebut palsu.

Menurut Abraham, apa yang tengah diperjuangkan harus dibela selama masih dalam koridor yang benar, dan tak takut jika dirinya harus dipenjara terkait hal itu.

Abraham menyebut Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) yang dikeluarkan oleh Polda Metro Jaya terhadap 12 orang terlapor atas kasus ijazah Jokowi termasuk dirinya merupakan bentuk teror.

Tuk diketahui nama Abraham Samad ada dalam daftar 12 orang terlapor tersebut, bersama Rismon Sianipar, Roy Suryo, Dokter Tifa, dan kawan-kawan.

“SPDP terhadap 12 orang tersebut hanya untuk membuat kendor pihak-pihak yang melaporkan ijazah palsu Jokowi. Tidak perlu dipusingkan, karena dikhawatirkan akan mengurangi semangat juang para pelapor ijazah Jokowi,” ucapnya

Abraham mengklaim, laporan yang dibuat oleh Jokowi dan relawannya itu sebagai bentuk pembungkaman terhadap kebebasan berpendapat.
olehnya jangan sampai tu membuat kita takut untuk terus memberitakan isu ijazah palsu Jokowi.

Apabila akhirnya ada yang ditetapkan sebagai tersangka dari salah satu 12 terlapor itu, Abraham Samad mengatakan bahwa hal itu biasa saja karena merupakan bentuk risiko dari perjuangan, jangan gentat hadapi kasus ini sampai titik darah penghabisan…(*)

Lp. Putri

Wujud TNI Hadir Tuk Masyarakat: Hubdan XIV/Hsn, Pasilitasi Jemaat Gereja Bukit Zaitun berlatih Paduan suara

NEWSSULSEL.id, Makassar, Choir Competition akan diselenggarakan pada Sabtu 26 Juli 2025 di Aula Baruga Universitas Hasanuddin Makassar merupakan Event bergengsi tahunan pertama yang dimotori Forum Musisi Lintas Gereja, sebagai ajang kompetisi paduan suara tingkat nasional diikuti perkumpulan gereja dan juga paduan suara dari kalangan umum.

Paduan suara Bukit Zaitun Children Quire sebagai salah satu peserta dari perkumpulan gereja Bukit Zaitun, Makassar. Bukit Zaitun Children Choir adalah bagian dari organisasi gereja yang bergerak untuk pengembangan olah vocal khususnya anak-anak dan remaja jemaat gereja.

Selama persiapan sejak bulan Maret 2025, paduan suara ini memilih tempat berlatih di asrama Hubdam XIV/Hasanuddin tepatnya di Aula Balla Riang. Pemilihan tempat berlatih ini bukan serta merta karena pihak Gereja tidak memiliki tempat, namun berkat hubungan yang sudah terjalin baik dari Kolaborasi yang berjalan selama ini.

Di satu sisi, Aula Balla Riang yang dimiliki oleh Hubdam XIV/Hasanuddin sangat ideal untuk latihan koreografi dan paduan suara serta suasana lingkungan sekitarnya yang sejuk dan nyaman. Latihan paduan suara dari Bukit Zaitun Children Quire berlangsung setiap  sore hari yang diikuti 31 anak jemaat gereja.

Sejak Mei 2025 latihan lebih diintensifkan dengan menambah jam terbang sampai larut malam menjelang pelaksanaan Lomba. Rencananya, kegiatan ini akan dilaksanakan setiap tahun di tempat yang berbeda.

Untuk  tahun ini, paduan suara Bukit Zaitun Children Quire akan tampil dalam kategori Pop n Jazz. Informasi awal dari Panitia penyelenggara acara bahwa terdapat 14  peserta paduan suara dari berbagai Forum musik seluruh Indonesia yang sudah terdata.

“Terimakasih kepada Kahubdam XIV/Hasanuddin yang sudah mengijinkan dan memberikan tempat berlatih yang sangat nyaman untuk anak-anak dalam menyalurkan potensi dan bakatnya di lingkungan Hubdam XIV/Hasanuddin, “imbuh Shermina Oruh pengurus GPIB Gereja Bukit Zaitun

Sebagaimana diketahui bahwa kolaborasi dan kerjasama antara Hubdam XIV/Hasanuddin dengan GPIB Gereja Bukit Zaitun yang sudah berlalu diantaranya Bimtek Tata Tulis untuk prajurit, ibadah bagi jemaat Gereja Bukit Zaitun di Gedung Apta Hibdam XIV/Hasanuddin, Karya Bakti di Klenteng Vihara Ibu Agung Bahari Makassar, arransemen cipta lagu Mars dan Hymne HUT ke-79 Komlekad, ibadah dan perayaan Paskah 2025, ibadah syukur PKP Debora di Pantai Wisata Galesong, latihan paduan suara Ibu-ibu Jemaat gereja untuk lomba di Yogyakarta.

Dengan semangat dan latihan yang intensif ini semoga paduan suara Bukit Zaitun Children Quire mampu berkompetisi dan menampilkan kemampuan terbaik mereka. Di ujung penutup, Kahubdam XIV/Hasanuddin berharap Kerjasama dan Kolaborasi ini dapat terus berjalan sebagai wujud TNI hadir untuk masyarakat, “tutupnya…(*)

 

Lp. Asrianti

Ketua TP PKK di Makassar Kunjungi Posyandu Dan Pencanangan Baca KIA di Karuwisi Induk

NEWSSULSEL.id, Makassar –Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Kota Makassar. Melinda Aksa yang resmi dilantik pada Selasa (11/03/2025) kunjungi Poayandu dan hadiri Pencanangan Baca Kartu Idenditas Anak (KIA) di Jalan Gelora Massa, Kelurahan Karuwisi Induk Panakkukan, Kamis (24/7/2025).

Kehadiran Melinda berserta rombongan di sambut Camat Panakkukan Muhummad Ari Fadli dan pendamping,  juga Ketua TP PKK Kelurahan Karuwisi Induk serta Ketua Posyandu Teratai O8 Sri Ratna Sari, beserta kader Posyandu dan Masyarakat penggerak PKK setempat.

Pada kesempatan teraebut , Melinda menyampaikan komitmennya untuk mendukung dan menggaris bawahi arahan Ketua TP PKK Provinsi tersebut, sebagai catatan dalam menyusun program yang tegak lurus dengan provinsi dan pusat.

Melinda menekankan bahwa TP PKK Makassar dan Dekranasda akan mengembangkan program-program yang mendukung pemberdayaan keluarga dan perempuan, guna menciptakan keluarga yang cerdas, berdaya saing, dan mandiri.

“Kami bertekad untuk menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak-anak dan perempuan di Makassar, agar mereka bisa menjadi motor penggerak pembangunan yang lebih baik di masa depan,” harapnya.

Selurah masyarakat dan para Ketua RT ORW O7 Kelurahan Karuwisi Induk Kecamatan Panakkukang  berharap Ketua PT PKK Kota Makassar Melinda Aksa dan seluruh jajaran TP PKK Makassar dapat terus mengembangkan program-program inovatif yang dapat membawa dampak positif bagi masyarakat.

“Sebagai Ketua TP PKK, kita memiliki tanggung jawab besar untuk memajukan dan menumbuhkan kesejahteraan anak di wilayah,” Kata Ketua RT 02…(*)

Lp. Asrianti Biro Mksr

Kahubdam XIV/Hasanuddin Hadiri Penutupan MPLS SMK Publik Makassar

NEWSSULSEL.id, Makassar – Sinergitas antara Hubdam XIV/Hasanuddin dengan SMK Publik semakin kuat. Ini terbukti dengan kehadiran Kahubdam XIV/Hasanuddin pada penutupan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK). Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 22 Juli 2025 tersebut bertempat di Aula SMK Publik Makassar di Jl. Maccini Tengah No.50-54, Kota Makassar.

Pada tahun ajaran baru ini, SMK Publik juga menjalankan PPDB untuk penerimaan Siswa baru kelas 10. Siswa yang mendaftar sebanyak 16 siswa dan sebelum proses belajar mengajar dimulai dilaksanakan kegiatan MPLS dengan tujuan sebagai berikut:

1. Mengenali potensi diri siswa baru
2. Membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah
3. Menumbuhkan motivasi, semangat, dan cara belajar efektif
4. Mengembangkan interaksi positif antarsiswa dan warga sekolah
5. Menumbuhkan perilaku positif seperti kejujuran, kemandirian, dan kedisiplinan.

Acara Penutupan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah dihadiri oleh Kepala Sekolah, seluruh Siswa, para pengurus dan guru di SMK Publik. Kegiatan diisi dengan beberapa sambutan dan motivasi dari para Pendidik tidak terkecuali Kahubdam XIV/Hasanuddin. Dalam sambutan dan pemberian motivasinya, Kolonel Cke I Gusti Ngurah. S., S.E., mengutip apa yang selalu disampaikan oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto, yaitu Pendidikan adalah yang Menentukan Kebangkitan suatu Bangsa. Dengan tujuan untuk membangkitkan semangat belajar kepada seluruh Siswa. Selalu berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan jangan menjadi manusia yang memiliki sedikit ilmu.

Kerjasama selama ini antara Hubdam XIV/Hasanuddin dan SMK Publik Makassar sudah terjalin di berbagai bidang. Training of Trainers (TOT) di bidang Informatika khususunya Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) terjalin dengan baik. Adalah Serma Boby yang keseharian sebagai tehnisi Jaringan di Hubdam XIV/Hasanuddin mengajar setiap hari Selasa dan Rabu untuk siswa kelas XII pada SMK Publik Makassar lewat program TNI Go to School.

Kolaborasi lain yang sudah dilaksanakan adalah menyelenggarakan lomba lagu daerah Sulawesi Selatan tingkat SMPN/Sederajat se-Kota Makassar bulan Mei 2025. Dari kedekatan dan silaturahmi yang sudah terjalin, pihak SMK Publik Makassar juga mengundang pejabat Hubdam XIV/Hasanuddin pada acara Wisuda dan Perpisahan Siswa dan Siswi SMK Publik Makassar Angkatan ke XV TA. 2025 yang dilaksanakan di hotel Romero Makassar pada Kamis 12 Juni 2025.

Selain sambutan, acara penutupan MPLS dengan tema *Raih Mimpi, Adaptif, Mandiri, Aktif, dan Harmonis (Ramah)* juga diisi dengan dengan penampilan: Fashion Show, Demo Pencak Silat, Pameran Hasil Karya Pengolahan Sampah Pada pukul 11.30 WITA, atas seijin dari Kepala sekolah Bapak Hendry Yunan S.H., S.E., Gr., kegiatan MPLS ditutup oleh Kahubdam XIV/Hasanuddin. Semoga dengan kegiatan ini komunikasi dan kolaborasi yang sudah terjalin erat dapat meningkatkan kemampuan dan profesionalisme kedua belah pihak baik Prajurit maupun Siswa…(*)

 

Lp. Asrianti B Mksr

Kapolres Pinrang Kecolongan TT Polda Sulsel, ungkap Gudang Mafia BBM Diwilayahnya

NEWSSULSEL.id, Makassar – Kapolres Pinrang AKBP Edy Sabhara Mangga Barani yang dikenal tak toleransi segala bentuk dugaan tindak krimainal, kini jadi perhatian setelah gudang penampungan mafia Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal di wilayah kerjanya di ungkap oleh Tim Tindak (TT) Polda Sulsel.

Barang bukti yang diamankan tim tindak Polda Sulsel saat menggelar operasi membongar sindikat mafia BBM Subsidi di gudang penampungan yang berada di Jl Salo, Kecamatan Wattang Sawitto Kota Pinrang tak jauh dari Markas Komando Polres Pinrang. Terlihat awak media ini, Senin (21/7/2025) disiman di halaman Polres Pinrang.

Satu unit mobil tangki dan mobil truk, 3 mesin genset, dan sejumlah Tandon penampungan air ukuran besar isi sekitar 3000 literan dan belasan jerigen ukuran 20 liter.

AKBP Edi Sabhara, Kapolres Pinrang lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian angkatan 58 tahun 2011. Ia dikenal usai membongkar kasus kematian Feni Ere, seles mobil asal Palopo, bersama tim gabungan yang dipimpin, aaat menjabat Kasubdit III
Jatanras Polda Sulsel, beranggotakan 24 orang.

Kasus ini bermula pada 25 Januari 2024, ketika Parman, ayah Feni, melaporkan hilangnya putri sulungnya. Laporan diterima karena Feni tidak diketahui keberadaannya dalam waktu 1×24 jam.

Awalnya, Polres Palopo tidak langsung melakukan olah TKP karena keluarga korban berasumsi Feni pergi secara sukarela. Namun, barang-barang milik Feni yang hilang, termasuk koper, menimbulkan kecurigaan.

IIni Sosok AKBP Edy Sabhara

AKBP Edy Sabhara Manggabarai membongkar kasus kematian Feni Ere.
Selama ini, Edy bertugas di Polda Sulsel.

Ia sempat menjadi Kanit Resmob Polda Sulsel. Edy adalah alumnus Akademi Kepolisian (Akpol). Edy Sabhara teryata putra mantan Wakapolri, Komjen Pol (Purn) Jusuf Manggabarani,

Meski berstatus sebagai anak mantan Wakapolri, namun, dia punya prestasi mentereng.

Saat Kanit Resmob Polrestabes Makassar, ia mengungkap identitas Amir Aco, gembong narkoba internasional, buronan dari Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (17/1/2015) dini hari.

Awalnya Amir Aco bersikukuh bernama Ardi Daeng Nai. Nama itu memang yang dia pakai selama buron di Makassar.

Di empat tempat kos mewah di Makassar, tempat dia menginap selama buron, juga dikenal dengan nama Ardi Daeng Nai.

Edy mulai curiga ketika dia ditawari “uang damai” Rp 500 juta oleh Ardi. Dalam benak AKP Edy, “Wah, pasti dia punya jaringan besar, tidak mungkin orang biasa punya uang sebanyak itu.”
Diam-diam Edy, melakukan penelusuran di internet.

Dia membuka file YouTube yang ada dalam iPhone 6 miliknya untuk mencocokkan data yang dia peroleh dari Balikpapan. “Apa benar ini kamu?” kata Edy memperlihatkan video dan foto itu ke Ardi. Ardi pun terperangkap. Dia tak bisa mengelak lagi ketika diperlihatkan foto dan videonya.

Ardi akhirnya mengaku bahwa dialah Amir Aco yang ada dalam video dan foto tersebut, gembong yang jadi buronan itu. Raut wajah polisi tiba-tiba heboh saat mengetahui yang ditangkap adalah gembong narkoba jaringan internasional. Dialah Amir Aco
“Woww… gembong besar…. Dialah orangnya,” teriak sejumlah anggota Resmob Polrestabes Makassar.

Tembak Perampok 
Edy Sabhara yang saat itu masih menjabat sebagai Kepala Unit (Kanit) Resmob Polrestabes Makassar, menembak lima perampok.

Salah seorang di antara perampok yang ditembak itu tewas. Awalnya, unit Resmob Polrestabes Makassar yang dipimpin Edy melakukan penangkapan dua tersangka perampok di Jalan AP Pettarani, Senin (9/11/2015) sore.

Dua tersangka yang ditangkap adalah Ismail alias Mail (21) dan Syahrul (20), warga Jalan Moncong-moncong, Desa Pattalassang, Kabupaten Gowa.

Dari pengakuan kedua tersangka itu, ada beberapa tersangka lain dalam komplotan perampok yang kerap beraksi di Kota Makassar.

Polisi kemudian langsung melakukan pengembangan dan mengejar tersangka lainnya hingga Selasa (10/11/2015) dini hari.

Alhasil, polisi menangkap empat tersangka lainnya, yaitu Ahmad alias Hamma (31), warga Kecamatan Manggala, Kota Makassar; Gau alias Daeng Ngerang (27); Fredy alias Dedy (27); dan Arfandi alias Supu (23).

<Tiga pelaku terakhir adalah warga Desa Maccinang, Kabupaten Gowa. Dari pengakuan keenam tersangka, mereka telah melakukan perampokan puluhan TKP di Kota Makassar dan Kabupaten Gowa.

Saat dibawa menunjukkan TKP, lima orang tersangka melawan polisi dan berusaha kabur. “Dari lima tersangka yang ditembak, seorang di antaranya meninggal dunia karena kehabisan darah. Kelima tersangka ditembak kakinya.

Namun, saat dibawa ke RS Bhayangkara, tersangka Ahmad alias Hamma mengalami pendarahan dan meninggal dunia,” kata Komisaris Polisi (Kompol) Andi Husnaeni, Selasa (10/11/2015).

Andi Husnaeni saat itu Kasubag Humas Polrestabes Makassar mengatakan, lima tersangka lain yang masih hidup dibawa ke Mapolrestabes Makassar untuk diproses lebih lanjut.

Andi Husnaeni mengungkapkan, masing-masing tersangka mempunyai peran dalam menjalankan aksinya.

“Jelas komplotan ini tidak segan-segan melukai korbannya.Di mana mereka melakukan aksinya selalu membawa senjata tajam berupa parang, badik, dan panah. Dari pengungkapan kasus ini, polisi sudah menyita barang bukti dari tersangka,” kata dia…(*)

Lp. Asril.