suherman

2 Penumpang Mobil Terjun Dari Jembatan Gantung di Bone, Tewas

NEWSSULSEL.online, BONE – Mobil Jepp Feroza terjun kedalam sungai saat melintasi Jembatan Gantung penghubung antara Desa Bune dan Desa Mattiro Deceng di Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel). Akibat kecelakaan itu dua penumpang mobil tewas.

“Dua penumpang mobil laki-laki telah ditemukan. Kurang tau pasti berapa orang dalam mobil, kata tetangga korban, mereka sekeluarga,” jelas seorang warga setemlat kepada awak media ini, Jumat 17 Des 2021.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 02.00 dini hari tadi. Warga yang membantu proses evakuasi korban mengatakan masyarakat masih berupaya mencari korban lain yang belum ditemukan.

Informasih yang dihimpun awak media ini. Mobil Feroza bernomor polisi DW 333  ditumpangi satu keluarga berasal dari desa setempat. Terjun ke sungai usai melintas jembatan gantung landasan amblas.

Warga beramai-ramai mengevakuasi mobil yang jatuh kedalam sungai dengan kedalam air 1 setengah meter berarus, dua penumpangnya telah tewas saat di temukan.

Menurut warga setempat, bahaya yang kerap mengancam ketika harus melewati jembatan itu. lantaran Peristiwa serupa sempat terjadi sebelumnya. “Peristiwa ini yang kedua kalinya terjadi di jembatan tersebut,” ungkapnya.

Jarak antara jembatan ke sungai diperkirakan 100 meter. Sungai tersebut merupakan anak Sungai Walanae yang terhubung ke beberapa daerah di Sulsel. kronologi dan penyebab kecelakaan tersebut belum di ketahui pasti hanya terlihat landasan jembatan amblas…(*)

Editor. Bang Fly

Vaksinasi Massal Brimob Bone Kembali Diserbu Ribuan Warga

NEWSSULSEL.online, BONE – Vaksin kelima kalinya di Aula Mako Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel di jalan M.H Thamrin No 70, kembali diserbu ribuan warga masyarakat dari berbagai tempat dan pelokok yang ada diwilayah Kab Bone, Jumat 17 Des 2011.

Menurut sumber Newssulsel.online, meskipun vaksin di Batalyon C Pelopor yang bekerja sama dengan Klinik Madising Polres Bone sudah berulang kali digelar untuk mendukung program pemerintah dalam menanggulangi penanganan Covid -19, antusias masyarakat mengikuti vaksin dosis 1 dan 2 Sinovac masih cukup tinggi.

Sejak dibuka pukul 07.30 Wita pagi tadi, tenda pendaftaran vaksin langsung diserbu 1000 an masyarakat telah menunggu di depan Mako Brimob Bone. ingin mendaftar dan dapatkan nomor antrian peserta vaksin, terlihat depan aula menunggu giliran terima vaksin Covid 19.

” Alhamdulillah vaksinasi massal kami laksanakan sudah kelima kalinya, antusias dari masyarakat masih sangat tinggi, hal terlihat dapatnya calon penerima vaksin di tenda pendaftaran yang mencapai 800 lebih tuk segera si Vaksinasi,” tutur Komandan Batalyon ( Danyon ) C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan,S.Sos. kepada awak media yang dijumpai saat memantau langsung jalannya vaksinasi massal pagi tadi.

Kompol Nur Ichsan menambahkan  bahwa Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel akan terus mendukung program pemerintah dalam hal percepatan penanganan Covid 19.

“Kami berharap vaksinasi kali ini dapat mencapai jumlah yang sebesar-besarnya, sebagai wujud dukungan kami terhadap program pemerintah dalam mempercepat penanganan Covid 19, melalui akselerasi vaksinasi demi mewujudkan masyarakat yang sehat dan produktif dengan vaksinasi Covid 19,” ungkap Perwira Menengah berpangkat satu melati tersebut.

Lebih lanjut Kompol Nur Ichsan juga mengatakan untuk mengumpulkan warga yang berminat mengikuti vaksinasi, Batalyon C Pelopor memanfaatkan jaringan media sosial dan sosialisasi door to door.

“Untuk menarik minat masyarakat mengikuti vaksinasi massal ini, kami memanfaatkan akun media sosial untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Kami terjunkan anggota sosialisasikan kegiatan secara door to door sampai pelosok-pelosok desa. Untuk memotipasi semangat para personel mencari calon penerima vaksinasi, kami memberikan reward atau penghargaan kepada personel yang paling banyak mendatangkan warga yang akan di vaksinasi,” tambahnya.

Dari 1000 an calon penerima vaksinasi yang mendaftarkan pada vaksinasi massal Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel. Namun hanya 834 warga yang berhasil lolos screning kesehatan, selebihnya dinyatakan gagal screning karena berbagai hal…(*).

Editor. Bang Fly

Semarakkan Giat Orari, Orlok Makassar Akan Gelar Rally Fox Hunting 

NEWSSULSEL.online, MAKASSAR – Menyemarakkan kembali Lomba Kecakapan anggota amatir radio yang pernah sangat populer agar tak punah dengan inovasi yang belum dilegalkan. Orari Lokal Makassar di Sulawesi Selatan (Sulsel) akan Gelar Rally Fox Hunting di akhir bulan Januari 2022 mendatang.

Ketua Orari Lokal Makassar DR. H. Yusuf Gunco, SH. MH – YC8HYG, mengatakan Rally Fox Hunting ini akan dikemas sebaik mungkin, sehingga para peserta lomba tidak  merasa kecewa dengan kegiatan yang akan kita selenggarakan.

“Olehnya Rally Fox Hunting ini kita libatkan panitia penyelenggara lomba dari Ikatan Motor Indonesia (IMI) yang terekomendasi Independensinya menggelar lomba, agar sportivitar perlombaan dapat terjaga,” kata Yusuf Gunca, saat memberikan arahan pada pembentukan Panitia Rally  yang di Prakarsai Yaung Lady Orari lokal Makassar.

Selain jadi ajang silaturahmi anggota amatir radio, menurut Yusuf Gunco, Rally Fos Hunting ini kita gelar untuk menguji kembali kemampuan anggota amatir handal melacak Signal yang di pancarkan panitia lomba, meskipun para peserta berkolaborasi dengan peserta yang lebih dulu menemukan Fox.

“Sebab panitia Rally mengemas lomba, terhindar dari persekongkolan dari pihak manapun,  para peserta dilepas satu persatu, diberi petunjuk temukan pos lomba yang di buat sesuai waktu yang ditentukan, dan temukan signal Fox Hunting yang di pancarkan,” jelas Yusuf Gunco di dampingi 2 penyelenggara dari IMI, Kamis 16 Des 2021 malam di Kumala 162.

Bocoran yang didapat awak media ini, Rally Fox Hunting ORARI Lokal Makasaar. akan memperebutkan Piala Bergilir,  Sepeda Motor, Uang Tunai dan Trofi para juara.  seluru peserta lomba dapat Piagam pengharga dari penyelenggara…(*).

Lp. Rosita
Editor. Andi PW

Polisi di Makassar Tangkap 4 Pelaku Yang Tebas 3 Pria di Halaman Minimarket

NEWSSULSEL.online, MAKASSAR – Unit Resmob Polsek Panakkukang menangkap dua pelaku yang menebas tiga pria di halaman parkir salah satu minimarket di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), diduga karena dendam.

“Dua orang pelaku ini, setelah diinterogasi, memang benar merekalah pelaku penganiayaan terhadap tiga korban yang ada di wilayah Panakkukang,” ujar Kapolsek Panakkukang AKP Andi Ali Surya Kamis 16 Des 2021.

Para pelaku dibekuk setelah polisi lakukan identifikasi terhadap mereka yang melakukan aksi kejahatan, yang terekam CCTV di minimarket. Pelaku ditangkap setelah anggota berkoordinasi dengan pihak keluarga para pelaku.

Menurut Kapolsek Panakkukang Makassar AKP. Andi Ali Surya, Polisi juga mengamankan barang bukti berupa senjata tajam jenis parang yang digunakan serta rekaman CCTV.

“Untuk status pelaku sendiri, setelah melewati pemeriksaan, dan ditetapkan sebagai tersangka. Barang bukti yang diamankan, selain CCTV,  juga mengamankan bilah parang yang digunakan untuk melakukan penganiayaan,” jelas Andi.

Hingga kini, empat pelaku telah ditangkap polisi setelah dua orang yang lain juga diamankan. Mereka mengakui melakukan penganiayaan itu karena sebelumnya memiliki masalah dengan para korban.

“Motifnya dari hasil pemeriksaan dan pengakuan pelaku adalah dendam lama dan kesalah pahaman antara kelompok pelaku dan kelompok korban. Namun kita akan tetap melakukan pendalaman dan pemeriksaan terkait kejadian ini,” ungkap Andi.

Akibat perbuatan para pelaku itu, diketahui korban menjalani perawatan di rumah sakit.

“Korban sampai saat ini masih dirawat di rumah sakit,” jelas Andi…(*).

Lp. Rosita
Editor. Bang Fly

4 Pengantar Jenazah Aniaya Pengendara di Makassar Ditangkap Polisi

NEWSSULSEL.online, MAKASSAR – Empat pengantar jenazah anarkis di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) ditangkap Polisi Gegara menganiaya pengendara mobil berlawanan arah yang di anggap menghalangi iring iring pengatar jenazah di Jalan Sunu, Selasa 14 Des 2021.

Akibat penganiayaan tersebut, korban M Setiawan (45) yang di pukul pelaku dengan gagang kayu bendera jenazah mengalami luka-luka memar dan lecet di wajahnya, mobil yang di tumpangi korban pun rusak di tendang pelaku.

Menurut Kasubag Polrestabes Makassar AKP Lando, para pelaku yang di tangkap Jasatanras masing-masing bernama Muhammad Rafsanjani alias ACO (17) dan Agung Eka Prawira alias Wira (20). Lalu pelaku Muhammad Taufik alias UPI (26) dan Muhammad Arif alias Rari (24).

Aksi para pelakupun sempat terekam CCTV dan kamera warga hingga viral di media sosial. Selain menangkap empat pelaku, polisi kini masih memburu dua pelaku lainnya…(*).

Lp. Asril
Editor. Bang Fly

Hamili Putri Kandungnya, SU Dihakimi Warga Dalam Hutan

NEWSSULSEL.online, BULUKUMBA- 
Pria bejat berinisial SU (55), asal Kecamatan Kindang terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit H Andi Sulthan Dg Radja Bulukumba usai dihajar hingga babak belur oleh massa, Rabu 15 Des 2021, lantaran diduga pelaku pencabulan terhadap putrinya sendiri IWF (21)

Menurut Kasat Reskrim Polres Bulukumba, Iptu Muhamad Yusuf saat dikonfirmasi terkait kasus tersebut membenarkan kejadian itu. Ia mengaku, saat ini SU sedang jalani perawatan intensif karena luka yang dialami.

“Iya, benar. pihak jajaran Polsek Kindang telah mengamankan laki-laki yang diduga pelaku pencabulan terhadapa anak kandungnya sendiri. Pelaku diamankan saat dihakimi warga,” jelas Iptu Muhammad Yusuf.

Berdasarkan pengakuan korban saat dilakukan pemeriksaan USG, janin yang dalam kandungannya adalah hasil perbuatan dari ayah kandungnya. sejak Juni 2021. Namun korban baru melaporkan 10 Des 2021. Selanjutnya Unit Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Satreskrim Polres Bulukumba, saat polisi mendatangi TKP di rumah SU. Ia sudah melarikan diri masuk ke dalam hutan.

“Pada saat korban melaporkan kejadian yang menimpanya, ia mengaku telah hamil lima bulan berdasarkan hasil pemeriksaan USG,” kata Muhammad Yusuf.

Warga yang menemukan SU dalam hutan langsung menghakiminya, karena merasa kesal dengan perbuatannya. Akibat pengeroyokan itu, SU mengalami sejumlah luka robek dan harus dilarikan ke RS Bulukumba untuk menyelamatkan nyawanya. Di sana SU juga mendapat pengawalan polisi…(*).

Editor. Bang Fly

Kericuhan Warnai Eksekusi Lahan di Kajang Berakhir Kondusif

NEWSSULSEL.online, BULUKUMBA – Eksekusi lahan perumahan dan sawah seluas 1,7 HA yang hendak dilaksanakan Panitera Pengadilan Negeri Bulukumba di Dusun Jatia, Desa Sangkala, Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba, Sulawesi-Selatan (Sulsel), sempat diwarnai kericuhan, Selasa 14 Des 2021.

Lahan yang dimenangkan penggugat atas nama Pallaloi Bin Caddo berdasarkan surat putusan MA nomor : 2259/k/pdt/2008, mendapat perlawanan dari pihak lelaki tergugat Utong Bin Jama dengan cara memblokade akses jalan menuju objek eksekusi  dengan balok kayu dan membakar ban.

Mengetahui upaya negosiasi tim negosiator dibantu oleh Dalmas Polres Bulukumba, tidak membuat massa tergugat mundur, bahkan massa berusaha memukul mundur tim Negosiator dan Pasukan Dalmas menggunakan bom molotov, bambu runcing serta senjata tajam.

150 Anggota Polres, dibantu 100 personel Brimob Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel, dan 50 anggota kodim 1411 dipimpin langsung Kapolres Bulukumba, AKBP. Suryono Ridha Murtedjo, S.I.K.,M.Si. untuk mengawal eksekusi lahan, perintahkan 1 unit Water Canon dan 1 SSK pasukan Brimob membubarkan massa yang mulai anarkhi.

“Semua tahapan pengamanan sudah kami lakukan sesuai SOP yang berlaku. Namun massa tetap menghalangi jalannya eksekusi, terpaksa pasukan PHH Brimob lakukan tindakan tegas dan terukur. Alhamdulillah akhirnya eksekusi dapat berjalan aman tanpa ada korban dari warga dan petugas,” jelas Kapolres Bulukumba saat ditemui awak media.

Setelah massa tergugat berhasil dipukul mundur, Kapolres Bulukumba memerintahkan 1 SSK pasukan PHH Brimob dipimpin langsung oleh Danyon C Pelopor Kompol Nur Ichsan,S. Sos, masuk ke lokasi eksekusi yang diberi penghalang balok kayu dan batang pohon besar.

Setiba di lokasi objek eksekusi, tim Panitera dikawal ketat pasukan Brimob dan Dalmas Polres Bulukumba beserta anggota TNI langsung membacakan surat penetapan Ketua Pengadilan Negeri Bulukumba nomor : 014/Pen.pdt.G/2011 PN.BLK tanggal 21 Februari 2011 yang memenangkan penggugat Pallaloi Bin Caddo.

Meskipun tergugat sempat meminta mediasi jalur damai agar penggugat membayar biaya ganti rugi bangunan diatas lahan ke pihak PN Bulukumba, mediasi tidak temukan kata sepakat sebab tidak ada pihak berani menjamin, akhirnya eksekusi lahan perumahan diatas lokasi sengketa tetap dilanjutkan/dikosongkan.

Danyon C Pelopor yang memimpin langsung 1 SSK personel Brimob Bone membenarkan kericuhan mewarnai eksekusi lahan di Kajang Bulukumba tadi pagi.

“Benar tadi pagi terjadi kericuhan massa yang menolak proses eksekusi lahan, walaupun semua tahapan dan prosudur penindakan telah kami telah melakukan sesuai SOP dan arahan kendali dari Kapolres, Alhamdulillah situasi dapat cepat dikendalikan,” tutur Kompol Nur Ichsan.

Menurut Kompol Nur Ichsan bahwa personel hanya menjalankan perintah undang-undang dalam pengamanan eksekusi lahan yang berakhir dengan pembongkaran 7 unit rumah diatas lokasi sengketa.

“Dari segi kemanusiaan tentu kami turut perihatin atas upaya paksa yang dilakukan siang tadi, namun berdasarkan putusan MA yang telah mempunyai kekuatan hukum yang tetap, panitera Pengadilan Negeri Bulukumba harus melaksanakan eksekusi untuk melaksanakan putusan MA, dibantu oleh aparat keamanan,” pungkasnya…(*).

Editor. Bang Fly

Kapolsek Bontoala Pantau Langsung Vaksinasi di Baraya,  Makassar

NEWSSULSEL.online, MAKASSAR – Pastikan vaksinasi berjalan aman, lancar di wilayah kerjanya, Kapolsek Bontoala Polrestabes Makassar Kompol H. Syamsuardi, S.Sos., MH pantau langsung Vaksinasi di jalan Kandea 3 Kelurahan Baraya  Kecamatan Bontoala, Makassar, Selasa 14 Des 2021.

Pelaksanaan vaksinasi ini di gelar guna mendukung program pemerintah dalam rangka mempercepat pembetukan Herd Immunity (Kekebalan Komunal).

Menurut Kapolsek Bontoala, vaksin yang digelar ini selain di Kelurahan Baraya juga di laksanakan di Kelurahan Parang Layang di kawal langsung oleh masing masing Bhabinkamtibmas.

“Polri senantiasa hadir untuk memberikan pelayanan kepada seluruh lapisan masyarakat, hari ini kita melakukan pengawalan dan pengamanan kegiatan vaksinasi sebagai upaya mensukseskan program vaksinasi serentak” ujarnya.

Lebih lanjut Kapolsek mengatakan bahwa kegiatan vaksinasi merupakan program yang dicanangkan oleh pemerintah dalam upaya meningkatkan herd immunity (kekebalan kelompok) sebagai bentuk perlindungan dari pandemi covid-19.

“Melalui kesempatan ini kami mengajak kepada seluruh warga masyarakat yang belum mendapatkan vaksinasi untuk segera melakukan vaksinasi, jangan takut vaksin aman dan halal,” pungkas Kapolsek Bontoala…(*).

 

Lp. Asril
Editor. Bang Fly

Ingin Penghasilan Anggotanya Dapat Berkah, Danyon C Pelopor Kembali Salurkan Zakat Profesi

NEWSSULSEL.online, BONE – Kepedulian Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Bone, Kompol Nur Ichsan,S. Sos. Rupanya tidak hanya membimbing anggotanya profesional dalam menjalankan tugas yang diemban sebagai bhakti kepada Bangsa dan Masyarakat.

Ternyata Danyon C Pelopor ini juga peduli agar penghasilan profesi anggotanya dapat berkah. Hal itu terungkap atas kerjasama yang terbangun dengan Badan Ambil Zakat Nasional (BAZNAS).

Setiap bulannya Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel rutin menyalurkan zakat profesi personel kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bone,
diinisiasi Danyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan,S.Sos.

Pengumpulan zakat profesi dilakukan secara sukarela dari masing-masing personel, diserahkan langsung kepada juru bayar Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel dengan besaran jumlah zakat yaitu 2,5% dari total penghasilan gaji yang diterima.

Terkait zakat profesi personel Brimob Bone. Menurut Kompol Nur Ichsan,S.Sos. Dia ingin penghasilan anggotanya dapat menjadi berkah dengan menyisihkan sebagian gaji dalam bentuk Zakat penghasilan agar bermanfaat bagi orang-orang yang membutuhkan.

” Saya selalu menanamkan kepada anggota untuk selalu bersyukur atas nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT kepada kita. Salah satu wujud rasa syukur kita dengan cara menyisihkan sebagian panghasilan kita dapat bentuk zakat profesi, Untuk itu kami bekerjasama BAZNAS Bone dalam penyalurannya, sehingga bermanfaat bagi saudara-saudara kita yang membutuhkannya. dan menjadi berkah buat anggota kami,”  tutur Kompol Nur Ichsan saat dikonfirmasi awak media ini usai menyerahkan zakat profesi kepada BAZNAS, Jumat 10 Des 2021.

Lanjut Danyon Nur Ichsan mengatakan program zakat profesi personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel ini akan terus berlanjut.

“Insya Alloh kegiatan ini akan terus berlanjut, semoga ke depan seluruh personel Batalyon C Pelopor dapat menunaikan kewajiban zakat profesi ini, khususnya bagi yang sudah mencapai nishab,” pungkasnya.

Ketua BAZNAS Bone, Drs. H. Zainal Abidin menyebut apa yang dilakukan oleh personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel yang diilhami Nur Ichan dapat menjadi panutan bagi Instansi lain.

“Kami sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan personel Batalyon C Pelopor terkait zakat profesi. Berkat dorongan dari bapak Danyon C Pelopor, Alhamdulillah antusias anggota Brimob Bone mengikuti zakat profesi ini cukup tinggi, dan semoga ini dapat menjadi panutan bagi instansi lain sehingga kedepan akan lebih banyak lagi masyarakat kurang mampu yang bisa kita bantu,” ungkap H. Zainal Abidin…(*).

Editor. Bang Fly

Dodi: Abaikan Pergerakan Aksi Atas Nama Mahasiswa Tuk Tujuan Tertentu, Bukan Kemaslahatan

NEWSSULSEL.online, MAKASSAR – Aksi turun jalan yang diduga sejumlah oknum mengatasnamakan Mahasiswa terlihat demo depan Direktorat Lantas Polda Sulsel, Senin 06 Des 2021 lalu, kemarin dan tadi Jumat 10 Des 2021. menuai respon prihatin orang yang sering di sapa Dodi Aktivis Mahasiswa angatan 90 an.

Menurutnya, gerakan aksi menatasnakan mahasiswa depan Ditlantas Polda Sulsel, Fly Over dan depan Polda Sulsel menuntut Kasat dan Kanit Regident di copot di anggapnya pola lama yang di mainkan oleh sejumlah oknum, olehnya Ia meminta seluruh instansi dan aparat pelayanan publik tuk mengabaikan teriakan yang di serahkan.

“Sebab pergerakan mahasiswa itu jelas perjuangannya untuk kemaslahatan. Tidak ditunggangi oleh mepentingan oknum tertentu atau kepentingan kelompok hanya untuk mendapatkan sesuatu,” jelas Dodi ke awak media ini.

Ungkapan serupa pun di sampaikan A. Nirma aktivis dari fakultas Hukum jaket merah yang sangat di segani di zamannya mengatakan.

“Mungkin ini karena kurangnya kepedulian pihak kampus parah ketua aksi pergerakan kampus, sehingga para mahasiswa yang di tunggangi dan punya tingkat kepentingan terlalu gampan mengatasnamakan aksi mahasiswa,” jelas A. Nirma, menyikapi aksi di depan Polda siang tadi orang itu-itu saja.

Mala diakhir statmen ke awak media Newssulsel.com, Ia katan jika ada aksi yang hendak turun jalan mengatas namakan mahasiswa, aparat harus mengkordinasiman me pihak kampus kebenarannya jangan segampan gitu dong aksi pake sendal jepit mengatasnaman mahasiswa.

“jika tak jelas aparat jangan kasi izin turun aksi, karena mengganggu dan memalukan mahasiswa yang di atas namakan mereka” pungkasnya…(*).

Editor. Bang Fly