suherman

Menuju Madrasah Internasional, Komisi VIII DPR RI Janjikan Laboratorium Terpadu Ke MAN 2 Makassar

NEWSSULSEL.online, MAKASSAR –  Sebanyak 15 Orang Anggota DPR RI dari Komisi VIII DPR RI Kunjungi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Makassar yang berlokasi di pertemuan dua Jalan Poros Sultan Alauddin dan Jalan Andi Pangeran Petta Rani, Makassar, Sabtu 09 Oktober 2021.

Rombongan Komisi VIII DPR RI yang didampingi langsung Kakanwil Kemenag Prov. Sulsel bersama sejumlah pejabat di lingkup Kanwil, kali ini dalam rangka memantau dan menyaksikan langsung Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas yang baru dimulai beberapa hari yang lalu.

Tampak hadir, Wakil Rektor UIN Alauddin Makassar, Kasubdit Sarana dan Prasarana Ditjen Pendis Kemenag RI, Kepala BPDB Sulsel,  Kakankemenag Kota Makassar, Pengurus Komite Madrasah (MAN 2 Makassar), dan sejumlah awak Media.

Dalam Laporan, Kepala MAN 2 Kota Makassar Hj. Darmawati Tahir Karim menegaskan bahwa Madrasahnya saat ini siap menjadi Madrasah Internasional dimana outputnya bisa diterima di perguruan tinggi ternama di Dunia dan Timur Tengah.

Kesiapaan tersebut dibuktikan dengan torehan sejumlah prestasi berskala Nasional bahkan Internasional yang telah diraih baik  Madrasah, Guru maupun Siswanya selama ini, Papar Darmawati

Meskipun Demikian, Kami masih sangat berharap kepada Komisi VIII DPR RI , Menteri Agama dan Kakanwil, agar sarana penunjang ke arah cita cita besar madrasah tersebut bisa dibantu dan terealisasi, seperti Laboratorium Terpadu dan penambahan RKB, Pinta Mantan Kepala MTsN 1 Makassar.

Sementara Itu Kakanwil Kemenag Prov. Sulsel, H. Khaeroni dalam Sambutannya memaparkan bahwa Kebijakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di setiap Madrasah dan Pondok Pesantren di Sulsel mengacu kepada Surat Edaran Dirjen Pendidikan Islam dan setelah berkoordinasi dengan Pemprov. Sulsel sudah dimulai dengan memulai langkah awal berupa Vaksinasi terhadap Tenaga Pendidik dan Kependidikan serta Siswa.

Mamun demikian, kesehatan dan keselamatan semua warga satuan pendidikan di Kementerian Agama Sulsel tetap merupakan prioritas utama, sehingga pelaksanaan PTM Terbatas dengan Aturan Prokes Ketat yang saat ini jumlahnya sekitar 59 persen dari 2009 Madrasah tetap dibuatkan alternatifnya, diantaranya pembatasan Jumlah Siswa saat PTM serta membuka ruang bagi orangtua siswa untuk memilih PTM atau PJJ bagi anaknya, dan bagi yang Memilih PJJ Kemenag tetap memfasilitasi Pulsa Internet, Urai Khaeroni.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, H. TB Ace Hasan Sadzily yang didampingi Anggota Komisi VIII asal Dapil Sulsel II H. Samsu Niang dan Kepala BPJPH dalam Arahannya usai meninjau sejumlah kelas di MAN 2 Makassar yang menerapkan PTM Terbatas mengingatkan semua pihak, bahwa Sulsel dan Kota Makassar sudah masuk kategori PPKM Level 2, hal ini membuktikan bahwa upaya seluruh stake holder dan masyarakat di Sulsel sudah mulai berhasil menekan angka penyebaran Covid 19.

“Saya tetap menghimbau agar seluruh pihak utamanya Madrasah dan Ponpes tetap meningkatkan kewaspadaan dan kedisiplinan terhadap Prokes,” Imbaunya.

Saya sudah menyaksikan dan membuktikan bahwa Keinginan besar siswa (i) kita ketika ditanya tadi, kompak menjawab ingin kembali belajar di bangku sekolah/madrasah, karena mereka masih percaya bahwa Tempat terbaik bagi generasi penerus kita untuk belajar dan menimba Ilmu itu di Madarsah/sekolah dengan cara berinteraksi langsung dengan para tenaga pendidik, ungkap Ace Hasan.

Tapi kami minta, bahwa dalam pelaksanaan PTM ini, pastikan anak didik dan keluarganya sudah vaksin dan tetap disiplin menjaga kondisi kesehatan, karena Kunci penanganan Covid-19 adalah kedisiplinan, Tegasnya.

Dalam konteks PTM, saya sarankan agar pihak madrasah dan lembaga pendidikan menyiapkan dan menyiagakan UKS sebagai unit antisipasi kesehatan di internal lingkungan Madrasah. Bukan hanya siswa, tapi Tenaga Pendidik dan Karyawan Madrasah harus memastikan diri bebas Covid 19, maka teruslah berkoordinasi dengan satgas Covid-19, Harap Legislator asal Jawa Barat ini.

Terkait Keinginan dan permintaan Kepala MAN 2 Makassar akan Adanya Laboratorium Terpadu sebagai sarana pendukung utama menuju Madrasah berskala Internasional, Kami dari Komisi VIII DPR RI sepenuhnya mendukung, dan Insya Allah akan kami Bahas dan Kawal usai Reses Masa Persidangan I ini selesai, Ucap Kang Ace Hasan Sadzily disambut Aplauss seluruh Hadirin, utamanya Warga MAN 2 Makassar.

Dikesempatan itu pula, Kepala BPKH Rahmat Hidayat menyerahkan Bantuan secara Simbolis ke Korban Bencana Alam Di Kab. Luwu yang diterima oleh H. Samsu Niang untuk disalurkan melalui Lembaga Terkait.

Usai meninjau PTM dan berdialog dengan warga MAN 2 Kota Makassar, Rombongan Komisi VIII DPR RI berkesempatan meninjau juga di Lokasi MTsN 1 Makassar yang bersebelahan dengan MAN 2 Makassar…(Wrd)

Editor. Andi PW

Mayat Wanita Tanpa Kepala di Semak Belukar Gegerkan Warga  Gowa

NEWSSULSEL.online, GOWA – Sesosok mayat wanita tanpa identitas ditemukan warga, di Kampung Kalukua, Dusun Kalukuloe, Desa Tanete, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) Jumat 08 Oktober 2021 malam.

kondisi Korban tampak sangat mengenaskan, mayatnya ditemukan tanpa kepala, pada bagian paha kanan korban terdapat bercak darah dan tergeletak di semak belukar.

Menurut sumber NEWSSULSEL.online, di Polres Gowa,  mengatakan, mayat wanita yang ditemukan itu memakai rok warna biru, baju biru di bagian tangan baju warna ungu pudar, diduga korban pembunuhan.

“Iya betul. Untuk bagian mukanya sudah tidak terlihat jelas. Identitas mayat belum diketahui,” katanya saat dikonfirmasi awak media ini, Sabtu 09 Oktober 2021.

Saat ini, mayat korban sudah dibawa ke RS Bhayangkara untuk proses lebih lanjut. Polisi pun juga masih menyelidiki temukan mayat diduga korban pembunuhan ini.

“Iya dugaan sementara seperti itu,” jelasnya singkat..(*).

Lp. Asril
Editor. Bang Fly

Dapat Laporan Pohon Bahayakan Masyarakat, Tim SAR Brimob Bone Langsung Bertindak

NEWSULSEL.online, BONE – Dikawatirkan pohon berukuran besar di Jl A Muh Amir, Kelurahan Masumpu, Kota Watampone, Kabupaten Bone membahayakan pengguna jalan dan pengendara serta masyarakat sekitarnya.

Pasalnya, posisi pohon besar tersebut sudah dalam keadaan miring ke badan jalan dan areal pemukiman masyarakat.

Mendapat adanya laporan tersebut, Tim SAR Batalyon C Pelopor langsung merespon dan bergerak cepat menuju ke lokasi pohon yang membahayakan keselamatan warga tersebut.

Berbekal mesin pemotong kayu (Chain Saw), tali temali dan Mobil SAR, Tim SAR Batalyon C Pelopor segera memotong dan mengevakuasi pohon tersebut.

Saat ditemui di lokasi, Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan, S.Sos menuturkan pihaknya setiap hari menyiapkan tim SAR untuk mengatasi kejadian-kejadian yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat .

“Jadi kami telah menyiagakan 1 regu SAR setiap harinya untuk mengantisipasi bencana alam atau kejadian-kejadian yang membutuhkan pertolongan Tim SAR dan bergerak ke lokasi kejadian untuk memberikan pertolongan agar tidak menimbulkan korban atau kerugian materil,” ungkap Nur Ichsan.

Dikatakannya, kegiatan Tim SAR dalam merespon cepat laporan masyarakat dilakukan sebagai wujud dari Bhakti Brimob Untuk Masyarakat yang sesuai dengan motto pengabdian yaitu Jiwa Raga Ku Demi Kemanusiaan.

Sementara itu warga masyarakat Masumpu Dian mengucapkan banyak terima kasih atas respon cepat Tim SAR Batalyon C Pelopor.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada tim SAR Batalyon C Pelopor yang telah merespon cepat laporan kami untuk memotong pohon yang membahayakan masyarakat, apalagi saat ini cuaca yang tidak menentu sehingga semakin membahayakan rumah kami,” kata Dian.

 

Editor. Bang Fly

 

Jual SIM Palsu, 2 Oknum Polisi  Diamankan Propam Polda Sulsel

NEWSSULSEL.online, PINRANG – Dua oknum polisi berinisial Briptu SHH dan Briptu IHN diamankan Propam Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) setelah ketahuan jual surat izin mengemudi (SIM) palsu kepada warga. Aksi keduanya terungkap setelah ditangkap personel Polres Pinrang.

“Dari hasil interogasi pada Senin, 27 September 2021 lalu, yang bersangkutan Briptu (SHH) telah menjual SIM palsu yang dia peroleh dari oknum anggota di jajaran kami berinisial (IHN),” kata Kapolres Pinrang AKBP Arief Sugihartono kepada awak media ini Jumat 8 Oktober 2021.

Briptu IHN ini bertugas di Polres Pinrang mengambil SIM palsu dari Briptu SHH, yang merupakan personel Polres Luwu Utara (Lutra). Aksi kedua oknum polisi ini terungkap menjalankan bisnis SIM palsu untuk dijual ke warga secara bersama.

Adapun cara memesannya, kata mantan Kasubag Harsistek AKBP Arief, SHH hanya mengirim data dalam bentuk foto ke IHN untuk kemudian dibuatkan dan mereka jual. Rata-rata SIM yang dibuatkan jenis SIM B yang dihargai Rp 1.800.000 per orang.

“Jadi awalnya oknum Briptu SHH pesan ke Briptu IHN, di situ mereka saling komunikasi via WhatsApp dengan mengirim data warga yang mau dibuatkan SIM dan dari situ mereka pun patok harga per SIM B itu Rp 1.800.000 per orang,” katanya

Dijelaskannya lagi bahwa Briptu SHH dan Briptu IHN sudah berteman sejak 2017 semasa masih sekolah kepolisian di SPN Batua, Kota Makassar.

Dari situ perkenalan mereka akrab dan masing-masing bertugas di tempat yang berbeda. Kemudian membuat bisnis pembuatan SIM palsu dan menjualnya ke warga.

“Mereka memang teman sejak di sekolah kepolisian sehingga mereka pun nekat menjalankan bisnis ini bersama,” katanya.

Keduanya juga terungkap sudah menjual SIM B palsu sebanyak 29 buah dengan total keuntungan yang didapatkan mencapai Rp 52 juta.

“Jadi mereka kadang ketemuan di Kota Palopo. Di situ mereka transaksi mengantar SIM itu dan adapun bayarannya kadang mereka dibayar tunai ataupun via transfer,” ungkap AKBP Arief.

Hingga kini kedua oknum tersebut sementara menjalani pemeriksaan oleh Propam Polda Sulsel. “Untuk penanganan perkara ini sudah kami serahkan oleh Bid Propam Polda Sulsel agar di proses lebih lanjut,” pungkasnya…(*).

Lp. Alif
Editor. Andi PW

Kasat Narkoba Polres Pelabuhan, Kadis TP&Hortikultura Akan Beri Door Prize Penerima Vaksin

NEWSSULSEL.online, MAKASSAR – 1000 Vaksin yang akan di gelar ORARI Lokal Makassar bekerja sama Kodam XIV Hasanuddin dan DPRD Prov Sulsel, 23-24 Oktober Mendatang, dapat respon positif berbagai pihak, salah satunya datang dari Kasat Narkoba Polres Pelabuhan IPTU Darmawansya dan Kadis TP&Hortikultura Sugeng Priayanto, S.Hut, S.PT, M.Si.

Kepada awak media NEWSSULSEL.online, Sugeng yang saat ini masih pemulihan stamina di kediamannya mengatakan, 1000 Vaksin yang akan digelar Orari Lokal Makassar bersama Kodam XIV Hasanuddin dan DPRD Prov Sulsel merupakan terobosan One Step Ahead (Selangkah Lebih Maju)

“Olehnya saya akan memberi Door Prize ke penerima Vaksin yang beruntung 23-24 mendatang di Sekertariat Orari Lokal Makassar,” ucapnya via telepon siang tadi Jumat 08 Oktober 2021.

Hal yang sama pun disampaikan Kasat Narkoba Polres Pelabuhan, IPTU Darmansyah yang di hubungi via telepon oleh Koordinator Vaksin Orari Lokal Makassar Suherman Untung – YB8FLY, Direktur dan Pimpinan media ini mengatakan.

“Selamat dan sukses kepada penyelenggara 1000 Vaksin yang akan di gelar 23-24. Saya dukung kegiatannya dan akan beri Door prize kepada penerima vaksin di Orlok Makassar,” kata Perwira 2 Balok di pundaknya IPTU Darmawansyah sore tadi.

Selain Door Prize yang bersumber dari pengurus Orari Lokal Makassar tuk penerima Vaksin mendatang. Door Prize juga akan di beri oleh Sinar Galesong dan beberapa kolega Ketua Orari Lokal Makassar DR. H. Yusuf Gunco, SH. MH, YC8HYG…(*).

Lp. Rosita
Editor. Bang Fly

Cek Kondisi  Kesehatan Personel, Ini Yang Dilakukan Danyon C Pelopor di Bone

NEWSSULSEL.online, BONE – Kesehatan merupakan hal paling penting dalam tubuh kita yang harus terus diperhatikan dan dikontrol kondisinya secara berkala. Bagi Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel kesehatan para personelnya menjadi sangat penting karena hal tersebut dapat mempengaruhi pelaksanaan tugas-tugas operasional mereka.

Untuk mengetahui kondisi kesehatan dari masing-masing personel, hari ini Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel bekerja sama dengan Biddokkes Polda Sulsel dan Labklinik Kimia Farma menggelar pemeriksaan kesehatan ( Rikkes ) berkala yang bertempat di aula Mako Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel jalan M.H. Thamrin no.70 Kelurahan Manurungge Kecamatan Tanete Riattang, Jum’at 08 Oktober 2021.

Komandan Batalyon ( Danyon ) C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan,S.Sos mengatakan kegiatan yang diikuti oleh ratusan personel Batalyon C Pelopor tersebut diselenggarakan dalam rangka mapping kondisi kesehatan personel secara berkala dan syarat untuk mengisi kelengkapan administrasi.

“Hari ini kami menggelar kegiatan Rikkes Berkala personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel, dimana kegiatan ini bertujuan untuk mengecek sejauh mana kondisi kesehatan dari masing-masing personel serta sebagai syarat pengisian nilai 13 komponen anggota Polri yang digunakan untuk kelengkapan administrasi,” tutur Kompol Nur Ichsan.

Mantan Kasubag Renmin Satbrimob Polda Sulsel ini juga menambahkan bahwa kegiatan Rikkes ini wajib diikuti oleh seluruh personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel sebagai salah satu upaya mengecek kondisi kesehatan anggota.

“Untuk memaksimalkan hasil mapping kesehatan pada seluruh personel, saya mewajibkan kegiatan ini diikuti semua anggota termasuk yang sedang melaksanakan tugas di wilayah Sulawesi Selatan. Total ada 170 personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel yang mengikuti kegiatan Rikkes dan sisanya sedang melaksanakan tugas pengamanan PON XX di Provinsi Papua,” tambah Danyon yang akrab disapa dengan sebutan Danyon Tindiizzz ini.

Sementara itu dr.  Muh Ridho, M.Kes selaku ketua tim mengatakan dalam rangka pencegahan Covid 19 ada tambahan item rikkes yaitu pemeriksaan anti body Covid 19 yang bertujuan untuk mengetahui apakah dalam tubuh personel sudah memiliki anti body terhadap Covid 19.

“Selain untuk mapping kesehatan personel, dalam pandemi Covid 19 saat ini, rikkes berkala juga bertujuan untuk mengetahui apakah dalam tubuh personel telah memiliki anti body terhadap Covid 19 dengan pemeriksaan anti body Covid 19,” jelas Ridho.

Adapun yang terlibat dalam Rikkes Berkala bagi personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel adalah Kaur Kesmapta Subbid Kespol Bidokkes Polda Sulsel  Pembina Dr.Muh Ridho,M.Kes., dan Paur Kesmapta Bidokkes Polda Sulsel Iptu Gusti,S.E, A.md.Kep serta dari Laboratorium Kimia Farma…(*).

Editor. Bang Fly

Polres Gowa Gelar Sayembara Tangkap  Penculik Anak di Bawah Umur Kabur Dari Tahan

NEWSSULSEL.online, GOWA – Polres Gowa akan memberikan reward bagi polisi yang berhasil menangkap Rifki (21) tersangka membawa lari anak di bawah umur, yang kabur dari tahanan Polres Gowa sejak sepekan lalu.

Kapolres Gowa, AKBP Tri Gofaruddin Pulungan mengatakan, tersangka masih dalam proses pengejaran polisi. Olehnya saya membuka sayembara bagi yang mengetahui keberadaan pelaku akan diberi hadiah, dan reward kepada anggotanya yang berhasil menangkap Rifki.

“Saya sudah sampaikan kepada personel Polres Gowa bagi yang berhasil mengamankan pelaku akan saya berikan reward (penghargaan),” ucapnya via rilis yang disampaikan  Kamis 7 Oktober 2021.

“Terkhusus untuk masyarakat umum yang berani melaporkan perihal keberadaan pelaku akan saya berikan hadiah khusus,” tegasnya Kapolres Gowa

Sementara Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Boby Rachman menuturkan, semalam ia mencoba menyelidiki salah satu lokasi yang dicurigai tempat persembunyian pelaku. “Saat ini kami masih penyelidikan lokasi yang kita curiga dan masih dalami tempat pelaku bersembunyi,” jelasnya

Menutut Boby, Satuan Reskrim Polres Gowa sudah telah berkoordinasi dengan petugas diperbatasan provinsi, untuk memperkecil ruang gerak dan mengantisipasi agar tersangka tidak kabur ke luar provinsi. Ia juga mengaku telah mengeluarkan surat resmi bahwa pelaku saat ini  DPO (Daftar Pencarian Orang) Polres Gowa.

“Sudah kami sebarkan ke Polsek seluruh jajaran Polres Gowa bahwa Rifki masuk dalam Daftar Pencarian Orang,” tegasnya.

Sekedar diketahui, Rifki ditangkap sejak tiga bulan lalu di Maumere, Ia kabur dengan cara mengelabuhi petugas piket penjagaan memanjat pagar tembok belakang pekan lalu, anggotapun sudah melakukan komunikasi dengan keluarga tersangka, agar kooperatif jika mengetaui keberadaan Rifka dan menyerahkan ke Polres Gowa.

“Status tersangka sudah sidik. Dia dijerat membawa lari anak dan juga persetubuhan di bawah umur, Pelaku dijerat UU perlindungan anak ancaman kurang lebih 15 tahun,” ujarnya…(*).

Lp. Asril
Editor. Andi PW

Pererat Sinergitas Antar Instansi, Danyon C Pelopor Sambangi Bapas Kelas II Watampone

NEWSSULSEL.online, BONE – Untuk menjaga kondusifitas Kamtibmas di wilayah back upnya, Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel terus meningkatkan koordinasi dan silaturahmi untuk membangun hubungan kemitraan dengan seluruh lembaga serta instansi terkait yang berada di lingkup wilayah tugas mereka.

Hal itu terlihat dalam kunjungan Komandan Batalyon ( Danyon )  C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan,S.Sos. ke Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Watampone di jalan Yos Sudarso Kelurahan Cellu Kecamatan Tanete Riattang Timur Kabupaten Bone atau 5 Km dari pusat kota Watampone, Kamis 07 Oktober 2021.

Dalam lawatan komandan pasukan Brimob Bone ke Bapas Watampone menurut sumber Newssulsel.online, untuk menjalin hubungan silaturahmi dan mempererat sinergitas di sambut langsung Plt Kepala Bapas Kelas II Watampone Hj. Marwati.

Kunjungan kami ini merupakan wujud  silaturahmi antara Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel dengan Bapas Kelas II Watampone. Selain itu kami juga saling bertukar informasi terkait kondisi kemasyarakatan yang ada hubungannya dengan tugas Batalyon C Pelopor dalam menjaga situasi Kamtibmas di wilayah Kabupaten Bone,” ujar  Nur Ichsan.

Danyon C Pelopor juga menyebutkan bahwa kegiatan seperti ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan untuk menjaga hubungan silaturahmi antara Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel dengan seluruh instansi yang ada di wilayah back up Batalyon C Pelopor.

Insya  Allah kegiatan silaturahmi ini akan terus kami laksanakan secara berkesinambungan demi menjaga sinergitas antar instansi untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah back up kami,” tutup mantan Kasubag Renmin Satbrimob Polda Sulsel ini.

Hal senada juga disampaikan oleh Plt Kepala Bapas Bone Hj. Marwati, pihaknya merasa bersyukur dan berterima kasih kepada Danyon Brimob Bone atas kunjungannya ke Kantor Bapas Bone. Diri nya berharap agar sinergitas antara Brimob Bone dengan Bapas tetap terjaga dengan baik bukan hanya pimpinannya saja namun sampai jajaran bawah…(*).

Editor. Bang Fly

Puluhan Santri Pondok Pesantren di Galesong Keracunan Massal, Usai Makan Nasi Telur

NEWSSULSEL.online, TAKALAR – Puluhan santri salah satu pondok pesantren di Desa Pakkabba, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, terpaksa harus dilarikan ke puskesmas dan rumah sakit, Lantaran diduga keracunan makanan setelah menyantap nasi telur Minggu 3 Oktober 2021.

Menurut sumber Newssulsel.online puluhan santri pondok pesantren itu mengeluh pusing, sakit perut, muntah, dan demam tinggi. Gejala tersebut baru dirasakan sehari setelah makan nasi telur.

“Besok sore saya mulai pusing dan sakit perut terus muntah-muntah dan demam sampai keesokan paginya. Ada 50 lagi teman saya yang sakit seperti ini,” ungkap Muhammad Ahnaf yang masih dirawat di Puskesmas Aeng Towa, Selasa 5 Oktober 2021.

Pihak Pondok Pesantren Tahfidz Al Qur’an As Sunnah Parapa yang di konfirmasi awak media ini 6 Oktober 2021 menyatakan, telur yang diduga menjadi penyebab keracunan massal itu dipasok empat hari lalu Sabtu 2 Oktober 2021. Telurnya baru direbus keesokan harinya untuk dimakan.

“Kami belum bisa pastikan ini keracunan atau tidak karena masih dalam pengamatan, sehari sebelumnya telur datang dalam jumlah banyak, keesokan harinya baru direbus untuk dikonsumsi,” jelas Maftuh, salah satu pengurus Pondok Pesantren As Sunnah Parapa.

Hingga hari ini tercatat ada 73 santri Pondok Pesantren As Sunnah Parapa yang harus dirawat akibat keracunan makanan. sebelumnya juga dikabarkan keracunan makanan massal  terjadi di Desa Pakkabba, Kecamatan Galesong Utara, Takalar.

Ratusan orang harus dilarikan ke pusat kesehatan dan rumah sakit setelah menyantap makanan dari ucapan belasungkawa dan satu anak dikabarkan meninggal karena keracunan makanan tersebut…(*).

Lp. Boby
Editor. Bang Fly

Ketua DPRD Sulsel Support  Orari Lokal Makassar Akan Gelar 1000 Vaksin 

NEWSSULSEL.online, MAKASSAR – Panggilan Kemanusiaan, hidup sehat, Ayo vaksin, Lawan Covid – 19 yang akan di gelar ORARI Lokal Makassar pada tanggal 23 – 24 Oktober mendatang, dapat Support dan apresiasi dari Ketua DPRD Prov Sulsel, Andi Ina Kartika Sari Rabu 6 Oktober 2021 sore tadi.

Hal tersebut di sampaikan Ketua DPRD Sulsel kepada Ketua Orari Lokal Makassar DR. H. Yusuf Gunco, SH. MH – YC8HYG didampingi sang istri tercinta Andi Wahyuni Nyompa – YC8DBI saat Audiens sekaligus memperkenalkan Koordinator Vaksin Orari Lokal Makassar Suherman Untung – YB8FLY dan Ketua penyelengara 1000 Vaksin Orlok Makassar Rubio – YC8FHI.

“Saya merasa bersyukur atas kepedulian rekan-rekan Orari yang sudah saya kenal lama organisasinya khususnya Orari Lokal Makassar yang bekerja sama dengan Kodam XIV Hasanuddin gelar 1000 Vaksin 23-24 Oktober mendatang,” ucap Ketua DPRD Prov Sulsel.

Ia pun menyampaikan akan mengsupport dan mengapresisi kepedulian Orari Lokal Makassar yang di Ketuai Om Gunco panggilan akrap Ketua DPRD Sulsel Kepada DR. H. Yusuf Gunco, SH. MH – YC8HYG.

“Alhamdulillah Om Gunca telah membantu pemerintah dan melibatkan kita di DPRD, In sha Allah saya hadir pada kegiatan Vaksin yang digelar Orlok Makassar nanti,” Kata Ina ibu  yang berparas cantik itu berulang kali usai foto bersama…(*).

Editor. Bang Fly