suherman

Tiga Kru Pesawat Jatuh Tewas, Dua Jenazah Tertimbun Badan Pesawat Dalam Tanah

NEWSSULSEL.online, PAPUA – Pesawat Twin Otter 300 milik maskapai penerbangan Rimbun Air PK OTW yang lepas landas membawa cargo dari Kabupaten Nabire sekitar pukul 06:40 WIT menuju Kabupaten Intan Jaya Papua, hilang kontak di Distrik Sugapa, Rabu, 15 Sept 2021.

Menurut Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal pesawat milik maskapai Rimbun Air Pk OTW terbang dari Nabire menuju Intan Jaya membawa cargo sekitar pukul 06:40 WIT.

“Pukul 07:37 WIT, Airnav Sugapa melakukan komunikasi terakhir dengan pilot sebelum hilang kontak. Hingga saat ini tidak adanya kontak dari pesawat Rimbun Air PK OTW,” tutur Kamal dalam keterangannya, Rabu 15 Sept 2021.

Runtuhan badan pesawat ditemukan di perbukitan Kampung Bilogai, Distrik Sugapa Kabupaten Intan Jaya. <span;>pada ketinggian 2.400 meter di atas permukaan laut dengan koordinat 7219979585751, sekitar pukul 12:30 WIT, tim gabungan TNI-Polri dan para pemuda langsung ke lokasi tuk evakuasi para korban.

“Ke 3 kru ditemukan meninggal dunia, ialah Pilot Hj Mirza, Co pilot Fajar dan Enginering Iswahyudi. Jenazah Iswahyudi langsung diangkat, karena posisinya berada di ekor pesawat. Sementara Pilot dan Co Pilot sampai malam ini masih diupayakan lantaran kedua jenazah tertimbun bangkai depan pesawat yang masuk hingga ke dalam tanah,” jelas Kamal.

Kamal juga menjelaskan evakuasi hingga malam ini terkendala cuaca buruk, sebab sejak sore tadi lokasi diguyur hujan deras dan berkabut.

“Jika malam ini tim SAR berhasil dievakuasi seluruh jenazah korban, besok pagi jenazah akan dibawa ke Distrik Sugapa,” kata Perwira Menengah, tiga melati di pundaknya itu…(*)

Lp. Nia
Editor. Bang Fly

Danny Pomanto Temukan Pemborosan Rp 680 M di APBDP, Mobil Rusak Diisi Bensin

NEWSSULSEL.online, MAKASSAR – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Danny Pomanto menemukan pemborosan amggaran sebesar Rp 680 Miliar, pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2021. Ia pun lalu melakukan rasionalisasi anggaran tersebut pada APBD Perubahan 2021.

Menurut Danny awalnya menemukan anggaran pemborosan Rp 670 M yang disebutnya untuk senang-senang pegawai, itu kini bertambah jadi Rp 10 miliar yang akan digunakan untuk uang bensin kendaraan dinas.

Danny pun juga mengungkapkan temuannya bahwa mobil dinas yang sebenarnya sudah rusak pun tetap diisi bensin. Danny yang mengaku menemukan hal tersebut lantas merasionalkan anggaran itu.

“Masa mobil tidak jalan tetap diisi bensin. Iya saya temukan bahwa ada beberapa yang tidak efektif,” beber Danny dikediamannya Selasa 14 Sept 2021.

Selain uang bensin, Danny juga mengungkap tidak ada lagi pembiayaan perbaikan mobil dinas. Dia berharap pejabat yang memakai mobil dinas itu melakukan perbaikan sendiri.

“Kemudian kedua tidak ada biaya maintenance, ya selama ini maintenance yang pakai dong, masa pejabat pakai dia tidak maintenance,” ucap Danny.

“Jadi saya potong tidak ada biaya maintenance lagi, kalau dia tidak mau maintenance kasi kembali itu mobil dinas. Bensinnya tetap ditanggung,” jelasnya.

Danny juga menyinggung uang tenaga kontrak yang jika dihitung secara detail uang tenaga kontrak lebih tinggi dari gaji Wali Kota.

“Masa tenaga kontrak kalau dibagi 11 ribu bagi Rp 500 miliar tenaga kontrak itu lebih tinggi dari gajinya dari Wali Kota kan tidak masuk akal,” katanya.

Di lain sisi, kata Danny, ada juga beberapa tenaga kontrak yang sudah bekerja dalam waktu tertentu namun belum digaji.

“Sama itu kasihan, di lain pihak seolah tenaga kontrak banyak uangnya, di lain pihak menderita sekali. Sama kemarin belum dibayarkan Januari Februari, karena Pj tidak tanda tangan kan. Mana saya mau tanda tangan, bukan zaman saya,” katanya.

Oleh sebab itu, Danny berjanji akan segera melakukan perbaikan terhadap problem tenaga kontrak tersebut.

“Sebentar saya akan tes kembali. Tenaga kontrak semua dari nol kita susun, nanti saya bikin kalau dia kinerja bagus, dapat tunjangan. Jadi nanti ada tenaga kontrak terbaik bulan ini tenaga ASN ini,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, Danny memotong anggaran Rp 670 miliar yang akan digunakan untuk senang-senang pegawai. Danny mengungkapkan dana itu akan digunakan untuk jalan-jalan hingga foya-foya.

“Sekitar Rp 670 miliar saya potong. Rencananya (dialihkan ke modal), tidak ada yang bisa kita bangun apa-apa ini. Cuma kasih habis uang saja untuk pegawai, untuk senang-senang saja,” kata Danny dalam keterangannya kepada wartawan di kediamannya, Jalan Amirullah, Makassar, Rabu  8 Sept 2021 lalu…(*).

Lp. Asril
Editor. Bang Fly

Brimob Bone Gelar Upacara Peringatan HUT Ke 62 Pelopor Secara Virtual

NEWSSULSEL.online, BONE – 14 September merupakan hari bersejarah bagi seluruh pasukan Pelopor Korp Brimob Polri karena pada tanggal tersebut ditetapkan sebagai hari lahirnya salah satu pasukan elit yang dimiliki oleh Korp Bhayangkara Polri. Sejarah awal terbentuknya pasukan Pelopor bermula sejak tahun 1959 silam, tepatnya saat pembentukan 3 gelombang pasukan Rangers di Pusdik Brimob Watukosek. Sejak saat itu pasukan Rangers yang telah diubah namanya menjadi Resimen Pelopor ( Men Por ) turut aktif berperan dalam berbagai penugasan operasi untuk mempertahankan kedaulatan NKRI.

Untuk memperingati hari bersejarah tersebut, Selasa 14 Sept 2021, seluruh pasukan Pelopor Brimob Polri dari Sabang sampai Merauke menggelar upacara peringatan HUT ke 62 Pelopor di markas kesatuan mereka masing-masing. Dalam upacara yang dilaksanakan secara virtual dan dipusatkan di Mako Korp Brimob Polri Kelapa Dua ini, tampak juga diikuti oleh personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel yang bermarkas di Kabupaten Bone.

Persiapan upacara peringatan HUT ke 62 Pelopor ini telah tampak sejak pagi hari tadi di Mako Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Jalan M. H. Thamrin no. 70 Kota Watampone. Dengan menggunakan pakaian dinas lapangan ( PDL ) Loreng Khas Brimob, terlihat personel Brimob Bone berjuluk Tenribetta tersebut telah memenuhi aula Mako Batalyon C Pelopor bersiap mengikuti jalannya upacara HUT ke 63 Pelopor via Zoom meeting dengan Mako Korp Brimob Kelapa Dua Depok.


Hal tersebut dibenarkan oleh Komandan Batalyon ( Danyon ) C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan,S.Sos usai mengikuti upacara dimaksud.

Dalam keterangannya perwira berpangkat satu melati tersebut mengatakan bahwa dalam rangka memperingati HUT  ke 62 Pelopor, Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel telah melaksanakan serangkaian kegiatan.

” Untuk memaknai peringatan HUT  ke 62 Pelopor, kami telah menggelar serangkaian kegiatan sebagai wujud penghargaan dan kebanggaan kami menjadi bagian dari pasukan Pelopor. Rangkaian kegiatan tersebut diawali sejak 12 September kemarin yakni acara tradisi pengambilan air suci di Cempalagi dimana air tersebut akan digunakan dalam acara tradisi pensucian Tunggul Tenribetta, kemudian tanggal 13 September pagi kami menggelar acara pengajian / ibadah dan doa bersama serta malam nya kami melaksanakan pensucian Tunggul Tenribetta dan puncaknya pada hari ini kami mengikuti upacara peringatan HUT ke 62 Pelopor secara virtual dari Mako Korp Brimob Kelapa Dua,” jelas Kompol Nur Ichsan.

Danyon Ichsan juga menambahkan dalam rangkaian kegiatan peringatan HUT ke 62 Pelopor, Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel juga mengundang para purnawirawan Brimob untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

” Dalam rangkaian kegiatan ini kami juga mengundang para purnawirawan Brimob untuk ikut serta dalam kegiatan peringatan HUT ke 62 Pelopor sebagai wujud penghormatan kami kepada para sesepuh Brimob yang telah membesarkan nama Satuan Brimob khususnya pasukan Pelopor di Kabupaten Bone,” tambah Komandan yang akrab dengan sapaan “Tindizzz” nya ini.

Sementara itu di tempat terpisah Komandan Satuan Brimob Polda Sulsel Kombes Pol. Muhammad Anis,P.S.,S.I.K.,M.Si. mengungkapkan harapannya kepada personel Pelopor  khususnya jajaran Satbrimob Polda Sulsel untuk terus meningkatkan kemampuan diri dalam menjaga keamanan NKRI.

” Di usianya yang telah mencapai umur 62 tahun, tentunya saya berharap kepada seluruh pasukan Pelopor utamanya di jajaran Satbrimob Polda Sulsel untuk terus meningkatkan kemampuan diri untuk menunjang keberhasilan tugas menjaga keamanan dalam negeri untuk mewujudkan Indonesia Maju Indonesia tumbuh. Pada kesempatan ini saya juga  berpesan kepada pasukan Pelopor untuk tetap rendah diri dan senantiasa humanis dalam menjalankan setiap tugasnya,” tutur Muhammad Anis.

Puncak peringatan HUT ke 62 Pelopor di Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel ditutup dengan acara syukuran dan ramah tamah Danyon C Pelopor dengan purnawirawan serta seluruh anggota Batalyon C Pelopor dengan tetap menerapkan protokol kesehatan…(*).

Editor. Andi PW

Gawat, Lapas dan Rutan di Sulsel Over Kapasitas, Ini Daftarnya

NEWSSULSEL.online, MAKASSAR – Sebanyak 24  Rumah Tahanan (Rutan) dan Lembaga Permasyarakatan (Lapas) di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel)  penuh dan kelebihan kapasitas (over).

Hal tersebut diduga dampak dari tingginya kasus melawan hukum, yang harus di jalani tersangka dan narapida (warga binaan) yang telah vonis masi belum bergeser dipindahkan dari posisi awal yang ada di Sulawesi Selatan (Sulsel).

Data yang terlihat dari Website Sistem Database Pemasyarakatan (SDP), http://smslap.ditjenpas.go.id/public/grl/current/monthly/kanwil/, tercatat hanya ada 1 Lapas yang tidak over kapasitas dari 9 Lapas yang ada.

Kondisi serupa juga sama di 13 Rutan yang ada di Sulsel dari 15 rutan yang ada, hanya 2 Rutan yang tidak melebihi kapasitasnya.

Ini daftar Kapasitas dan jumlah binaan  terlihat di lapas dan rutan yang ada di Sulsel Minggu 12 Sept 2021:

Lapas Kelas I Makassar – Tahanan dan Napi ( 933), Kapasitas (740) , over
Lapas Kelas II A Bulukumba – Tanahan dan Napi (497), Kapasitas (300 ) over.
Lapas Kelas II A Palopo – Tanahan dan Napi (771), Kapasitas (359), Over.
Lapas Kelas II A Pare-pare – Tanahan dan Napi (644) Kapasitas (360), Over banget
Lapas Kelas II A Watampone – Tanahan dan Napi (398), Kapasitas (450), Over.

Lapas Kelas II B Takalar – Tanahan dan Napi (623), Kapasitas (250 ), Over banget
Lapas Narkotika Kelas II A Sungguminasa Tanahan dan Napi (1,180), Kapasitas (360), Over banget.
Lapas Perempuan Kelas II A Sungguminasa Tanahan dan Napi (315), Kapasitas (248), Over.
Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Maros – Tanahan dan Napi (307), Kapasitas (202), Over.

Rutan Kelas I Makassar – Tanahan dan Napi (1,691), Kapasitas (1,000), Over
Rutan Kelas II B Bantaeng – Tanahan dan Napi (139), Kapasitas ( 62),  over
Rutan Kelas II B Barru – Tanahan dan Napi (211), Kapasitas (106), Over
Rutan Kelas II B Enrekang – Tanahan dan Napi(172), Kapasitas (85), Over

Rutan Kelas II B Jeneponto – Tanahan dan Napi( 276), Kapasitas (310), Over (0)
Rutan Kelas II B Selayar – Tanahan dan Napi (89), Kapasitas  (110), Over (0)

Rutan Kelas II B Makale – Tanahan dan Napi (196), Kapasitas ( 47), Over (317).
Rutan Kelas II B Malino – Tanahan dan Napi (74), Kapasitas (50), Over ( 48).
Rutan Kelas II B Masamba – Tanahan dan Napi (351), Kapasitas (225), Over
Rutan Kelas II B Pangkajene – Tanahan dan Napi ( 297), Kapasitas (123), Over.

Rutan Kelas II B Pinrang – Tanahan dan Napi (356), Kapasitas ( 220), Over
Rutan Kelas II B Sengkang – Tanahan dan Napi (371), Kapasitas (200), Over
Rutan Kelas II B Sidenreng Rapang – Tanahan & Napi (319), Kapasitas (140), Over.

Rutan Kelas II B Sinjai – Tanahan dan Napi (187), Kapasitas (100), Over
<span;>Rutan Kelas II B Watansoppeng – Tanahan dan Napi (181), Kapasitas (62), Over

Dengan Jumlah total keseluruhan tahanan dan narapidana di Rutan maupun di Lapas Sulsel sebanyak 10,578…(*)

Lp. Rosita
Editor. Andi PW

Usai Vaksin Covid, Seorang Siswa di Enrekang Tak Bisa Jalan, Dinkes Pantau KondisiNya

NEWSSULSEL.online, ENREKANG – Andi Muhammad Dirga Erlangga (15) Seorang siswa SMA Negeri 2 Kab Enrekang, Sulawesi Selatan (Sulsel), mengalami demam tinggi hingga tak bisa jalan. Kondisi ini dialami pelajar kelas X tersebut diduga setelah terima Vaksinasi COVID-19 tahap 1 di sekolahnya .

Video Dirga yang harus dipapah saat berjalan oleh ayahnya pun beredar luas di media sosial (medsos). Pembuat video tersebut adalah Andi Ernawati, yang merupakan ibu Dirga.

Dalam video itu, Andi Erna mengatakan anaknya tak bisa berjalan usai divaksin COVID-19. Sudah berhari-hari anak saya harus butuh pertolongan tuk dipapa saat berjalan, aku Andi Erna.  Awalnya Andi Dirga merasa sakit pada leher bagian belakang hingga ke tulang belakang.

“Tapi Dirga tetap masuk sekolah sejak Senin 6 Sept 2021,” jelas ibu Dirga 12 Sept.2021.

Menurut Erna, 3 hari setelah divaksin, Rabu 8 Sept 2021,anaknya mulai demam tinggi selama 3 hari. Selain itu, Dirga juga merasakan sakit di bagian lutut dan pergelangan kaki.

“Selain demam, Dirga juga tidak bisa berjalan, saat berdiri dia merasa kesakitan di kedua lutut dan pergelangan kakinya, untuk menuju toilet pun anak saya harus merangkak,” ungkapnya

Erna pun panik melihat kondisi anaknya, dia juga mengaku tidak tahu jika puteranya sudah divaksin karena tidak pernah mendapatkan informasi dari pihak sekolah.

“Saya panik setelah melihat kartu vaksin anak saya, ternyata dia divaksin tanpa sepengetahuan saya setelah saya berikan obat turun panas namun suhu badannya tidak turun, saya langsung ke praktek dokter dan melakukan konsultasi,” jelasnya.

Surveilans Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Enrekang, Yusra, menyebut setelah mendapatkan laporan soal Dirga, pihaknya pun langsung mengunjungi Dirga yang dirawat di rumah.

“Iya, tadi pagi kami menerima laporannya sekitar pukul 11.00 WITA, dan kami sudah melakukan pemantauan langsung ke rumah pasien pukul 13.30 WITA siang tadi. Tim yang turun penelusuran kasus tadi adalah Kasie Survim Dinkes, Surveilans Dinas Kesehatan Enrekang dan TRC/PSC Dinkes Enrekang,” katanya.

Yusra menyebut telah melakukan wawancara dan penelusuran riwayat kejadian kepada Andi Dirga dan keluarganya. Yusra belum dapat memastikan penyebab Dirga demam tinggi dan tak bisa jalan.

“Untuk tahap selanjutnya, kami belum bisa memastikan apakah akibat KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) atau bukan, dari hasil penelusuran tadi, kami tindak lanjuti dengan berkoordinasi ke pihak Komda KIPI Provinsi Sulsel, dan besok akan dikoordinasikan dengan Tim Penanganan KIPI RSU Massenrempulu,” ujarnya.

Yusra mengungkapkan dari hasil penelusuran sementara, demam Dirga sudah tidak ada. Namun rasa nyeri di lutut dan pergelangan tangan masih tetap ada.

“Gejala kelumpuhan pemeriksaan awal tadi tidak ada, pasien bisa mengangkat, meluruskan dan membengkokkan kaki sendiri tanpa dibantu. Hingga kami tinggalkan rumah pukul 15.30 WITA, yang bersangkutan masih dirawat di rumah dan sudah minum obat dari dokter praktek, keluhan sisa nyeri pada lutut dan pergelangan kaki saat berdiri dan berjalan, leher sedikit tegang,” ungkap Yusran

Yusra juga memastikan pihak Dinkes akan terus memantau perkembangan kondisi kesehatan pasien. “Iya, kami tetap pantau yang bersangkutan, hari ini kami  koordinasikan dengan PJ KIPI di RSU Maspul,”…(*).

Lp. Alif
Editor. Andi PW

Kapolri Ingatkan Forkopimda Malang Waspada Lonjakan Wisatawan Pasca Pembatasan Mobilitas

NEWSSULSEL.online, JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ingatkan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Malang Raya, Jawa Timur,  waspada dengan potensi lonjakan wisatawan pasca pembatasan aktivitas masyarakat yang dapat memicu kembali peningkatan kasus Covid-19.

Listyo meminta pimpinan daerah di Malang Raya untuk tetap menegakkan protokol kesehatan, mempercepat vaksinasi, dan terus melanjutkan kegiatan pemeriksaan, pelacakan, dan perawatan (3T).

“Antisipasi munculnya fenomena revenge travel atau masyarakat membanjiri destinasi wisata pasca pembatasan mobilitas. Kabupaten dengan level dua sudah dapat membuka objek wisata sebesar 50 persen dengan protokol kesehatan ketat dan aplikasi PeduliLindungi,” kata Listyo saat bertemu Forkopimda Malang Raya di Jawa Timur, Sabtu 11 Sept 2021.

Menurut Kapolri, strategi pengendalian COVID-19 merupakan tanggung jawab bersama seluruh pihak. Lemahnya penegakan protokol kesehatan dapat berpotensi meningkatkan kembali kasus positif COVID-19.

Bersama Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito, ke Malang, Jawa Timur, memeriksa pelaksanaan vaksinasi dan berbagai kegiatan terkait penanggulangan pandemi.

Dalam kunjungan itu, Kapolri dan Panglima melihat langsung kegiatan vaksinasi massal di Kampus Cor Jesu, Kota Malang; dan Pondok Pesantren An-Nur II Bululawang, Kabupaten Malang, dikabarkan ada 114 kegiatan vaksinasi berlangsung secara serentak di 38 kabupaten dan kota di Jawa Timur…(*).

Lp. Putri
Editor. Andi PW

Jelang HUT Pelopor ke 62, Brimob Bone Jelajahi Cempalagi Cari Benda Ini

NEWSSULSEL.online, BONE – Jelang peringatan HUT Pelopor ke 62 pada tanggal, 14 September 2021 mendatang, Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel menggelar serangkaian kegiatan seremonial untuk memperingatinya.

Salah satu rangkaian kegiatan utama yang selalu dilaksanakan menjelang peringatan HUT Pelopor ialah pensucian Tunggul Batalyon C Pelopor Tenribetta.

Pada kegiatan pensucian Tunggul tahun ini, Komandan Batalyon ( Danyon ) C Pelopor Kompol Nur Ichsan,S.Sos. melakukan sesuatu yang berbeda dengan peringatan HUT Pelopor tahun lalu, tujuannya untuk meningkatkan makna peringatan HUT Pelopor ini.

“Untuk meningkatkan makna dari peringatan HUT Pelopor tahun ini, kami  melakukan acara tradisi pengambilan air suci yang akan dipergunakan untuk pensucian Tunggul Tenribetta dari mata air yang keluar dari bekas telapak kaki Arung Palakka, yang terletak di Cempalagi, Desa Mallari Kecamatan Awangpone,” ungkap Nur Ichsan usai melepas personel yang bertugas mengambil air suci Sabtu 12 Sept 2021.

Dirinya menambahkan, setelah air diambil dan dimasukkan ke dalam kendi selanjutnya air tersebut dibawa oleh 1 regu personel Batalyon C Pelopor bersenjata lengkap dan membawa bendera merah putih dengan berjalan kaki menuju ke Mako Batalyon C Pelopor.

Menurut Ichsan, makna dari kegiatan ini adalah menanamkan rasa kebanggaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia dan kebanggaan satuan dimana untuk bisa mendapatkannya perlu adanya perjuangan dan pengorbanan.

Lanjut dikatan dipilihnya air Cempalagi sebagai air suci pada acara tradisi pensucian Tunggul Batalyon C Pelopor Tenribetta, karena di lokasi tersebut miliki catatan sejarah kerajaan Bugis yang begitu besar, dilokasi itu Raja Bone Arung Palakka pernah berjanji bebaskan rakyat dari penindasan ketika Iya hendak bertolak ke Kerajaan Buton.

Saat itu sebagai bentuk kemurkaan Raja Bone, di lokasi itu terdapat bekas cakaran ( Akkarabesseng ) dan jejak telapak kaki ( Attuddukeng ) Raja Arung Palakka sehingga terbentuklah prasasti bersejarah yang saat ini dapat disaksikan di kawasan wisata tersebut.

“Secara historis Cempalagi memiliki begitu banyak jejak sejarah kerajaan Bugis yang juga sejalan dengan perjalanan sejarah Pasukan Pelopor, untuk itu sebagai wujud penghargaan terhadap Tunggul Tenri Betta  dan sebagai penghormatan terhadap budaya lokal tempat kami bertugas, maka air dari Cempalagi kami pilih sebagai air suci untuk pensucian Tunggul Batalyon C Pelopor Tenribetta,” tambahnya.

Acara tradisi pengambilan air suci di Cempalagi diawali dengan pelepasan personel yang bertugas mengambil air suci dari Mako Batalyon C Pelopor oleh Komandan Batalyon.

Setibanya di Mako Batalyon C Pelopor, Air Suci diserahkan oleh Iptu Mustari selaku penanggung jawab acara tersebut dan diterima langsung oleh Danyon C Pelopor selanjutkan akan disimpan dengan baik tuk digunakan Senin, 13 Sept 2021 besok pada acara tradisi pensucian Tunggul Tenribetta.

Komandan Satuan  Brimob Polda Sulsel Kombes Pol. Muhammad Anis,P.S.,S.I.K. M.Si. ditempat terpisah mengatakan dalam rangka memperingati HUT Pelopor ke 62, Satbrimob Polda Sulsel melibatkan seluruh jajaran Batalyon Pelopor tuk memeriahkan hari jadi Pelopor secara sederhana namun khidmat.

“Dalam rangka menyambut HUT Pelopor ke 62, saya telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran untuk melaksanakan mempertahankan perjuangan mereka,” kunci Muhammad Anis…(*).

Editor. Bang FLy

Cek Kesiapan Personel Pengamanan PON XX di Papua, Ini Yang Dilakukan Danyon C Pelopor

NEWSSULSEL.online, BONE –  Pekan Olah raga Nasional ( PON ) ke XX 2021, sudah di depan mata. Seluruh persiapan jelang event yang akan digelar di Provinsi Papua telah disiapkan dengan matang, termasuk kesiapan aparat pengamanan dari Satbrimob Polda Sulsel terlihat di Mako Batalyon C Pelopor di Bone Sulawesi Selatan, Sabtu,11 Sept 2021 pagi.

Seluruh personel Batalyon C Pelopor yang akan terlibat dalam pengamanan PON ke XX Oktober mendatang ikut apel pengecekan personel dipimpin langsung oleh Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan,S.Sos.

Menurut Danyon C Pelopor usai memimpin apel pengecekan kekuatan personel pengamanan PON XX secara menyeluruh mengatakan apel tadi juga mengecek seluruh perlengkapan perorangan dan satuan yang akan digunakan saat bertugas pengamanan PON XX di Papua.

“Sesuai arahan pimpinan hari ini kami gelar apel pengecekan kesiapan personel dan perlengkapan yang digunakan dalam  pengamanan PON XX di Papua, Oktober mendatang,” ungkap Nur Ichsan

Selain pengecekan porsenel secara menyeluruh, kami ingatkan kembali kepada seluruh anggota, tugas pokok personel Brimob dalam melaksanakan pengamanan PON ke XX, hingga seluruh personel benar-benar paham dengan tindakan yang akan diambil ” Demi kelancaran jalannya penyelenggaraan event  Nasional di Papua,” jelas mantan Kasubbagrenmin Sat Brimob, Kompol Nur Ichsan.

Diketahui Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel akan mengirimkan 90 personelnya dari total 211 personel Satbrimob Polda Sulsel yang akan terlibat dalam pengamanan PON XX di Papua.

Terpisah Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sulsel Kombes Pol. Muhammad Anis,P.S.,S.I.K.,M.Si. mengatakan, secara keseluruhan personel Satbrimob Polda Sulsel siap mengamankan pagelaran PON XX di Papua.


” Untuk mengamankan jalannya PON XX di Papua, kami telah melakukan segala persiapan lebih awal mulai dari kekuatan personel dan kesiapan perlengkapan yang akan digunakan jauh-jauh hari sebelumnya. Mendekati penyelenggaraan PON, kami tinggal melakukan pengecekan ulang semua persiapan, hingga dalam proses pergeseran pasukan menuju pos pengamanan masing-masing, personel kami sudah benar-benar siap bertugas,” pungkas Muhammad Anis…(*).

Editor. Bang Fly

Unjuk Rasa Tolak Randis Mewah Bupati Enrekang Depan Gedung DPRD Ricuh

NEWSSULSEL.online, ENREKANG – Aksi unjuk rasa yang digelar sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Menggugat di depan Kantor DPRD Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan Jumat 10 Sept 2021 diwarnai kericuhan. 

Massa aksi unjuk rasa dan sejumlah aparat penegak hukum saling dorong hingga bentrokpun tak dapat di hindari saat niat puluhan pengunjuk rasa yang mencoba masuk membawah speaker mereka ke dalam gedung DPRD, dihalangi petugas.

Setelah kericuhan massa dan petugas depan DPRD dapat di kendalikan Kapolsek Enrekang, AKP. Anton bersama sejumlah polisi lainya, situasi kembali aman. para pengunjuk rasa pun melanjutkan aksi orasi dijalan, gunakan pengerassuara sambil membentangkan spanduk bertuliskan penolakan Randis Mewah Bupati Enrekang.

Jenderal Lapangan, Misbah Juang mengatakan mobil dinas baru Bupati Enrekang senilai Rp 1,6 miliar yang dianggarkan di tengah pandemi Covid-19 sangatlah tidak etis.

Seharusnya anggaran sebesar itu bisa dipergunakan untuk pemulihan ekonomi, dan kesehatan masyarakat Enrekang.

“Anggaran itu bisa pula untuk gaji tenaga honorer kesehatan yang belum terbayarkan serta fasilitas kesehatan yang tidak memadai,” kata Misbah.

Misbah menjelaskan, kondisi keuangan daerah yang sedang krisis tidak sejalan dengan Kemendagri. Kontur wilayah dan kondisi jalan Enrekang juga tidak mendukung mobil mewah merek Marcedes Benz V 260 LWB.

“Harusnya hal itu semua menjadi pertimbangan prioritas penganggaran daerah. Secara etika mestinya malu anggarkan mobil sebesar itu padahal PAD hanya mampu untuk penuhi belanja pegawai,” ujarnya

Ketua DPRD Kabupaten Enrekang, Idris Sadik yang hendak menemui para pengunjuk rasa, ditolak massa aksi lantaran mereka menilai situasi sudah tak kondusif, lalu masa aksi bubarkan diri…(*).

Lp. Alif
Editor. Andi PW

Resahkan Warga, Polisi Kejar Penculik Anak Tukar Beras 3 Karung di Makassar

NEWSSULSEL.online, MAKASSAR – Kasus penculikan anak bukan kali pertama terjadi di Wilayah Polsek jajaran Polrestabes Makassar Polda Sulawesi Selatan. Mei 2021 lalu, seorang baca siswa sekolah dasar kabarnya diculik lalu ditukar tabung gas di salah satu pangkalan yang ada di Jl Pelita Makassar.

Modusnya sama, pelaku menculik anak yang sedang bermain di pinggir jalan, iming-iming uang lalu dibawah, hal serupa dialami seorang anak berinisial MAR (10) warga Maccini Gusung, Kecamatan Makassar, Rabu 7 Sept 2021, disekitar rumahnya.

Aksi pencurian terungkap saat MAR disimpan sebagai jaminan pelaku dengan beras tiga karung di salah satu toko kelontong milik Rismawati (23) di Jl Pelita Raya, Kecamatan Rappicini Makassar, Sulawesi Selatan.

“Alasan penculik anak itu nalupa naambil uangnya. Naambilmi itu beras yang 25 kilo lalu nakasih naik di motornya, terus pulang lagi ambil yang 10 kilo dua karung, saya tanya itu anak, bilang kakak tua itu terus nabilang, menangis tommi, ada pa Bimmas diantar mi pulang kerumahnya,” jelas Risma.

Menurut sumber di Polrestabes Makassar saat di konfirmasi awak media ini Sabtu 11 Sept 2021 mengatakan. Pihaknya beserta Tim Polda Sulsel dan Polsek Makassar sementara mengejar pelaku penculikan anak yang.di tukar beras. 2 hari lalu.

“Sejumlah barang bukti rekaman CCTV yang ada dekat dari lokasi diduga penculikan bocah kita amankan,” pungkasnya…(*).

<span;>Lp. Asril
<span;>Editor. Andi PW