suherman

Bertaruh Nyawa: Ratusan Warga & Siswa, Kesekolah Telusuri Jembatan Gantung Titian Bambu

NEWSSULSEL.online, LUWU –  Ratusan jiwa warga tiga desa, di Kecamatan Suli, Kab Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel), dan puluhan siswa yang hendak melakukan pembelajaran tatap muka, harus bertaruh nyawa setiap harinya  pulang pergi ke sekolah, lantaran para siswa itu harus bergelantungan pada seling bava di titian jembatan yang terbuat dari ruas bambu.

Menurut sumber Newssulsel, tak jarang dan berulang kali warga dan siswa terjatuh ke sungai. dan jika hujan mereka tak berani melewati jembatan gantung yang rusak itu lantaran titian bambu licin dan aliran air sungai sangat deras.

Kami berharap pemerintah kabupaten tidak lakukan pembiaran dan mengingkari janji politiknya saat pilkada, jualan akan memperbaiki jembatan gantung penghubung tida desa di kec Suli,” ungkap Muharram yang sempat di konfirmasi awak media ini, Sabtu 11 Sept 2021.


Hingga berita ini di terbitkan belum ada pihak pemerintah Kab Luwu yang mau memberikan keterangan resmi terkait dugaan pembiaran jembatan rusak di tiga desa itu…(*).

Editor. Bang Fly

Perkuat Kemitraan UNM Makassar Gelar Program Matching Fund Kedai Reka

NEWSSULSEL.online, GOWA – Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali memperkuat kemitraan dengan industry dan perguruan melalui program Matching Fund Kedai Reka. Program ini merupakan kolaborasi untuk memperkuat dan mendesimanikasikan gagasan dari perguruan tinggi.

Hal ini terkuak pada acara pelepasan Tim Kedai Reka Universitas Negeri Makassar ke Kabupaten Gowa, Jumat 10 Sept 2021. Tim Kedai Reka UNM yang dilepas mengangkat topik Model Pusat Integrasi Business Research Learning melalui Industri Kelapa Terpadu.

Ketua Tim, Dr. Hj Andi Aslinda, M.Si., mengatakan, program yang merupakan hibah kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melibatkan industri dan perguruan tinggi. “Kita kerjasama dengan perusahaan dan universitas lain,” kata Andi Aslinda.

Andi Aslinda menuturkan, program yang dikomandoinya akan diadakan di Kabupaten Gowa. Selain kerjasama dengan perguruan tinggi dan industry, pihaknya juga melibatkan sejumlah mahasiswa. “Untuk mendukung kegiatan MBKM kami juga melibatkan sekitar 40 mahasiswa. Bukan hanya dari UNM tapi juga dari dari ITBM Balik Diwa,” tambah Andi Aslinda.

Selain industry kelapa terpadu, program Matching Fund Kedai Reka Universitas Negeri Makassar juga akan melakukan kegiatan lainnya. “Ada pembiakan ikan nila dan kegiatan lainnya juga kami lakukan, sehingga mahasiswa yang terlibat dari beberapa program studi. Bukan hanya mahasiswa, mereka akan didamping sekitar 10 dosen dari UNM dan ITBM Balik Diwa,” pungkas Andi Aslinda.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Negeri Makassar, Prof. Dr. Hasnawi Haris, M.Hum mengatakan, Matching Fund Kedai Reka bukan hanya implementasi keilmuan tetapi juga menjadi implementasi kebijakan Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka. “Ada dosen yang terlibat, ada mahasiswa dari lintas prodi dan perguruan tinggi, ada industry, tentu ini kolaborasi yang paripurna, “ kata Prof Hasnawi yang mantan Dekan FIS-H UNM.

Prof Hasnawi menjelaskan, program ini diharapkan dapat mendorong capaian indikator kinerja utama Universitas Negeri Makassar di tahun yang akan datang.”Kegiatan seperti ini merupakan implementasi MBKM yang diharapkan dapat mendorong IKU UNM. Kita bisa membuktikan bahwa perguruan tinggi khususnya UNM dapat mendiseminasikan gagasan dan keilmuan melalui sinergi kolaboratif dengan industry, pemerintah daerah, dan dunia kampus,” ucap Prof Hasnawi saat melepas tim.

Acara pelepasan tim Matching Fund Kedair Reka UNM juga dihadiri Ketua LP2M UNM, Prof. Dr. Ir. Bakhrani Rauf, M.T., Dekan FIS-H UNM, Prof. Dr. Jumadi, dosen pendamping, mahasiswa, dan Tim Kedai Reka MBKM UNM. Sebelumnya, UNM juga telah melepas Tim Kedai Reka ke Kabupaten Soppeng. “Insya Allah masih akan ada yang akan di lepas di pekan depan,” kata Yasdin, Tim Kedai Reka MBKM UNM.

Pada Matching Fund Kedai Reka, Universitas Negeri Makassar  mendapatkan anggaran sekitar 2,5 Millyar…(*).

Lp. Enal Syam
Editor. Andi PW

Perkuat Kemitraan UNM Makassar Gelar Program Matching Fund Kedai Reka

NEWSSULSEL.online, GOWA – Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali memperkuat kemitraan dengan industry dan perguruan melalui program Matching Fund Kedai Reka. Program ini merupakan kolaborasi untuk memperkuat dan mendesimanikasikan gagasan dari perguruan tinggi.

Hal ini terkuak pada acara pelepasan Tim Kedai Reka Universitas Negeri Makassar ke Kabupaten Gowa, Jumat 10 Sept 2021. Tim Kedai Reka UNM yang dilepas mengangkat topik Model Pusat Integrasi Business Research Learning melalui Industri Kelapa Terpadu.

Ketua Tim, Dr. Hj Andi Aslinda, M.Si., mengatakan, program yang merupakan hibah kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melibatkan industri dan perguruan tinggi. “Kita kerjasama dengan perusahaan dan universitas lain,” kata Andi Aslinda.

Andi Aslinda menuturkan, program yang dikomandoinya akan diadakan di Kabupaten Gowa. Selain kerjasama dengan perguruan tinggi dan industry, pihaknya juga melibatkan sejumlah mahasiswa. “Untuk mendukung kegiatan MBKM kami juga melibatkan sekitar 40 mahasiswa. Bukan hanya dari UNM tapi juga dari dari ITBM Balik Diwa,” tambah Andi Aslinda.

Selain industry kelapa terpadu, program Matching Fund Kedai Reka Universitas Negeri Makassar juga akan melakukan kegiatan lainnya. “Ada pembiakan ikan nila dan kegiatan lainnya juga kami lakukan, sehingga mahasiswa yang terlibat dari beberapa program studi. Bukan hanya mahasiswa, mereka akan didamping sekitar 10 dosen dari UNM dan ITBM Balik Diwa,” pungkas Andi Aslinda.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Negeri Makassar, Prof. Dr. Hasnawi Haris, M.Hum mengatakan, Matching Fund Kedai Reka bukan hanya implementasi keilmuan tetapi juga menjadi implementasi kebijakan Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka. “Ada dosen yang terlibat, ada mahasiswa dari lintas prodi dan perguruan tinggi, ada industry, tentu ini kolaborasi yang paripurna, “ kata Prof Hasnawi yang mantan Dekan FIS-H UNM.

Prof Hasnawi berharap program ini dapat mendorong capaian indikator kinerja utama Universitas Negeri Makassar di tahun yang akan datang.”Kegiatan seperti ini merupakan implementasi MBKM yang diharapkan dapat mendorong IKU UNM. Kita bisa membuktikan bahwa perguruan tinggi khususnya UNM dapat mendiseminasikan gagasan dan keilmuan melalui sinergi kolaboratif dengan industry, pemerintah daerah, dan dunia kampus,” ucap Prof Hasnawi saat melepas tim.

Acara pelepasan tim Matching Fund Kedai Reka UNM juga dihadiri Ketua LP2M UNM, Prof. Dr. Ir. Bakhrani Rauf, M.T., Dekan FIS-H UNM, Prof. Dr. Jumadi, dosen pendamping, mahasiswa, dan Tim Kedai Reka MBKM UNM. Sebelumnya, UNM juga telah melepas Tim Kedai Reka ke Kabupaten Soppeng. “Insya Allah masih akan ada yang akan di lepas di pekan depan,” kata Yasdin, Tim Kedai Reka MBKM UNM.

Pada Matching Fund Kedai Reka, Universitas Negeri Makassar mendapatkan anggaran sekitar 2,5 Millyar...(*).

Lp. Enal Syam
Editor. Andi PW

← Kembali

Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨

sekitar 2,5 Millyar…(*).

Lp. Enal Syam
Editor. Andi PW

Gandeng Polres Bone, Batalyon C Pelopor Gelar Latihan Olah TKP

NEWSSULSEL.online, BONE – Dalam rangka membekali kemampuan personel dengan kemampuan Penyidik TPTKP ( Tindakan Pertama Tempat Kejadian Perkara ) dan Olah TKP ( Tempat Kejadian Perkara ), Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel menggelar latihan penyidik TPTKP dan olah TKP unit taktis Brimob pada situasi tertentu / khusus konflik sosial, rusuh massa, pertempuran hutan dan Karhutla.

Latihan yang dilaksanakan di Mako Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel jalan. M. H. Thamrin No. 70 Kota Watampone tersebut diawali dengan upacara pembukaan latihan yang dipimpin langsung oleh Komandan Batalyon ( Danyon ) C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan,S.Sos tadi pagi Jum’at, 10 Sept 2021.

Latihan yang diikuti 160 personel Brimob Bone ini, Batalyon C Pelopor bekerja sama dengan tim INAFIS Polres Bone untuk memberikan materi-materi latihan. Adapun materi-materi latihan yang diberikan diantaranya latihan olah TKP penanganan konflik sosial dan penanganan rusuh massa bagi pasukan PHH dan Anti Anarkis serta latihan penanganan TKP di hutan bagi tim pertempuran hutan ( JW ) dan Karhutla.  Rencananya latihan ini akan berlangsung selama 3 hari mulai tanggal 10 hingga 12 Sept 2021.

Saat memimpin upacara pembukaan pagi tadi, Danyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan, S.Sos. berpesan  kepada seluruh anggotanya untuk mengikuti latihan ini dengan baik dan serius.

” Saya berharap kepada seluruh peserta latihan untuk benar-benar mengikuti latihan olah TKP ini sebaik mungkin serta menyerap semua materi yang diberikan oleh pemateri sehingga kedepannya ketika dihadapkan dengan perkara yang membutuhkan penanganan TPTKP dan olah TKP di medan penugasan, kita dapat melakukannya secara mandiri sambil menunggu tim INAFIS kewilayahan tiba di lokasi kejadian,” tutur Danyon C Pelopor.

Dalam amanatnya Ichsan mengatakan bahwa latihan ini dilaksanakan untuk meningkatkan profesionalisme personel Batalyon C Pelopor dalam menjalankan tugas.

” Saya sangat berharap melalui latihan olah TKP ini, seluruh personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel mampu menyerap ilmu yang diberikan pemateri sehingga dalam pelaksanaan tugas di lapangan  dapat berhasil dengan baik dan pada akhirnya mampu mewujudkan Polri yang Presisi,” sambung Nur Ichsa.

Terpisah, Komandan Satuan ( Dansat ) Brimob Polda Sulsel  Kombes Pol Muhammad Anis P.S , S.Ik, M.Si menjelaskan bahwa latihan kemampuan olah TKP ini didasari oleh Surat Telegram Dankor Brimob Polri perihal pelaksanaan latihan olah TKP mandiri sesuai dengan situasi dan kondisi di wilayah tugas masing-masing dimana tujuan dari latihan ini untuk mendukung pelaksanaan tugas operasional personel di lapangan.

” Sesuai Surat Telegram dari Dankor Brimob Polri, kami diminta untuk menyiapkan personel baik perorangan maupun satuan dalam unit taktis yang memiliki kemampuan penanganan TPTKP dan olah TKP. Diharapkan kedepannya dengan berbekal kemampuan olah TKP yang dimiliki dapat membantu kelancaran tugas Brimob saat berada di medan operasi,” tutup Muhammad Anis…(*).

Editor. Bang Fly

Polisi Ungkap Aksi Dukun Ilmu Hitam di Gowa, Korbankan Bocah ResahKan Warga

NEWSSULSEL.online, GOWA – Seorang pria diduga dukun ilmu hitam di Kab Gowa, Sulawesi Selatan, berinisial SU (65) ditangkap polisi, Selasa 7 Sept 2021. lantaran diduga kuat terlibat praktik ilmu hitam yang mengorbankan seorang anak berusia 6 tahun di Desa Lembang Panai, Kec Tinggimoncong.

Penangkapan Dukun Ilmu Hitam itu dilakukan setelah polisi memeriksa sejumlah saksi dan empat tersangka yang sebelumnya sudah ditangkap. Namun demikian, status SU dan empat orang lainya masih sebagai saksi.

“Sampai saar ini sang dukun dan empat lainnya yang baru kami amankan masih diperiksa sebagai saksi,” kata Kepala Kepolisian Sektor

Diberita sebelumnya polisi telah menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) di tempat tinggal dukun tersebut. dan menemukan ratusan batok kelapa yang diduga digunakan Sang Dukun saat melakukan ritual.

Hasan mengatakan, dari keterangan para saksi, praktik yang dibuka Dukun tersebut di rumahnya itu sudah berlangsung lama dan membuat para warga tetangga resah.

“Warga memang sudah lama resah akan praktik pengobatan di rumah tersebut sebab korbannya rata tidak sadarkan diri usai menjalani pengobatan di rumah sang dukun,” sebut Hasan.

Menurut salah satu warga setempat, berinisial MU, Ia beberapa kali melihat praktik perdukunan yang dijalankan SU, juga menyaksikan orangtua anak yang matanya hendak dikorbankan datang ke rumah SU lebih dari satu kali.

“Orang tua korban sering saya lihat tidak sadarkan diri di rumah itu (rumah dukun) dan nanti sadar kalau minum air kelapa” kata MU, salah seorang saksi yang dikonfirmasi awak media ini Kamis tadi 9 Sept 2021.

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus praktik ilmu hitam yang dilakukan sekeluarga di Lemban Panai menjadi sorotan. Bocah berusia 6 tahun menjadi korban dan alami luka di bagian kornea mata. Ritual itu juga telah menyebabkan kakak dari bocah tersebut tewas karena dipaksa menenggak air garam sebanyak dua liter.

Saat ini polisi sudah menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus ini. Mereka adalah kakek korban yang berinisial US (44) dan paman korban yang berinisial BA (70) jelas penyidik…(*).

Lp. Asril
Editor. Bang Fly

Tarik Paksa Taksi Online di Jalan, 3 Debt Collector di Makassar Ditangkap Polisi

NEWSSULSEL.online, MAKASSAR – Anggota Polsek Manggala menangkap tiga debt collector di Makassar, gegara menarik paksa mobil taksi online di tengah jalan. Hingga pengendara mengalami luka saat mempertahankan mobilnya.

Menurut sumber Newssulsel, penarikan paksa mobil taksi online oleh debt collector itu terjadi di Jalan poros Antang, yang sempat direkam pengendara mobil bernama Robert. yang di terlihat awak media ini, Kamis 9 Sept 2021.

Setelah video itu viral di medsos, personel Polsek Manggala melakukan pengejaran dan menangkap tiga orang pelaku berinisial, ARC (38), FR (31), dan SJY (35) yang bekerja sebagai penagih utang untuk perusahaan leasing di Kota Makassar.

“Akibat perbuatan pelaku, korban mengalami cedera di jari tangan karena berselisih di jalan, saat ini pihaknya sudah memproses masalah tersebut” jelas Kapolsek Manggala, Kompol Edhy Supriadi saat di konfirmasi via telepon sore tadi..(*).

Lp. Herman
Editor. Andi PW

Kasat Lantas Pangkep Pimpin Langsung Pemberian Santunan Ke Keluarga Korban Laka Lantas

NEWSSULSEL.online, PANGKEP – Kasat Lantas Polres Pangkep pimpin langsung pemberian santunan kepada keluarga korban Laka Lantas,  di Kampung Tanjengan Desa Coppo tompong Kecamatan Mandalle Kabupaten Pangkep Sulawesi Selatan, Rabu 8  Sept 2021


Pemberian santunan terlihat awak media ini di rumah keluarga korban Laka Lantas Polres Pangkep pukul 17:00 Wita itu Ka Polsek Mandalle dan Kanit Gakkum beserta anggota Polres Pangkep.


Menurut Kasat Lantas Polres Pangkep, AKP. Haryanto, pemberian santunan ini sebagai bentuk Empati dan kepedulian anggota Polres Pangkep terhadap keluarga korban Laka Lantas di Pangkep.

” Yang kita lalukuann ini bentuk Empati dan kepedulian kepada keluarga korban yang tertimpa musiba Laka Lantas,” jelas perwira tiga balok di pundaknya itu…(*).

Lp. Anwar
Editor. Andi PW

Danyon Brimob Bone Bantu Evakuasi Mobil Pickup Terjebak Lumpur, Saat Tinjau Pos Pam Kunjungan RI 1

NEWSSULSEL,online, WAJO – Dalam rangka menghadapi kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo ke Kabupaten Wajo Kamis 9 Sept 2021, hari ini  seluruh aparat keamanan gabungan TNI, Polri dan instansi terkait menggelar apel gelar pasukan yang dilaksanakan di lapangan Merdeka Kota Sengkang Kabupaten Wajo, Rabu 8 Sept 2021.

Apel yang dipimpin langsung oleh Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Mochamad Safei Kasno bersama Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Drs. H. Merdisyam,M.Si  tersebut tampak 1 SSK ( Satuan Setingkat Kompi ) personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel juga hadir ditengah-tengah pasukan pengamanan lainnya.

Hadir pula dalam apel gelar pasukan pejabat utama Kodam XIV Hasanuddin dan Polda Sulsel serta para komandan pasukan pengamanan diantaranya Karo Ops Polda Sulsel Kombes Pol. Drs. Adeni Muhan Daeng Pabali, MM, Kapolres Wajo AKBP Muhammad Islam A., S.I.K.,M.M., dan Komandan Batalyon ( Danyon ) C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan,S.Sos.


Selesai mengikuti apel gelar pasukan, selanjutnya seluruh aparat keamanan yang terlibat dalam pengamanan kunjungan kerja Presiden RI, langsung menempati pos-pos pengamanan yang telah ditentukan pada sejumlah titik lokasi.

Saat sedang meninjau lokasi pos pengamanan yang ditempati oleh personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel, Danyon C Pelopor mendapati sebuah mobil pickup milik seorang warga yang terjebak dalam kubangan lumpur cukup dalam. Hal ini sontak menarik perhatian perwira berpangkat satu melati tersebut dan berinisiatif untuk memberikan pertolongan.


“ Kebetulan saya melihat mobil warga terjebak dalam lumpur oleh karena itu saya beserta anggota membantu mendorongnya, namun tidak berhasil sehingga kami menarik kendaraan tersebut dengan mobil dinas kami,  alhamdulillah berhasil,” ungkap Nur Ichsan.

Dirinya juga menyebutkan meskipun sedang menjalankan tugas pengamanan hal tersebut tidak menghalangi untuk berbuat baik terhadap sesama sebagai wujud implementasi dari Bhakti Brimob Untuk Masyarakat.


” Tugas-tugas operasional utamanya tugas pengamanan memanglah sangat penting untuk kami laksanakan, namun demikian hal ini tidak menjadi alasan bagi kami untuk tidak membantu warga yang tengah mengalami kesulitan sehingga meskipun sedang menjalankan tugas kami juga berupaya sebisa mungkin menolong masyarakat yang membutuhkan bantuan,” kunci Danyon yang akrab dengan sebutan Danyon Tindizzz.

Rencananya dalam kunjungan kerja besok ( Kamis,Red ) Presiden Republik Indonesia selain memantau langsung pelaksanaan vaksinasi di kota Sengkang juga akan melakukan peninjauan bendungan Paselloreng yang terletak di Kecamatan Gilireng Kabupaten Wajo…(*).

Editor. Bang Fly

Pencarian 8 ABK KM Tiga Putri Hilang Kontak Saat Menuju Luwuk di Lanjut

NEWSSULSEL.online, BANGGAI –  Hingga kini Tim SAR lakukan pencarian lagi 8 ABK KM Tiga Putri GT 67 tujuan Luwuk yang alami mati mesin, kegilangan kontak di Perairan Kabupaten Banggai Kepulauan, Provinsi Sulawesi Tengah.

Sebelumnya hingga tadi malam  Tim SAR  melakukan pencarian dan belum dapat kontak dengan 8 awak  KM Tiga Putri, yang hilang kontak  sejak dilaporkan alami mati mesin pada Siang tadi.Ungkap Kasi Operasi SAR Palu Andi Sultan pada Selasa 7 Sept 2021 malam.

Menurut Andi, pencarian semalam pencaria kita hentikan sementara dan dilanjutkan pencarian kecelakaan mati mesin KM. Tiga Putri terjadi sejak Minggu 5 Sept 2021, namun informasi  diperoleh oleh Tim SAR pada Selasa 7 Sept 2021siang.

“Pencarian dilanjutkan pagi ini, menggunakan KN SAR Bhismabe 239 menuju lokasi kejadian dengan jarak 66 NM dari Pelabuhan Luwuk Banggai atau waktu tempuh 4,5 jam Pelayaran.”Ucapnya.

Dari informasi yang diperoleh, KM Tiga Putri bertolak dari Pelabuhan Bapenu, Maluku Utara Sabtu 4 Sept 2021 menuju ke Pelabuhan Luwuk Banggai. Kapal tersebut juga diketahui memuat 80 ton bahan campuran…(*).

Lp. Rustam
Editor. Andi PW

Permantap Latihan Anti Anarkis, Brimob Bone Siap Amankan PON XX Papua

NEWSSULSEL.online, BONE – Menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XX di Provinsi Papua yang akan digelar pada bulan Oktober 2021 mendatang, Satbrimob Polda Sulsel akan mengirimkan 211 personelnya untuk mengamankan jalannya event Nasional yang digelar setiap 4 tahun sekali ini.

Diantara 211 personel Satbrimob Polda Sulsel tersebut, 90 personel dari Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel. Untuk kesiapan tugas pengamanan PON XX di Bumi Cendrawasih tersebut, Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel terus melakukan persiapan di segala aspek salah satunya dengan peningkatan kemampuan personel melalui latihan.

Adapun latihan peningkatan kemampuan yang diterima oleh para pasukan Brimob Bone sebagai bentuk kesiapan melaksanakan tugas pengamanan PON XX Papua ini ialah latihan menghadapi aksi anarkis yang mungkin terjadi saat PON ke XX berlangsung. Latihan yang diberikan nama latihan Detasemen Anti Anarkis 45 dilaksanakan dengan menerapkan materi latihan terbaru yang diperoleh dari Pusat Pendidikan Brimob Watukosek.

Hal tersebut diungkapkan oleh Komandan Batalyon ( Danyon ) C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan,S.Sos. yang ditemui usai latihan sore tadi Selasa, 7 Sept 2021.

Menurut dia, sejak ada informasi terkait pelibatan personel Batalyon C Pelopor dalam pengamanan PON ke XX di Papua beberapa waktu yang lalu, dirinya langsung mempersiapkan segala sesuatunya mulai kekuatan personel, kesiapan perlengkapan hingga latihan peningkatan kemampuan sebagai wujud kesiapan Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel dalam mengamankan PON XX di Provinsi Papua.

“ Untuk materi latihan peningkatan kemampuan sendiri saya telah memerintahkan kepada anggota yang baru selesai mengikuti pendidikan kejuruan Penyelesaian Konflik Secara Humanis di Pusdik  Brimob untuk membagikan ilmu yang telah diperoleh kepada seluruh personel Batalyon C Pelopor sehingga nantinya dapat diaplikasikan saat pelaksanaan tugas di lapangan, termasuk tugas pengamanan PON di Papua,” ungkap Danyon yang beken dengan sebutan Danyon Tindizzz ini.


Terpisah, hal senada juga disampaikan oleh Komandan Satuan Brimob Polda Sulsel Kombes Pol. Muhammad Anis,P.S.,S.I.K.,M.Si. yang menyebutkan bahwa seluruh personel Satbrimob Polda Sulsel telah melakukan persiapan yang sangat matang untuk mendukung kelancaran pelaksanaan PON XX Papua.


” Dari 211 personel Satbrimob Polda Sulsel yang akan terlibat dalam pengamanan PON XX Papua nanti, sebagian besar personelnya berasal dari Batalyon-Batalyon Pelopor jajaran Satbrimob Polda Sulsel. Meskipun demikian melalui pelatihan-pelatihan yang diberikan, kami yakin bahwa seluruh personel kami ini telah siap mengamankan  jalannya  PON XX Papua sebagai wujud dari Bhakti Brimob Untuk Indonesia,” pungkas Muhammad Anis…(*).

Editor. Bang Fly