suherman

Walkot Tempuh Semua Upaya Tekan Menyebaran Virus, RSUD Daya Akan jadi RS Khusus Covid di Makassar

NEWSULSEL.online, MAKASSAR – RSUD Daya Makassar akan dijadikan rumah sakit khusus pasien Covid-19. Pemerintah akan melengkapi fasilitasnya agar mampu menampung pasien positif di daerah tersebut dan sekitarnya.

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Danny Pomanto mengatakan, lonjakan kasus Covid-19 beberapa pekan terakhir ini menjadi perhatian serius. Karena itu perlu upaya mengendalikan laju penularannya.

“Semua upaya akan kita tempuh dan sekarang RSUD Daya juga akan kita tingkatkan fasilitasnya,” kata Danny Pomanto di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu 4 Agust 2021.

Dia mengatakan, salah salah satu upaya yang dilakukannya dalam mengatasi lonjakan kasus ini dengan menambah ketersediaan tempat tidur atau bed occupation rate (BOR) untuk perawatan pasien positif.

Menurutnya, ketersediaan tempat tidur menjadi hal penting yang harus dilakukan secara cepat karena data peningkatan kasus yang setiap harinya juga semakin tinggi.

Selain ketersediaan tempat tidur, dia juga sudah memfungsikan KM Umsini sebagai tempat isolasi apung terpadu bagi warga yang suspect Covid dan mereka yang berstatus tanpa gejala atau bergejala ringan.

Namun perawatan rumah sakit tetap harus dimaksimalkan. Ruangan khusus pasien Covid-19 akan ditempatkan di dua lantai, yakni lantai 3 dan 4 rumah sakit seperti yang sudah berjalan sekarang ini…(*).

Lp. Bang Fly
Editor. Andi PW

Polisi Ringkus Pelaku Pembacokan Seorang Pria di Sinjai Hingga Tewas Usai Ceksok

NEWSULSEL.online, SINJAI – Seorang pria berinisial AL (40) di Sinjai, Sulawesi Selatan (Sulsel), jadi korban pembunuhan. Dia tewas dibacok menggunakan parang setelah sempat cekcok dengan pelaku di salah satu rumah bernyanyi.

Kapolres Sinjai AKBP Iwan Irmawan membenar kejadian tersebut dan menyebut pelaku berinisial IM (38). Peristiwa itu terjadi di Kelurahan Balangnipa, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, Selasa 3 Agust 2021 sekitar pukul 02.45 Wita.

“Peristiwa diawali dengan selisih paham antara pelaku dan korban di salah satu rumah bernyanyi, meski akhirnya keduanya sama-sama pulang. Namun dini hari itu juga, pelaku mendatangi dan menganiaya korban saat berkumpul bersama rekan-rekannya, pelaku mengamuk membabi buta menggunakan sebilah parang, kemudian meninggalkan TKP,” jelas Iwan kepada wartawan media ini, Rabu 4 Agust 2021.

Menurut Kapolres Sinjai pelaku langsung kabur setelah membacok korban hingga tewas. Namun tak butuh waktu lama, polisi berhasil meringkus IM di Kabupaten Bone.

“Pelaku pembunuhan ini kabur ke rumah keluarganya di Kecamatan Tonra, Kabupaten Bone. Alhamdulillah, berhasil diamankan tanpa perlawanan dan kini telah berada di Mapolres Sinjai guna proses penyidikan lebih lanjut,” ucapnya.

Dia menghimbau masyarakat dan keluarga korban tetap tenang. Dia memastikan pelaku akan diproses hukum.

“Untuk masyarakat yang ada di Jalan KH Agus Salim dan sekitarnya, tetap menahan diri. Percayakan penanganan kasus ini kepada polisi. Kami berkomitmen akan memproses hukum tersangka sesuai dengan hukum yang berlaku,” pungkasnya…(*).

Lp. Suardi
Editor. Andi PW

Ungkap Aksi Tarung Bebas di Makassar: Polisi Amankan Sejumlah Orang Yang Diduga Terlibat

NEWSULSEL.online, MAKASSAR – Aparat Kepolisian Polda Sulsel berserta jajarannya ungkap aksi kasus tarung bebas, viral di Media Sosial belang hari ini terlihat di salah satu akun Instagram Selasa 3 Agust 2021 mempromosikan foto terkait pertaungan bebas, (Makassar Street Fight).

“Kita sudah melakukan penyelidikan bahwa benar kejadian yang beredar dalam video tersebut terjadi di Makassar,” jelas Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E. Zulpan, Rabu 4 Agust 2021.

Menurut Zulpan pihaknya telah mengetahui lokasi tempat pertarungan bebas itu dan akan melakukan tindakan tegas terhadap pelaku yang mengadakan pertarungan ini.

“Lokasi viral yang ada di video itu kita sudah menemukannya yaitu di Jalan Ince Nurdin, Makassar, yang dilaksanakan di awal bulan Agustus yang lalu,” kata Zulpan.

Zulpan menyebut, dalam kegiatan ini orang yang akan menjadi penonton harus mendapatkan atau masuk dalam grup Makasar Street Fight dengan membayar registrasi kepada panitia.

“Setiap penonton yang terlihat di dalam video itu pun adalah orang-orang yang memang sudah teregistrasi oleh panitia untuk bisa menyaksikan pertarungan itu dengan harga Rp10 ribu,” ujar Zulpan.

Selain itu, kata Zulpan, peserta yang akan mengikuti pertarungan juga harus membayar biaya registrasi atau pendaftaran.

“Peserta yang bertarung ini juga wajib membayar registrasi Rp 50 ribu Kemudian setelah itu panitia akan mengatur pertarungan kepada para peserta yang telah mendaftar di mana nanti pemenang pertarungan akan memperoleh uang Rp1,5 juta,” ungkap Zulpan.

Dari informasi yang di himpun Newsulsel.online, sejumlah orang yang terlibat kegiatan tersebut telah di amankan aparat kepolisian, sayang Kasat Reskrim Polrestabes Makassar Kompol Jamal Fathur Rakhman yang hendak di konfirmasi, terkait masalah tersebut tak menjawab telepon wartawan siang tadi…(*).

Lp. Bang Fly
Editor. Andi PW

OKNUM KUA PALLANGGA DIDUGA PUNGLI BUKU NIKAH, INI REAKSI KEPALA KUA PALLANGGA GOWA

NEWSULSEL.online, GOWA – Dimasa Pandemi covid 19 juga membuat aksi pungli kembali terjadi, seperti di instansi kantor urusan agama (KUA) Pallangga kabupaten Gowa Sulawesi Selatan. Rabu 4 Agust 2021.

Saat awak media ini melakukan investigasi terkait informasi yang beredar bahwa untuk mengurus ulang buku nikah yang rusak atau hilang dikenakan biaya, sehingga faktanya saat mendatangi kantor KUA Pallangga salah satu oknum staf berinisial daeng A langsung meminta biaya sebesar 300 ribu rupiah kalau mau buku nikah yang rusak atau hilang diganti.

Selain itu oknum tersebut menjelaskan biaya tersebut untuk disetor ke kantor Kemenag Gowa baru buku penggantinya bisa keluar.

Aksi Oknum ini sendiri saat dikonfirmasi kepada Kepala KUA Pallangga Mulkan, S.Ag menuturkan saya selaku KUA Pallangga akan menjatuhkan sanksi pembinaan terhadap oknum tersebut karena saya sering sampaikan kesemua pegawai tidak ada dan tidak dibenarkan meminta biaya terkait pelayanan masyarakat utamanya pelayanan pergantian buku nikah yang rusak dan hilang itu gratis. jadi tidak ada itu biaya yang dibebankan masyarakat terkait buku nikah rusak atau hilang.

Sementara itu melalui pesan singkat WhatsApp, Kepala Kantor Kemenag Gowa, Hj. Adliah Syukri, yang sebelumnya dijadikan jualan alasan sang oknum meminta biaya mengungkapkan:

“Buku Nikah yang Rusak atau hilang bisa di ganti dengan duplikat asalkan di buktikan : 1. kl rusak buku nikah, membawa buku nikahnya yg asli , 2. Kl hilang, membawa surat keterang hilang dari Kepolisian setempat, 3. Biaya gratis,” jelas Hj. Adliah

Terkait masalah dugaan ada pungutan liar (Pungli) di KUA Pallangga Gowa Hj Adliah Syukri mengatakan akan konfirmasi kepada KUA yang bersangkutan tulisnya via Whatsappnya…(*).

Lp. Enal
Editor. Andi PW

Polisi Gagalkan Transaksi 1 Kg Sabu Di Gowa, Pelaku Ditangkap Saat Ambil Paket di Pos Security

NEWSULSEL.online, MAKASSAR – Ditresnarkoba Polda Sulsel gagalkan transaksi 1 kilogram sabu sabu di perumahan yang ada di Kab Gowa, Sulsel. Meskipun pelaku memesan sabu dengan modus menggunakan alamat palsu.

“Ya benar, kami baru saja berhasil mengamankan seorang terduga penyalahgunaan narkoba berikut barang haram yang diduga narkoba jenis sabu di Jl Yusuf Bauty Perumahan Citra Garden Kab Gowa,” kata Kombes Pol E Zulpan kepada wartawan, Selasa 3 Agust 2021.

Pelaku ditangkap di Jl Yusuf Bauty Perumahan Citra Garden, Kab Gowa, Senin 2 Agust 2021. Ia mengatakan petugas mengamankan seorang berinisial FA (27), terduga tindak pidana penyalahgunaan peredaran narkotika jenis sabu.

“Barang bukti 1 (satu) bungkus berisikan bening kristal yang diduga berisikan sabu seberat 1 kg,” jelas E Zulpan.

Menurut E Zulpan penangkapan itu berdasarkan informasi yang diterima polisi bahwa di perumahan Citra Garden rumah FA (27) sering terjadi transaksi narkoba dengan cara menerima paket via jasa kurir pengantaran, selalu memakai alamat palsu sehingga paket yang di antar kurir itu menitipkan paketnya di pos security.

Polisi lalu melakukan penyelidikan di Perumahan Citra Garden, saat FA menuju pos Security mengambil paket tersebut, dengan cepat anggota langsung lengkap tersangka yang memegang dan mengambil paketnya berupa 1 (satu) kardus snack di Pos Security.

“Saat Kardus tersebut dibongkar, ditemukan beberapa bungkus makanan ringan berupa bipang, sabun batangan 4 batang, 1 bungkus teh China warna Kuning berisi bahan bening kristal diduga sabu seberat 1 kg,” terang E Zulpan.

Dari hasil interogasi pelaku mengaku paket tersebut dipesan dari RF di jalan Sungai Saddang, namun Polisi tak temukan RF di rumah tersebut yang kini jadi DPO, FA pun dibawah ke Mapolda Sulsel tuk pemeriksaan lebih lanjut…(*)

Lp. Asril
Editor. Andi PW

 

 

 

Presidem Perpanjang PPKM, Wali Kota Makassar & Bupati Gowa Selaraskan Pemutusan Virus Covid-19

NEWSULSEL.online, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Danny Pomanto menerima kunjungan Bupati Gowa, Adnan Puncharita di Kediaman pribadinya, di Jalan Amirullah, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa 3 Agust 2021, tuk menindak lanjuti keputusan Presiden, Jokowi terkait perpanjangan PPKM Level 4 di sejumlah daerah.

“Hari ini saya mendatangi pak Wali untuk koordinasi soal penyelarasan waktu PPKM sebelum beliau menandatangani konsep tersebut. Kami mau selaraskan waktu buka tempat usaha. Biar tidak terjadi kebingungan warga Gowa dan Makassar. Karena warga saya 45 persen beraktivitas di Makassar begitupun sebaliknya,” kata Adnan.

Selain membahas penyelarasan waktu. Adnan juga berbagi pengalaman dengan Danny terkait penanganan penyebaran virus corona di Kota Makassar yang mengalami fluaktuatif. Hal ini mengingat Makassar memasuki level 4 dan Gowa berada pada level 3.

“Alhamdulillah saya diterima dengan baik dan meminta konsep PPKM kota Makassar. Kita butuh koordinasi yang apik untuk memutus rantai covid ini disemua aspek, apalagi kita nanti akan membangun posko-posko di perbatasan,” jelasnya.

Sementara, Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Danny Pomanto mengatakan isi draf PPKM hampir sama dengan sebelumnya. Namun, dalam aturan PPKM terbaru pihaknya akan menekankan aturan terkait protokol kesehatan.

“Saya terima kasih pak Bupati Gowa ini berkunjung. Karena suatu masalah bisa selesai jika kita saling koordinasi. Terutama dalam ketegasan mengenai prokes sehingga Makassar aman Gowa aman. Bicara metropolitan. Saya kira kalau di lihat pasalnya tidak ada bedanya, cuma penerapannya lebih selaras dan lebih tegas antara Gowa dan Makassar,” katanya.

Penerapan PPKM kali ini, kata Danny lebih mendengarkan permintaan masyarakat dengan metode pertimbangan protokol kesehatan.

“Kita akan pantau terus pelaku usaha yang beroperasi. Misalnya, secepatnya insyaAllah Gowa akan menerapkan metode swab antigen yang sama dengan metode kita. Jadi saya kira sekarang ini pemimpin harus berkomunikasi detil. Tetap berkoordinasi juga dengan TNI Polri,” katanya.

Danny berharap koordinasi pada kondisi “darurat” seperti ini bisa mempercepat pemutusan penyebaran covid-19 dalam berbagai program yang tengah digencarkan di masing-masing daerah…(*)

Lp. Rosita
Editor. Andi PW

Pengelola Rumah Makan: Diduga Makan Uang Parkir di Badan Jalan

NEWSULSEL.online, Makassar – Seorang juru parkir di depan Rumah Makan Menara jalan Toddopuli Makassar mengeluhkan nasibnya, terkait storan parkir yang biasanya di berika ke pengelaola PD Parkir Raya. kini harus di stor ke Pengelola rumah makan.

Hal tersebut di ungkap Aswan Jukir yang tinggal di seputar jalan Toddopuli mengatakan. Dulu saya langsung menyetor ke Pengelola PD Parkir, sebesar 10.000 perhari, sekarang harus menyetor ke pengelola RM Menara 30.000 perhari meskipun hasil parkir depan warung di badan jalan Toddopuli tidak mencukupi.

“Olehnya saya berharap pihak PD Parkir Raya Makassar, mengevaluasi kondisi yang ada, dan memikirkan nasib kita yang juga Terdampak Pandemi begini. jangan mi pengelola rumah makan, makan uang parkir yang kita pungut di Daerah milik jalan Toddopuli.” Ungkap Aswan kepada wartawan media ini saat mampir makan di Sop Saudara Ta, Selasa 03 Agust 2021.

Hingga berita ini di terbitkan Newsulsel.online, pihak rumah makan yang dituding makan uang parkir dari seorang jujur di jalan Toddopuli belum dapat di konfirmasi terkait tudingan tersebut…(*).

 

Lp. Bang Fly
Editor. Andi PW

Ungkap Kasus Tabrak Lari Pesepeda di Makassar, Polisi Panggil Kadinas Sosial Kab Takalar

NEWSULSEL.online, MAKASSAR – Penyidik Laka Polres Pelabuhan menjadwalkan pemeriksaan terhadap Kepala Dinas Sosial dan PMD Kabupaten Takalar, H Baso terkait kasus tabrak lari pesepeda yang dilakukan seorang pengemudi mobil rescue berinisial SB yang mengakibatkan luka di bagian wajah korban.

Pelaku tabrak lari saat ini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mapolres Pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan, setelah sebelumnya pihak kepolisian menjemput sipelaku di kantor Dinas Sosial Takalar.

“Hari ini kita sudah membuat dan melayangkan panggilan dulu,” kata Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Muhammad Kadarislan kepada Sabtu 31 Juli 2021.

Menurut Kadarislan rencana pemanggilan Kadis Sosial dan PMD Takalar oleh pihaknya sebab pada saat kejadian, H Baso turut berada di dalam mobil rescue itu.

“Senin besok baru kita periksa kadisnya,” kata Mantan Kapolres Bone itu

Meski demikian, jika antara pelaku dengan korban ingin menyelesaikan perkara ini secara kekeluargaan, kata Kadarislam, itu menjadi hak kedua belah pihak.

“Itu urusan antara korban dan terlapor. Yang sementara kami mendalami kasusnya,” jelas Kadarislan

Sebelumnya, diketahui sebuah kendaraan milik Kementerian Sosial (Kemensos) sempat viral medsos gegara tertangkap kamera pemantau CCTV menabrak seorang pesepeda di Jalan Nusantara, Kecamatan Wajo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Rabu 28 Juli 2021.

Setelah menabrak pesepeda, pengedara mobil Dinas Sosial kabur meninggalkan korban yang tergeletak di badan jalan. Belakangan diketahui, ternyata tak hanya SB yang ada di kendaraan dinas tersebut. Namun, Kepala Dinas Sosial dan PMD Takalar, H Baso juga berada di dalam mobil rescue saat itu.

“Olehnya saat ini, pelaku tabrak lari pesepeda bersama barang buktinya, mobil rescue milik Dinas Sosial Ka Takalar telah diamankan di Mapolres Pelabuhan Makassar”.ungkapnya…(*).

Lp. Rosita
Editor. Andi PW

Polisi Amankan Sejumlah Remaja Yang Asyik Pesta Miras di Gedung Islamic Centre Pangkep

NEWSULSEL.online, PANGKEP – Aparat Sabhara Polres Pangkep mengamankan sejumlah remaja yang asyik berpesta miras dan puluhan botol minuman keras berbagai mekr di Gedung Islamic Centre Pangkep Sulawesi Selatan (Sulsel) Sabtu 31 Juli 2021.

Kasat Sabhara Polres Pangkep, Iptu Imran menuturkan ke tujuh remaja yang asyik berpesta miras disana berhasil digelandang ke Mapolres Pangkep, bersama barang bukti ratusan botol minuman keras.

“Kita temukan beberapa remaja yang sementara minum-minum di sini. Serta kita dapati juga ada beberapa botol miras disini,” jelasnya

Menurut Kabag Umum Setda Pangkep, Lukman Murtala mengatakan pihaknya tidak tahu menahu apabila sekretariat di Gedung Islamic Centre itu digunakan untuk kegiatan terlarang.

“Ini ilegal. Kita tidak pernah berikan fasilitas ruangam disini untuk mereka,” jelasnya…(*).

Lp. Putra Tb
Editor. Andi PW

Polisi: Demo Dugaan Pembiaran Tugu Pahlawan, ‘Tak Ada Bentrok, Warga Gowa Jangan Terprovokasi’

NEWSULSEL.online, GOWA – Personil Polsek Bajeng Polres Gowa dipimpin Kapolsek Bajeng Polres Gowa Akp Al Habsy, SH, melaksanakan pengamanan aksi unjuk rasa dari Aspirasi Pelajar dan Mahasiswa Bajeng (APMB) bertempat di Jalan Poros Panciro Takalar (Depan Kantor Desa Panciro), Kec. Bajeng Kab. Gowa, Jum’at 30 Juli 2021 siang.

Pengamanan aksi unjuk rasa melibatkan personil gabungan dari personil BKO Polres Gowa, Koramil 06/Bajeng, Polsek Bajeng, Polsek Barombong serta Polsek Bontonompo.

Aksi Demo yang dilakukan oleh Aspirasi Pelajar dan Mahasiswa Bajeng (APMB) terkait kondisi tugu pahlawan yang berada di samping Kantor Desa Panciro ini, dibiarkan terbengkalai oleh pemerintah.

Jadi saya tegaskan bahwa, aksi unjuk rasa siang tadi hanya sebatas mempertanyakan kondisi tugu pahlawan sesuai orasi yang ada, jelas Kapolsek Bajeng.

Kapolsek Bajeng Akp Al Habsy, SH menambahkan pengamanan gabungan ini sebagai upaya untuk mencegah terjadinya hal hal yang tidak diinginkan, termasuk bentrok maupun aksi anarkis, tambahnya.

“Pengamanan dan Pengawalan Aksi ini sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) pengamanan Kepolisian, guna memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat baik untuk peserta aksi maupun warga sekitar,” tegas Kapolsek

Kepada semua pihak dihimbau tidak terprovokasi jika ada upaya propaganda di Media Sosial atas aksi unjuk rasa siang tadi dan kami pastikan pelaksanaan aksi unjuk rasa berjalan aman dan damai tanpa ada tindakan anarkis apalagi penyerangan terhadap warga,

“Tidak ada aksi anarkis saat unjuk rasa tadi, masyarakat tak perlu terprovokasi,”
pungkas kasubag humas Polres Gowa AKP. M. Tambunan saat dikonfirmasi terpisah…(*)

Lp. Asril
Editor. Andi PW