suherman

PPKM Level 4 di Makassar, Tempat Makan Bisa Buka Sampai Jam 10 Malam

NEWSULSEL.online, MAKASSAR – Perpanjangan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), berdasarkan Surat Edaran Nomor: 943.01137/S.Edar/Kesbangpol/VII/2021, dimasa Pandemi Covid -19. Pengaturannya di sesuaikan kondisi yang ada pengaturannya ke Pemerintah Daerah.

Operasional untuk kegiatan makan dan minum di tempat publik pada pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 4 yang berlangsung sejak 26 Juli – 2 Agustus 2021, dengan kapasitas maksimal 25 persen dengan jam operasional hingga pukul 22.00 WITA.

Walikota Makassar Moh Ramdhan Danny Pomanto mengakui PPKM Level 4 ini justru lebih longgar pada tempat usaha makan dan minum. Tapi tempat-tempat makan dan minum tetap wajib menerapkan protokol kesehatan ketat.

“Saya pikir kita buat kebijakan bahwa, karena kalau kita stop jam 9 tidak efektif juga. Kalau jam 10 orang sudah tanggung.  Jadi kalau sudah diatur pemerintah daerah waktunya maka saya kira jam 10 paling bijak dalam hal ini,” kata Danny di Makassar, Senin 26 Juli 2021.

Menurut Danny pelonggaran ini dimaksudkan agar pelaku usaha lebih maksimal dalam mencari nafkah di tengah kondisi pandemik COVID-19 yang belum usai.

“Saya kira bijak sekali jika sampai jam 10 karena saya kira di atas jam 10 orang sudah tidak makan lagi, saya kira begitu” jelasnya.

Kendati demikian, Danny akan menurunkan Satgas Raika untuk pastikan semua tempat makan dan minum telah menerapkan protokol kesehatan.

“Pedagang kaki lima, toko kelontong, pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, pasar burung, pasar basah, pasar batik, bengkel kecil, cucian kendaraan lain diizinkan dibuka dengan protokol kesehatan yang diatur oleh pemerintah daerah,” ujar Danny…(*).

Lp. Rosita
Editor. Andi PW

ULP Kanim Makassar di Jl Sultan Alauddin Tutup, Selanjutnya Layanan Paspor Di Imigrasi Daya

NEWSULSEL.online, MAKASSAR – Unit Layanan Paspor (ULP) Kanim Makassar di Jalan Sultan Alauddin terakhir berikan layanan, Jumat 23 Juli 2021. Selanjutnya Permohonan pelayanan Paspor  hanya dilakukan di Kantor Imigrasi yang berada di jalan poros Daya Bandara.

Hal tersebut disampaikan Kadiv Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Sulsel, Dodi Karnida Jumat 23 Juni 2021 di Kanwil Kemenkumham Sulsel.

“Penunutupan pelayanan paspor di ULP sehubungan dengan relokasi ULP ke daerah Gowa, yang direncanakan dapat mulai beroperasi pada tanggal 17 Agust 2021. Mulai Senin, 26 Juli 2021 ULP hanya melayani masyarakat yang akan ambil paspor saja,” Kata Dodi.

Menurutnya, relokasi ini bertujuan untuk lebih mendekatkan layanan keimigrasian ke masyarakat. “Misalnya mempermudah masyarakat Gowa, Takalar dan masyarakat dari bagian selatan lainnya untuk memohon Paspor,” Ungkap Dodi.

Dia berharap masyarakat Gowa dan masyarakat lain, dari bagian selatan dapat lebih mudah dan murah dalam mengurus permohonan paspornya…(*).

Lp. Rosita
Editor. Andi PW

Polisi Amankan Sejumlah Orang Gegara Gelar Aksi Demo Penolakan PPKM Darurat

NEWSULSEL.online, JAKARRTA – Anggota Polri di Wilayah Polda Metro Jaya mengamankan sejumlah orang yang diduga Provokator, menyusul ada kabar rencana aksi unjuk rasa tolak PPKM, yang akan berlangsung di kawasan Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Sabtu 24 Juli 2021.

Kabiro Operasi Polda Metro Jaya. Kombes Pol Marsudianto

Kelapa Biro Operasi Polda Metro Jaya, Kombes Pol Marsudianto. membenarkan kejadian tersebut kepada Wartawan saat dikonfirmasi

“Iya, beberapa beberapa orang di amankan” kata Marsudianto. Namun, Ia tidak mengungkapkan jumlah orang yang diamankan tadi pagi.

Menurutnya Marsudianto pihak kepolisian sedang mendalami peran masing-masing orang yang diamankan. “Masih didalami oleh penyidk, apa peran mereka tetapi yang jelas ini kan masih PPKM darurat,” sambungnya.

Dia jugu belum bisa memastikan apa perang sejumlah orang yang diamankan. apakah mereka itu sebagai provokator atau mereka membawa senjata tajam. “Kalau mereka memang diamankan karena barang bukti lain yang mungkin akan menjadi tersangka,” ungkap Marsudianto…(*).

Lp. Putri
Editor. Andi PW

Komandan Satuan Denhub Divif 3 Kostrad Pimpin Langsung Aksi ‘Kostrad Peduli’

NEWSULSEL.online, MAKASSAR – CAKRA…masyarakat sambut bahagia dengan adanya kegiatan KOSTRAD PEDULI dimana pada hari Jum’at 23 Juli 2021 Divif 3 Darpa Cakti Yudha Kostrad melaksanakan kegiatan KOSTRAD PEDULI dengan membagikan makan (nasi box) kepada masyarakat diberbagai titik wilayah Kota Makassar dan Wilayah Kab. Gowa.

Dalam kegiatan tersebut dibagi dalam dua gelombang tugas dimulai dari pukul 07.00 Wita s/d 11.30 Wita dan dilanjutkan Pukul 13. 15 Wita s/d 17.00 Wita dengan pembagian wilayah sasaran tugas, gelombang pertama didaerah desa Sokalia, Balang-balang Bontomaranu Kab. Gowa dan Wilayah A.P. Pettarani Makassar.

Sedangkan gelombang dua meliputi Wilayah tugas daerah Bili-bili poros Malino, wilayah Sungguminas Kab. Gowa dan wilayah Pelabuhan Makassar.

Dari pantaun kami dilapangan terlihat yang sedang melaksanakan KOSTRAD PEDULI adalah Denhub Divif 3 Kostrad yang merupakan Satuan jajaran Divif 3 Kostrad, dengan dipimpin langsung oleh Komandan Detasemen Perhubungan Divisi Infanteri 3 Kostrad Mayor Chb Khairul Fauzar Marpaung dengan wilayah tugas KOSTRAD PEDULI didaerah Bili- Bili poros Malino.

kegiatan sosial kemanusian ini mempunyai maksud dan tujuan tidak lain adalah untuk berbagi kebahagian kepada masyarakat sekitar dalam mengatasi kesulitan rakyat dimasa Pandemi Corona (Covid -19) yang sama kita rasakan, lebih lanjut disampaiakan,

” Jangan dilihat berapa dan apa yang kita lakukan namun sekecil apapun dan berupa apapun yang sudah kita lakukan dan berguna bagi kepentingan sesama masyarakat, rakyat bangsa dan negara Indonesia”, pungkasnya.

Dalam kegiatan sosial kemanusiaan KOSTRAD PEDULI tersebut juga merupakan implementasi dari Wajib TNI khususnya yang ke – 8 ” menjadi contoh dan memelopori usaha usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya”, yang berakhir dengan aman tertib terkendali serta tetap melaksanakan Protokol Kesehatan. SALAM SEHAT …CAKRA..KOSTRAD DARMA PUTRA…(*).

 

PPKM: TNI-Polri Bagi Sembako, Sasar Masyarakat Bawah Terdampak Pandemi di Makassar

NEWSULSEL.online, MAKASSAR – Polrestabes Makassar bersama Kodim 1408/BS Makassar menyalurkan paket bantuan sosial kepada warga Kota Makassar, di tegah Pemberlakuan Pambatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Kombes Witnu Urip Laksana mengatakan, sejauh ini setidaknya sudah ada seratusan paket sembako yang disebar untuk kalangan masyarakat bawah.

“Penyaluran bantuan sosial berupa sembako dibagikan kepada para Bhabinkamtibmas dan Babinsa ke wilayahnya masing-masing dengan sasaran kepada masyarakat yang terdampak (PPKM),” kata Witnu via keterangan tertulisnya, Jumat 23 Juli 2021.

Witnu mengatakan, penyebaran sembako isi beras, gula, minyak, hingga mie instan mulai didistribusikan sejak 17 Juli 2021 lalu. Pendistribusian menyasar orang-orang yang perekonomiannya terdampak PPKM. Misalnya para pedagang kaki lima hingga pekerja serabutan.

“Ini bentuk perhatian kita bisa melihat bagaimana potret masyarakat kita selama PPKM Mikro ini diberlakukan, artinya ada masyarakat kita yang terbebani dan ada masyarakat-masyarakat yang terdampak,” ucap Witnu.

Witnu menjelaskan, pendistribusian sembako untuk warga terdampak ini, merupakan bentuk keprihatinan dari intitusi Polri dan TNI. Masyarakat yang biasanya beraktivitas untuk mencari nafkah di luar rumah sementara dibatasi akibat kondisi pandemik COVID-19.

“Sekali lagi saya berharap kita terus bisa menyampaikan kepada masyarakat bahwa dampak kesehatan yang berkaitan dengan COVID-19 ini tetap menjadi proritas utama agar masyarakat kita tidak terpapar secara terus menerus,” kata Witnu.

Komandan Kodim Kota Besar 1408/BS Makassar, Kolonel Kav Dwi Irbaya, menyatakan bersyukur pihaknya bisa membantu masyarakat terdampak pemberlakuan PPKM. Meski sederhana, bantuan ini diharapkan dapat mengurangi dan meringankan beban masyarakat.

“Kami juga mengingatkan tetap jaga kesehatan, kita masih berdiri di sini Alhamdulillah kita masih diberi kekuatan. Tetap pedomani protokol kesehatan dan tetap jaga kesehatan,” ujarnya…(*).

Lp. Asril
Editor. Andi PW

 

Senin Depan, Pasien OTG Covid-19 di Makassar Mulai Diisolasi Diatas Kapal Pelni

NEWSULSEL.onlime, MAKASSAR – Kapal Umsini milik PT Pelni dikabarkan akan mulai dioperasikan sebagai lokasi tempat isolasi apung pasien Covid-19 OTG, bergejala ringan di Makassar, Sulawesi Selatan, Senin depan.

Kapal yang dapat menampung 804 orang menurut Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Danny Pomanto hanya akan isi setengahnya dari kapasitas tampung dan hanya pasien Covid-19 yang menjalani isolasi harus benar-benar yang bergejala ringan.

Walikota bersama Wakil Walikota Makassar saat mengecek kapal yang akan di gunakan tuk isolasi apung

“Target saya yang naik pertama maksimum 500 orang pasien dulu, mumpung kapalnya masih sandar. Insyaallah hari Senin kita akan mulai fungsikan,” kata Danny usai menggelar rapat koordinasi di Balai Kota Makassar, Rabu 21 Juli 2021.

Menurut Kepala Kantor Cabang Pelni Makassar, Ahmad Sadikin, katakan pihaknya sejak awal siap mendukung program isolasi apung pertama di Indonesia. Karena itu PT Pelni menyediakan kapal Umsini supaya digunakan sebagai lokasi isolasi terpusat di Makassar. Soal kelengkapan, itu urusan Pemkot.

Peminjaman Kapal PT Pelni tersebut karena melihat adanya lonjakan kasus COVID-19 di Makassar, dukungan Kementerian Perhubungan dan kerjasama dengan Pemerintah Kota Makassar

“Olehnya kita siapkan kapal Umsini ini dan sudah port stay-kan, mulai tanggal 14 Juli 2021 kemarin,” kata Ahmad via telepon saat di konfirmasi media ini.

Ahmad menyebutkan kapal Umsini sebenarnya mampu menampung hingga 2.000 penumpang. Namun selama masa pandemik COVID-19, maka jumlah kapasitasnya dikurangi 50 persen.

Dia juga menyebutkan tidak hanya kapasitas penumpang saja yang dikurangi tapi juga jumlah kru kapal yang bertugas dikurangi menjadi 50 persen.

“Kru kapal permintaan dari tim wali kota minta setengahnya aja 50 persen. Jadi kita lagi ditindak lanjuti, otomatis kita akan pilih kru-kru yang dalam keadaan sehat. Kan kita juga ada rasa kekhawatiran,” katanya…(*)

 

Lp. Asril
Editor. Andi PW

Makassar Perpanjang PPKM, Tiadakan Resepsi Nikah Picu Keresahan Masyarakat

NEWSULSEL.online. MAKASSAR –Pemerintah Kota Makassar Sulawesi Selatan, kembali memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro, setelah Masa PPKM berakhir, Selasa 20 Juli 2021.

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Danny Pomanto mengatakan, semua aturan yang berlaku pada PPKM mikro sebelumnya masih berlaku pada perpanjangan kali ini.

“Ini sama dengan perintah Bapak Presiden kemarin dan baru tadi lagi kami terima ini kelihatannya hampir sama,” kata Danny usai gelar rapat koordinasi di Balai Kota Makassar, Rabu 21 Juli 2021.

Aturan baru perpanjangan PPKM kali ini ada muncul terkait pernikahan. Namun Danny mengungkapkan aturan lengkapnya masih disusun. Dia juga baru akan meneken surat edaran resmi.

“Bedanya PPKM kali ini adalah resepsi pernikahan ditiadakan sementara, aturan yang lain hampir sama,” jelas Danny.

Danny pun tak menampik aturan soal pernikahan ini akan menuai keresahan dari masyarakat. Terutama bagi warga yang sudah merencanakan acara resepsi pernikahan sejak jauh hari, dan sudah menyebar undangan.

“Saya coba mengatur ini barang. Bagaimana kalau sudah ada undangan, tinggal bagaimana protokol kesehatannya,” kata Danny.

Agar tidak tak terjadi keributan saat penertiban PPKM. Danny pun meminta Satgas Raika untuk bertindak lebih persuasif, termasuk harus lebih bersabar.

“Jadi kemampuan komunikasi, kemampuan narasi, diksi harus diperbaiki apalagi PPKM kali ini sudah turun,” ucap Danny…(*).

Lp. Rosita
Editor. Andi PW

Mendagri: Bupati Gowa Langsung Copot Oknum Satpol PP Arogan yang Pukul Ibu Hamil

NEWSULSEL.online, JAKARTA – Menteri dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan telah menelpon Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo terkait kasus tindak arogan yang dilakukan oknum satpol PP pada seorang ibu hamil.

Pada konferensi pers, Sabtu 17 Juli 2021, Tito mengatakan penindakan terhadap oknum satpol PP di Gowa, telah dilakukan hingga pencopotan.

“Kasus di Gowa sudah dilakukan penindakan. Saya juga sudah menelepon Bupati, pak Adnan Yasin Limpo, langsung copot oknum tersebut,” kata Mendagri.

Tito menegaskan berkaitan PPKM Darurat saat ini, Presiden Jokowi telah berikan penekanan agar dilakukan dengan cara humanis, santun, manusiawi, tidak berlebihan. Namun penertiban tetap harus dilakukan dengan tegas.

“Karena yang namanya mendisiplinkan masyarakat, ditengah perbedaan kultur dan lainnya, maka perlu ada langkah tegas, tapi sekali lagi humanis, santun, manusiawi, dan tidak berlebihan, tidak memakai kekerasan secara eksplisit,” kata Tito.

Ia tidak menampik penertiban rentan mendapat penolakan dari masyarakat. Namun ia menegaskan kepada petugas agar tidak menghilangkan nilai-nilai moril.

“Jangan menghilangkan nilai moril dari kawan-kawan, karena memang ini adalah resiko, yang penting jangan pakai emosi,” ujarnya.

Mendagri juga mengingatkan kepada Kepala Satpol (Kasatpol) PP di seluruh daerah agar tidak sampai mengulang kasus yang sama. Ka Satpol PP juga diminta agar menjaga moril anggotanya masing-masing.

“Kami sudah rapat dengan seluruh kepala daerah, kepada Ka Satpol PP, Dirjen Adwil yang menangani Satpol PP. Kasatpol PP belajar kasus di Gowa agar jangan sampai terulang kasus yang sama. Kemudian menjaga moril anggotanya masing-masing,” kata Mendagri.

“Kami juga menyampaikan penekanan mengenai tata cara penanganan PPKM dalam rangka penegakan hukum oleh Satpol PP,” lanjutnya…(*).

Lp. Putri

 

Sejumlah Pelaku Pengrusakan Pos Satpol PP di Makassar, Ter3kam Kamera Pengawas CCTV

NEWSULSEL.online, MAKASSAR – Pos Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Makassar, Sulawesi Selatan, dirusak oleh sekelompok orang tak dikenal, dengan cara dilempari pada, Sabtu 17 Juli 2021 dini hari.

Aksi perusakan terekam kamera pengawas yang berada di sekitar lokasi. Kejadiannya tidak jauh dari rumah jabatan Wali Kota Makassar. Terduga pelaku merusak pos Satpol PP terlihat melempari batu ke arah pintu dan jendela hingga pecah.

“Iya benar itu, cuma kan kita serahkan sama petugas kepolisian, untuk ambil alih itu,” kata Imam Hud, Sabtu kemarin

Pihaknya telah melaporkan ke pihak kepolisian untuk agar dapat diungkapkan pelaku pengrusakan di pos Satpol PP Makassar.

“Sementara ini kita laporkan, kemungkinan dari kepolisian sudah turung mengumpulkan bukti-bukti rekaman CCTV dan sebagainya,” jelasnya.

Selain merusak, pelaku juga meninggalkan sebuah pesan cercaan. Pesan itu ditempelkan di tembok dekat jendela yang telah rusak.

“Sebenarnya ini kan kantor bagian dari simbol negara juga, kemungkinannya dilakukan secara sistematis,” tuturnya

Sementara ini, pihak kepolisian tengah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mencari tahu identitas para pelaku…(*).

 

Lp. Rosita
Editor. Andi PW

Staf Khusus Orari Lokal Makassar, Andi Wahyuni, Serahkan I Kendaraan Operasional Tuk Sekertariat

NEWSULSEL.online, MAKASSAR – Dalam rangka mengoptimalkan pelayanan Seketariat Orari Lokal Makassar yang di resmikan penempatannya bulan lalu oleh Waka Orda Sulsel, H. Rusli Baso Amir -YB8BRZ.

A Wahyuni Maula Nyompa – YC8DBI Staf khusus Ketua Orlok Makassar Dr. H. Yusuf Gunco, SH. MH serahkan 1 Unit kendaraan operasional berupa sepeda motor baru merk Yamaha untuk sekertariat Orari Lokal Makassar, Sabtu 17 Juli 2021

Penyerahan kendaraan di terima wakil sekertaris Orlok H. Sofyan – YD8CLJ di halaman Sekertariat Orari lokal Makassar, dilakukan sekitar pukul 17:00 usai rapat internal pengurus Orlok Makassar bersama koordinator Kecamatan (Korcam) yang di bentuk.

Menurut Ketua Orari Lokal Makassar Yusuf Gunco – YC8HYG ini bentuk kepedulian isteri saya YC8DBI yang begitu peduli dengan organisasi yang saya ketuai saat ini, sehingga mengadakan sarana pendukung yang belum di miliki sekertariat.

“Kendaran operasional ini, kegunaannya untuk meningkatkan pelayan terhadap anggota amatir radio dan untuk keperluan organisasi, Orari Lokal Makassar.” jelas Ketua Lokal Makassar petang tadi…(*).

 

Lp. Bang Fly