suherman

Denhub Divif 3 Kostrad Gelar Komunikasi Sosial, Guna Wujudkan NKRI Berdaulat Dan Sejahtera

NEWSULSEL.online, MAKASSAR – Satuan Detasemen Perhubungan Devisi Infanteri 3 Kostrad (Denhub Divif 3/K) gelar Komunikasai Sosial dengan Komponen Masyarakat, tuk “merajut Persatuan dan Kesatuan Bangsa guna wujudkan Kedaulatan NKRI yang Berdaulat dan Sejahtera” Sabtu 17 Juli 2021.

Kegiatan yang digelar di Markas Detasemen Perhubungan Divisi Infanteri 3 Kostrad Pakkato, Kab Gowa,  Sulawesi Selatan sejak pukul 08:00 Wita, dihadiri pihak Balai Monitor, pengurus Orda Sulsel, pengurus Orlok Makassar dan Orlok Kab Gowa.

Komandan Datesemen Perhubungan Mayor Chb, Khairul Fauzar Marpaung, S.T pada sambutannya mengatakan, kegiatan ini terkait tuntutan tugas khusus prajurit TNI AD di Denhub

“Agar mampu menyesuaikan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,” kata Marpaung.

Pada kesempatan yang sama Ketua Orari Daerah Sulsel yang di wakili Ketua Orlok Makassar DR. H. Yusuf Gunco, SH. MH – YC8HYG mengatakan, ” Apapun keperluan terkait kegiatan Denhub Divif 3 Kostrad yang melibatkan Orari akan didukung tabpa pamrih,” ucap Yusuf Gunco disambut tepuk tangan para undangan saat memberi sambutan pada kegitan tersebut…(*).

Lp. Herman/Fly
Editor. Andi PW

Danny Pomanto Akan Bentuk Lagi Satgas Pemburu Warga Tak Bermasker di Makassar.

NEWSULSEL.online, MAKASSAR – Setelah tiga Satuan Tugas (Satgas) dibentuk, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Danny Pomanto kembali lagi  berencana membentuk satgas baru, khusus mengurus warga yang tak gunakan masker.

Menurut Danny, penerapan protokol kesehatan, utamanya memakai masker masih menjadi bagian penting dalam pencegahan penularan COVID-19. Untuk itu, perlu adanya razia masker bagi warga Kota Makassar.

“Yang penting kita akan lakukan sesegera mungkin adalah sweeping masker. Kita akan bikin satgas lagi, khusus masker yang memburu orang tidak pakai masker. Lagi saya cari namanya ini,” kata Danny, Kamis 15 Juli 2021.

Rencana membentuk satgas khusus masker itu lantaran kasus positif COVID-19 di Makassar masih fluktuatif bahkan cenderung meningkat. Dalam sepekan terakhir, kasus baru di Makassar nyaris selalu melewati angka 200 kasus dalam sehari.

“Karena masker sekarang masalahnya. Karena kemarin itu 200 berapa terus turun 134, lalu naik jadi 237, naik lagi 240. Jadi naik turun,” katanya.

Seorang warga di Jalan Bulu Kunyi, Kelurahan Maricayya Baru, Kecamatan Makassar, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, sedang berdiri di dekat spanduk imbauan agar masyarakat selalu mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah sebagai bagian dari “new normal” di masa pandemi COVID-19.

Danny mengungkapkan rencana pembentukan satgas khusus masker itu sebagai respons atas kabar bahwa perbatasan Kota Makassar bakal ditutup. Namun sejauh ini, dia menganggap kasus di daerahnya masih terkendali walau ada peningkatan.

Dia mengatakan, pihaknya rutin menganalisis data kasus positif COVID-19 di Kota Makassar. Jadi jika ada peningkatan kasus yang terus-menerus, maka bukan tidak mungkin Danny mengambil langkah penutupan perbatasan.

“Nanti coba kita lihat kalau misalnya kenaikan yang tidak terkendali, pasti kita tutup. Tapi kalau misalnya tidak ji, saya kira tetap seperti sekarang,” kata Danny…(*).

Lp. Rosita
Edutor. Andi PW

 

Bupati Tak Toleransi Tindakan Kekarasan Yang Dilakukan Okmum Satpol PP Kab Gowa

NEWSULSEL.online, MAKASSAR – Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengecam keras peristiwa pemukulan yang dilakukan oleh salah satu oknum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di Pemkab Gowa.

Hal itu disampaikan Adnan Purichta Ichsan, melalui laman lini masa akun media sosial milik-Nya. Kamis, 15 Juli 2021.

Menurutnya Ia bangak banyak menerima pesan dan telepon hari ini terkait kelakuan oknum salah satu Satpol PP di lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa.

“Mohon maaf saya tidak bisa membalas satu persatu,” tulisnya yang di unggahan di akun Isntagram (IG)@ adnanpurichtaichsan.

Terkait aksi pemukulan yang dilakukan oknum Satpol PP Kab Gowa saat lakukan penertiban penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) itu, saya menyesalkan dan tidak akan mentolerir kejadian tersebut yang bersangkutan akan kita beri sanksi, tindak tegas melali inspektrat.

” Atas nama pemerintah kab Gowa tentu menyampaikan permohon maaf sebeaar besarnya kepada korban, keluar korban, masyarakat Gowa, Masyarakat Sulawesi Selatan dan Indonesia secara keseluruhan, karena kekadian ini menyita perhatian kita semuah, In sha Allah Kasus ini kita serahkan kepenegak hukum dalam hal ini pihak Polres Gowa,” jelas Bupari Gowa

Bagaimanapun karena ini sudah masuk ranah hukum, kita serahkan sepenuhnya penanganannya ke kepolisian.

Saya tidak akan mentolerir segala bentuk kekerasan apalagi itu dilakukan oleh perangkat pemerintahan. Sejak video ini beredar semalam, saya sudah instruksikan inspektorat untuk menindak lanjuti.

Sejak awal dilakukannya penertiban PPKM, saat memimpin apel, saya selalu katakan kedepankan sikap humanis tapi tetap tegas. Tapi jangan artikan tegas itu untuk bertindak kasar.

Apapun yang berkaitan dengan kekerasan, tidak dapat dibenarkan. Segala tindakan yang tidak sesuai SOP penertiban tak akan saya tolerir. Di masa sulit seperti ini, semua mesti menahan diri dan bekerjasama. Terima kasih, tutup unggahan Bupati Gowa ini…(*)

Lp. Asril
Editor. Andi PW

 

Breaking News: Sijago Merah Hanguskan 5 Rumah Di Jl Langgau Larong 8 Makassar

NEWSULSEL.online, MAKASSAR – Entah dari mana dan apa sebabnya sekitar pukul 14:00 Wita, Sijago Merah memanikkan warga, melalap 5 rumah di Jalan Langgau Lorong 8, di Kelurahan Lompoa, Kecamatan Bontoala, Makassar Sulawesi Selata, Minggu 11 Juli 2021.

Menurut Sumber info Newsulsel.onle, 5 unit rumah yang hangus terbakar di pemukiman padat penduduk itu, pemiliknya rumah atas nama : H. Kadir, Hj. Sugi, Udin, Ra’ja dan Abdullah,.

“Ada sekitar 15 mobil pemadam kebaran yang datang, apa baru bisa di padamkan setelah bahan yang muda terbakar di semprot air di bantu penduduk yang ada”, Jelas Iqbal warga setempat petang tadi.

Hingga berita di tayangkan media ini belum ada kejelasan pasti (resmi) dari sumber yang berkompoten terkait kebakaran. yang pasti kejadian ini tidak menelan korban jiwa...(*).

Lp. Rostia
Editor. Andi PW

Kasat Lantas Polres Pangkep Pimpin Hening Cipta Indonesia Diporos JL. Sultan Hasanuddin

NEWSULSEL.online, MAKASSAR – Segala Upaya untuk mengakhiri penebaran virus Covid -19 di Negeri ini dilakukan semua pihak di Negeri yang kita cintai ini agar Bangsa ini terbesar dari Pandemi.

Seperti yang terlihat awak media ini saat melintas di poros Jl.Sultan Hasanuddin, Kab Pangkep Sulawesi Sabtu 10 Juli 2021, sekitar pukul 10:00 Wita.

Sejumlah personil Sat Lantas Polres Pangkep mengawal pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang di keluarkan serentak oleh pemerintah pusat.

Sejumlah pengguna jalan bersama personil Sat Lantas Polres Pangkep Hening Cipta Indonesia dipimpin langsung Kasat Lantas Polres Pangkep AKP Haryanto, agar Bangsa ini terbesar dari pemdemi Covid -19….(*).

 

Lp. Asril
Editor. Andi PW

Rayakan HUT Orari Ke-53, Ketua Orari Lokal Makassar Suapi DPP, Pengurus Lokal & Orda Sulsel

NEWSULSEL.online, MAKASSAR –Rayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI), ke-53 yang di gelar di kediaman Katua Orari Lokal Makassar, DR. H. Yusuf Gunco, SH. MH – YC8HYG, jalan Kumala 162 Makassar dihadiri sejulah Anggota Amatir Radio, Jumat 9 Juli 2021.

Pengurus Lokal Makassar dan Pengurus Orda Sulsel terlihat penuh kebersamaan dan keceriahan memotivasi Young Lady yang ikut Contester Of Indonesia 53 Tahun Orari QSO Party.

Usai berdoa tuk keselamatan seluruh anggota amatir radio Orda Sulsel, Makassar Ketua Orlok Makassar di dampingi sang isteri, Andi Wahyuni Nyompa – YC8BDI, tiup lilin potong kue menyuapi DPP serta Pengurus Orda Sulsel, juga Pengurus Orlok Makassar.

“Ini bentuk syukur kepada Sang Khalik dan rasa haru terhadap kepedulian kebersama yang dimiliki anggota orari khususnya yang ada di Makasaar” ucap Yusuf Gunco penuh haru tadi malam usai perayaan yang di gelar…(*).

Lp. Bang Fly

 

ABBULO SIBATANG, EDUKASI TERTIB BERLALULINTAS, SATLATAS PANGKEP HIMBAUAN PROKES COVID-19

NEWSULSEL.online, MAKASSAR – Kasat lantas Polres Pangkep AKP Haryanto, S.Sos bersama Kanit Dikyasa Satlantas Polres Pangkep IPDA Asri arif  dan personil Unit Dikyasa Bripka Rusdi, melaksanakan giat Abbulo Sibatang Kamis, 08 Juli 2021, pukul 07:00 Wita
dengan tema:

“Edukasi Tertib Terlalulintas kepada para Jajaran direksi, karyawan dan sopir PT. EMKL Topabiring”

Menurut Kasat Lantas Polres Pengkep giat ini gelar untuk memberikan pengetahuan terkait aturan undang undang no 22 Tahun 2009 tentang lalulintas dan angkutan jalan demi terciptanya situasi kamseltibcar lantas yang aman dan terkendali khususnya dalam wilayah hukum Polres Pangkep.

Selain itu Sat Lantas Polres Pangkep menghimbau seluruh Karyawan P. EMKL Topabiring, agar senantiasa mematuhi protokol kesehatan, untuk mencegah penularan virus Covid-19 dengan menerapkan 5 M yaitu.

“Mencuci tangan, Memakai Masker, Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, dan Mengurangi mobilisasi,” jelas AKP Haryanto, S. Sos…(*).

Lp. Rotita

Waka Polda Jateng Benarkan Pencopotan Kapolsek Mijen, Diduga Gegara Keporgok Dalam Mobil Goyang

NEWSULSEL.online, SEMARANG Pencopotan mendadak Kapolsek Mijen, Kompol AP ke Pamen Yanma Polda Jateng diduga terkait dengan kasus perselingkuhan yang dilaporkan oleh istrinya sendiri.

Titik, Istri AP, mengaku memergoki sendiri suaminya setelah 2 jam menguntit AP berduaan dengan wanita lain berinisal V di dalam mobil goyang di salah satu rest area tol Semarang Sabtu 3 Juli 2021 lalu.

Menurut pengakuan Titik, Ia memang sengaja mengikuti mobil suaminya hingga ke rest area tol karena sudah curiga sebelumnya. “Saya masih trauma,” jelas sang istri, Titik saat dikonfirmasi Selasa 6 Juli 2021.

Saat berada di rest area itu Titik sempat melongok ke dalam mobil suaminya namun sudah tidak ada orang. Ia kemudian memperhatikan satu persatu mobil di sana dan ternyata suaminya bersama perempuan berinisial V di mobil lain.

“Pas saya tengok kok mobil suami saya kosong. Saya cari, lihat satu per satu mobil di rest area, ternyata suami saya lagi berdua sama wanita di dalam mobil Innova. Sengaja saya tungguin, sampai dua jam lebih baru keluar,” ujar Titik.

Setelah melihat suaminya keluar, Titik berusaha mendatangi wanita berinisial V yang baru saja bersama suaminya di dalam mobil. Namun perempuan itu justru tancap gas sehingga Titik terpelanting.

“Mungkin kaget ketakutan karena mobil saya halangi, wanita itu tancap gas mobilnya. Saya mau ditabrak terus saya lompat ke kap mobil dan akhirnya terpelanting ke samping,” katanya.

Mengingat kejadian itu, Titik memohon doa agar diberi ketabahan karena dirinya mengaku masih trauma. Selain luka fisik dia juga terluka perasaan karena rumah tangga yang dibina 20 tahun ternoda.

“Hati saya hancur lebur, karena sudah ketahuan sebelumnya, minta maaf. Tapi masih diulangi,” ujarnya.

“Pelakornya V, ” imbuh Titik.

Kepolisian membenarkan kalau AP adalah Kapolsek Mijen Kota Semarang. Peristiwa itu sudah dilaporkan ke kepolisian dan masih ditangani. Pasca kejadian, hari Senin 5 Juli 2021 kemarin terbit Telegram Rahasia (TR) Nomor ST / 1490/VII/KEP/2021 yang ditandatangani Karo SDM Polda Jawa Tengah Kombes Iriansyah.

Disebutkan Kapolsek Mijen, Kompol AP dimutasi ke Pamen Yanma Polda Jateng.

“Sampai dengan sekarang masih oleh Restabes (Polrestabes) Semarang,” kata Kabid Propam Polda Jateng, Kombes Pol Mukiya.

Wakapolda Jateng, Brigen Abiyoso Seno Aji membenarkan kejadian itu, Dia memastikan oknum polisi yang dilaporkan istrinya dengan kasus perselingkuhan tersebut adalah Kapolsek Mijen Kota Semarang, berinisial Kompol AP.

“Betul sekali (Kapolsek Mijen),” kata Abiyoso kepada wartawan media ini lewat pesan singkat, semalam.

Lp. Putri
Editor. Andi PW

Wali Kota Makassar Akan Isolasi Warga Terpapar Covif – 19, di Atas Kapal

NEWSULSEL.online, MAKASSAR – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Danny Pomanto akan menyiapkan tempat isolasi mandiri bagi warga terpapar COVID-19 di atas kapal Laut. Kebijakan ini untuk menekan penularan COVID-19 di Makassar.

“Kebijakan ini diambil setelah tim rapat dan berdiskusi tentang beberapa ide model isolasi mandiri, salah satu ide rapat adalah isolasi apung diatas kapal,” jelas Wali Kota Makassar Danny Pomanto di kediaman pribadinya jalan Amirullah, Selasa 6 Juli 2021.

Rencananya, Pemerintah Kota Makassar akan menggunakan kapal Pelni yang dapat menampung 2.000 orang. Hanya, Danny akan terlebih dahulu meminta izin kepada Kementerian Perhubungan terkait penggunaan kapal Pelni.

“Yang pertama kapal-kapal Pelni yang besar itu kapasitasnya 2.000 orang, nah kapasitas kecil itu 1.000 orang. Kalau 2.000 orang sama dengan 10 hotel besar yang tersebar, pasti kalau kapal ini, cuma satu kapal yang kita butuhkan, di depan Pantai Losari itu bisa menampung 2.000 tempat tidur,” terangnya.

Menurut Danny nantinya, pasien COVID-19 yang melakukan isolasi mandiri di atas kapal dilakukan dengan penanganan maksimal. Mereka dibuat senang dengan mengikuti program Full agar imunitasnya bisa naik.

“Pasien isolasi, sekaligus dibimbing, diobati di situ, kemudian sambil memperkuat imun, banyak kegiatan, bisa di atas dek (kapal) dia olahraga, berjemur, bisa memancing untuk menyenangkan hati, untuk dapat imun,” katanya.

Selain itu, lanjut Danny, pasien isolasi mandiri di atas kapal juga bisa menikmati wisata menyaksikan pulau-pulau di sekitar Makassar dari atas kapal.

“Jadi ide isolasi mandiri apung itu di atas kapal, mudah-mudahan bisa terwujud. Kami akan segera menulis surat untuk memohon petunjuk dan memohon izin dari Kementerian (Perhubungan),” tambahnya.

 

Lp. Asril
Editor. Andi PW

Wali Kota Makassar Minta Maaf Terkait Perintah Negara, Rumah Ibadah Ditutup

NEWSULSEL.online, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Mohammad Ramadhan Danny Pomanto yang akrap di sapa ‘Danny’ meminta maaf kepada masyarakat terkait penutupan sementara rumah ibadah di masa PPKM Mikro.

Danny mengaku sejujurnya tak senang dengan kondisi ini, namun kita terpaksa harus dilakukan karena ini perintah Negara dalam rangka penanganan penularan COVID-19.

“Seluruh umat beragama yang saya hormati, sebagai Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar yang harus ikut perintah peratuaran UU yang berlaku dari pemerintah pusat, kita tidak bisa lakukan modifikasi apapun,” kata Danny Pomanto, di rumahnya, di Jl. Amirullah, Selasa 6 Juli 2021.

“Tapi perintah dari pada ini memberikan saya ruang, bahwa jika di wilayah itu, kata wilayah bukan lagi Kota. Peraturan ini instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 17 Tahun 2021. Itu mengatakan bahwa untuk Kabupaten zona orange, nah kita kena di sini, dan zona merah, kegiatan peribadatan pada tempat ibadah ditiadakan untuk sementara waktu,” sambung dia.

Danny belum bisa mengambil keputusan sampai kapan penutupan rumah ibadah sementara akan dilakukan. Namun pihaknya akan menurunkan segera tim detektor COVID-19 untuk melakukan screening awal, demi menentukan status wilayah di tingkat RW di Makassar.

“Saya akan turunkan detektor dalam minggu ini, untuk beri penilaian untuk status masing-masing RT. Apakah RT hijau, kuning, orange, merah atau hitam. Maka kalau dia, orange, merah, apalagi hitam, maka tentunya itu pasti ditutup, akan tetap kalau RT-nya itu kuning dan hijau, maka kita akan buka kembali. Jadi mohon kesabarannya, karena ini aturan, saya juga harus menjawab dengan aturan,” jelasnya.

Danny menyebut, beberapa tempat ibadah juga diduga tak taat pada aturan protokol kesehatan COVID-19. Namun ia meminta, seluruh umat, untuk sabar dan menunggu status Kota Makassar masuk dalam zona hijau.

“Ini adalah perintah pusat, jadi kami mohon maaf. Memang disinyalir banyak juga di rumah rumah ibadah, banyak protokol tidak dilaksanakan maksimal. Bukan dilarang beribadah, silahkan beribadah di rumah,” ujar Danny.

“Tidak ada pelarangan ibadah, yang ada itu beribadah di rumah, sambil tunggu status RT kuning dan hijau, karena kalau orange dan merah kami diperintahkan untuk menyelenggarakan peribadatan di rumah,” tegas dia.

Terkait aturan penutupan rumah ibadah di Makassar, Danny mengaku juga terpaksa. Namun karena perintah Negara, mengharuskan ia taat dan patuh.

“Jadi tidak usah panik, saya sendiri tidak senang dengan kondisi seperti ini, saya tidak senang, tidak bahagia, tapi harus kita lakukan, karena jadi perintah negara. Sabarki, In sha Allah akan kita turunkan detektor. Pertama nilai dulu supaya bisa diterapkan terukur terkendali, detail tepat, sasaran dan presisi, sehingga semua bisa betul-betul presisi,” tambahnya.

Lp. Asril
Editor. Andi PW