suherman

Polri Minta Masyarakat Waspadai Provokasi Jelang Pergantian Tahun Baru

NEWSULSEL.online, JAKARTA – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menghimbau masyarakat untuk mewaspadai dan tidak terprovokasi terhadap teror dan upaya mengadu domba menjelang pergantian tahun baru.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono meminta masyarakat peka dan peduli pada lingkungan sekitar termasuk memperhatikan, serta mengenali tetangga samping rumah.

Argo juga mengingatkan peranan pengurus rukun warga (RW) dan rukun tetangga (RT) untuk bekerja maksimal mengenali warganya. Kemudian optimalisasi fungsi Bhabinkamtibmas, babinsa dan aparat kelurahan bisa mengidentifikasi warga sekitar.

“Kami juga menghimbau masyarakat jangan mudah percaya kepada berita-berita yang bersifat negatif, berita bohong (hoaks) dan provokatif, serta jangan mudah diadu domba oleh kelompok-kelompok yang tidak bertanggung jawab,” ujar Argo dalam keterangannya, Rabu 29 Des 2020.

Di samping itu, Argo juga meminta masyarakat mewaspadai kemungkinan munculnya aksi teror selama perayaan malam pergantian Tahun Baru 2021 meskipun petugas telah menangkap beberapa terduga teroris.

“Kami juga meminta pemuka agama, guru dan orang tua menyampaikan imbauan serta pencerahan kepada lingkungan sekitarnya agar lebih peduli,” ungkap mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini.

Lebih jauh Argo mengajak masyarakat untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19. “Kami menghimbau masyarakat tidak merayakan tahun baru di luar. Di rumah lebih baik dengan tetap menjaga protokol kesehatan,” tandas jenderal bintang dua itu…(*).

Lp. Humas PS
Editor. Andi PW

RILIS AKHIR TAHUN, POLDA SULSEL TEKAN TINDAK PIDANA KEJAHATAN DAN PENYEBARAN COVID-19

NEWSULSEL.online, MAKASSAR – Polisi Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) yang di Komandani oleh pati dua bintang Irjen Pol, Drs Merdisyam, M.Si, melaporkan hasil kinerja 18.638 personilnya, terdiri 17.989 anggota Polri dan 649 orang PNS Polri sejak Januari s/d 30 Desember 2020.

dihadapan sejumlah wartawan yang menghadiri undangan Jumpa Pers Akhir Tahun 2020, Kamis 30 Des 2020 pukul 13:00 Wita di Mako Dit Polair Polda Sulsel, Merdisyam menyampaikan 7 hal pokok meliputi.

Pembinaan, Operasional, Operasi Kepolisian diwilayah Sulsel selama 2020, Kegiatan Kreatif/Inovatif sejak 2020, Upaya Antisipasi kedepan, Kebijakan dan Strategi Polda Sulsel, Harapan dan Himbauan. sesuai UU no 2 thn 2002 tetang Kepolisian Negara Pepublik Indonosia.

Kansel Tibcar Lantas:
Laka Lantas tahun 2019 sebanyak 6768, tahun 2020 sebanya 4.412. turun sebanyak 2.356 kasus. Tahun 2019 korban meninggal 1002. Tahun 2020 turun 745 orang turun sebanyak 257 kasus.

Kasus tindak pidana umum reskrim Polda Sulsel dan Jajaranya tahun 2019 sebanyak 16.730, diselesaikan 11.136. Tahun 2020 sebanyak 14.459 di selesaikan sebanyak 8848 kasus, turun sebanyak 2.271 kasus.

Kasus menyalagunaan Narkotika tahun 2019, sebanyak 1.996 kasus di tahun 2020 mengalami kenaika sebanyak 2089 kasus, tertangkap, 2.933 orang, laki laki 2.689 orang, perempuan 244 orang, bandar 14 orang, pengedar 316 orang, pengguna 2.603 orang. dengan barang bukti: Ganja 1 kg, 14.4765 gram, Sabu-sabu 32 KG 217,7398 gram, obat daftar G 34.616 butir, Ekstasi 12.088 butir.Sintetis 5 K 168.2967 gram.

Kapolda Sulsel paparkan tuk kasus Saber Pungli Polda Sulsel tangani 1 kasus, Korupsi tersangkanya 1 orang. Ia juga mengajak masyarakat Sulsel mengantisi penyebaran Covid-19 dan menjaga keamanan bersama….(*).

 

Lp. Suherman Untung
Editor. Andi PW

DIDUGA ADA KELOMPOK HUMAN TRAFFICKING DI MAKASSAR, KELUARGA KORBAN MINTA DIUSUT POLISI

NEWSULSEL.online, MAKASSAR – JZ Keluarga Korban, kasus dugaan human trafficking yang menimpa anaknya, minta agar pihak aparat kepolisian di Polrestabes Makassar mengusut tuntas kasus tersebut.

Dua surat tanda penerimaan pengaduan JZ kepada pihak Polrestabes Makasaar

Menurut JZ Keluarga Korban kasus yang menimpa anaknya DR (14) itu, telah di laporkan ke Polrestabes Makassar tertanggal 15 Nopember 2020, yang diterima Bripka Adhi Dermawan, Namun belum pelaku ditindak.

Kejadian serupa terulang Rabu, 24 Des 2020 di Wisma Royal sekitar pukul 15:30 dikamar 103 yang berada di Jl La iya. Kejadiannyapun telah di Laporkan lagi ke Mapolrestabes Makassar, di Jl. Ahmad Yani Makassar Sulawesi Selatan.

” Saya berharap Laporan ke dua saya ini dapat disikapi dangan baik oleh pihak Polrestabes Makassar, dan dapat menindak tegas para pelaku yang terlibat dalam dugaan kasus memperdaya anak saya, tuk di serahkan ke lelaki hidung belang,” jelas JZ di dampingi Istrinya HU ke Pihak media Newsulsel.online, Senin 28 Des 2020 malam di rumahnya.

Penyidik Reskrim Polrestabes Makassar Polda Sulsel Ipda Faizal, yang di konfirmasi terpisah via telepon mengatakan pihaknya masih mengumpulkan baker terkait kasus tersebut,

” Tabe tuk hal tersebut silahkan ki konfirmasi langsung ke Kasat,” ucapnya dari balik tlpn kemarin malam…(*)

Lp. Rosita
Editor. Andi PW

TERCIUM AROMA KORUPSI ANGGARAN PAPAN TRASPARANSI DESA SE-LUTIM, DIAKUI INSPEKTORAK

NEWSULSEL.online, LUTIM- Aroma dugaan korupsi pengadaan papan transparansi desa se-Luwu Timur yang di laporkan Lembaga Pemerhati dan Pemberdayaan Masyarakat Indonesia (LPPMI) memasuki babak baru.

Hal tersebut di ungkap Arsyad Ketua LPPM-I – DPC Luwu Timur, kepada awak media Newsulsel.online, mengatakan. Aroma dugaan korupsi pangadaan papan transparansi Desa (PPTD) se-Luwu Timur (Lutim) Sulawesi Selatan (Sulsel) yang di laporkan bersama rekan-rekannya telah di Audit Inspektorat Lutim.

” Pihak Inspektorat mengakui ada dugaan korupsi di PPTD di Lutim, beberapa tahun lalu, hasil audit Inspektorat yang diminta oleh penyidik terkait kasus tersebut sudah diberikan kepada penyidik” jelas Ketua LPPM-I DPC Lutim itu Senin 28 Des 2020.

Meski ngaku ada bukti, ada kerugian negara signifikan ditimbulkan dari hasil audit Inspektorat pada kasus tersebut, Arsyad yang masih tercatat sebagai Mahasiswa Fakultas Hukum
di Universitas Andi Djemma ini tidak merinci berapa jumlahnya.

“Biarlah nanti penyidik yang menjelaskan kepada publik, tugas kami mengawal kasus ini dan mempertanyakan tindakan apa yang akan di lakukan penyidik, setelah hasil audit dari Inspektorat sebagai rujukan diterima,” kata Arsyad saat berkunjung ke polres Lutim tuk mengecek kenangan kasus tersebut…(*).

Lp. Idul
Editor. Andi PW

Hadapi NATARU, Kapolda Sulsel Pantau Kesiapan Personelnya

NEWSULSEL.online, MAKASSAR – Menghadapi liburan Natal dan tahun baru (Nataru) 2021, Kapolda Sulsel Irjen Pol. Drs. Merdisyam M.si., mengecek langsung kesiapan personelnya di tempat-tempat rekreasi, Jum’at 25 Des 202O.

Kapolda Sulsel Irjen Pol. Drs. Merdisyam M.si., cek langsung kesiapan personelnya di tempat rekreasi

Dengan menggunakan helikopter milik Polri, Irjen Merdisyam memantau dua tempat wisata yang kerap dikunjungi sebagai destinasi wisata di Sulsel yaitu Malino yang terletak di Kab. Gowa dan Pantai Bira yang berada di Kab. Bulukumba.

Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Drs Halim Pagarra bersama Karo OPS terlihat hadir mendampingi kunjungan Kapolda ini.

Setibanya di Malino, Kapolda bersama rombongan disambut oleh Tripika Kecamatan Tinggi Moncong yang terdiri dari Camat, Kapolsek dan Danramil.

Pengecekan ini guna meninjau langsung keadaan di tempat wisata sekaligus memberikan petunjuk arahan kepada personelnya dalam menghadapi masa liburan Natal dan tahun baru (Nataru) dimasa Pandemi Covid-19.

“Bagaimana keadaan jumlah wisatawan di Malino saat liburan ini? Saya harap kita semua bersinergi memberikan himbauan kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan!” Ucap Kapolda kepada ibu Iis yang merupakan camat Tinggi moncong.

Salah satu pos pengamanan Nataru Polres Gowa yang terletak di Hutan Pinus Malino menjadi lokasi pengecekan dari Kapolda Sulsel.

Setelah beberapa saat, Irjen Merdisyam bersama rombongannya lantas melanjutkan pengecekannya ke tempat wisata pantai Bira Kab. Bulukumba.

Terlihat jelas perbedaan wisatawan yang berkunjung di pantai pasir putih ini yang kini jauh lebih sepi dibandingkan liburan tahun sebelumnya.

Selain memberikan arahan kepada personel gabungan Pos Pengamanan Lilin 2020 di pantai Bira, Kapolda bersama Wakapolda juga memberikan bingkisan kepada personel yang berjaga di Pos tersebut.

Untuk diketahui, Operasi lilin 2020 ini mulai dilaksanakan mulai tanggal 21 Desember 2020 hingga empat Januari 2021 guna memberikan pengamanan terhadap perayaan hari Natal dan tahun baru…(*).

Lp. Hms PS
Editor. Andi PW

Pangdam XIV/Hasanuddin Bersama Kapolda Sulsel Tinjau Pos Pengamanan Terpadu

NEWSULSEL.online, MAKASSAR – Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumangerukka bersama Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam beserta Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaeman tinjau Pos Pengamanan Terpadu juga fasilitas menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2021 di Pos Pam Bundaran Simpang Lima Bandara Hasanudin, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis 24 Des 2020.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo saat dikonfirmasi mengatakan, Kegiatan tersebut, dalam rangka pengecekan personel yang terlibat untuk pengamanan menjelang Natal 2020 dan menyambut tahun baru 2021. Selain itu, juga guna memberi motivasi para petugas dan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang akan melaksanakan Natal

Dalam Kesempatan tersebut, Kapolda Sulsel menyampaikan himbauan kepada masyarakat agar dapat melaksanakan perayaan Natal dan pergantian tahun agar tetap dirumah saja mengingat pandemi covid-19 masih berlangsung.

“Perkiraan lonjakan arus lalu lintas akan terjadi pada tanggal 29 dan 30 Desember 2020, kepada masyarakat yang akan berpergian diharapkan tetap mematuhi protokol kesehatan 3 M,” ujar Kapolda.

Selain pengecekan Pos Terpadu personel pengamanan, Pangdam XIV/Hasanuddin, Kapolda Sulsel dan Wagub Sulsel juga memberikan bingkisan kepada perwakilan anggota TNI-Polri, Damkar, Satpol PP, Dishub dan Dinkes. serta, melakukan pemantauan situasi arus lalu lintas di Pos Pam Bundaran Simpang Lima Bandara Hasanudin, Makassar, Sulawesi Selatan…(*).

 

Lp. Rosita
Editor. Andi PW

INNALILLAHI WA INNALILLAHI ROJIUN: PEMENANG PILBUP LUTIM THORIQ HUSLER, MENINGGAL DUNIA

NEWSULSEL.online, MAKASSAR – Incumbent Bupati Luwu Timur (Lutim) Sulawesi Selatan (Sulsel) Thoriq Husler meninggal dunia setelah sempat di rawat di RS Wahidin Sudirohusodo, Makassar. sekitar jam 08:10 Wita.

Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah lepas jenazah Bupati Lutim, Thoriq Husler

“Iya Thoriq meninggal sekitar jam 08.10 Wita, meskipun sempat jalani perawatan Covid-19, tapi hasil Swab terakhir rapid test PCR negatif,” kata Direktur RS Wahidin Sudirohusodo, Makassar, Khalid Saleh saat dimintai konfirmasi Kamis, 24 Des 2020.

Menurut informasi yang di himpun wartawan Newsulsel. Jenazah Almarhum Thoriq Husler dikenal juga sebagai politikus senior Partai Golkar. Dia saat ini menjabat Ketua DPD II Golkar Luwu Timur, akan di kebumikan di Masamba

Pada Pilkada 9 Desember lalu, Thoriq, yang berpasangan dengan Budiman, meraih suara tertinggi sebanyak 86.351 suara…(*).

Lp. Rosita
Editor. Andi PW

 

DUA DOKTER ANDALAN KOTA MAKASSAR TANGANI PENYEBARAN COVID-19 GUGUR

NEWSULSEL.online, MAKASAR – Kota Makassar kembali kehilangan dua dokter terbaiknya yang jadi andalan, ujung tombak penanganan Covid-19, meninggal dunia karena terpapar viru corona.

Dua dokter anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Makassar ini meninggal sebagai pahlawan kemanusiaan Covid-19 yakni Dr Leonard Hasudungan NPA IDI 91673 Dan Dr Robert Vincentius Philips NPA IDI 19368.

Kabar duka ini menambah deratan dokter anggota IDI Makassar gugur sebagai pahlawan kemanusian Covid-19.

“Tercatat sudah 8 (delapan ) dokter terbaik idi kota makassar ini menjadi kehilangan mendalam bagi kami IDI Kota Makassar,” ujar Ketua IDI Kota Makassar Dr dr Siswanto Wahab Sp.KK dalam rilis yang di bagikan Kamis, 24 Des 2020.

Menurut dokter Anto yang kehilangan rekan sejawat, semoga bisa menyadarkan masyarakat makassar bahwa jangan anggap remeh pandemi Covid-19 yang saat ini tingkat penyebarannya lebih masif akibat klaster Pilkada dari awal penyebaran virus corona.

Untuk itu IDI Kota Makassar mengimbau agar tetap waspada serta disiplin pakai masker, jaga jarak , cuci tangan.

Sebab Makassar masuk zona merah sehingga kebijakan pelonggaran aktifitas bisnis, kantor, sosial dan pendidikan perlu di ketatkan kembali saat ini tingkat penularan kembali melonjak dan jumlah pasien yang membutuhkan perawatan juga semakin banyak.

”Okupansi ruang isolasi di Makassar sudah diatas 85 persen dan ICU (unit perawatan intensif) diatas 80 persen. Daerah-daerah lain juga sama saja, pasien terus bertambah ”penularannya tinggi,” ujar dr Anto.

Anto mengatakan Tingginya penularan Covid-19 di Indonesia juga bisa dilihat dari rasio kasus positif harian yang mencapai 24,2 persen. Sementara rasio kasus positif dalam sepekan 18,3 persen.

Rasio kasus positif ini jauh lebih tinggi dari ambang maksimal yang disarankan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebesar 5 persen.

Kasus aktif di Indonesia juga terus meningkat secara signifikan, yaitu 40 persen selama bulan Desember dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Saat ini jumlah kasus aktif sudah mencapai 103.000, penularan Covid-19 dikhawatirkan bakal semakin meningkat selama liburan Natal dan Tahun Baru.

”Karena itu, IDI Makassar mendukung pemerintah untuk pengetatan protokol kesehatan selama hari libur nanti,” pungkasnya. (*)

 

Lp. Rosita
Editor. Andi PW

 

OPERASI LILIN 2020 : SATLANTAS POLRES PINRANG BAGIKAN 65 WAIST BAG P3C KEPADA PERSONIL UNTUK PENCEGAHAN COVID-19

NEWSULSEL.online, MAKASSAR – Guna melindungi personil dari virus corona (covid-19) di saat bertugas, Satlantas Polres Pinrang membagikan Waist Bag P3C (Perlengkapan Pencegahan Pertama Covid-19) dalam rangka Operasi Lilin 2020, Rabu 23 Des 2020.

Kasat Lantas Polres Pinrang AKP Dharmawaty, S.E.,M.M., mengatakan, pembagian Waist Bag P3C merupakan wujud kepedulian pimpinan kepada personelnya yang bertugas memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat di tengah pandemi virus corona.

“Sekarang sudah menjadi keharusan bagi setiap orang untuk memakai masker, untuk itu wajib hukumnya bagi personel Polri terutama personel Polres Pinrang menggunakan masker dalam melaksanakan tugas-tugas kepolisian yang diembannya,” kata Kasat Lantas.

Lanjut Kasat Lantas berpesan kepada seluruh personel untuk tetap menjalankan protokol kesehatan dan menerapkan social serta physical distancing (menjaga jarak aman 1 sampai 2 meter).

“Hal ini kita lakukan guna memutus mata rantai penyebaran covid-19 di wilayah hukum Polres Pinrang, karena mencegah jauh lebih baik dari pada mengobati,” terangnya.

Penyerahan Waist Bag P3C sebanyak 65 buah ini dibagikan secara simbolis di Mapolres Pinrang, berisi tissue basah, vitamin dan obat-obatan, hand sanitizer, masker, sarung tangan, minyak kayu putih, kaca mata pelindung, dan buku saku.

Mengenai hal tersebut Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo, S.I.K.,M.Si., menekankan kepada seluruh personil yang terlibat Operasi Lilin untuk melaksanakan tugas dengan baik, humanis, sungguh-sungguh dan penuh bertanggung jawab, jaga netralitas dan semua kegiatan dijalankan sesuai protokol kesehatan…(*).

 

Lp. Hms PS
Editor. Andi PW

Polda Sulsel Takkan Keluarkan Izin Keramaian Perayaan Tahun Baru 2021

NEWSULSEL.online, MAKASSAR – Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan melarang masyarakat menggelar pesta perayaan Tahun Baru 2021 di Sulsel yang berpotensi menimbulkan kerumunan, guna menekan risiko penyebaran Covid-19.

Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs. Merdisyam saat memberikan keterangan, menjelaskan bahwa setiap akhir tahun banyak masyarakat yang merayakan dengan membuat kegiatan-kegiatan di tempat-tempat publik,

Namun Untuk tahun ini, lanjut Kapolda Sulsel, Polri tidak memberikan ijin keramaian untuk kegiatan perayaan Malam Tahun Baru.

Menurut Kapolda Sulsel hal ini dilakukan, mengingat Pemerintah tengah giat untuk melakukan pencegahan penyebaran virus Covid-19. Dimana hingga saat ini masih belum teratasi sepenuhnya.

“Pihak Kepolisian tidak akan mengeluarkan perizinan ini tentunya untuk mencegah penyebaran Covid-19. Seperti yang kita ketahui sekarang ini kita masih dalam masa pandemi,” ucap Merdisym

Mantan Kapolda Sultra ini mengharapkan kesadaran masyarakat untuk tidak membuat kerumunan atau keramaian , dikarenakan kondisi pandemi masih ada, dan malah semakin banyak hal ini terlihat dari data dan rumah sakit yang rata-rata penuh

Menurutnya, kebijakan ini bukan hanya berlaku di Sulsel . Kebijakan ini  perintah dari Mabes Polri yang berlaku di semua daerah seluruh Indonesia tanpa terkecuali.

Lebih lanjut dikatakan, Apabila masih ada kelompok masyarakat yang melakukan penyelenggaraan keramaian perayaan Tahun baru, Merdisyam memastikan aparat akan memproses penyelenggara yang melanggar aturan protokol kesehatan sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

“Kami tidak ingin terjadi sebaran Covid yang makin meningkat di wilayah Sulsel karena imbas pergantian malam tahun baru,” kata Merdisyam…(*).

Lp. Rosita
Editor. Andi PW