suherman

Ungkapan Rasa Syukur, Satgas Yonif 512/QY Berbagi Sembako di Bulan Suci Ramadhan.

NEWSSULSEL.id, Papua – Satgas Yonif 512/QY kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat di perbatasan dengan membagikan sembako kepada warga Kampung Bompai Kabupaten Keerom.

Kegiatan yang dilakukan melalui Pos Bompai ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI dalam membantu meringankan beban masyarakat, terutama di daerah terpencil. Kamis, (6/3/2025).


Danpos Bompay, Serma Indra, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tugas Satgas Yonif 512/QY dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.

“Kegiatan berbagi sembako ini adalah wujud nyata kepedulian kami kepada masyarakat Kampung Bompai, agar mereka bisa merasakan kehadiran dan perhatian dari kami,” ujar Serma Indra.

Bantuan sembako ini disambut dengan penuh syukur oleh masyarakat setempat. Salah satu warga, Bapa Yonas, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Satgas Yonif 512/QY atas perhatian yang diberikan.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada bapa-bapa TNI yang selalu peduli dengan kami. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami, terutama dalam situasi yang sulit seperti sekarang,” kata Bapa Yonas dengan penuh haru.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan hubungan antara TNI dan masyarakat semakin erat, serta dapat terus memberikan manfaat bagi warga yang membutuhkan. Satgas Yonif 512/QY berkomitmen untuk terus hadir dan membantu masyarakat, tidak hanya dalam hal keamanan, tetapi juga dalam hal sosial…(*).

 

Sumber: P Satgas Yonif 512/QY

Cegah Kecelakaan Dijalan, Binmas Tanabangka, Borimatangkasa Beri Tanda JL Rusak

NEWSSULSEL.id, Makassar –Penghubung Jalan antar Desa Borimatangkasa dan Desa Gentungang Kecamatan, Bajeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan yang mengalami kerusakan dibeberapa sisi, hingga kerap kali pengguna alami kecelakaan tunggal (terperosok ke lubang)

Bhabinkamtibmas Desa Tanabangka dan Borimatangkasa Kec. Bajeng Barat (Bripka Aswin Jahar,SE)  Bersama Kapolsubsektor bajeng barat Aiptu Darwis, SH dan personil bajeng barat meninjau langsung kondisi akses jalan penghubung antara Desa Gentungang dan Desa Borimatangkasa di Dusun Romang Bone yang rusak tak dapat dilalui. Kamis, (6/3/2025)

Setiba di lokasi jalan berlubang terlihat Bripka Aswin Jahar,SE)  Bersama Kapolsubsektor bajeng barat Aiptu Darwis, SH dan personil bajeng barat mengupaya perbaikan akses jalan seadanya, guna mencegah terjadi kecelakaan tunggal bagi pengguna jalan, dan sementara waktu bisa dilalui oleh masyarakat sambil menunggu realisasi anggaran dari pemerintah daerah.

“Upaya ini demi menciptakan rasa aman masyarakat setempat dan pengguna jalan yang melintas, kita benahi jalan rusak seadanya dan beri tanda agar pengguna jalan berhati-hati saat melintas” kata Aawin Jahar, SE.

 

Selain itu kami juga menghimbau kepada masyarakat bajeng barat untuk sementara waktu tidak lewat akses tersebut dengan menggunakan Roda 4 agar tidak terjadi resiko kecelakaan.

Hal ini tentunya merupakan upaya pelayanan personil polres gowa khususnya Bhabinkamtibmas dalam menciptakan kenyamanan terhadap masyarakat…(*)

Sumber, Binmas Tanabangka da Borimatangkasa

Nasib Kapolres Ngada Yang Ditangkap Divisi Propam Polri Terkait Narkoba & Pencabulan

NEWSSULSEL.id, Jakarta – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Ngada Nusa Tenggara Timur (NTT) AKBP Fajar Widyadharma Lukman yang ditangkap aparat Propam Mabes Polri terkait dugaan penggunaan narkoba dan pencabulan anak di bawah umur pada 20 Februari 2025.

Kini, dinonaktif sebagai Kapolres Ngada. Posisinya sementara digantikan oleh Wakapolres Ngada Kompol Mei Charles Sitepu.

Komisioner Kompolnas, Choirul Anam, berharap AKBP Fajar tak hanya dikenakan kode etik namun juga dijerat pidana.

“Kami berharap kasus ini langsung lanjut secara simultan ke pidana, satu soal narkobanya dicek apakah betul atau tidak. Yang kedua, kasus kekerasan seksualnya,” ujarnya, Selasa (4/3/2025).

Menurutnya, Propam Polri pihaknya sudah mengantongi hasil penyelidikan namun belum diungkap ke publik.

Berdasarkan catatan yang diperoleh awa media ini.

AKBP Fajar  lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) tahun 2011. Dan pernah duduki sejumlah jabatan penting dalam kepolisian.

Butuh Rental Mobil Nyaman Hubungi No: 0859 6581 9669 – 0878 1959 5557



Sebelum bertugas di NTT, Fajar pernah menjabat Waka Polres Cirebon tahun 2018, dan Waka Polres Indramayu pada tahun 2019.

tahun 2021 Ia ditunjuk sebagai Kepala Bagian Pembinaan Operasional Direktorat Reserse Narkoba Polda NTT yang aktif mengkampanyekan lawan perdagangan orang diwilayah Kabupaten Sumba Timur.

Saat menjabat Kapolres Sumba Timur pada tahun 2022 ia sempat buat aksi turun ke jalan sambil membagikan pamflet yang mengedukasi masyarakat mengenai bahaya tindak pidana perdagangan orang (TPPO) Juni 2023, lalu.

“NTT jadi daerah yang cukup tinggi penyumbang TKI melalui jalur ilegal, bahkan ada yang pulang tinggal nama atau meninggal dunia,” ungkap Fajar saat itu.

Berdasarkan hasil tes urine, AKBP Fajar dinyatakan positif menggunakan narkoba. Hal ini diungkap oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda NTT, Komisaris Besar Polisi (Kombespol) Hendry Novika Chandra.

“Yang bersangkutan kemarin hasil pemeriksaan dari hasil tes urine sudah dinyatakan positif penggunaan narkoba,” kata Hendry kepada wartawan di Kupang pada Selasa (4/3/2025).

Pihak kepolisian masih menyelidiki lebih lanjut kasus ini. “Sementara yang dapat kami terima baru hasil tes urinenya. Sedangkan untuk kasus lainnya masih pendalaman,” kata Hendry…(*)

Lp. Putri.

Lihat Video Penembakan: Anak Bos Rental Nangis Sebut, Prajurit TNI AL Layaknya Mafia Itali

NEWSSULSEL.id, Jakarta – Anak bos rental mobil Ilyas Abdurrahman menangis saat melihat video penembakan sang ayah oleh anggota TNI Angkatan Laut (AL) diputar di persidangan Pengadilan Militer II-08 Jakarta.

“Tuh ayah kena di situ, padahal nggak ngapa-ngapain saya lihat,” ujar Agam Muhammad Nasrudin dengan suara isak di tengah sidang, Senin, (3/3/2025).

Tidak hanya Agam, saudaranya Rizki Agam Syahputra juga tampak menangis di persidangan. Sontak Oditur militer langsung bersiri memeluk mereka.

Saat video diputar tampak terdakwa 1 Kelasi Kepala (KLK) Bambang Apri Atmojo berjalan sembil merokok setelah menembak Ilyas Abdurrahman.

TNI AL berpangkat Matra Tamtama itu menjadi salah satu terdakwa dari tiga anggota TNI AL yang dijadikan tersangka atas kasus pembunuhan Ilyas. Dua orang lainnya adalah terdakwa dua Sersan Satu Akbar Adli dan terdakwa tiga Sersan Satu Rafsin Hermawan.

Anak korban menyebut Bambang seperti mafia Itali. “Terihat jelas di video mohon Izin Yang Mulia terdakwa satu memang menembak layaknya mafia Itali Yang Mulia, sambil merokok,” ujar Rizki.

Kasus penembakan bos rental ini sebelumnya viral di media sosial. Ilyas ditembak saat hendak berupaya mengambil mobil Hondal Biro miliknya yang dibawa kabur oleh penyewa, namun ternyata sudah dipindah tangankan kepada anggota TNI tersebut. Bambang hanya perantara, pembelinya adalah Rafsin Hermawan.

Keberadaan mobil Ilyas diketahui dari alat GPS yang dipasang di mobil tersebut. Peristiwa itu terjadi di Rest Area KM 45 Tol Tangerang-Merak di depan Indomaret.

Butuh Rental Mobil Nyaman Hubungi No: 0859 6581 9669 – 0878 1959 5557

 

Ilyas tidak sendiri, ia membawa serta kedua putranya dan sejumlah orang saat berusaha mengambil mobilnya. Peristiwa naas ini terjadi pada 2 Januari 2025.

Dalam video terlihat, setelah ditembak Ilyas sempat masuk Indomaret lalu tergeletak dan akhirnya meninggal dunia. Sementara tiga anggota TNI kabur membawa Honda Brio dan Satu mobil lainnya yang sedari awal dikendarai.

Berdasarkan keterangan Dokter Spesialis Forensik dan Medikolegal di RSUD Balaraja Tangerang Baety Adhayat sebelumnya, Ilyas mendapat dua luka tembak. Di dada dan di lengan bagian kiri. Satu peluru bersarang di dada diperkirakan ditembak dari jarak dekat.

Atas perbuatan mereka, Bambang dan Akbar di dakwa dengan Pasal 340 KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP subsider Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP terkait pasal pembunuhan berencana. Sementara Rafsin didakwa atas Pasal Pasal 480 KUHP tentang penadahan…(*)

Lp. Putri

Prestasi Tito Karnavian Tak Main-Main, Mendagri yang Dilaporkan Kualisi MSA ke KPK

NEWSSULSEL.id, Jakarta – Menteri Dalam (Mendagri) Tito Karnavian dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan korupsi penyelenggaraan retret kepala daerah dk Akmil Magelang, Jawa Tengah, Jjmat (28/2/2025),

Selain Tito, ada 3 pihak lain yang dikabarkan juga dilaporkan ke KPK, yaitu politisi, serta direksi dan komisaris PT Lembah Tidar Indonesia (PT LTI) dan PT Jababeka, terkait dugaan penyalahgunaan anggaran senilai Rp11 miliar hingga Rp13 miliar.

Adapun yang mengajukan laporan resmi ke KPK tersebut yakni Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi (MSA).

Dugaan berawal setelah beredad Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 200.5/628/SJ tentang Orientasi Kepemimpinan Bagi Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Tahun 2025, yang menyatakan akan diselenggarakan orientasi kepemimpinan pada 21 hingga 28 Februari 2025 dan menyebutkan bahwa pembiayaan ditransfer melalui PT LTI.

Setelah hal itu ramai di media sosial, muncul Surat Edaran Nomor 200.5/692/SJ perihal Pembiayaan Kegiatan Orientasi Kepemimpinan Bagi Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Tahun 2025, menyatakan seluruh kegiatan dibebankan pada APBN berdasarkan DIPA Kemendagri.

Menurut koalisi MSA yang terdiri dari Themis Indonesia, PBHI, KontraS, dan ICW, kegiatan retret kepala daerah diduga melanggar ketentuan UU No. 31 Tahun 1999 juncto UU No. 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

Proses pengadaan yang tidak transparan dan tidak terbuka ini diduga melanggar standar pengadaan barang dan jasa yang seharusnya dilakukan dengan prosedur yang jelas.

Koalisi mencurigai ada praktik korupsi di balik penunjukan PT LTI, yang tergolong perusahaan baru, sebagai pelaksana retreat karena perusahaan itu diduga diurus kader Partai Gerindra.

“Di titik itu saja sebenarnya sudah ada konflik kepentingan dan proses pengadaan barang dan jasa, pelatihan ini juga tidak mengikuti standar-standar tertentu pengadaan barang dan jasa yang sebenarnya harus dilakukan secara terbuka,” kata Dosen Hukum Tata Negara Universitas Andalas, Feri Amsari yang mewakili koalisi, kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (28/2/2025).

Butuh Rental Mobil Nyaman Hubungi No: 0859 6581 9669 – 0878 1959 5557

 

Profil Tito Karnavian:
Tito Karnavian adalah purnawirawan perwira tinggi Polri, gelar dan namanya Jenderal Pol. (Purn.) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, B.A., M.A., Ph.D.

Pasca purna tugas
Tito Karnavian diamanahkan oleh Presiden Joko Widodo untuk mengemban jabatan sebagai Mendagri sejak tahun 2019. Di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Tito kembali dipercaya sebagai Mendagri periode 2024-2029.

Jabatan terakhir di Polri
Tito Karnavian sebagai kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia atau Kapolri dengan pangkat Jenderal bintang 4 sejak tahun 2016 hingga hingga pensiun sebagai pati Polri Tahun 2019.

Rekam jejak Tito Karnavian selama bertugas sebagai anggota polisi pun tak main-main.

Ia pernah menangani sejumlah kasus besar di Tanah Air, mulai dari Bom Kedubes Filipina (2000), Bom malam Natal (2000), Bom Bursa Efek Jakarta (2001), Bom Plaza Atrium Senen (2001), Bom Makassar (2002), Bom JW Marriott (2003), Bom Kedubes Australia (2004), Bom Bali II (2005), Mutilasi 3 siswi di Poso (2006), Bom Pasar Tentena (2005), Bom Hotel Ritz Carlton dan JW Marriott (2009), Bom bunuh diri Polres Cirebon (2011), Bom Sarinah Thamrin (2016), dan Operasi Tinombala (2016–2019).

Tito Karnavian lahir di Palembang, Sumatra Selatan, pada tanggal 26 Oktober 1964.
Ia memiliki seorang istri yang bernama Tri Suswati dan menganut agama Islam.

Tito dan Tri Suswati dikaruniai 3 orang anak yang bernama Muhammad Garda Ramadhito, Laviyah Augusta, dan Muhammad Taufan.

Ayahanda Tito Karnavian yakni bernama Achmad Saleh, sedangkan ibundanya bernama Kordiah.

Tito Karnavian memiliki dua saudara kandung yang bernama Prof. Dr. Diah Natalisa dan Dr. dr. Iwan Dakota.

Dalam pendidikan kepolisian, M. Tito Karnavian merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1987.

Di Akpol angkatannya tersebut, Tito berhasil meraih penghargaan sipil Adhi Makayasa alias lulusan terbaik Akpol. Karier Tito Karnavian telah malang melintang di dalam kepolisian tanah air.

Berbagai jabatan strategis di Korps Bhayangkara sudah pernah diembannya.

Tito tercatat pernah menjabat sebagai Pamapta Polres Metro Jakarta Pusat (1987), Kanit Jatanras Reserse Polres Metro Jakarta Pusat (1987–1991), Wakapolsek Metro Senen (1991–1992), Wakapolsek Metro Sawah Besar, Sespri Kapolda Metro Jaya (1996), Kapolsek Metro Cempaka Putih (1996–1997), Sespri Kapolri (1997–1999), dan Kasat Serse Ekonomi Reserse Polda Metro Jaya (1999–2000).

Selain itu, ia juga pernah menduduki posisi sebagai Kasat Serse Umum Reserse Polda Metro Jaya (2000–2002), Kasat Serse Tipiter Reserse Polda Sulsel (2002), Koorsespri Kapolda Metro Jaya (2002–2003), Kasat Serse Keamanan Negara Reserse Polda Metro Jaya (2003–2005), Kaden 88 Anti Teror Polda Metro Jaya (2004–2005), dan Kapolres Serang Polda Banten (2005).

Tak sampai di situ, jenderal asal Palembang ini juga sempat menjabat sebagai Kasubden Bantuan Densus 88/AT Bareskrim Polri (2005), Kasubden Penindak Densus 88/AT Bareskrim Polri (2006), Kasubden Intelijen Densus 88/AT Bareskrim Polri (2006–2009), dan Kadensus 88/AT Bareskrim Polri (2009–2010).

Karier Tito makin cemerlang setelah ia didapuk sebagai Deputi Penindakan dan Pembinaan Kemampuan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) pada tahun 2011.

Pada tahun 2012, ia diangkat menjadi Kapolda Papua. Setelah itu, Tito dimutasi sebagai Asrena Polri pada tahun 2014.

Satu tahun kemudian, Tito Karnavian dipercaya untuk mengisi kursi jabatan sebagai Kapolda Metro Jaya. Lalu, ia didapuk menjadi Kepala BNPT pada tahun 2016.
Barulah setelah itu Tito Karnavian diangkat menjadi Kapolri.

Kala itu, ia menggantikan posisi Jenderal Pol (Purn.) Badrodin Haiti.
Pada 2019, Tito Karnavian diberhentikan dengan hormat oleh Presiden Jokowi.

Di waktu yang sama, Tito diangkat menjadi Mendagri dalam Kabinet Indonesia Maju di kepemimpinan Presiden Jokowi dan Wapres Ma’ruf Amin.

Tito Karnavian tercatat memiliki total harta kekayaan sebesar Rp25,8 miliar. Hartanya itu terdaftar di dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK.

Ia terakhir kali melaporkan hartanya di LHKPN KPK pada 16 Maret 2024.
<span;>Harta terbanyaknya berasa dari kas yang ia miliki sebesar Rp17 miliar…(*)

 

Lp. Putri

BNN Bongkar dan Gagalkan Peredaran 1,2 Ton Narkoba, 10 Kg Sabu di Tangki Pajero

NEWSSULSEL.id, Jakarta – Badan Narkotika Nasional (BNN) membongkar 14 kasus peredaran narkoba selama Februari 2025 dengan total barang bukti beragam jenis narkotika sebanyak 1,2 ton.

Kepala BNN Komjen Marthinus Hukom menjelaskan dari 14 kasus itu, 37 orang tersangka ditangkap dengan total barang bukti 1,2 ton narkoba dengan rincian 201.290,22 gram sabu, 894.330 gram ganja, dan 303.188 butir ekstasi atau setara dengan 115.211,65 gram.

“Berdasarkan total barang bukti yang berhasil disita tersebut, kita telah berhasil mencegah perputaran uang untuk pembelian narkotika sebesar kurang lebih Rp1 triliun sekaligus mencegah kurang lebih 1,4 juta orang yang berpotensi akan menyalahgunakan narkotika,” kata Marthinus dalam konferensi pers, Senin (3/3/2025).

Ia menjelaskan salah satu kasus yang dibongkar adalah peredaran narkotika dengan memanfaatkan jasa ekspedisi di Aceh, Sabtu (1/2/2025) lalu.

Sebuah paket ekspedisi berisi vacum cleaner memuat 1 Kg sabu yang akan dikirim ke Palu, Sulawesi Tengah, berhasil terdeteksi dan diamankan oleh petugas bersama dengan satu unit kendaraan roda empat.

Dua orang tersangka berinisial MK dan RS sebagai pemilik paket diamankan petugas BNNP Aceh di Dusun Mon Gajah, Kabupaten Aceh Utara.

Sementara itu, satu orang berinisial ME sebagai pengirim paket yang berada di Malaysia hingga saat ini masih masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

Kasus lain, BNN dan tim gabungan menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu dari Aceh melalui Sumatera Utara yang dilakukan oleh sindikat Kelompok Gagak Hitam. Sabu disembunyikan di tangki mobil.

“Petugas berhasil mengamankan sebanyak 11 bungkus sabu seberat 10,96 Kg yang disembunyikan dalam tangki Mobil Pajero,” kata dia.

Dari pengembangan kasus itu, petugas juga menggagalkan pengiriman narkotika di Tangerang dengan modus yang sama menyembunyikan narkoba di tangki mobil pajero. Dua tersangka diamankan.

Ada juga kasus BNN yang mengamankan 89,6 Kg sabu dari tangan tersangka Y yang merupakan bagian dari jaringan Transporter darat Aceh-Medan.

Y ditangkap saat sedang menyerahkan sebuah mobil mewah yang telah dimodifikasi dengan tambahan kompartemen dalam bagasi untuk menyembunyikan 30 bungkus sabu kepada petugas towing mobil di Kota Medan.

Selanjutnya petugas melakukan pengembangan dan kembali menemukan barang bukti berupa 60 paket sabu di sebuah mobil me

wah dengan modus modifikasi mobil serupa saat sedang diangkut oleh towing mobil dalam perjalanan menuju Pelabuhan Belawan.

Butuh Rental Mobil Nyaman Hubungi No: 0859 6581 9669 – 0878 1959 5557

 

Secara total, ada 20 unit kendaraan yang disita dari belasan kasus narkoba ini, terdiri 16 unit kendaraan roda empat dan empat unit roda dua.

“Di antara 16 unit kendaraan roda empat terdapat 7 unit kendaraan mewah merk Mercedes Benz, BMW, Audi, Fortuner, Pajero dan sengaja dibeli dan dimodifikasi untuk menyembunyikan narkotika dan mengelabui petugas jika dilakukan razia atau pemeriksaan di jalan,” kata dia.

Pada kesempatan yang sama, Menko Polkam Budi Gunawan mengatakan desk pemberantasan narkoba akan terus bekerja dalam mempersempit ruang gerak peredaran narkoba di Indonesia.

“Barang bukti yang disita sabu, ganja, kokain. Seluruhnya dengan estimasi nilai Rp1 triliun,” kata Budi…(*)

Lp. Putri.

Desersi Dan Terlibat Kasus Dugaan Penipuan Oknum Polisi di Maros Dipecat

NEWSSULSEL.id, Makassar – Oknum anggota Polres Maros, Brigadir Asdariyanto dikenakan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) lantaran desersi tidak masuk kerja selama 30 hari. Dia juga terlibat pidana kasus dugaan penipuan.

Keputusan tersebut dilakukan pada upacara PTDH yang dilakukan di Mapolres Maros pada Selasa (4/3/2025).

Upacara pemecatan ditandai dengan mencoret bingkai foto oknum polisi itu yang dilakukan oleh Kapolres Maros AKBP Douglas Mahendrajaya.

“Desersi tidak masuk lebih dari 30 hari secara berturut-turut tanpa alasan. Adapun kasus lainnya sebagai petunjuk yang menguatkan anggota ini dipecat ada kasus kode etiknya berapa kali lakukan disiplin sama ada kasus pidananya berupa penipuan,” jelas Douglas kepada wartawan, Selasa (4/3/2025).

Butuh Rental Mobil Nyaman Hubungi No: 0859 6581 9669 – 0878 1959 5557



Menurut Douglas, oknum anggotanya itu sempat bertugas di Polres Polman, Sulawesi Barat. Saat dimutasi ke Polres Maros, Asdariyanto diduga melakukan penipuan.

“Dulu anggota dari Polres Polman lalu ada kode etiknya belum selesai di sana ada mutasinya ke Maros. Belum diputihkan kode etiknya di sana, ada masalah lagi di Maros,” ungkap Douglas.

Polres Maros telah melakukan berbagai upaya pendekatan dan pembinaan terhadap Brigadir Asdariyanto. Namun oknum polisi itu tidak menunjukkan iktikad baik untuk berubah.

“Namun pelanggaran yang dilakukan oleh yang bersangkutan sudah tidak bisa diberikan kebijakan karena dianggap telah mengkhianati sumpah janji sebagai anggota Polri,” sebutnya.

Di satu sisi, Douglas menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada seluruh anggota Polres Maros yang telah bekerja dengan baik dan menjauhi pelanggaran. Dia berharap personelnya meningkatkan pelayanan.

“Terima kasih kepada seluruh personel telah bekerja dengan baik, jadikan upacara PTDH ini sebagai pembelajaran untuk bekerja lebih baik dan meminimalisir berbagai bentuk pelanggaran,” pungkasnya…(*).

Lp. Hamzah WR

Penuhi Kebutuhan Air Bersih, Satgas Yonif 512/QY Bangun Sumur Bersama Warga Kampung Yabanda.

NEWSSULSEL.id, Papua – Tingkatkan kualitas hidup masyarakat diwilayah penugasan Satgas Yonif 512/QY. Pos Yabanda Kabupaten Keerom kerja sama warga Kampung bangun sumur untuk memenuhi kebutuhan air bersih.

Serda Wildan Mahendra Personel Pos Yabanda mengatakan bahwa pembangunan sumur ini merupakan bagian dari kepedulian Satgas terhadap kesejahteraan masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar seperti air bersih.

“Kami berharap sumur ini dapat membantu warga Kampung Yabanda dalam mendapatkan akses air bersih yang lebih mudah dan layak,” ujar Serda Wildan, Selasa (4/3/2025).

Salah satu warga, Bapa Stefanus, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diberikan oleh Satgas Yonif 512/QY. Menurutnya, ketersediaan air bersih sangat penting bagi kehidupan sehari-hari, terutama untuk keperluan rumah tangga.

Butuh Rental Mobil Nyaman Hubungi No: 0859 6581 9669 – 0878 1959 5557


“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada bapa-bapa TNI yang sudah membantu kami. Sekarang, kami tidak perlu berjalan jauh untuk mendapatkan air bersih,” tutur Bapa Stefanus.

Pembangunan sumur ini merupakan wujud nyata dari kemanunggalan TNI dan rakyat, yang terus berupaya menciptakan kesejahteraan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah perbatasan. Satgas Yonif 512/QY berkomitmen untuk terus mendukung kebutuhan warga melalui berbagai kegiatan sosial dan pembangunan infrastruktur dasar…

 

Sumber: P Satgas Yonif 512/QY

Hari Pertama Bertugas, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Langsung Tancap Gas

NEWSSULSEL.id, Makassar – Hari pertama bertugas Munafri Arifuddin segera akan lakukan Mutasi pejabat di lingkup Pemerintah Kota Makassar diawali dengan bersurat ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk meminta izin.

“Mutasi jabatan ini harus cepat dilakukan, tetapi sesuai dengan aturan yang berlaku kita harus tetap bersurat,” ucap Munafri Arifuddin dalam wawancara usai Rapat Paripurna di Sekretariat DPRD Kota Makassar, Jl Ap Pettarani, Senin (3/3/2025).

Ada beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mengalami kekosongan pejabat menjadi prioritas.

Utamanya OPD yang akan menjalankan program-program unggulan Munafri-Aliyah, seperti Dinas Pendidikan untuk program gratis seragam sekolah dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk program iuran sampah gratis.

“Sekarang ini ada beberapa program prioritas kita, di mana program ini memiliki cantolan-cantolan di dinas-dinas yang harus dikawal dengan baik,” ujarnya.

Butuh Rental Mobil Nyaman Hubungi No: 0859 6581 9669 – 0878 1959 5557

Menurut Appi, program strategis tersebut perlu dikawal agar eksekusinya maksimal, olehnya Ia<span;> membutuhkan sosok yang bisa bekerja sama dengan baik.

“Ya, dikawal dengan baik, contohnya di Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pendidikan, ini kalau begini kondisinya harus kita beri orang yang bisa bekerja sama, supaya ini bisa kuat,” tegasnya.

Namun, Appi menekankan bahwa proses mutasi dan rotasi jabatan ini akan berjalan sesuai aturan.

Posisi-posisi yang vital akan diisi berdasarkan mekanisme asesmen, bukan karena kedekatan.

“Prosesnya akan berjalan sesuai aturan, dan saya sangat berharap posisi-posisi yang vital di kota Makassar ini bukan ditentukan karena kedekatan kita, tapi melalui proses mekanisme seperti asesmen dan sebagainya,” tuturnya.

Diketahui, ada tujuh jabatan eselon II yang kosong di Pemkot Makassar, yaitu jabatan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP), Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), dan Kepala Dinas Pendidikan.

Selain itu, jabatan Sekretaris Daerah juga kosong sejak Januari 2024 lalu.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham (MULIA) memaparkan 7 program unggulannya.

Program yang diberi nama “7 Jalan Pengabdian MULIA” ini dipaparkan Munafri Arifuddin dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Makassar, Senin (3/3/2025) pagi.

Pemaparan visi-misi ini juga turut disaksikan oleh Wakil Gubernur Sulsel, Fatmawati Rusdi, dan eks Wali Kota Makassar, Danny Pomanto.

Di hadapan peserta sidang paripurna, Munafri menegaskan bahwa program ini menjadi fokus utama pemerintahan Makassar periode 2025-2030.

Tujuan utama program ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mempercepat pembangunan di berbagai sektor.

Menurut Munafri, pemerintahannya akan menitikberatkan pada pembangunan yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Program ini disusun berdasarkan kebutuhan utama warga Makassar serta selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2030.

Visi yang diusung tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga memastikan bahwa setiap program memberikan dampak sosial langsung bagi masyarakat.

“Kami menyampaikan visi-misi MULIA dengan fokus pada program-program yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, memastikan setiap kebijakan yang diterapkan dapat memberikan dampak sosial langsung dan nyata bagi warga Kota Makassar,” kata Munafri.

7 Program unggulan yang jadi prioritas utaman selama 5 tahun mendatang itu:

Seragam Sekolah seluruh pelajar di Makassar tanpa biaya untuk mendukung pendidikan yang inklusif.

Meringankan beban warga sekaligus meningkatkan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern.

Gratis Pemasangan Instalasi Air Bersih
Memperluas akses air bersih ke seluruh wilayah Makassar, khususnya bagi warga yang selama ini mengalami kesulitan.

Pembangunan Stadion Bertaraf Internasional

Menjadikan Makassar sebagai pusat olahraga dengan fasilitas stadion modern yang dapat mendukung event nasional dan internasional.

Mulia Berjasa:

Program berbagj Jaminan Sosial perlindungan sosial bagi masyarakat kurang mampu, pekerja informal, serta kelompok rentan lainnya.

Mulia Super Apps:
Digitalisasi layanan pemerintahan dalam satu aplikasi, mempermudah akses warga terhadap layanan administrasi, kesehatan, dan sosial.

Mulia Creative Hub:
Mendorong pengembangan ekonomi kreatif dengan membangun pusat inovasi dan kreativitas sebagai wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan ide dan berkolaborasi, serta menciptakan solusi inovatif yang mendukung pertumbuhan ekonomi Kota Makassar.

Munafri kemudian menegaskan bahwa tahun 2025 menjadi momen krusial bagi pemerintah daerah, termasuk Pemkot Makassar.

Hal ini menandai tahun pertama dalam periode perencanaan pembangunan jangka panjang 2025-2030.

Pada fase ini, kebijakan akan difokuskan pada konsolidasi dan penguatan landasan transformasi untuk memastikan arah pembangunan yang terencana dan berkelanjutan.

Kebijakan ini mencakup berbagai aspek strategis, di antaranya, Transformasi sosial, ekonomi, dan tata kelola pemerintahan yang lebih transparan dan efisien.

Pemantapan ketentraman dan ketertiban umum, serta penguatan demokrasi yang substantif guna menciptakan stabilitas ekonomi makro daerah…(*)

Lp. Marwan Dg Lee

Kapolres Ditangkap Divisi Propam Polri, Wakapolres Ditunjuk Pimpin Polres Ngada

NEWSSULSEL.id, Ngada – Wakapolres Polres Ngada Kompol Mei Charles Sitepu ditunjuk untuk memimpin Polres Ngada untuk sementara waktu, gegara Kapolres Ngada AKBP Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmaja ditangkap dan ditahan Divisi Propam Mabes Polri.

“Sementara Waka saya tunjuk untuk menghandle di sana,” jelas Kapolda NTT Irjen Daniel Tahi Monang Silitonga Senin (3/3/2025).

Daniel tidak mengetahui kasus yang menjerat Fajar. Ia mengaku hanya mendapat surat tembusan dari Mabes Polri atas ditangkapnya Fajar.

“Nanti biar Mabes Polri yang punya kewenangan untuk menyampaikan hal itu. Tidak ada koordinasi (dengan Polda NTT) saat (Fajar) diamankan,” ujarnya.

Daniel meminta jajarannya di Polda NTT agar melayani masyarakat dengan baik. Ia menegaskan siapapun jajarannya yang melanggar akan ditindak tegas.

“Polisi yang berbuat pelanggaran, biarpun unsur pimpinan, tidak pandang bulu jabatannya tinggi atau tidak, tentu Bapak Kapolri tidak akan bela,” pungkasnya.

Informasi yang dihimpun awa media ini, Divisi Propam Mabes Polri menangkap Kapolres Ngada AKBP Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmaja, di salah satu hotel yang ada di Kupang gegara dugaan penyalahgunaan narkoba dan asusila Kamis (20/2/2025).

Butuh Rental Mobil Nyaman Hubungi No: 0859 6581 9669 – 0878 1959 5557



Setelah penangkapan, Kapolres Ngada langsung digelandang ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan di Propam Mabes Polri.

Kabid Humas Polda NTT, Kombes Henry Novika Chandra, mengungkapkan Fajar ditangkap pada Kamis (20/2/2025). Sejak penangkapan hingga saat ini, Fajar masih ditahan di Mabes Polri untuk diperiksa.

“Yang bersangkutan tengah menjalani pemeriksaan di Propam Mabes Polri,” ungkap Henry dalam keterangan tertulisnya, Senin (3/3/2025)

Menurut Henry, Fajar akan dikenakan tindakan tegas jika terbukti melakukan pelanggaran atau tindak pidana. Seorang perwira menengah (pamen) yang menjabat suatu jabatan strategis di lingkungan Polri, jika terbukti lakukan pelanggaran akan diambil alih oleh Divisi Propam Polri.

“Proses hukum akan mengacu pada ketentuan disiplin maupun kode etik profesi Polri,” tegas Henry…(*)

Lp. Afit