suherman

Kecelakaan Depan Tugu Salak di Enrekang, 6 Penumpang Mobil Tabrak Tiang Listrik Terluka

NEWSSULSEL.id, Enrekang – Mobil berplat NO Polisi DP 1036 AS di JL Poros Enrekang – Toraja alami kecelakaan depan Tugu Salak, Dusun Belajen, Kelurahan Kambiolangi, Kecamatan Alla, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan. Sabtu (15/2/2025)

Menurut sumber Newssulsel.id kejadian itu terjadi pada saat saya dalam.rumah tiba-tiba dengar suara benturan keras sekitar pukul 23:45 WITA, sehingga saya serta sejumlah warga setempat langsung keluar rumah dan melihat mobil tabrak tiang listrik PLN.

Butuh Rental Mobil Nyaman Hubungi No: 0859 6581 9669 – 0878 1959 5557

 

“Menurut sopir mobil saat saya tanya kenapa bisa kita tabrak tiang listrik, Ia terlihat masih sock atas kejadian yang dialami,” Jelas Safri warga setempat yang turut bantu evakuasi mobil dari Toraja menuju Pare-pare gunakan truck pengankut sampah. hingga menimbulkan kemacetan dari arah Enrekang dan Toraja. Minggu (16/2/2025).

Untung Kejadian tidak menelan korban jiwa sebut Safri, meskipun 6 penumpang terluka. 2 anak-anak dan 4 orang dewasa, sementara mobil nampak mengalami kerusakan dibagian depan sehinga harus diderek ungkapnya.

Hingga berita diterbitkan media ini, penyebab kecelakaan belum ditau pasti, polisi pun tak tampak dilokasi hingga mobil di evakuasi ucap Safri bapak 1 anak itu…(*)

Lp. Alif

PLN Sulselrabar Peduli, Beri Layanan Kesehatan, Makanan Siap Saji Korban Banjir di Maros,

NEWSSULSEL.id, Makassar – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) turut membantu korban banjir di Kabupaten Maros.

Bantuan ini dilakukan bersama Tim Reaksi Cepat (TRC), Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN, dan Srikandi PLN, yang terjun langsung dalam aksi kemanusiaan bertajuk Tanggap Banjir Kabupaten Maros, Minggu (16/2/2025).

Butuh Rental Mobil Nyaman Hubungi No: 0859 6581 9669 – 0878 1959 5557

 

Kegiatan ini dilaksanakan untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir di Desa Mattirotasi dan Desa Bonto Matte’ne, Kabupaten Maros.

Bantuan yang diberikan berupa layanan kesehatan gratis, obat-obatan, serta distribusi 1.000 porsi makanan siap saji bagi warga terdampak banjir.

Sebanyak 238 penduduk desa memanfaatkan layanan kesehatan ini, yang meliputi pemeriksaan dokter dan pemberian obat-obatan secara gratis.

Amalia (37), warga Desa Mattirotasi, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diberikan oleh PLN UID Sulselrabar.

Ia datang ke posko kesehatan YBM PLN dengan keluhan sakit kepala dan gatal-gatal di kaki akibat terendam banjir.

“Terima kasih PLN atas bantuan yang diberikan. Saya bisa mendapatkan pemeriksaan kesehatan dan obat-obatan gratis. Semoga banjir di daerah kami bisa segera surut,” kata Amalia, dalam keterangan tertulis.

General Manager PLN UID Sulselrabar, Budiono, yang turun langsung untuk memimpin proses pemulihan pasokan listrik dan memberikan bantuan kepada masyarakat, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan wujud kepedulian PLN kepada masyarakat yang terdampak bencana.

Menurutnya, PLN tidak hanya hadir untuk memastikan keandalan listrik, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.

“Melalui YBM PLN dan komunitas Srikandi PLN, kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga Kabupaten Maros. Kami juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan pemulihan berjalan dengan cepat dan aman,” kata Budiono.

Melalui aksi ini, lanjut Budiono, PLN UID Sulselrabar menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat, tidak hanya dalam aspek kelistrikan, tetapi juga dalam kepedulian sosial.

Tercatat, sejak Jumat (14/2/2025), pasokan listrik yang terdampak cuaca buruk, banjir, dan tanah longsor di Sulawesi Selatan sudah 100 persen pulih.

Selain memberikan bantuan kemanusiaan, PLN UID Sulselrabar juga tetap siaga jika sewaktu-waktu terjadi hal serupa.

PLN mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati terhadap potensi bahaya listrik akibat banjir serta segera melaporkan gangguan kelistrikan melalui aplikasi PLN Mobile…(*)

Lp. Hamzah WR

Pemotongan Dana Bos,  Imbas Efisiensi Anggaran Kemenag di Tingkat Madrasah

Pemotongan Dana Bos,  Imbas Efisiensi Anggaran Kemenag di Tingkat Madrasah

NEWSSULSEL.id, Jakarta –Tahun anggaran 2025, Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag) mengalami pemangkasan anggaran yang signifikan sebagai bagian dari upaya efisiensi yang dilakukan pemerintah.

Berdasarkan surat dari Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Ditjen Pendidikan Islam mendapatkan kuota efisiensi sebesar Rp10,093 triliun dari total anggaran sebesar Rp36,204 triliun.

Butuh Rental Mobil Nyaman Hubungi No: 0859 6581 9669 – 0878 1959 5557

Pemotongan ini berdampak langsung pada berbagai sektor, termasuk madrasah, MI, MTs, dan MA, terutama melalui pengurangan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Secara keseluruhan, Kemenag mengalami pemotongan anggaran sebesar Rp12,3 triliun, dari pagu awal sebesar Rp78,5 triliun menjadi Rp66,2 triliun.

Pemotongan terbesar berasal dari anggaran Ditjen Pendidikan Islam, yang awalnya sebesar Rp35,8 triliun menjadi Rp25,7 triliun. Sumber dana yang terkena pemotongan meliputi Rupiah Murni, PNBP, BLU, dan SBSN.

Dampak pada Dana BOS

Pemotongan anggaran ini berdampak langsung pada Dana BOS yang diterima oleh madrasah. Berdasarkan surat dari Dirjen Pendis, alokasi Dana BOS untuk MI, MTs, dan MA mengalami penyesuaian sebagai berikut:

– MI: Rp500 ribu per siswa per tahun
– MTs: Rp600 ribu per siswa per tahun
– MA: Rp700 ribu per siswa per tahun

Imbas pada Madrasah

Pemotongan Dana BOS ini memiliki beberapa dampak signifikan pada madrasah, MI, MTs, dan MA.

Pertama, pengurangan dana operasional dapat menghambat berbagai program dan kegiatan pendidikan yang sebelumnya didanai oleh BOS. Hal ini termasuk pembelian buku, alat tulis, dan peralatan <span;>pendidikan lainnya yang esensial untuk proses belajar mengajar.

Kedua, pemotongan dana juga dapat mempengaruhi kualitas pendidikan di madrasah. Dengan dana yang lebih sedikit, madrasah mungkin kesulitan untuk mempertahankan atau meningkatkan kualitas fasilitas dan layanan pendidikan.

Ini bisa berdampak pada akreditasi madrasah, jumlah siswa yang mendaftar, serta tingkat kelulusan dan prestasi siswa.

Untuk mengatasi dampak pemotongan anggaran ini, Kemenag telah menginstruksikan penyesuaian melalui mekanisme revisi anggaran.

Penyesuaian ini mencakup pengurangan belanja operasional dan non-operasional, serta penyesuaian alokasi dana untuk berbagai program dan kegiatan.

Selain itu, Kemenag juga berupaya memastikan bahwa program-program prioritas seperti pembayaran gaji dan tunjangan, serta bantuan sosial tetap berjalan meskipun dengan anggaran yang lebih terbatas.

Efisiensi anggaran Kemenag pada tahun 2025 membawa dampak yang signifikan pada madrasah, MI, MTs, dan MA, terutama melalui pemotongan Dana BOS.

Meskipun langkah-langkah penyesuaian telah diambil, tantangan tetap ada dalam menjaga kualitas pendidikan dan operasional madrasah.

Diharapkan, dengan kerjasama dan inovasi, madrasah dapat terus memberikan pendidikan yang berkualitas meskipun dengan anggaran yang lebih terbatas…(*)

Lp. Putri

Perkuat Kebersamaan Satgas Yonif 512/QY Gotong Royong Bersama Masyarakat Distrik Batom

NEWSSULSEL.id, Papua – Satgas Yonif 512/QY melalui Pos Batom Kabupaten Pegunungan Bintang tunjukkan kepedulian dan kedekatannya, dengan warga setempat melalui Karya Bakti, melibatkan seluruh lapisan warga di Distrik Batom.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam membangun serta menjaga lingkungan sekitar. Minggu, (16/2/2025).

Butuh Rental Mobil Nyaman Hubungi No: 0859 6581 9669 – 0878 1959 5557

 

Serda Iskandar, salah satu personel Pos Batom, mengungkapkan rasa senangnya ikut serta dalam kegiatan bersama warga setempat.

“Senang rasanya kami di sini sangat dekat dengan masyarakat, seperti sudah menjadi bagian dari keluarga di sini. Kebersamaan yang terjalin sangat erat, dan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus membantu serta bekerja sama dengan masyarakat,” ujarnya.

Karya Bakti kali ini difokuskan pada pembersihan lingkungan, perbaikan jalan kampung, serta pembangunan fasilitas umum yang bermanfaat nyaman ditinggali bagi masyarakat.

Salah satu warga, Mama Yumina, mengungkapkan rasa syukurnya atas kehadiran serta kepedulian anggota TNI di wilayahnya.

“Bapa-bapa TNI yang tugas di sini sangat terasa dekatnya dengan kami. Mereka selalu membantu, baik dalam kegiatan kerja bakti maupun dalam berbagai kesulitan yang kami hadapi. Kami merasa sangat terbantu dengan keberadaan mereka di tengah-tengah kami,” kata Mama Yumina.

Kegiatan ini tidak hanya memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat, tetapi juga menjadi ajang untuk menumbuhkan semangat gotong royong yang selama ini menjadi budaya Bangsa Indonesia.

Satgas Yonif 512/QY berkomitmen untuk terus hadir dan berkontribusi bagi masyarakat di daerah penugasannya, khususnya di Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua…(*)

Sumber: Penerangan Satgas Yonif 512/QY
SALAM SATU JIWA SALAM NKRI.

Kasus Oknum Dosen Palsukan Tanda Tangan Sekdes, Naik Tahap Penyelidikan Polres Bantaeng

NEWSSULSEL.id, Bantaeng – Kasus pemalsuan tanda tangan Sekretaris Desa (Sekdes) yang dilakukan Alif Mualim oknum dosen salah satu kampus di Kabupaten Jeneponto akhirnya naik ke tahap penyidikan Polres Bantaeng, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Naikan kasus ke tahap penyidikan disampaikan oleh korban, Sekdes Bontolojong, Kecamatan Uluere, Kabupaten Bantaeng, Muhammad Aris.

Butuh Rental Mobil Nyaman Hubungi No: 0859 6581 9669 – 0878 1959 5557

 

“Kemarin saya dipanggil penyidik Polres Bantaeng, katanya sudah naik ke tahap penyidikan,” kata Muhammad Aris ke awak media ini via telepon, Jumat (14/2/2025).

Dalam laporannya, Alif Mualim diduga memalsukan tanda tangan Muhammad Aris untuk kepentingan pribadi di Kantor Pengadilan Negeri.

Tiga bulan berlalu, polisi akhirnya menaikkan perkara ini dari tahap penyelidikan menjadi penyidikan.

Namun demikian, penyidik Sat Reskrim Polres Bantaeng masih membutuhkan beberapa alat bukti pendukung sebelum melimpahkan kasus ini ke Kejaksaan.

“Ada lagi yang diperlukan polisi, seperti sampel tanda tangan. Katanya Kartu Keluarga (KK) dan rapor anak saya akan disandingkan dengan tanda tangan yang dipalsukan,” ujarnya.

Hari ini saya disuruh datang, tapi saya bilang nanti Senin depan. Katanya ada dokumen yang harus saya tandatangani, sekitar 10 lembar kosong, sambil berharap agar kasus ini segera selesai tambahnya.

“Harapan saya supaya ini dipercepat, agar pelaku segera dimintai pertanggungjawaban atas perbuatannya,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Sekdes Bontolojong geram dengan perbuatan oknum dosen, melapor ke SPKT Polres Bantaeng Selasa (12/11/2024).

Muhammad Aris melaporkan Alif Mualim terkait dugaan pemalsuan keterangan ahli waris dan keterangan kematian.

Saya melaporkan Alif Mualim karena adanya pemalsuan keterangan ahli waris dan keterangan kematian,” kata Muhammad Aris di Mapolres Bantaeng.

Ia menjelaskan, dokumen palsu itu dibuat oleh Alif Mualim pada 27 Oktober 2023 untuk diserahkan ke Kantor Pengadilan Agama (PA) Bantaeng.

Hal ini baru diketahui oleh Muhammad Aris saat pihak PA Bantaeng melakukan konfirmasi.

“Belum lama ini, orang dari Pengadilan Agama datang ke saya dan menanyakan apakah benar saya membuat surat itu, dan saya jawab tidak,” ucapnya.

Dalam keterangan surat kematian palsu yang dibuat Alif, terdapat kesalahan NIP dan stempel.

Surat ahli waris dan kematian tersebut diduga dibuat untuk mengelabui PA Bantaeng dan saudara-saudara Alif demi mendapatkan hak ahli waris dari almarhum ayahnya.

Olehnya, Aris melaporkan Alif atas dugaan pemalsuan dokumen.

“Saya melapor di Polres Bantaeng dengan harapan kasus ini diproses sesuai hukum yang berlaku,” pintanya.

Aris mengungkapkan bahwa kejadian seperti ini merupakan yang pertama kalinya sejak ia menjabat sebagai sekdes lebih dari 20 tahun.

Ia pun tak menyangka bahwa warganya nekat melakukan tindakan tak terpuji tersebut.

“Itu salah satu warga saya, saya dengar dia mengajar di salah satu perguruan tinggi (dosen) di Jeneponto,” pungkasnya.

Sementara itu, Alif Mualim yang dikonfirmasi terkait laporan Muhammad Aris di Mapolres Bantaeng belum memberikan keterangan…(*)

Lp. MS Dg Lee

Pidsus Kejari Makassar Seret 2 Tersangka Baru Korupsi Dana Hibah KONI

NEWSSULSEL.id, Makassar –Kasus korupsi penyalahgunaan dana hiba Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Makassar, menyeret dua tersangka baru.

Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Makassar, menetapkan dua tersangka baru kasus korupsi penyalagunaan dana hiba Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Makassar. Berinisial HH dan JTU.

Butuh Rental Mobil Nyaman Hubungi No: 0859 6581 9669 – 0878 1959 5557

Kedua tersangka saat itu diketahui berperan sebagai Even Organizer pada malam juara tahun 2022, pembukaan dan penutupan Porkot 2023 serta Kampung Atlet 2023.

Kasi Intelijen Kejari Makassar, Andi Alamsyah menjelaskan, keduanya ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik melakukan pengembangan penyidikan, terkait dugaan tindak pidana korupsi dana hibah KONI tahun 2022 dan 2023.

“Keduanya ditetapkan tersangka, dan langsung ditahan di lapas kelas 1 Makasaar Jumat (14/2/2025)” jelas Andi Alamsyah kepada wartawan didampingi Kasi Pidsus, Arifuddin Achmad.

Diketahui, dalam kasus dugaan korupsi dana hibah Tahun Anggaran 2022-2023 itu, Ketua KONI Makassar, Ahmad Susanto ditetapkan tersangka bersama dua orang lainnya.

Yaitu, Kepala Sekretariat KONI Makassar Ratno Nur Suryadi dan Sekretaris Umum KONI Makassar, Muhammad Taufik.

Dalam kasus tersebut. Kejari Makassar menerapkan pasal  kepada ketiga tersangka ini melanggar primair pasal 2 ayat satu Undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

Sebagai mana telah diubah dengan undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

Juncto pasal 55 ayat 1 KUHP subsidair pasal 3 Undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tidak pidana korupsi sebagai telah diubah dengan UU nomor 20 tahun 2021 tentang perubahan atas UU nomor 31 tahun 1999 dan tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

“Junto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP,” jelas Kajari Makassar Nauli Rahim Siregar saat mengumumkan penetapan tersangka dengan total saksi yang diperiksa sebanyak 49 orang.

Lp. Asril

Jaksa Sita 2 Boks Dukumen, Plt Kabid Bina Marga Bilang Dokumen Kontrak & SP2D

NEWSSULSEL.id, Sulteng – Kejaksaan Negeri Kabupaten Gorontalo geledah di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Gorontalo.Kamis pagi (13/02/24) sekitar pukul 09.00 WITA,

<span;>Penggeledahan itu merupakan bagian dari proses penyelidikan lanjut kasus yang sebelumnya telah menyeret Kepala Dinas PUPR, dan mantan Kepala Bidang Bina Marga, serta tiga orang lainnya yang telah ditahan saat ini.

Butuh Rental Mobil Nyaman Hubungi No: 0859 6581 9669 – 0878 1959 5557

 

Sebanyak tujuh anggota kejaksaan turun langsung ke lokasi lakukan pemeriksaan, dan geledah ruang Kepala Dinas PUPR yang berada dilantai atas kantor serta beberapa ruangan seluruh bagian secara teliti, terutama dokumen juga arsip tersusun dalam album tidak ada terlewatkan.

Setelah itu, tim kejaksaan lanjutkan penggeledahan di ruangan Kabid Bina Marga. yang berlangsung lebih lama dibandingkan ruangan sebelumnya, karena banyaknya dokumen yang harus diperiksa.

Sejumlah berkas bahkan dibawa oleh tim kejaksaan dalam buntelan-buntelan terpisah.

Hasil dari penggeledahan tersebut terlihat kejaksaan membawa sekitar dua box besar berisi dokumen serta sejumlah buntelan berkas terpisah yang diduga memiliki keterkaitan dengan kasus yang diselidiki.

Kehadiran tim kejaksaan di pagi itu mengejutkan para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berada di kantor PUPR, terutama karena beberapa pegawai belum hadir saat penggeledahan berlangsung.

Dalam proses penggeledahan, turut hadir Kabid Bina Marga, Plt. Sekretaris PUPR, bendahara, serta beberapa pegawai lainnya.

Wahyu, perwakilan dari bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejaksaan Negeri Kabupaten Gorontalo, menjelaskan bahwa penggeledahan ini dilakukan sebagai langkah lanjutan dari penyelidikan kasus yang sudah berjalan.

“Ada kurang lebih dua boks dokumen yang kami bawa dari penggeledahan ini untuk kepentingan penyelidikan. Dan ini dilakukan sesuai dengan surat izin penggeledahan dari pengadilan,” jelasnya.

Sementara itu, Kabid Bina Marga, Alam Rivai, yang turut mendampingi penggeledahan, menyatakan bahwa pihaknya akan bersikap kooperatif terhadap segala kebutuhan kejaksaan dalam penyelidikan kasus ini.

Dokumen yang diperiksa tadi mencakup berbagai kontrak dan SP2D dari awal hingga akhir, termasuk retensinya,” ujarnya.

Penggeledahan tersebut diharap dapat mengungkap lebih banyak fakta terkait kasus yang tengah ditangani, sekaligus menjadi langkah awal dalam memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan proyek di lingkungan Dinas PUPR Kabupaten Gorontalo.

Lp. Selo

Kepedulian Satgas Yonif 512/QY Diwilayah Penugasan Tulus Obati Warga Yang Sakit

NEWSSULSEL.id, Papua – Upaya berikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di daerah penugasan, Satgas Yonif 512/QY kembali terlihat tunjukkan kepedulian melaluai Pos Bompay Kabupaten Keerom dengan membantu obati warga yang sedang sakit. Sabtu (15/2/2025)

Butuh Rental Mobil Nyaman Hubungi No: 0859 6581 9669 – 0878 1959 5557

Danpos Bompay, Serma Indra Dwi Churniawan, menegaskan bahwa memberikan bantuan kepada masyarakat, termasuk dalam bidang kesehatan, merupakan bagian dari tanggung jawab Kami sebagai Satgas yang bertugas di wilayah tersebut.

“Ini sudah menjadi bagian dari tanggung jawab kami sebagai Satgas di wilayah Papua. Selain menjaga keamanan, kami juga memiliki kewajiban moral untuk membantu masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk kesehatan. Kami ingin masyarakat merasa bahwa kehadiran kami di sini benar-benar membawa manfaat bagi mereka,” ungkap Serma Indra.

Salah satu warga yang menerima bantuan medis dari Satgas Yonif 512/QY adalah Bapa Chelvin Swo. Kami datang langsung kerumahnya dan melihat kondisinya dalam keadan lemas akibat demam tinggi. Menyadari kondisi tersebut, personel kesehatan Satgas Yonif 512/QY segera memberikan pemeriksaan medis dan obat-obatan kepada

Bapa Chelvin Swo.
Setelah menerima pengobatan dan perawatan, Bapa Chelvin Swo merasa lebih baik dan mengucapkan rasa terima kasihnya kepada para prajurit Satgas yang telah memberikan perhatian serta pelayanan medis dengan penuh kepedulian.

“Saya sangat berterima kasih kepada Bapa-bapa TNI yang telah membantu saya. Bapa-bapa TNI disini bukan hanya menjaga kami, tetapi juga peduli dengan kesehatan kami. Semoga Tuhan membalas kebaikannya,” ujar Bapa Chelvin Swo dengan penuh rasa syukur.

Dengan ketulusan hati, Satgas Yonif 512/QY akan terus berkomitmen untuk hadir di tengah-tengah masyarakat, tidak hanya melaksanakan tugas keamanan perbatasan, tetapi juga sebagai sahabat dan pelayan bagi masyarakat yang membutuhkan…(*)

 

Sumber. Penerangan Satgas Yonif 512/QY

SALAM SATU JIWA SALAM NKRI.

Aniaya Pacar Paksa Aborsi ,Oknum Polres Mateng Bripda NI Terancam Dipecat

NEWSSULSEL.id, Sulbar – Oknum anggota Polres Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat (Sulbar), Bripda NI akan jalani sidang kode etik dalam waktu dekat dan terancam dijatuhi sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) gegara menghamili pacarnya, AS (21).

Butuh Rental Mobil Nyaman Hubungi No: 0859 6581 9669 – 0878 1959 5557

“Adanya proses lanjut yaitu proses penegakan kode etik sesuai dengan Perpol 07 tahun 2022 dengan ancaman paling berat pemberhentian tidak dengan hormat,” tegas Kapolres Mateng AKBP Hengky Kristanto kepada wartawan, Jumat (14/2/2025).

Hengky menegaskan akan menindak Bripda NI atas perbuatannya. Dia pun meminta maaf atas ulah anggotanya itu dan berjanji akan memproses kasus tersebut seadil-adilnya.

“Saya selaku kepala kepolisian Polres Mateng meminta maaf kepada masyarakat, dalam hal ini kami berkomitmen untuk menindaklanjuti proses ini selurus-lurusnya dan setegak-tegaknya,” terangnya.

Di sisi lain, Hengky mengungkap bahwa Bripda NI akan bertanggung jawab atas kehamilan AS. Bripda NI siap menikahi pacarnya itu.

“Dan berikutnya (Bripda NI) juga akan bertanggung jawab, dalam hal ini menikahi perempuan AS,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, Bripda NI membantah memaksa pacarnya untuk menggugurkan kandungan atau aborsi. Bripda NI dan AS memang sempat berunding untuk melakukan aborsi namun tidak dilakukan.

“Dari hasil fakta pemeriksaan, bahwa benar mereka berdua sempat membicarakan opsi untuk melakukan aborsi, namun hal itu tidak dilakukan,” ujar Hengky Kristanto kepada wartawan, Jumat (14/2/2025)

Diketahui, kasus ini viral setelah wanita AS mengunggah tangkapan layar berisi pesan WhatsApp di media sosial. AS menuding Bripda NI melakukan pemukulan dan memaksanya untuk aborsi.

Lp. Biro Sulbar

Polres Bangkep Tangkap Pelaku Asusila Anak Bawah Umur

NEWSSULSEL.id, Bangkep –Tim Unit II PPA Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Banggai Kepulauan (Bangkep) berhasil mengamankan seorang pria berinisial MPA (40) yang diduga melakukan tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur.

Butuh Rental Mobil Nyaman Hubungi No: 0859 6581 9669 – 0878 1959 5557

Penangkapan dilakukan di wilayah hukum Polsek Bulagi pada Selasa, 11 Februari 2025 lalu.

Kasus ini bermula dari laporan yang masuk ke Polres Bangkep terkait dugaan tindak pidana persetubuhan yang terjadi di Kecamatan Bulagi Selatan.

Berdasarkan informasi tersebut, Tim Unit PPA Satreskrim Polres Bangkep bergerak cepat dan berhasil mengamankan terduga pelaku yang sebelumnya telah diamankan di Polsek Bulagi.

Terduga pelaku saat ini telah kami amankan di Mako Polres Bangkep untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Kanit II PPA Satreskrim Polres Bangkep, Aipda Aditya A. Prayitno, Jumat (14/2/2025).

Penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari komitmen Polres Bangkep dalam melindungi anak-anak dari segala bentuk kekerasan dan kejahatan seksual.

Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya peran serta dalam menjaga keamanan dan keselamatan anak-anak, saat ini pelaku terancam dan dijerat dengan pasal tentang Perlindungan Anak…(*).

 

Lp. Selo