suherman

Pengda Ingatkan Tim PP Calon Ketua Pordi Sulsel Jangan Abaikan Surat Edaran

NEWSSULSEL.id, Makassar – Pengurus Daerah (Pengda) Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) ramai-ramai mencabut rekomendasi untuk calon ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Sulsel, Andi Baso Ryadi Mappasulle.

Tiga Pengda secara terbuka menyatakan mencabut dan membatalkan rekomendasinya kepada Ketua Pengprov PORDI Sulsel itu yakni Wajo, Lutra, dan Gowa.

Ketua PORDI Lutra, Erwin Wijaya menyatakan, surat pembatalan itu sudah mereka masukkan ke Panitia Penjaringan dan Penyaringan (PP) Calon Ketua PORDI Sulsel di<span;>antar langsung oleh tim IAS di Sekretariat PORDI Sulsel, Kompleks Pasar Segar, Sabtu 13 Desember 2025.

Berkas tambahan itu diterima langsung oleh Ketua Tim Penjaringan Dino Karno dan anggotanya Enal S.

Dalam Surat Pembatalan dan Penegasan Surat Rekomendasi Bakal Calon Ketua PORDI Sulawesi Selatan yang ditembuskan ke Ketua Umum PB Pordi di Jakarta dan Ketua Pengprov PORDI Sulsel.

Erwin Wijaya menegaskan secara resmi membatalkan dan menyatakan bahwa Surat Rekomendasi Bakal Calon Ketua PORDI Sulawesi Selatan yang sebelumnya diterbitkan atas nama Andi Baso Riady tidak berlaku lagi.

Keputusan pembatalan ini didasarkan pada pertimbangan bahwa surat rekomendasi tersebut diterbitkan di luar prosedur dan waktu yang telah ditetapkan, yaitu sebelum masa penjaringan atau pendaftaran calon ketua PORDI Sulsel resmi dibuka pada tanggal 4 Desember 2025.

Pertimbangan lainnya, penerbitan surat rekomendasi tersebut didasari oleh klaim sepihak dari bakal calon yang bersangkutan bahwa ia akan menjadi calon tunggal, yang mana klaim tersebut ternyata tidak terbukti.

Menegaskan komitmen kami terhadap tata kelola organisasi yang profesional dan sesuai AD/ART, kami menyatakan bahwa satu-satunya rekomendasi yang sah dan diakui oleh Pengurus Daerah PORDI Lutra adalah yang diterbitkan atas nama Dr. Ir. H. Ilham Arief Sirajuddin,” tegasnya.

Ia mengatakan, surat rekomendasi yang sah ini diterbitkan sesuai dengan mekanisme penjaringan yang berlaku dan merupakan hasil musyawarah mufakat Pengurus Daerah PORDI Lutra.

“Demikian surat pembatalan dan penegasan ini kami sampaikan agar dapat menjadi perhatian dan tindak lanjut sebagaimana mestinya oleh Panitia Penjaringan dan Penyaringan (PP). Atas kerjasamanya, kami ucapkan terima kasih,” ujarnya dalam surat itu.

Dari penelusuran yang dilakukan, Pengda-Pengda yang lain ternyata mengalami hal sama. Surat rekomendasi yang mereka keluarkan diterbitkan di luar prosedur dan waktu yang telah ditetapkan, yaitu sebelum masa penjaringan atau pendaftaran calon ketua PORDI Sulsel resmi dibuka 4 Desember 2025 lalu.

Pengda-Pengda juga menyatakan bahwa penerbitan surat rekomendasi tersebut didasari klaim sepihak dari bakal calon bahwa ia akan menjadi calon tunggal yang pada akhirnya tidak terbukti.

Para pengurus daerah sendiri tidak menyalahkan panitia pendaftaran. Bagi mereka, ini memang merupakan skenario yang sengaja dibuat pihak tertentu agar hanya satu pendaftar calon ketua di Musyawarah Provinsi (Musprov) I PORDI Sulsel yang akan berlangsung 27-28 Desember mendatang.

Kecurigaan itu diperkuat dengan adanya klausul dalam surat rekomendasi bahwa surat rekomendasi tersebut tidak bisa dicabut.

Dan, jika tetap dilakukan, maka rekomendasi ganda akan dianggap hangus. Hak kepesertaan Pengda di Musprov I mendatang juga akan dicabut.

“Jadi, kesannya memang ada desain besar dalam kasus ini. Selain itu, ada juga penegasan dan wacana yang digulirkan bahwa calon ketua itu harus merupakan pengurus pordi selama empat tahun. Padahal, sudah ada surat edaran PB PORDI bahwa syarat itu tidak diwajibkan. Tentu itu masuk akal jika melihat usia organisasi ini,” kata Pengda Takalar.

Makanya, menurut Pengda Takalar, ini sudah dirancang sejak awal. Mereka menganggap Pengprov PORDI bertindak selaku pemain, wasit, sekaligus penyelenggara Musprov I.

“Kasarnya, ini jebakan dan tentu tanpa sepengatahuan panitia pendaftaran sehingga mereka tidak bisa disalahkan. Format rekomendasi yang mencantumkan klausul bahwa rekomendasi tidak boleh dicabut jelas juga tidak lazim dalam organisasi,” tegasnya.

Untuk diketaui, ketidaklaziman surat yang menegaskan hal itu tidak bisa dicabut terletak pada pertentangan dengan prinsip dasar hukum perjanjian dan logika.

Secara ringkas, klausa “tidak bisa cabut” dalam surat buatan manusia adalah tidak lazim dan berpotensi tidak berlaku mutlak dalam sistem hukum, karena hakikat perjanjian yang dibuat manusia selalu tunduk pada mekanisme pembatalan yang diatur oleh hukum…(*)

 

Lp. Marwan Dg Lee

Pengda Ramai-Ramai Cabut Rekomendasi Andi Baso RM

NEWSSULSEL.id, Makassar – Pengurus Daerah (Pengda) Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) ramai-ramai mencabut rekomendasi untuk calon ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Sulsel, Andi Baso Ryadi Mappasulle.

Tiga Pengda yang sejauh ini secara terbuka menyatakan mencabut dan membatalkan rekomendasinya kepada Ketua Pengprov Pordi Sulsel itu yakni Wajo, Lutra, dan Gowa.

Ketua PORDI Lutra, Erwin Wijaya menyatakan, surat pembatalan itu sudah mereka masukkan ke Panitia Penjaringan dan Penyaringan Calon Ketua Pordi Sulsel.

Diantar langsung oleh tim IAS di Sekretariat Pordi Sulsel Kompleks Pasar Segar, Sabtu 13 Desember 2025.
Berkas tambahan itu diterima langsung oleh Ketua Tim Penjaringan Dino Karno dan anggotanya Enal S.

Dalam Surat Pembatalan dan Penegasan Surat Rekomendasi Bakal Calon Ketua PORDI Sulawesi Selatan yang ditembuskan ke Ketua Umum PB Pordi di Jakarta dan Ketua Pengprov Pordi Sulsel itu, Erwins Wijaya menegaskan secara resmi membatalkan dan menyatakan bahwa Surat Rekomendasi Bakal Calon Ketua PORDI Sulawesi Selatan yang sebelumnya diterbitkan atas nama Andi Baso Riady tidak berlaku lagi.

Keputusan pembatalan ini didasarkan pada pertimbangan bahwa surat rekomendasi tersebut diterbitkan di luar prosedur dan waktu yang telah ditetapkan, yaitu sebelum masa penjaringan atau pendaftaran calon ketua Pordi Sulsel resmi dibuka pada tanggal 4 Desember 2025.

Pertimbangan lainnya, penerbitan surat rekomendasi tersebut didasari oleh klaim sepihak dari bakal calon yang bersangkutan bahwa ia akan menjadi calon tunggal, yang mana klaim tersebut ternyata tidak terbukti.

“Menegaskan komitmen kami terhadap tata kelola organisasi yang profesional dan sesuai AD/ART, kami menyatakan bahwa satu-satunya rekomendasi yang sah dan diakui oleh Pengurus Daerah PORDI Lutra adalah yang diterbitkan atas nama Dr. Ir. H. Ilham Arief Sirajuddin,” tegasnya.

Ia mengatakan, surat rekomendasi yang sah ini diterbitkan sesuai dengan mekanisme penjaringan yang berlaku dan merupakan hasil musyawarah mufakat Pengurus Daerah Pordi Lutra  “Demikian surat pembatalan dan penegasan ini kami sampaikan agar dapat menjadi perhatian dan tindak lanjut sebagaimana mestinya oleh Panitia Penjaringan dan Penyaringan. Atas kerjasamanya, kami ucapkan terima kasih,” ujarnya dalam surat itu.

Dari penelusuran yang dilakukan, Pengda-Pengda yang lain ternyata mengalami hal sama. Surat rekomendasi yang mereka keluarkan diterbitkan di luar prosedur dan waktu yang telah ditetapkan, yaitu sebelum masa penjaringan atau pendaftaran calon ketua Pordi Sulsel Resmi dibuka 4 Desember 2025 lalu.

Pengda-Pengda juga menyatakan bahwa penerbitan surat rekomendasi tersebut didasari klaim sepihak dari bakal calon bahwa ia akan menjadi calon tunggal yang pada akhirnya tidak terbukti.

Para pengurus daerah sendiri tidak menyalahkan panitia pendaftaran. Bagi mereka, ini memang merupakan skenario yang sengaja dibuat pihak tertentu agar hanya satu pendaftar calon ketua di Musyawarah Provinsi (Musprov) I Pordi Sulsel yang akan berlangsung 27-28 Desember mendatang.

Kecurigaan itu diperkuat dengan adanya klausul dalam surat rekomendasi bahwa surat rekomendasi tersebut tidak bisa dicabut. Dan, jika tetap dilakukan, maka rekomendasi ganda akan dianggap hangus. Hak kepesertaan Pengda di Musprov I mendatang juga akan dicabut.

“Jadi, kesannya memang ada desain besar dalam kasus ini. Selain itu, ada juga penegasan dan wacana yang digulirkan bahwa calon ketua itu harus merupakan pengurus pordi selama empat tahun. Padahal, sudah ada surat edaran PB PORDI bahwa syarat itu tidak diwajibkan. Tentu itu masuk akal jika melihat usia organisasi ini,” kata Pengda Takalar.

Makanya, menurut Pengda Takalar, ini sudah dirancang sejak awal. Mereka menganggap Pengprov PORDI bertindak selaku pemain, wasit, sekaligus penyelenggara Musprov I.

“Kasarnya, ini jebakan dan tentu tanpa sepengatahuan panitia pendaftaran sehingga mereka tidak bisa disalahkan. Format rekomendasi yang mencantumkan klausul bahwa rekomendasi tidak boleh dicabut jelas juga tidak lazim dalam organisasi,” tegasnya.

Untuk diketaui, ketidaklaziman surat yang menegaskan hal itu tidak bisa dicabut terletak pada pertentangan dengan prinsip dasar hukum perjanjian dan logika.

Secara ringkas, klausa “tidak bisa cabut” dalam surat buatan manusia adalah tidak lazim dan berpotensi tidak berlaku mutlak dalam sistem hukum, karena hakikat perjanjian yang dibuat manusia selalu tunduk pada mekanisme pembatalan yang diatur oleh hukum…(*)

 

Lp. Hendra

Dugaan Mark-Up M Rupiah Proyek Jalan Sungai Lapai Kolut Mencuat, Lakindo. Desak APH Bertindak

NEWSSULSEL.id, Kolut – Dugaan tindak pidana korupsi berupa mark-up anggaran dalam proyek pembangunan jalan di pinggir Sungai Lapai, Kecamatan Ngapa, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) jadi sorotan publik, memicu desakan agar aparat penegak hukum setempat segera melakukan penyelidikan mendalam.

Sumber Material Jl Sungai Lapoi

Lembaga Analisis Anti Korupsi Indonesia (LAKOINDO), menduga adanya Kerugian keuangan negara dalam kasus ini diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

Sainuddin Mahmud SH Direktur Pelaporan LAKINDO, Berdasarkan investigasi awal yang dirangkung dilapangan, skema mark-up ini diduga dilakukan secara terstruktur dengan memanipulasi Rencana Anggaran Biaya (RAB) proyek.

Dalam dokumen RAB, lokasi material disebutkan berada di Desa Puurau, dengan jarak tempuh 3 hingga 5 kilometer dari lokasi proyek. Hal ini digunakan sebagai dasar untuk mematok harga material yang tinggi, mencapai Rp 500.000 per mobil (4 kubik).

Namun, dalam pelaksanaannya, kontraktor pelaksana diduga mengambil material timbunan dari lokasi yang sangat dekat, yaitu di area Sungai Lapai yang persis berada di pinggir jalan yang dibangun. Harga material di lokasi aktual tersebut jauh lebih murah, hanya sekitar Rp 125.000 per mobil (4 kubik), Dengan total kebutuhan material timbunan mencapai 4.000 mobil, selisih harga yang sangat signifikan ini mengindikasikan adanya potensi kerugian keuangan negara yang mencapai miliaran rupiah.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi atau perkembangan publik dari pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kolaka Utara maupun Polres Kolaka Utara mengenai status penanganan dugaan mark-up spesifik pada proyek jalan Sungai Lapai ini…(*).

 

Lp. Sumber MNS

Kolaborasi Assessment Center Polda Sulsel Dengan Pemda Lutim Gelar Assessment Jabatan Tinggi Pratama

NEWSSULSEL.id, Makassar – Pemkab Luwu Timur (Lutim) menggandeng Assessment Center Polda Sulsel melaksanakan Assessment Center dan uji kompetensi untuk 10 jabatan tinggi pratama yang lowong, (Jumat, 12 Desember 2025)

Gelaran ini dilaksanakan selama dua hari mulai tanggal 11 sampai tanggal 12 Desember 2025 di Lt. 2 Gedung Assessment Bagbinkar Ro SDM Polda Sulsel dan dibuka langsung Karo SDM Polda Sulawesi Selatan, Kombes Pol Aris Haryanto, S.I.K., M.Hum.

Dalam sambutannya, KBP Aris Haryanto menyampaikan, Assessment Center Polri diselenggarakan dengan mengedepankan prinsip yang objektif, akuntabel, transparan dan indenpenden.

“Dalam penilaian menggunakan: multi metode/tools, multi assessor, dan integrasi gabungan,” ucap KBP Aris Haryanto.

Karo SDM Polda Sulsel berharap semua peserta semangat dalam mengikuti kegiatan ini.

“Bangga telah menjadi bagian dalam pembinaan sumber daya manusia di lingkungan pemerintah
Kabupaten Luwu Timur, semoga uji kompetensi ini bermanfaat, sebagai upaya untuk menjadikan aparatur sipil negara yang lebih baik dan profesional,” sambungnya.

Sementara itu, Pj Sekda Lutim, Ramadhan dalam sambutannya menyampaikan pelaksanaan seleksi terbuka ini, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur meneguhkan komitmen untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Reformasi birokrasi menuntut setiap aparatur sipil negara agar mampu bekerja secara kompeten, berintegritas tinggi, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Seleksi terbuka ini menjadi wujud nyata bahwa pengisian jabatan pimpinan tinggi dilakukan secara objektif dan berbasis merit, sesuai peraturan perundang-undangan. Kita ingin memastikan bahwa jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur diisi oleh putra-putri terbaik daerah yang memiliki visi, kemampuan manajerial, serta komitmen kuat terhadap kemajuan pembangunan,” sebut Plt Sekda.

“Kepada para peserta seleksi, saya sampaikan apresiasi atas keberanian dan kesediaan saudara-saudara mengikuti proses ini. Jadikan momentum ini sebagai kesempatan untuk menunjukkan kapasitas diri, gagasan baru, serta integritas yang akan membawa organisasi perangkat daerah semakin maju dan adaptif terhadap tantangan zaman,” lanjutnya.

Assessment Center kerja sama Pemkab Luwu Timur ini diikuti 20 Asesi tiap kelompok dengan melibatkan 40 Asessor Polda Sulsel, dan Tim Asesor SSDM Polri sebanyak tiga orang sebagai tim supervisi pelaksanaan Assesment ini.

Salah satu Asesor Polda Sulsel yang turut ambil bagian dalam kegiatan ini adalah Kabag Ops Satbrimob Polda Sulsel AKBP. Nur Ichsan, S.Sos., M.Si.

Saat ditemui oleh awak media, mantan Danyon C Pelopor Sat Brimob Polda Sulsel menjelaskan, kebanggaan bisa kembali berpartisipasi dalam kegiatan Assessment Center ini.

“Tentunya dengan kegiatan ini akan menambah pengalaman saya sebagai Asesor dan harapannya melalui uji kompetensi ini akan menghasilkan pejabat tinggi pratama yang andal sesuai dengan kompetensinya,” tandasnya.

Adapun jabatan yang lowong di lingkup Pemkab Lutim adalah Sekda, Kadis Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan.

Lalu Kepala Bapenda, Kadis PMPTSP, Kadis Transmigrasi dan Tenaga Kerja, Kadis Lingkungan Hidup, Kepala BKPSDM, Kadis PMD, dan Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan… (*)

 

Lp. Rosita

Maju Calon Ketua, IAS Jadi Semangat Baru Atlet  Domino Sulsel

NEWSSULSEL.id, Makassar – .Ir. H. Ilham Arief Sirajuddin, MM  resmi mendaftarkan diri sebagai calon ketua pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Domino Indonesia (Pordi) Sulawesi Selatan, Jumat, 12 Desember 2025.

IAS sapaan akrab, Ilham Arief Sirajuddin datang langsung mendaftarkan diri di sekretariat Pordi Sulsel di jalan Pengayoman Kota Makassar, dirinya diantar ketua Pordi Kota Makassar, Andi Amrullah Jaya, Ketua Pordi Kabupaten Takalar, Arifuddin Radja, dan puluhan gardu domino yang tersebar di Kota Makassar.

Dikesempatan itu, IAS mengungkapkan komitmen untuk membesarkan Pordi Sulsel dengan membentuk gardu-gardu domino hingga di tingkatan kelurahan dan dusun di seluruh kabupaten/Kota yang tersebar di seluruh wilayah Sulawesi Selatan.

“Jika saya diamanahkan menjadi ketua Pordi Sulawesi Selatan, saya akan terus mendorong agar kepengurusan PORDI terbentuk di setiap pelosok desa. Dengan organisasi yang kuat di tingkat daerah, kita bisa lebih fokus dalam membina atlet domino yang potensial, yang nantinya bisa bersaing dengan atlet dari berbagai Provinsi di tingkat Nasional nasional, bahkan internasional” ujar, Ilham Arief Sirajuddin.

Ilham Arief Sirajuddin menjelaskan, kesiapan dirinya untuk menjadi Ketua Pordi Sulawesi Selatan dalam mendorong gardu-gardu domino di setiap kabupaten dan Kota melahirkan pemain-pemain berkualitas yang kedepannya membanggakan nama besar Pordi Sulawesi Selatan.

“Sulsel ini tidak kekurangan Bibit pemain domino, mereka butuh sopport. Di Sulsel permainan domino sangat besar, maka dari itu, mereka yang tergabung di gardu-gardu butuh dukungan untuk bersaing membanggakan nama besar besar Pordi Sulawesi Selatan di turnamen-turnamen tingkat Nasional. Jika diamanahkan jadi Ketua Pordi Sulsel, saya siap mendukung dan mensupport pemain berbakat untuk bertarung di kejuaraan Nasional yang nantinya akan membanggakan nama Pordi Sulsel,” jelas, Ilham Arief Sirajuddin.

Sekedar diketahui, pelaksanaan Musprov I Pordi Sulsel direncanakan akan berlangsung pada 27–28 Desember mendatang…(*)

 

Lp. Hendra

Bohong Jika Sejumlah Tokoh Masyarakat BB Soroti Netralitas  Lurah, LPM, juga PP RW/RT

NEWSSULSEL.id, Makassar – Tudingan mengkaitkan sejumlah Tokoh Masyarakat dan warga Banta-bantaeng (BB) Soroti Netralitas Lurah dan Panitia Pemilihan (PP) Ketua RW/RT Serentak di Makassar di bantah Suherman Untung Tokoh  Pemuda sejak erah 80 an yang disegani hingga saat ini,

Bantahan Bang Fly sebutan akrab suherman Untung Direktur/Pimpinan Redaksi Grup Media NEWSSULSEL, id menyebut.

“Saya kira yunus itu baik, dan tau diri ternyata tidak tenar isu penyesatan terhadap calon pemilih ketua RW Besok,..Saya  hanya berharap bisa tahan diri dan tak mengekseki saat melihat orang yang akan buat kekacauan sesat kan warga Banta-bantaeng,” ujarnya setelah baca berita media salah satu rekannya.

Lantaran chat Untung belum di baca ramzy naska berita Saya terbitkan di beberapa media dari 9 yang saya pimpin, jangan sampai yunus kira saya sudah kurang terspon ketika terjadi penyesatan publik pungkas pemimpin redaksi yang satu ini…(*)

Lp. Redaksi

Danyon D Pelopor Berganti, Dansat Ingatkan, Jabatan Ini Tanggung Jawab Besar

NEWSSULSEL.id, Lutra – Satuan Brimob Polda Sulsel melaksanakan upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Komandan Batalyon (Danyon) D Pelopor, di Mako Yon D, Kabupaten Luwu Utara, Jumat (5 Desember 2025).

Sertijab Danyon D Pelopor ini dari Kompol Muhammad Agus, S.E., M.M. kepada Kompol Laode Rusli, S.E.

Kegiatan Sertijab Danyon D Pelopor dipimpin langsung Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sulsel Kombes Pol. Muhammad Ridwan, S.I.K., M.H., berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan.

Dalam amanatnya, Dansat Brimob Polda Sulsel Kombes Pol. Muhammad Ridwan, S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi kepada pejabat lama dan memberikan pesan khusus kepada pejabat baru yang akan memimpin Batalyon D Pelopor.

“Terima kasih dan penghargaan kepada Kompol Muhammad Agus atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdiannya selama memimpin Batalyon D Pelopor. Banyak capaian positif, peningkatan kinerja, serta soliditas personel yang telah dibangun,” kata Kombes Pol Muhammad Ridwan.

“Kepada Kompol Laode Rusli, saya ucapkan selamat atas amanah baru sebagai Komandan Batalyon D Pelopor. Jabatan ini adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar,” sambungnya.

Dansat berharap Kompol Laode dapat melanjutkan dan meningkatkan kinerja Batalyon D Pelopor dalam mendukung tugas-tugas kepolisian melalui pelayanan prima kepada masyarakat.

“Ingat selalu bahwa keberhasilan satuan adalah buah dari kerja sama, disiplin, dan pengabdian tanpa pamrih. Perkuat soliditas internal, tingkatkan latihan, dan pastikan setiap personel siap menghadapi tantangan tugas di lapangan,” tegas Kombes Pol Ridwan.

Hadir pada Upacara Sertijab Danyon D Pelopor, yakni Wabup Luwu Utara, Kapolres Luwu Utara, Ketua Bhayangkari Cabang Sat Brimob Polda Sulsel berserta pengurus, Danden Gegana, Danyon B Pelopor, perwakilan Kodim Palopo, Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat Luwu Utara…(*)

 

Lp. Biro Luwu Raya

Empati Korban Bencana di Sumatera, Sat Brimob Polda Sulsel Gelar Salat Gaib

NEWSSULSEL.id, Makassar – Personel Makosat Brimob Polda Sulsel melaksanakan Salat Gaib untuk korban bencana alam di Pulau Sumatera.

Salat Gaib tersebut dilaksanakan di Masjid Umar Bin Khattab Makosat Brimob Polda Sulsel, Kamis (4 Desember 2025) sekitar pukul 07.30 Wita.

Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sulawesi Selatan, Kombes Pol. Muhammad Ridwan, S.I.K., M.H mengatakan, salat gaib personel Brimob Sulsel ini sebagai wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat yang tertimpa musibah bencana alam, khususnya di wilayah Provinsi Aceh, Sumatera Barat (Sumbar), dan Sumatera Utara (Sumut).

“Ini sebagai wujud empati Kami (Sat Brimob Polda Sulsel, red) sekaligus doa bersama untuk masyarakat yang menjadi korban bencana,” kata Kombes Pol Ridwan.

Dansat Brimob Polda Sulsel berharap agar masyarakat yang ditimpa musibah bisa tabah dan sabar menjalani ujian hidup ini.

“Giat ini (Salat Gaib, red) dilaksanakan juga oleh seluruh Batalyon jajaran Sat Brimob Polda Sulsel,” ungkap Dansat.

Adapun Kabag Ops Sat Brimob Polda Sulsel, AKBP Nur Ichsan, S.Sos., M.Si mengajak masyarakat untuk mengirimkan doa untuk korban tertimpa musibah.

“Semoga masyarakat yang terdampak musibah diberikan kekuatan dan kelapangan hati,” ucap personel Polri yang dikenal humanis ini… (*)

 

Lp. Rosita

BRN Amankan 2 Sindikat Jaringan Penggelapan Mobil Rental ke Polda Sulsel.

NEWSSULSEL.id, Makassar – Dua orang sindikat jaringan penggelapan Mobil Rental, Sistematis dan terstruktur diamankan oleh anggota Organisasi Buser Rentcar Nasional (BRN) di Makassar, Sulawesi  Selatan Rabu (3/12/2025)

Menurut kedua pelaku saat digiring ke Di SPKT Polisi Daerah Sulawesi Selatan ( Polda Sulsel) As ngaku dirinya PNS di Konawe yang di tugaskan  di mess Konawe di jl Perintis Kemerdekaan Makassar.

Sementara salah satu pelaku sindikat lainnya ngaku berinisial FH asal bulukumba dan ngaku dirinya di jebak 2 kali antarkan mobil rental yang di gelapkan perempuan yang tinggal di sudiang.

Terkait STNK yang telah diruba nama pemilik dan alamat pemilik mobil yang digelapkan komplotan sindikat penggelapan mobil rental.

As dan FH mengaku diri hanya di hubungi oknum anggota polisi tugas di Polda Sulsel tersebut sampil mengirimkan nomor rangka dan mesin kendaraan yang hendak di buatkan STNK palsu.

Setelah personel propam dan reskrim mintai keterangan kedua pelaku di jemput tim resmob polda sulsel, tuk menunjukan rumah para pelaku lain termasuk perempuan yang diduga dalam sindikat jaringan pengelapan gadai jual mobil rental.

Hingga berita ini di terbitkan belum ada keterangan resmi yang di sampaikan pihak polda sulsel terkait dugaan keterlibatan oknum polisi dengan sindikat jaringan penggelapan mobil rental yang serahkan BRN ke Di SPKT Rabu (4/12/2025)…(*)

Lp Asril

Warga Banta Bantaeng Rela Antri Ikut Pilih Ketua RT/RW Serentak di Makassar

NEWSSULSEL.id, Makassar – Pemilihan ketua RT/RW yang digelar serentak di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) hari ini di gelar serentak di seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS ) yang disiapkan panitia penyelenggara dikawal oleh TNI-Polri. Rabu (03/12/2025).

Pantauan Awak media siber Newssulsel.id,  salah satu TPS yang ada di Jalan Andi Djemma VIII RW 006 Kelurahan Banta-bantaeng Kecamatan Rappocini Makassar sejak pukul 09:00 Wita.

Masyarakat begitu antusias datang tuk menyakurkan hak pilihnya meskipun harus antrian tuk menyetor undangan memilih dari panita pelaksana dari tingkat kelurahan.

Menurut panitia pelaksana Yulianiti Primawati yang sering disapa Lina. Tak terundangnya sehumlah wajib pilih yang datang tuk meluyurkan hak pilinya, ini lantaran saat pendataan yang bersangkutan rumahnya sering terkunci.

“Meskipun ada riak lantaran sejumlah warga yang tak dapat undangan tuk memilih Ketua RT. Penilihan Ketua RT dapat terselenggara dengan baik berkat dukungan semua pihak, dan berhasil memilih ketua RT,” jelas Lina di dampingi panita lainnya,usai perhitungan suara.

Lina menyebut dari sejumlah calon ketua RT 1 sampai 9 di RW 006 yang ikut berkompotisi yang hasilnya.

“RT 01 Nur zam zam – RT 02 Muh Sjafry Hamid – RT 03 Santy – RT 04 Hirawati – RT 05 Sri Resky Zainuddin – RT 06 Syahlil Alam – RT 07 Kasmiah – RT 08 Wahyudi calon Tunggal – RT 09 Kamariah calon tunggal,”..(*)

Lp. Tim Redaksi