suherman

Terjatuh di Muara Sungai Sinjai, ABK KM. Cahaya Madinah Ditemukan Tim SAR Gabungan

NEWSSULSEL.id, SINJAI – Korban tenggelam di Muara Sungai Tangka, Sinjai berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan, Jumat (05/07/2024).

Sebelumnya, Wawan (20) warga Desa Massangkae Kecamatan Kajuara Kabupaten Bone dilaporkan hilang oleh rekannya akibat terjatuh dari KM Cahaya Madinah pada hari Rabu (03/07/2024) saat akan berlayar untuk mencari ikan.

Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Brimob Batalyon C Pelopor, Pos Basarnas Bone dan BPBD Kabupaten Sinjai langsung diterjunkan ke lokasi kejadian untuk mencari korban yang juga anak buah kapal (ABK) KM. Cahaya Madinah tersebut.

” Sejak Rabu kemarin, tim SAR kami bersama Basarnas Bone bergerak ke Kabupaten Sinjai usai menerima laporan tentang ABK KM. Cahaya Madinah yang hilang di sekitar Muara Sungai Tangka Kabupaten Sinjai,” ungkap Danyon C Pelopor.

Setelah pencarian selama dua hari, akhir nya jasad Wawan ditemukan mengapung oleh nelayan setempat sekitar 10 mill dari lokasi korban dilaporkan hilang.

Hal ini dikonfirmasi oleh Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor Sat Brimob Polda Sulsel AKBP Nur Ichsan, S.Sos., M.Si., yang ditemui oleh awak media pagi tadi.

“Benar korban tenggelam di muara sungai Kabupaten Sinjai sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pagi tadi oleh nelayan setempat yang kemudian dilaporkan kepada tim SAR untuk dievakuasi,” ujar Danyon Ichsan.

Danyon Ichsan juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak atas kerjasamanya sehingga korban dapat ditemukan.

“Tentunya ini keberhasilan bersama, oleh karena itu saya mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan kerja sama seluruh tim SAR Gabungan,” pungkasnya.

Sementara itu Koordinator Pos Basarnas Bone Febrianto Try Setyawan mengatakan setelah dievakuasi korban tenggelam langsung diserahkan kepada pihak keluarga.

“Kami evakuasi dari Pantai Jodoh Desa Angkue Kecamatan Kajuara Kabupaten Bone dan langsung kami serahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” tandas Febrianto.

Selain tim SAR gabungan, proses pencarian ABK KM. Cahaya Madinah ini juga dibantu oleh nelayan dan warga setempat. (*)

Sandang Pangkat AKBP, Danyon Ichsan: Dibarengi Tanggung Jawab yang Besar

NEWSSULSEL.id, – Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel, Kompol Nur Ichsan, S.Sos., M.Si resmi menyandang pangkat setingkat lebih tinggi dari Kompol ke AKBP.

Hal itu setelah Danyon Ichsan mengikuti Upacara Kenaikan Pangkat Setingkat Lebih Tinggi di Mapolda Sulsel dengan Inspektur Upacara Kapolda Sulsel, Selasa (2 Juli 2024).

Wajah berseri terlukis jelas di wajah AKBP Nur Ichsan S.Sos., M.Si seusai mengikuti upacara.

Usai upacara Danyon Ichsan pun menerima ucapan selamat dari Kapolda, Wakapolda, Pejabat Utama Polda dan personel Polda yang hadir di lokasi upacara serta keluarga.

“Alhamdulillah, syukur kepada Allah SWT atas nikmat dan rezeki yang telah Allah berikan, bisa merasakan kenaikan pangkat,” kata Danyon Ichsan, kepada awak media.

“Terima kepada pimpinan Polri khususnya Kapolda dan Dansat Brimob Polda Sulsel atas amanah dan kepercayaan yang diberikan kepada saya sehingga bisa diberikan kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi menjadi AKBP,” sambungnya.

Kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi kata Danyon Ichsan tentunya akan dibarengi tanggung jawab yang juga lebih besar.

“Mohon doanya, semoga terus amanah dalam menjalankan tugas,” ucap Danyon Ichsan.

Tak lupa Danyon Ichsan menyampaikan terima kasih kepada keluarga, sahabat, teman, kerabat yang sudah mengirimkan ucapan selamat dan doa kepadanya… (*)

 

Lp. Hamzah War

Kahubdam XIV/Hasanuddin Undang ORARI Lokal Makassar & Balmon Kls 1 Makassar Silaturahmi

NEWSSULSEL.id, – Dalam rangka mempererat hubungan silaturahmi Kabudam XIV/Hasanuddin Letnan Kolonel (Letkol) Cke I Gusti Ngurah S, SE mengundang Ketua Orari Lokal Makassar dan Jajaran Pengurus serta toko anggota amatir radio Makassar di ruang transit Hubdam XIV/Hasanuddin, Selasa (25/6/2024).

Selain jajaran Pengurus Orari Lokal Makassar, terlihat hadir dari pihak Balai Monitor Spekrum Fekuwensi Radio, Asep Rahayu Saputra dan Saidul Amri Razak mewakili Bapak Heriyanto Kabalmon kelas 1 Makassar yang sedang menghadiri acara di Kementerian Kominfo di Jakarta.

Silaturahmi yang berlansung kurang lebih 3 jam diruang transit Hubdam XIV/Hasanudin diisi dengan obrol begitu akrab terkait pengoptimalan sarana yang dimiliki Hubdam lebih siap guna utamanya pada kondisi  emergency.

“Terimakasih atau atas kehadiran rekan-rekan Pengurus dan anggota ORARI Lokal makassar serta rekan-rekan dari balmon kls 1 Makassar di Hubdam XIV/Hasanuddin, semoga silaruhmi ini dapat terus terjalin dengan baik, dan bermanfaat bagi masyarakat,” sebut Letkol Ngurah.

DPP Orlok Makassar Suherman Untung – YB8FLY besama Waka Orlok Makassar,  Kabid Optek dan serta Humas Orlok Makassar juga anggota amatir lokal Makassar yang hadir mengatakan siap berkolaborasi dangan Hubdam.

Hal yang sama pun di sampaikan pihak Balai Monitor  Kls I Makassar…(*).

Lp. Hamkahfi Hms Orlok Mksr

Walikota Makassar Mohammad Ramdhani Pomanto melepaskan Jalan Santai Sehat Bahagia

NEWSSULSEL.id, – Walikota Makassar Mohammad Ramdhani Pomanto melepaskan Jalan Santai Sehat Bahagia di halaman Gereja Katolik Santo Paulus Tello Jl.Sermani No 40A Makassar, yang diikuti oleh ribuan umat katolik Paroki Santo Paulus Tello Keuskupan Agung Makassar (KAMS), dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke 25 Tahun atau *PESTA PERAK* Gereja Katolik Santo Paulus Tello KAMS yang jatuh pada 29 Juni 2024, hal ini disampaikan Nikolaus Beni Ketua Panitia pelaksana HUT 25 tahun Gereja Katolik Paroki Santo Paulus Tello Minggu 23 Juni 2024 di halaman Gereja Katolik Paroki Santo Paulus Tello KAMS Jl. Sermani No 40A Kelurahan Tello Baru Kecamatan Panakkukang kota Makassar.

Walikota Makassar Muhammad Ramdani Pomanto, didampingi Camat Panakkukang M. Ari Fadli, Pastor Paroki Santo Paulus Tello RP. Paulus Dalu Lubur, CICM, Ketua Panitia Nikolaus Beni,Wakil Ketua Martinus Upa, Ketua Stasi Antang Lukas Upa Malino, Koordinator Acara Maximus Wokas, Pengurus Dewan Pastoran (DEPAS), Petinggi/Tokoh Umat Gereja Katolik Paroki Santo Paulus Tello, dan Panitia HUT 25 tahun Gereja Katolik Paroki Santo Paulus Tello dan Seluruh umat Gereja katolik Santo Paulus Tello mulai dari anak-anak sampai dengan opa oma dengan route Star dan Finis di halaman Gereja Katolik Santo Paulus Tello menelusuri Jl. Sermani, Jl.Camabajawaya, Urip Sumoharjo,Racing Centre/Prof. Basalama, Jl.Hj. Saripah,Jl. Abdul Daeng Sirua masuk finis halaman Gereja Katolik Paroki Santo Paulus Tello Jl. Sermani No 40A, jarak jalan santai yang di tempuh adalah kurang lebih 6 kilo meter.

Dalam sambutan pelepasan walikota Makassar Muhammad Ramdani Pomanto atau lebih dikenal dengan akronimnya bapak DP menyapa seluruh peserta jalan santai sehat dan bahagia untuk berjalan secara tertib dijalan dan senantiasa menjaga kesehatan dan kesegaran tubuh untuk dapat tiba kembali di finis dengan selamat dan mengakhiri sambutannya dengan menyapa peserta jalan santai dengan meneriakkan tagline Gereja Katolik Paroki Santo Paulus Tello *SAYANG K’ KOMPAK*, huruf *K* yang mengandung makna *Kompetensi, Kebersamaan dan Kekeluargaan*

Pastor Paroki Gereja Katolik Paroki Santo Paulus Tello RP. Paulus Dalu Lubur, CICM menyampaikan ungkapan rasa syukur, bahagia dan menyampaikan ucapan terimakasih kepada bapak walikota Makassar bapak Ir.Muhammad Ramdani Pomanto mewakili seluruh umat paroki Santo Paulus Tello kepada bapak walikota yang sudah bersedia menghadiri/mengikuti dan melepaskan peserta jalan santai sehat dan bahagia ditengah kesibukan bapak walikota dan menutup sambutannya dengan memimpin doa untuk cara jalan santai sehat dan bahagia.

Koordinator seksi acara Maximus Wokas menyampaikan bahwa jalan santai sehat dan bahagia ini dilaksanakan untuk menutup semua rangkaian kegiatan olahraga seni dan budaya yang dimulai pada tanggal 2 Mei 2024 yang lalu dalam rangka HUT 25 tahun Gereja Katolik Paroki Santo Paulus Tello.Panitia juga menyiapkan berbagai doorprize untuk jalan santai yang sudah di undi kemarin, juga berbagai hadiah lain untuk berbagai kejuaraan yang akan dibagikan pada puncak acara Minggu 30 Juni 2024.

Ibu Theresia Koordinator Tim Kesehatan setelah berakhirnya seluruh rangkaian acara jalan santai sehat dan bahagia menyampaikan laporannya dan bersyukur kepada Tuhan bahwa seluruh peserta yang dihadiri oleh ribuan orang mulai dari anak-anak sampai dengan opa oma semuanya sampai kembali masuk finis dengan tidak ada peserta yang mengalami gangguan kesehatan,tim kesehatan dilengkapi dengan tenaga medis internal Gereja dan dibantu oleh tim medis dari RS Bhayangkari lengkap dengan satu mobil ambulance.

Niko Beni panggilan akrab Nikolaus Beni selaku ketua panitia menyampaikan ucapan terimakasih secara khusus kepada Bapak Walikota Makassar Bapak Muhammad Ramdani Pomanto yang sudah hadir memenuhi undangan/permohonan panitia untuk melepaskan acara jalan santai sehat dan bahagia, Pastor Paroki dan seluruh umat paroki yang mengikuti acara jalan santai sehat dan bahagia dengan tertib dikawal pihak Polsek Panakkukang serta senantiasa mendoakan bapak walikota agar sehat selalu dan dapat menghadiri acara ramah tamah pada Minggu 30 Juni 2024 tutup Niko Beni…(*).

 

Lp. Dg Lee

Ketua Umum AIA Lovers : AIA Tokoh Sulsel Idaman Gen Z dan Milenial

NEWSSULSEL.id, – Munculnya nama Andi Iwan Darmawan Aras (AIA) dalam pusaran kontestasi politik sebagai Kandidat/Bakal Calon Gubernur Sulawesi Selatan saat ini menuai banyak dukungan dari berbagai kalangan.

Kehadiran AIA tidak hanya menghentak kesadaran elit Partai Politik dan menciptakan pengaruh terhadap konstalasi politik di Sulsel, tapi juga menimbulkan resonansi termasuk dikalangan Generasi Z dan Milenial.

Ketua AIA Lovers Syafruddin Mualla mengemukakan, pihaknya mengamati perkembangan yang terjadi dalam kurun waktu belakangan ini seolah kehadiran AIA membawa euforia tersendiri, termasuk dikalangan Gen Z dan Milenial yang jumlahnya akan bisa menjadi kunci penentu dalam proses demokrasi elektoral.

Gen Z dan Milenial merefresentasikan AIA sebagai tokoh idaman dan politisi muda yang bisa diterima semua kalangan.

“Ini adalah tanda atau sinyal yang menunjukkan bahwa AIA dinantikan untuk tampil sebagai pemimpin di Sulawesi Selatan”, ujarnya.

Syafruddin Mualla juga meyakini jika restu dan dukungan Pak Prabowo Subianto akan semakin menguatkan posisi AIA kedepan, apalagi Pemilihan Gubernur dihelat setelah Pelantikan Pak Prabowo Subianto selaku Presiden RI di Bulan Oktober 2024 mendatang, ini menjadi momentum atau boleh dikatakan amunisi tersendiri bagi AIA dan para calon yang akan diusung oleh Partai Gerindra kedepan, tutur Owner Mualla Grup ini.

Meski AIA Lovers bukan Partai Politik dan bukan pula partisan, tapi organisasi ini lebih kepada tempat berhimpun para pencinta AIA, saat ini sudah membangun konsolidasi di daerah-daerah untuk ikut serta berjuang mensosialisasikan dan menggalang dukungan untuk memenangkan AIA.

“Kami optimis, bola salju akan terus menggelinding seiring dengan proses dan tahapan Pemilihan Gubernur Sulsel, dan keyakinan kami AIA akan mendapatkan dukungan yang semakin luas, dan In Syaa Allah memenangkan kontestasi ini”, ujar S.Mualla dengan nada yakin…(*).

 

Lp. Haerul

Jelang Hari Bhayangkara ke 78, Danyon Brimob Dan Anggota Donor Darah di Polres Bone

NEWSSULSEL.id, BONE – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke 78, Polres Bone menggelar kegiatan Bakti Kesehatan dan Donor Darah yang dilaksanakan di Aula SAR Mapolres Bone, Senin (24/06).

Dalam kegiatan sosial yang bekerjasama dengan PMI Cabang Bone ini, tampak Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan, S.Sos., M.Si, hadir dan ikut

berpartisipasi.

Danyon Brimob Bone ini mengatakan selain dirinya, pihaknya juga mengikut sertakan anggota untuk mendukung kegiatan sosial tersebut.

“Ada 20 personel Brimob Bone mengikuti kegiatan tersebut, hal ini sebagai wujud dukungan kami terhadap kegiatan sosial digelar dalam rangka Hari Bhayangkara ke 78,” ungkap Nur Ichsan.

Selain sebagai bentuk partisipasi dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara, komandan yang dikenal dekat dengan media ini juga menjelaskan manfaat donor darah.

“Disamping sebagai kegiatan sosial untuk mencukupi kebutuhan kantong darah di Kabupaten Bone, kegiatan donor darah ini juga bermanfaat bagi kesehatan tubuh diantaranya untuk regenerasi sel darah dan sel-sel tubuh lain,” tambah Kompol Ichsan.

“Setetes darah kita dapat menyelamatkan nyawa saudara kita yang membutuhkan darah,”tandas Danyon Ichsan.

Mantan Danden Gegana Sat Brimob Polda Sulbar ini juga mengatakan, selain donor darah personel Brimob Bone juga mengikuti kegiatan ziarah rombongan di TMP Watampone dalam rangka Hari Bhayangkara ke- 78.

Tidak hanya personel Polres Bone dan Brimob Bone, ada beberapa instansi yang berpatisipasi dalam kegiatan ini, diantaranya personel Kodim 1407, Denpom XIV/1, Sat Pol PP dan Dinas Damkar Kabupaten Bone serta Pos Basarnas Bone…(*).

 

Lp. Hamzah War

Danyon Brimob Bone Terima Kunjungan Kepala Stasiun TVRI Sulawesi Selatan.

NEWSSULSEL.id, BONE – Kepala Stasiun (Kepsta) Televisi Republik Indonesia (TVRI) Sulsel mengunjungi Mako Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel yang berada di Jalan M.H. Thamrin No. 70 Kelurahan Ta’ Kecamatan Tanete Riattang Kabupaten Bone, Sabtu (22/06/24).

Kunjungan Kepsta TVRI Sulsel ke Mako Brimob Bone ini disambut langsung oleh Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan,S.Sos., M.Si., beserta pejabat utama (PJU) Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel.

Danyon Ichsan menjelaskan bahwa kunjungan Kepsta TVRI Sulsel ke Mako Brimob Bone ini dalam rangka silaturahmi.

“Hubungan kami dengan TVRI Sulsel sudah lama terjalin dan sangat kuat, utamanya dalam bidang pemberitaan terkait tugas-tugas Batalyon C Pelopor di lapangan, jadi pada saat saya ada kegiatan di Makassar saya selalu berkunjung di kantor TVRI dan hari ini gantian kami yang menerima kunjungan Kepsta,” ungkap Danyon C Pelopor.

Komandan Ichsan juga menambah jika hubungan Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel dengan TVRI Sulsel tidak hanya sebatas pada pemberitaan pada media elektronik.

“Kami juga belajar dalam hal pengelolaan media sosial dengan mengutus personel mengikuti pelatihan di TVRI sehingga informasi-informasi yang dihasilkan oleh PID kami bisa diterima oleh masyarakat,” sambungnya.

“Tak hanya itu kami juga beberapa kali mengisi program TVRI Sulsel seperti Deng Mampo yang menampilkan grup Tenri Betta Perkusi dengan tema dialog, pentingnya menjaga kondusivitas Kamtibmas, Melodia yang menampilkan grup Tenri Betta Band dan Ketupat Lebaran,” pungkas Danyon Ichsan.

Sementara itu Kepala Stasiun TVRI Makassar Drs. Andi Fachruddin, M., M. Si., menyebutkan bahwa kunjungannya ke Kabupaten Bone untuk bersilaturahmi dengan Danyon Brimob Bone sekaligus mengecek transmisi Bone.

“Kebetulan di Kabupaten Bone ada stasiun transmisi TVRI jadi sekalian kami cek, saya mengucapkan terima kasih kepada bapak Danyon C Pelopor yang telah mengundang dan menerima saya bersama rombongan, kami sangat terhormat dengan jamuan Bapak Danyon yang terkenal dekat dengan media ini,” ungkap Andi Fachruddin.

Suasana semakin kelihatan akrab karena dalam ramah tamah ini juga dihibur oleh Tenri Betta Band dimana Danyon Ichsan dan Kepsta TVRI serta rombongan bergantian membawakan beberapa lagu.

Selain mengundang Kepala Stasiun TVRI Sulsel dan rombongan ke Mako Brimob Bone, Danyon Ichsan juga mengajak rombongan untuk bersilaturahmi dengan Pj Bupati Bone…(*).

 

Lp. Hamzah War

Wajah Keadilan dalam Pancasila dan Pemberantasan Korupsi

Faisal Djabbar, Pemerhati Kebijakan Publik

 

Pancasila dan upaya bangsa ini memberantas korupsi punya penjuru serupa. Keduanya mendambakan perwujudan masyarakat adil dan berkeadilan.

 

Dalam Pancasila, telah kita ketahui bersama, spirit keadilan sangat menonjol. Kata “keadilan” muncul di dua sila, yakni sila kedua dan kelima.

 

Pada sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, keadilan menjadi dasar atau landasan nilai kemanusiaan bagi kedirian manusia Indonesia.

 

Pada sila kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, keadilan menjadi alasan dibentuknya negara ini.

 

Sisi lain, upaya pemberantasan korupsi di Indonesia, pada hakikatnya, berujung pangkal pada manifestasi masyarakat adil dan berkeadilan.

 

Butir konsideran penyusunan Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (TPK) menyebutkan “tindak pidana korupsi sangat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara dan menghambat pembangunan nasional, sehingga harus diberantas dalam rangka mewujudkan masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.” Kalimat kuncinya adalah “mewujudkan masyarakat adil dan makmur”.

 

Lebih jauh, pada aspek menimbangnya, UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan TPK menegaskan “tindak pidana korupsi yang selama ini terjadi secara meluas, tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga telah merupakan pelanggaran terhadap hak-hak sosial dan ekonomi masyarakat secara luas, sehingga tindak pidana korupsi perlu digolongkan sebagai kejahatan yang pemberantasannya harus dilakukan secara luar biasa.”

 

Kalimat “pelanggaran terhadap hak-hak sosial dan ekonomi masyarakat secara luas”, menurut saya, bermakna bahwa korupsi sesungguhnya adalah pengingkaran terhadap ikhtiar gigih perwujudan masyarakat adil, makmur, dan sejahtera.

 

Dengan lain perkataan, upaya pemberantasan korupsi adalah jalan merawat hak-hak sosial dan ekonomi bangsa, yang berpuncak pada penjelmaan sebuah masyarakat adil dan berkeadilan.

 

Tujuan masyarakat adil dan berkeadilan, mungkin, terkesan utopis.

 

Tiap orang barangkali punya pengertiannya masing-masing atas terma “adil” atau “keadilan”, sehingga orang-orang seringkali berselisih pandang terhadap sebuah keadaan, apakah masyarakat telah berkeadilan atau tidak.

 

Prinsip keadilan, dalam Pancasila, mengutip Yudi Latif (“Negara Paripurna”, 2011), bermakna membebaskan rakyat dari belenggu kemiskinan dan penderitaan.

 

Itulah mengapa sila kelima Pancasila berwatak sosial. Prinsip keadilan dalam Pancasila, pada pokoknya, merupakan inti dari moral ketuhanan, landasan pokok peri-kemanusiaan, ikatan persatuan, dan dimensi kedaulatan rakyat (Latif, 2011).

 

Gagasan keadilan dalam Pancasila berorientasi pada pemenuhan kesejahteraan yang bersifat ekonomis, meskipun tidak terbatas semata pada orientasi ekonomis itu. Dalam hal ini, gagasan keadilan tersebut terkait pula dengan usaha emansipasi dalam kerangka pembebasan manusia dari pemberhalaan terhadap harta benda, pemuliaan martabat kemanusiaan, penumbuhan solidaritas kebangsaan, dan penguatan daulat rakyat (Latif, 2011).

 

Dalam rangka realisasi keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia itu, para pendiri bangsa ini menyebutkan urgensi peran negara. Oleh sebab itu, negara Indonesia pada hakikatnya dibentuk untuk menjadi negara sosial atau negara kesejahteraan, bukan negara liberal.

 

Negara sosial, dalam pemikiran para pendiri bangsa, adalah negara yang bertanggung jawab mengelola pembagian kekayaan negara supaya rakyat menikmati hasil dari penyelenggaraan sumber daya yang ada dalam wilayah Indonesia.

 

Berbeda dengan bentuk negara liberal, yang meminimalkan atau meniadakan peran negara dalam distribusi kekayaan, negara sosial tetap mengakui hak milik pribadi, tapi hak milik pribadi harus memiliki fungsi sosial. Artinya, negara sosial tidak mematikan partisipasi individu atau publik, melainkan mendukung usaha masyarakat atau inisiatif individu.

 

Perlu diperhatikan di sini, mengutip Magnis-Suseno (“Etika Politik”, 2016), bentuk negara sosial yang didambakan para pendiri bangsa bukanlah bentuk negara sosialis. Negara sosialis adalah negara yang melarang modal produktif dikuasai oleh orang perseorangan atau sekelompok orang, sehingga alat-alat produksi dan sumber daya lainnya dimiliki oleh negara atau dikuasai langsung oleh buruh-buruh yang mengerjakannya.

 

Negara sosial, karena itu, tak identik dengan negara sosialis.

 

Merealisasikan keadilan sosial berarti membongkar atau mengubah struktur-struktur ekonomi, politik, sosial, budaya, dan ideologi yang selama ini telah membuat segolongan orang tidak dapat memperoleh hak mereka atau tidak mendapatkan bagian yang wajar dari kekayaan negara atau hasil pekerjaan masyarakat sebagai keseluruhan (Magnis-Suseno, 2016).

 

Pendeknya, “sejak awal, para pendiri bangsa ingin menempatkan sistem ekonomi dan keadilan dalam titik keseimbangan antara peran negara (sosial) dan peran individu (swasta), hak dan kewajiban, serta antara pemenuhan hak sipil dan politik dengan hak ekonomi, sosial, dan budaya,” (Latif, 2011).

 

Namun, menatap dan merasakan langsung manis-getir tanah air Indonesia kini, kondisi negeri ini belumlah selaras dengan hasrat pendiri bangsa puluhan tahun lalu. Ide keadilan sosial masih termarginalkan dari kebijakan-kebijakan pemerintah. Perlu kerja keras dan usaha bersama menggapai kepentingan publik, bukan kepentingan diri dan golongan.

 

Pastikan Hewan Kurban Sehat, Brimob Bone Gandeng Dinas Peternakan Periksa Hewan Kurban

NEWSSULSEL.id, BONE – Jelang Hari Raya Idul Adha 1445 H yang jatuh pada tanggal 17 Juni 2024, sejumlah mobil pengangkut hewan kurban terlihat berdatangan mengantar sapi-sapi kurban ke Mako Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel yang berada di Jalan M.H. Thamrin No. 70 Kelurahan Ta’ Kecamatan Tanete Riattang, Minggu (16/06).

Setibanya di Mako Brimob Bone dan ditempatkan di lokasi penyembelihan, sapi-sapi kurban ini langsung mendapatkan pemeriksaan kesehatan dari dokter hewan dan petugas Dinas Peternakan Dan Kesehatan Hewan Kabupaten Bone.

Ternyata pemeriksaan kesehatan hewan kurban Batalyon C Pelopor ini, merupakan kerjasama antara Brimob Bone dan Dinas Peternakan Dan Kesehatan Hewan Kabupaten Bone untuk memastikan kesehatan hewan kurban yang akan disembelih esok pada hari raya Idul Adha 1445 H.

Hal ini dibenarkan oleh Komandan Batalyon Danyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan, S.Sos. M.Si., yang ditemui awak media sore tadi.

” Benar hari ini sapi-sapi kurban sudah tiba di Mako dan untuk memastikan kesehatan hewan kurban ini kami mengundang Dinas Peternakan Dan Kesehatan Hewan Kabupaten Bone untuk mengecek kondisi sapi kurban,” tutur Danyon Ichsan.

Sementara itu salah satu petugas dari Dinas Peternakan Dan Kesehatan Hewan Kabupaten Bone menyebutkan bahwa sapi kurban Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel dalam kondisi sehat.

“Hasil observasi fisik dan sampel air liur, alhamdulillah semua hewan kurban Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel kami nyatakan sehat, dan pemeriksaan ini akan kami lanjutkan besok dengan pengambilan sampel daging untuk mengetahui apakah daging hewan kurban ini layak konsumsi,” jelas drh. Ety.

Diketahui setiap tahun Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel rutin menggelar penyembelihan hewan kurban setiap hari raya Idul Adha yang bekerja sama dengan panitia Mesjid Babul Ichlas Brimob Batalyon C Pelopor.

Dari informasi yang dihimpun, tahun ini Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel akan berkurban 10 (sepuluh) ekor sapi.

Rencananya setelah disembelih dan dinyatakan layak konsumsi oleh petugas Dinas Peternakan Dan Kesehatan Hewan Kabupaten Bone, daging hewan kurban Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel ini akan dibagikan kepada masyarakat yang berhak menerima di sekitar Mako.

” Insyaallah setelah disembelih sehabis pelaksanaan sholat Idul Adha dan dinyatakan layak konsumsi, daging sapi kurban ini akan kami bagikan langsung kepada masyarakat yang berhak menerimanya,” ujar Danyon Ichsan.

“Dan untuk mendapatkan daging kurban ini cukup datang ke kantor kami, Insya Alloh kami akan layani,” pungkasnya…(*)

 

Lp. Hamzah War

32 Asesor Uji Para Calon Kabag Polres Dalam Assesment Center untuk Jabatan Kabag

NEWSSULSEL.id, MAKASSAR – Polda Sulsel kembali menggelar Assesment Center jabatan Kabag (eselon IIIB) Polres jajaran Polda Sulsel.

Gelaran ini berlangsung selama dua hari di Gedung Assesment Center Polda Sulsel, Kamis-Jumat (13-14/6/2024).

Karo SDM Polda Sulsel yang diwakili oleh Kabag Binkar Biro SDM Polda Sulsel AKBP Santiaji Kartasasmita, S.I.K membuka secara resmi kegiatan Assessment Center ini.

AKBP Santiaji mengatakan, gelaran ini bertujuan untuk mendapatkan calon pejabat sesuai kompetensi.

Assessment Center menjadi penilaian yang terstandar guna menilai atau mengukur potensi dan prediksi keberhasilan seseorang dalam
suatu jabatan melalui beberapa simulasi / alat ukur berdasarkan
kompetensi jabatan dan dilakukan oleh beberapa asesor.

“Para asesi saya harapkan untuk mengikuti dengan serius dan baik-baik kegiatan ini,” tutur AKBP Santiaji.

Sementara itu, salah satu Asesor Polda Sulsel, Kompol Nur Ichsan, S.Sos., M.Si berharap, dengan prinsip pelaksanaan Assessment Center ini dapat obyektif dalam menghasilkan pejabat sesuai dengan kompetensi.

“Untuk metode atau tools yang digunakan dalam asessment center ini adalah CAT Psikometri, LGD atau diskusi tanpa pemimpin dan BEI (wawancara),” ujar Nur Ichsan.

Assesment Center pada jabatan Kabag (eselon IIIB) Polres jajaran Polda Sulsel diikuti 32 asesor dan 12 asesi… (*)

 

Lp. Hamzah War