NEWSULSEL.online, MAKASSAR – 1 SSK pasukan Brimob Polda Sulsel yang mengawal proses Eksekusi rumah atas nama Asriani di jalan Kerung – kerung, Makassar sempat dapat serangan dari sejumlah massa, Kamis 29 September 2022.
Saat eksekusi dilakukan, terlihat sejumlah anak-anak (Bocil) yang ikut bergabung dengan massa menembakkan petasan ke arah pasukan Brimob yang mengawal eksekusi. Namun serangan tersebut tak di respon oleh polisi baret biru, beberapa saat diserang massa tersebut bubar.
Kabag Ops Polrestabes Makassar, Kompol Darminto mengatakan, serangan tadi itu dari anak-anak. Namun belum diketahui motif dari penyerangan yang dilakukan.
“Kami tadi sejak pagi pengamanan. Ada sedikit (serangan) dari anak-anak. Tidak ada korban jiwa, luka, pasca kericuhan, biasalah,” kata Darminto.
Ekseskusi rumah ini dilakukan atas pemenang lelang bernama Hady Purwanto senilai Rp 900 juta. Rumah itu dilelang karena pemilik rumah atas nama Asriani mengalami kredit macet di bank.
Rumah itu pun dilelang dan dimenangkan oleh Hady. Meski kalah di pengadilan, penghuni rumah itu tak kunjung angkat kaki.
Sebelumnya Pihak PN Makassar sempat melakukan upaya eksekusi juli lalu yang di mediasi Kapolsek Makassar, AKP Andi Aris Abubakar, SH, MH, karene alasan kemanusiaan eksekusi pertama dibatalkan.
“Kalau saya tidak salah, dua kali (upaya eksekusi). Pertama ditangguhkan dulu karena alasan kemanusiaan karena ada orang sakit,” kata Humas PN Makassar, Sibali saat eksekusi berlangsung.
Akan tetapi, penghuni rumah yang disebutkan sakit tidak dirawat ke rumah sakit. Melainkan berada di tempat lain.
“Secara hukum kan harus dimasukkan ke rumah sakit supaya ada perawatan. Dan informasi yang kami dapat, dia ada di Jalan Maccini,” ungkap Sibali.
Kemudian Sibali menegaskan, eksekusi ini sudah harus dilakukan karena pemenang lelang memohon untuk melakukan eksekusi rumah tersebut. “Harus dilakukan. Tidak boleh tidak, karena sudah melakukan permohonan eksekusi,” jelas Sibali.
<span;>Proses eksekusi ini berlangsung hingga sore hari. Bahkan menjadi tontonan ratusan warga sekitar…(*).
Lp. Asril
News Sulsel Mengungkap Fakta Berita


