NEWSSULSEL.online, POSO – Keberhasilan Satuan Tugas (Satgas) Madago Raya melumpuhkan pimpinan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Ali Kalora sekaligus penerus komando Santoso, yang dikejar aparat TNI-Polri sejak lima tahun lalu, menuai pujian banyak pihak.
Di sisi lain, Satgas diperintahkan secepatnya menuntaskan pengejaran empat anggota MIT yang masih tersisa, setelah Ali Kalori tewas. Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto saat berkunjung ke Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng), bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo Selasa 28 Sept 2021.
Menurut Hadi, keberhasilan Satgas Madago Raya merupakan buah kerja sama dan kerja keras. Dia menilai, kolaborasi dan koordinasi yang dilaksanakan oleh personel TNI-Polri di satgas tersebut berjalan sangat baik. ”Sehingga operasi gabungan yang dilaksanakan menghasilkan progres yang cukup baik,” terangnya.
Kepada Satgas Madago Raya, Hadi meminta seluruh akses dari dan ke wilayah operasi empat anggota MIT tersisa ditutup total. Dia juga meminta personel yang bertugas mengejar anggota MIT tersisa mengedepankan pendekatan yang baik kepada masyarakat. Melalui operasi teritorial, dia optimistis MIT bisa ditumpas sampai habis.
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang turut hadir bersama Panglima TNI menjelaskan, tindakan tegas terhadap pimpinan MIT Ali Kalora beberapa waktu lalu merupakan wujud kehadiran TNI dan Polri.
”Semoga ini menjadi ladang amal semua anggota,” terangnya dalam keterangan tertulis yang di sampaikan kemarin.
Listyo menegaskan, negara tidak boleh kalah oleh kelompok intoleran dan terorisme. Tidak ada tempat di Indonesia bagi kelompok yang berusaha memecah belah persatuan dan kesatuan NKRI.
”Saya pastikan juga akan memberikan reward untuk personel yang berdedikasi tinggi,” tuturnya…(*)
Lp. Asril
Editor. Bang Fly
News Sulsel Mengungkap Fakta Berita

