Diduga Pembayaran Baju Seragam P3-TKPO Yang Digelar KORMI Beserta DisDik Luwu, Digelapkan

NEWSSULSEL.id, Makassar –  Kasus dugaan penggelapan pembayaran baju seragam panitia dan peserta pelatihan tes kebugaran penggerak Olahraga (P3-TKPO) yang digelar Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (Kormi) Luwu bekerja sama Dinas Pendidikan (DisDik) Kabupaten Luwu 11Februari 2025 lalu merebak.

Baju Seragam Yang di Order Sekertaris Panitia Sesuai Penjual Ketua Panita Pelaksana 👇👇

Dugaan p<span;>enyalahgunaan dana pembayaran baju seragam panita dan peserta Tes kebugaran merebak gegara Sekertari Panitia Penyelenggara yang berstatus pegawai Disdik Luwu Jumriati hingga hari ini belum bayar 124 lembar baju seragam yang diupayakan Andi Rina sesuai petunjuk Ketua Panitia penyelenggara M. Jufri senilai 11 jutaan.

“Hingga hari ini baju seragam panita, peserta pelatihan yang di pesan.Jumriati ke Saya sesuai petunjuk Ketua Panita bekerja sama Disdik Kabupaten Luwu sudah di ambil dipakai panitia dan peserta belum dibayat, Saya hanya di janji -janji, bahkan kontak Saya di Blokir,” ungkap Andi Rina kembali ke awak media ini Jumat (2/3/2025)

Kadisdik Kabupaten Luwu yang di konfirmasi awak media ini terkait dugaan penggelapan dana pengadaan baju seragam seragam Panitia dan peserta pelatihan tes kebugaran mengatakan.

<“Sampai saat ini yang bersangkutan juga sdh dihubungi terus dan tidak ada respon pak” jawab Kadisdik Kabupaten Luwu singkat via chat di Whatsapp Desember 2025 lalu.

Sekdisdik Kabupaten Luwu Drs Muhammad Jufri yang di konfirmasi hal tersebut seakan lepas tangan Ia ngaku selaku ketua panitia pelatihan <span;>waktu itu tidak tahu tetang baju yang di order oleh ibu Jum dan tidak kenal ibu Andi Rina, jadi yang berhubungan adalah ibu Jum.

“Penggelapan Dana yang dimaksud murni dilakukan oleh oknum NURSYAMSI DAUD (staf Dinas)…setelah ibu Andi Rina menghubungi saya bahwa uangnya digelapkan,  sebagai pejabat dinas kami melakukan pemanggilan kepada yg bersangkutan dan ibu Jum, pada panggilan kedua dia hadir dan siap mengembalikan dana tersebut dengan membuat surat pernyataan…setelah waktu yang dijanjikan tidak ditepati,” jelas Jufri

Pernyataan Jufri Pun disikapi Andi Rin yang mengupayakan Baju Seragam yang order Jumriati Sekeetaris Panitia panitia saat itu.

“Nda betul jika Kerua Panitia tidak tahu mengenai baju seragam tersebut, bentuk dan liga Disdik serta yang lainnya pada seragam atas petunjuknya melalui Jumriati, Sekdiasik tau nda puisinya sebagai ketua panitia saat itu, jangan alihkan tanggungjawab, sebab anggaran kegiatan yang di gelar Kormi bekerjasama disdik tentu harus di pertanggung jawabkan termasuk pembayaran baju seragam yang panitia pake, pungkas Rina berharap kasus ini dapat selesaikan Kadisdik kabupaten luwu sebab uoaya sekdis diduga lepas tangan dari tanggun jawab….(*).

Lp. Asrianti Biro Mksr

Periksa Juga

Terima LI Kegaduhan, Kapolesek Makassar Langsung Arahkan Personil ke TKP,  Pelaku Kabur Lihat Polsi.

Bagikan      NEWSSULSEL.id, Makassar – Tak ingin terjadi kegaduhan yang mengganggu ketenangan warga di wilayah Sektor Makassar, …

Tinggalkan Balasan