suherman

Mapping Kondisi Kesehatan, Personel Brimob Bone Ikuti Rikkesla

NEWSSULSEL.id, BONE – Personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel mengikuti kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Berkala ( Rikkesla) yang digelar oleh Biddokkes Polda Sulsel, Jum’at (31/05/24).

Kegiatan rutin setiap semester yang bekerja sama dengan Klinik Kimia Farma tersebut, dilaksanakan di aula serbaguna Mako Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Jalan M.H. Thamrin No 70 Kelurahan Ta Kecamatan Tanete Riattang dan diikuti oleh ratusan personel Brimob Bone.

Saat dikonfirmasi oleh awak media, Ketua tim Rikkesla Kaur Kesmapta Biddokkes Polda Sulsel dr. Frezzy Sanatha Samuel menerangkan jika kegiatan pemeriksaan kesehatan berkala ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan para personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel.

“Tujuan utama kegiatan ini untuk memeriksa kesehatan personel Polri khususnya personel Batalyon C Pelopor dan apabila ditemukan adanya indikasi penyakit berbahaya langsung bisa ditindaklanjuti sehingga menjamin kesehatan para personel,” ungkap Frezzy

“Selain itu kegiatan ini berfungsi untuk mempersiapkan personel yang ingin mengikuti pendidikan lanjutan,” imbuhnya.

Sementara itu, Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan, S.Sos., M.Si., mengatakan kegiatan Rikkesla ini sangat menunjang untuk pelaksanaan tugas – tugas opersional personel di lapangan ke depan.

“Hari ini personel kami mengikuti kegiatan Rikkesla, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami karena bisa memapping kondisi kesehatan personel untuk mendata personel yang siap tugas, kegiatan ini juga membantu kami dalam hal pemeliharaan dan pembinaan kemampuan personel, ” jelas Danyon Ichsan.

Mantan Kasubbag Renmin Sat Brimob Polda Sulsel ini juga menanmbahkan bahwa kesehatan adalah modal utama bagi personel dalam pelaksanaan tugas, oleh karena itu dirinya berharap hasil dari Rikkesla ini seluruh personel Brimob Bone dalam kondisi sehat semua dan siap untuk melaksanakan tugas.

Adapun tahap-tahap yang dilalui oleh personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel dalam pemeriksaan kesehatan berkala ini diantaranya registrasi, pemeriksaan tensi dan berat badan, pemeriksaan darah, EKG , Rontgen, pemeriksaan kesehatan jiwa ( Keswa ), dan Treadmill bagi personel yang berusia diatas 40 tahun…(*).

 

Lp. Hamza

Berita Hoax Tuding Muslok Ii Orlok Makassar Tak Sesuai AD/ART, Menuai Kecaman

NEWSSULSEL.id, – Berita Hoax yang diterbitkan salah satu media online tertanggal (28/5/2024) sangat di sayangkan dan disesalkan sejumlah anggota orari khususnya yang sempat hadir melaksanakan kewajiban dan menyampaikan haknya pada Muslok II ORARI Lokal Makassar (26/5/2024) dan di yakini bukan karya jurnalis sehingga berpotensi menyesatkan publik.

Hal.tersebut disampaikan Kerua Orlok Makasaar periode 2021-2024. DR. H. Yusuf Gunco,SH. MH via setelah membaca berita hoax dirilis pihak Orda Sulsel.

“Ini berita HOAX yang menyesatkan publik, profesionalisme wartawan media tersebut perlu di pertanyakan, lantaran dianggap tak beretika sesuai kode etik jurnalis,” ujarnya via telepon, Rabu (29/5/2024).

Yuga sapaan akrab Yusuf Gunco mengingatkan media yang ada agar selektif dalam menerbitkan berita dari wartawannya, apa sudah penuhi prinsip 5W+1H (What, Where, When, Who,. Why, How) serta kaidah jurnalistik.

“Sebab jika seperti ini terbitan berita HOAX berpotensi gugatan UU pidana, memberitakan muslok tidak sesuai, buktinya mana yang tak bisa dijawab orang yang ngaku sumbernya dari orda sulsel, sementara orda sendiri tak memenuhi kewahiban hadiri muslok jang jauh hari sebelumnya telah di sampaikan juga ke Orpus” sebut Yuga.

Indra yang ngaku wartawan bertanggung jawab terhadap pemberitaan yang menuai kecaman, ketika di hubungi Ketua Panitia Pelaksana Muslok II ORARI Lokal Makassar diduga tidak pahan terkait hak jawab hingga ngomong ngawur.

“Mala yang disampaikan ketemu dulu sama pihak orda sebegai sumber berita,” ungkap Ketua Panitia Muslok.

Lp. Chaerul

Fakta Lama buat Presiden Baru

Faisal Djabbar

Seorang Pembelajar, Pemerhati Kebijakan Publik

 

 

Rasanya kita takkan kaget membaca data di bawah ini. Semua data itu merupakan fakta usang dan lumrah. Bahkan, mungkin, kita sendiri pun tiap hari menonton atau melakoni langsung kenyataan tersebut.

 

Dalam lima tahun terakhir, penurunan tingkat kemiskinan di Indonesia relatif sangat rendah. Sejak September 2019 sampai Maret 2023, jumlah penduduk miskin hanya turun 1,11 juta orang. Kondisi ini diperburuk oleh penurunan tingkat pengangguran terbuka di Indonesia yang relatif rendah. Jumlah pengangguran turun sebesar 1,9 juta orang dalam lima tahun terakhir, dari 9,77 juta orang pada 2019 menjadi 7,86 juta orang pada 2023.

 

Dengan tingkat kemiskinan dan pengangguran yang relatif tinggi tersebut, sangat wajar bila sebagian masyarakat miskin dan para penganggur bekerja di sektor-sektor informal. Penduduk miskin dan penganggur, yang bekerja di sektor informal, umumnya memiliki kemampuan dan modal yang minim, sehingga tidak punya pilihan selain menekuni pekerjaan informal itu (Basri, 2009).

 

Akibatnya, mereka dituntut mengupayakan apa saja untuk mendapatkan sedikit keuntungan atau imbalan, sekadar untuk menyambung hidup. Data BPS per Februari 2023 menunjukkan sebanyak 83,34 juta orang merupakan pekerja informal. Angka ini setara 60,12 persen dari total pekerja di Indonesia. Dan, jelaslah bahwa kondisi ini bukanlah kenyataan ekonomi dan realitas sosial yang menggembirakan.

 

Ketimpangan ekonomi dan sosial tampak jelas terlihat. Koefisien Gini, yang merupakan indikator utama ketimpangan ekonomi atau pendapatan penduduk, memperlihatkan kesenjangan tersebut. Berdasarkan data BPS per Maret 2023, rata-rata koefisien gini Indonesia sebesar 0,388. Angka ini lebih tinggi ketimbang rata-rata koefisien gini pada September 2022 yang mencapai 0,381. Kian besar nilai koefisien, kian tinggi tingkat kesenjangan ekonomi masyarakat.

 

Lebih dari pada itu, tidak dapat dibantah bahwa kualitas pelayanan publik pemerintah tidak kalah memprihatinkan. Hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) Tahun 2023 yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghasilkan skor rata-rata nasional 70,97 dari skala 0 – 100. Skor ini menunjukkan rendahnya integritas penyelenggara negara dalam pelayanan masyarakat.

 

Pada 2023, Ombudsman RI mengumumkan lima Kementerian yang memperoleh penilaian sedang (skor di bawah 78) dalam kepatuhan penyelenggaraan pelayanan publik. Kelima instansi itu yakni Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Pertahanan, dan Kementerian Pemuda dan Olahraga. Indikator utama survei adalah pemenuhan standar pelayanan, maklumat pelayanan, dan pengelolaan pengaduan.

 

Pelayanan publik, sesuai UU Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, adalah kegiatan atau rangkaian kegiatan dalam rangka pemenuhan kebutuhan pelayanan sesuai dengan peraturan perundang-undangan bagi setiap warga negara dan penduduk atas barang, jasa, dan atau pelayanan administratif yang disediakan oleh penyelenggara pelayanan publik. Poin penting penunjang pelaksanaan pelayanan publik adalah kemampuan birokrasi mengelola dan menghasilkan barang dan jasa (pelayanan) yang ekonomis, efektif, efisien, dan akuntabel.

 

Sulit dipungkiri, masalah-masalah di atas timbul karena masifnya korupsi. Dapat dikatakan bahwa korupsi mengakibatkan tingkat kemiskinan yang tinggi, tingkat pengangguran yang menaik, pekerjaan di sektor informal membesar, kesenjangan kesejahteraan melebar, dan menurunnya kualitas pelayanan publik.

 

Dalam uraian Penjelasan UU Nomor 30 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi diakui secara terang bahwa tingkat korupsi yang masif di Indonesia membawa bencana, tidak saja terhadap kehidupan perekonomian nasional, tetapi juga kehidupan berbangsa dan bernegara. Selain itu, korupsi yang meluas dan sistematis merupakan pelanggaran terhadap hak-hak sosial dan hak-hak ekonomi masyarakat.

 

Kita tahu, negara berkewajiban memajukan derajat kemakmuran rakyatnya. Negara musti sanggup memuaskan tuntutan kesejahteraan sosial rakyatnya. Hak konstitusi adalah hak yang melekat pada tiap warganegara untuk meraih perlindungan, kesetaraan, kehidupan layak, dan kesejahteraan (Bahari, Kompas, 26 September 2012). Kewajiban dan tanggung jawab itu harus terpenuhi, apakah negara itu kaya atau tidak, karena bila tidak negara tersebut patut dikategorikan sebagai negara gagal, failed-state, ujar Sri-Edi Swasono (2012).

 

Kewajiban negara menyejahterakan rakyatnya sesungguhnya sudah tertuang secara tegas dan eksplisit dalam konstitusi. Pasal 27 ayat 2 UUD 1945 menyebutkan bahwa “tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan.” Pasal 28H ayat 1 (perubahan kedua) tercetus amar: “setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan.”

 

Lalu, pasal 28H ayat 2 memberi mandat bahwa “setiap orang berhak mendapat kemudahan dan perlakuan khusus untuk memperoleh kesempatan dan manfaat yang sama guna mencapai persamaan dan keadilan.” Dan, pasal 28H ayat 3 memerintahkan negara agar “setiap orang berhak atas jaminan sosial yang memungkinkan pengembangan dirinya secara utuh sebagai manusia yang bermartabat.”

 

Lebih jauh, sejumlah pasal lain dalam konstitusi menguatkan tanggung jawab negara untuk memajukan kesentosaan warganya. Pasal 33 ayat 3 berbunyi, “bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.” Pasal 34 ayat 1 (amandemen keempat) mengamanatkan bahwa “fakir miskin dan anak-anak yang terlantar dipelihara oleh negara.” Kemudian, pasal 34 ayat 2 mendesak negara untuk “mengembangkan sistem jaminan sosial bagi seluruh rakyat dan memberdayakan masyarakat yang lemah dan tidak mampu sesuai dengan martabat kemanusiaan.” Lalu, dalam pasal 34 ayat 3 disebutkan bahwa “negara bertanggung jawab atas penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan dan fasilitas pelayanan umum yang layak.”

Pesan konstitusi ini sesungguhnya sudah jauh lebih dahulu sebelum Amartya Sen, peraih Nobel bidang ekonomi tahun 1998, mengatakan perlunya pembangunan sebagai proses menuju kebebasan. Bila pembangunan adalah sebuah proses menuju kebebasan, maka, bagi Sen, pembangunan mensyaratkan sirnanya sumber-sumber utama ketidakbebasan. Pangkal pokok ketakmandirian itu adalah kemiskinan, tirani, peluang berusaha yang diisolasi oleh negara, penghirauan akan penyediaan fasilitas-fasilitas yang bermanfaat bagi publik, pemerintahan yang represif, negara yang otoriter, dan masyarakat yang intoleran (Sen, 1999).

 

Semua data dan beberapa gambaran wajah bangsa di atas sesungguhnya adalah fakta-fakta usang yang terus menghantui negeri ini. Hal-hal di atas pastilah akan menjadi pekerjaan rumah bagi presiden baru. Barangkali saat ini semua parpol masih hanyut dalam isu-isu koalisi partai, sehingga belum masuk ke dalam isu-isu nyata dalam masyarakat. Tetapi, bagaimana pun inilah tanggung jawab utama dan pertama buat presiden baru.

 

Krend, Meski Dicegal, Muslok II ORLOK MAKASSAR Terlaksana, Hadiri 297 Peserta Sesuai AD/ART

NEWSSULSEL.id, – Musyawarah lokal (Muslok) II ORARI Lokal Makassar Minggu 26 Mei 2024 telah terlaksana dengan baik, meskipun pra pelaksaanaan ada upaya pencegalan paksa dilakukan oknum pengurus ORDA Sulsel, Musok dihadiri 297 peserta di Buka pemerintah Kota Makassar.

Menurut ketua Panitia pelaksana Muslok II ORARI Lokal Makassar Suherman Untung – YB8FLY. Pembusukan dan penyesatan yang di lakukan pengurus ORDA Sulsel yang didasari ketidak sukaan agar Muslok tidak terlaksana jadi tontonan fakta menarik.

“Meskipun dicegal Muslok II ORLOK Makasar dapat terlasana dengan baik sesua AD/ART Orari yang di dukang semua pihak yang tak sependapat debgan Waka Orda Sulsel,” jelas Seherman Untung – YB8FLY saat di konfirmasi via telpn Senin (27/5/2024).

Bang Fly sapaan akrab Suherman Untung yang juga menjabat sebagai Direktur PT. MEDIA NEWSSULSEL NUSANTARA yang menaungi sejumlah media online menyebut. Pengukuhan akan kita upayakan setelah  Ir. H. Andi Agus Halik yang terpilih Ketua Orlok Makasaar hasil muslok Minggu 26 Mei 2024 menyusun jajaran pengurusnya.

“In sha Allah setelah Ir. H. Andi Agus Halik – YB8AGM menyusun jajaran pengurusnya pengukuhan akan kita upayakan, paling lambat 2 bulan mendatang sesui waktu yang di putuskan ketua sidang pleno Sudirman Musri, S.T – YB8DM yang disepakati 297 peserta mulok,” sebut Bang Fly.

Ini hasil pemilihan Muslok II ORARI Lokal Makassar melalui sistim fromatur, yang di Pimpin Kamaruddin Supii – YB8AK, di Dampingi Andi Roni – YB8CR, serta Ir. Sulwa Dase, M.T – YB8EIP. Dan 2 lainnya.

DPP ORLOK MAKASSAR.
– DR. H. Yusuf Gunco, SH, MH – YC8HYG KETUA
– Ir. Sulwan Dase, M.T – YB8EIP, Sekertaris/Anggota
– Andi Roni B – YB8CR
– Suherman Untung – YB8FLY
– DR. Ir. Rudi Latif, M.Si – YC8FUL
– Muh Muchlis – YC8AYF
– Hj. Yuni Rukiana – YC8HYN

KETUA ORLOK MAKASSAR PERIODE 2024-2027
Ir. H. Andi Agusalim – YB8AGM.

Ketua Panitia penyelenggara juga mengucapkan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada, Wali Kota Makassar, pihak Kabalmon kelas I Makassar, Polrestabes Makasaar, Polsek Rappocini, serta Koramil Rappocini, atas segala support yang di berikan hingga muslok II ORARI Lokal Makassar terselenggara dengan baik…(*).

Lp. Asril

SAR Brimob Bone Evakuasi Pohon Tumbang Tutup Akses Jl Poros Bone Bajoe

NEWSSULSEL.id, BONE – Insiden pohon tumbang kembali terjadi di Kabupaten Bone Sulawesi Selatan. Kali ini terjadi di Jalan Yos Sudarso ( Poros Bone Bajoe ) Kelurahan Lonrae Kecamatan Tanete Riattang Timur, Minggu (26/05/24).

Akibat kejadian tersebut, arus lalulintas dari arah Kota Watampone menuju Pelabuhan Penyeberangan Bajoe dan sebaliknya mengalami kemacetan panjang karena batang pohon yang tumbang menutup seluruh ruas jalan.

Menerima informasi tersebut, tim siaga SAR Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel yang dipimpin oleh Aipda Muhammad Idrus, langsung bergerak ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi pohon tumbang tersebut.

Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan, S.Sos., M.Si., yang dikonfirmasi oleh awak media membenarkan perihal kejadian pohon tumbang yang menyebabkan arus lalu lintas di jalan poros Bajoe lumpuh.

“Saat ini tim SAR Brimob Bone sudah berada di lokasi dan langsung melakukan pemotongan terhadap pohon tersebut untuk selanjutnya dievakuasi,” jelas Kompol Ichsan.

Komandan Ichsan juga menambah jika respon cepat tim SAR Brimob Batalyon C Pelopor adalah wujud dari Bhakti Brimob untuk masyarakat,

“Tim SAR Brimob Bone kami siagakan 1×24 jam jadi manakala ada laporan atau informasi terkait bencana alam termasuk kejadian pohon tumbang seperti saat ini kami akan merespon cepat laporan tersebut dengan langsung turun ke lapangan,” sambungnya.

Dengan menggunakan 2 (dua) unit mesin pemotong kayu (Chainsaw) tim SAR Brimob Bone yang dibantu oleh personel Koramil Tanete Riattang dan masyarakat setempat berhasil mengevakuasi batang pohon berukuran besar tersebut dengan cara dipotong menjadi beberapa bagian.

Saat ini jalan Poros Bone Bajoe kembali bisa dilalui oleh pengguna jalan setelah kurang lebih 1 (satu) jam mengalami kemacetan total.

Sementara itu Kepala Lingkungan setempat mewakili warga sekitar memberikan apresiasi kepada tim SAR Brimob Bone yang telah bergerak cepat menangani insiden pohon tumbang.

“Saya sebagai Kepala Lingkungan Doajeng mewakili warga mengucapkan banyak terima kasih kepada Brimob Bone, Babinsa Koramil Tanete Riattang dan masyarakat yang telah bersinergi membersihkan pohon tumbang yang menutup jalan dan alhamdulillah sekarang sudah bisa dilewati lagi oleh pengendara,” tutur Muhtar…(*).

 

Lp. Hamzah

Diduga Sambungan Label PLN Bermasalah, Warga Tukamasea Tewas Tersengat Arus Listrik

NEWSSULSEL..id, MAROS – Maksud baik berujung maut, seorang warga Dusun Mantang Desa Tukamasea, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan atas nama Haruddin Dg Nassa tewas tersengat aliran listrik tegangan tinggi, Selasa (21/5/2024)

Menurut sumber NEWSSULSEL kepada awak media ini menuturkan, kejadian sekitar pukul 11:30 WITA saat korban yang hendak kesawanya melihat bentangan kabel dari tiang listrik menuju kerumahnya tertimpa batang bambu, korban lalu kembali kerumahnya mengambil tangga untuk melepas batang bambu yang melimpah kabel dari tiang listrik kerumahnya.

“Kawatir terjadi gangguan listrik kerumahnya karena ada bambu yang menimpa kanwil dari tiang kerumahnya, korban mengambil tangga lalu di sadarkan meriang listrik, naas bambu patah kabel putus bersamaan korban jatuh ke sawah yang masih digenangi air karena baru tanam padi, sehingga korban tewas tersengat aliran listrik,” jelas sumber.

Sumber juga menyebaut, Istri korban yang melihat kejadian hendak menolong namun saat kaki menyentuh genangan air di sawah iya sempat terperanjat tersengat aliran listik, untung warga langsung menolong istri korban.

Anggota Polsek Bantimurung yang tiba di TKP masi mendapatkan kabel listrik yang putus dari tiang utama PLN kerumah korban terdapat beberapa sambungan. Dan menduga ini penyebab korban tewas saat terjatuh…(*).

Lp. Tamrin

Gegana Sat Brimob Polda Sulsel Disposal Granat Nanas di Latekko Bone

NEWSSULSEL.id, BONE – Warga Desa Latekko Kecamatan Awangpone dihebohkan dengan penemuan benda logam berbentuk lonjong yang diduga kuat sebagai bom militer jenis granat nanas, Selasa (21/05/24).

Granat yang diduga peninggalan perang tersebut ditemukan secara tidak sengaja oleh Mansur (27) warga setempat ketika membuang sampah di belakang rumahnya siang tadi.

” Dia pergi buang sampah di belakang rumahnya, kemudian melihat sebuah benda logam yang dikira besi biasa, tapi pas didekati ternyata granat dan yang bersangkutan langsung melaporkan ke perangkat desa” tutur Hamsi.

Kejadian ini pun langsung dilaporkan ke pihak Kepolisian setempat yang langsung berkoordinasi dengan Satuan Brimob Polda Sulsel.

Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan,S.Sos., M.Si., membenarkan perihal penemuan granat tersebut dan pihak sudah menerjunkan personel ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk pengamanan area sambil menunggu personel dari Detasemen Gegana Satbrimob Polda Sulsel.

” Benar ada laporan penemuan bom militer jenis granat nanas di Desa Latekko dan personel kami sudah berada di TKP melakukan pengamanan sambil menunggu unit Jibom Detasemen Gegana dari Makassar ” jelas Kompol Ichsan.

Penemuan granat nanas ini menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat karena lokasi penemuan granat berada dekat dengan pemukiman penduduk.

Pihak berwenang pun telah mengambil langkah pengamanan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang dapat membahayakan masyarakat.

” Unit Jibom ( Penjinak Bom ) telah mengambil langkah penanganan granat tersebut dengan cara Disposal menggunakan alat khusus, alhamdulillah saat ini lokasi dan granat tersebut sudah aman, namun saya harap masyarakat tetap berhati-hati dan jangan ada yang melintas di areal tersebut lokasi kejadian juga masih terpasang garis polisi,” sambung Danyon Brimob Bone.

Danyon Ichsan juga berpesan kepada seluruh warga masyarakat, apabila menemukan barang yang belum jelas apalagi yang diduga bom segera melapor kepada pihak yang berwajib dan jangan memindahkan apalagi mengutak atik barang tersebut.

Sementara itu Kasubden Jibom AKP Syamsuddin yang memimpin langsung proses penanganan temuan granat di Dusun Takkalu Desa Latekko Kecamatan Awangpone menjelaskan akan melakukan penyisiran lebih lanjut di sekitar lokasi kejadian.

” Tadi sudah kami musnahkan dengan cara BIP ( Blow In Place) atau diledakan di tempat karena kondisi granat yang sudah tidak bisa dipisahkan serta arealnya yang memungkinkan untuk dilaksanakan Disposal, besok kami akan lanjutkan penyisiran di lokasi kejadian untuk memastikan jika area tersebut benar-benar aman,” tandas AKP Syamsuddin…(*)

 

Lp. Hamza

Launching Sales Center Kpr Btn Serentak di 3 Kota, Hadirkan Berbagai Promo

NEWSSULSEL.id, – Kepedulian Pemerintah terhadap masyarakat indonesia tuk memiliki hunian muda pada perumahan kini terwujud melalaui BTN yang di Lounching serentak di 3 Kota, Medan, Bandung, Makassar, siang tadi di Mall Ratu Indah Makassar, Senin (21/5/2024).

 

Launching Sales Center Kpr Btn dan Opening Btn Property expo 2024, dipadu secara virtual ditandai penggutingan pita yang dihadiri sejumlah pengembang top ternama yang ada di sulawesi Selatan.

Event yang berlangsung hingga tanggal 26 Mei 2024 mendatang di isi berbagai hiburan yang di sajikan penyelenggara tuk menghibur para Pengunjung yang hadir di Mall Ratu Indah Makassar.

Bagi Masyarakat Makassar dan sekitarnya diharap tidak melewatkan kesempatan yang ditawarkan Sales Center Kpr Btn dan Opening Btn Property expo 2024 mulai hari ini


“Karena hidup gak cuma tentang hari ini”…(*).

Lp. Bangfly

Polsek Bajeng Polres Gowa Beri Bantuan Sembako Korban Kebakaran  di Tanah Bangka

NEWSSULSEL.id, – Bertempat di kampung Renggang Desa Tanabangka Kec Bajeng Barat Gowa pada hari Senin (20/05/2024)

Kapolsek Bajeng Akp H Masjaya,SKM, M.M. bersama personil dan Babinkamtibmas Desa Tanabangka mendatangi rumah korban terdampak musibah kebakaran yang terjadi pada hari Minggu (19/05/2024) pukul 19.30 wita

Kegiatan tersebut dalam rangka memberikan bantuan berupa sembako kepada korban dan untuk memberikan support bahwa musibah yang menimpa pada korban adalah merupakan salah satu ujian dari Allah SWT sehingga selaku korban untuk ikhlas menerima yang mungkin ada hikmahnya

Kapolsek Bajeng mengatakan bahwa kegiatan yang kita lakukan ini adalah salah satu bentuk empati kepada warga yang terdampak musibah dan bila kita datang untuk menyapa mereka bersilaturahmi maka akan menjadi penyejuk bagi korban, kegiatan seperti ini Bapak Kapolres Gowa AKBP Reonald Simanjuntak, SH,S.IK,M.M,M.IK menekankan kepada seluruh jajarannya untuk berbuat baik, berjiwa sosial membantu warga yang layak untuk menerima bantuan.

Tutup Kapolsek bajeng…(*).

 

Lp. Marwan Dg Lee

Maya Pelaku Penyerang ET di Cafe Melodi Jl Nusantara Makassar, Terpolisikan

NEWSSULSEL.id – Pengeroyokan di Jalan Vetran Utara Makassar, Sulawesi Selatan, April 2024 oleh Maya alias Clara berbuntut panjang, meskipun pelaku sebelumnya telah dilaporlan korban inisial ET ke Polsek Makasaar, 6 Mei 2024 lalu.

Rekaman Video, detik-detik pelaku serang ET di Cafe Melodi Makassar

 

Hal tersebut di ungkap Korban usai mempolisikan Maya yang tiba-tiba menyerangnya saat hendak pulang dari Cape Melodi di Jalan Nusantara Rabu 15 Mei 2024 dini hari, sambil perlihatkan surat tanda terimah laporan polisi nomor: STTLP/161.a/V/2024/SPKT/Polres Pelabuhan Makassar Polda Sulawesi Selatan.

“Pelaku telah saya laporkan ke Polres Pelabuhan lantaran sudah menyerang saya dan mengancam keselamatan jiwa saya, pada sebelumnya sudah saya maafkan waktu dia minta damai sama saya di polsek makassar,” ucapnya ke awak media ini Jumat (17/5/2024) malam.

Korban berharap polisi segera mengamankan  pelaku yang tak segan-segan menyerang dan mengancam keselatan dirinya…(*).

Lp. Cherul