suherman

Patroli Pantau Arus Mudik di Pelabuhan Bajoe, Ini Temuan Tim SAR Batalyon C Pelopor bersama Basarnas Bone

NEWSSULSEL.id, BONE – H-2 jelang Idulfitri 1445 H, Tim SAR Batalyon C Pelopor Bersama Basarnas Kabupaten Bone menggelar patroli dengan menyasar Pelabuhan Bajoe, Senin (08/04/2024).

Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor Sat Brimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan, S.Sos., M.Si didampingi Kasi Ops Kantor SAR Makassar Andi Sulthan memimpin langsung kegiatan patroli ini.

Dikatakan Danyon Ichsan tujuan dilaksanakannya patroli gabungan ini untuk memastikan keamanan dan kelancaran kegiatan mudik lebaran khususnya transportasi laut dari dan menuju Kolaka, Sulawesi Tenggara.

“Hari ini aktifitas penumpang di Pelabuhan Bajoe khususnya dari Bone ke Kolaka terpantau sepi namun sebaliknya dari Kolaka ke Bone terpantau ramai,” beber Nur Ichsan.

Tidak hanya itu setelah melakukan pemantauan terhadap para penumpang, Tim patroli SAR juga mengecek kondisi kapal, manifest penumpang serta alat keselamatan yang ada dalam kapal khususnya pelampung.

“Kami juga berbincang-bincang dengan Kapten kapal dan mengimbau untuk tetap utamakan keselamatan selama perjalanan, harapannya semoga kegiatan mudik lebaran ini berjalan aman dan lancar sehingga masyarakat tiba di kampung halaman dengan selamat dan berkumpul dengan keluarga,” pungkas Danyon bergelar Magister Sains ini.

Sementara itu Kasi Ops Kantor SAR Makassar Andi Sulthan mengapresiasi kolaborasi yang terjalin selama ini antara SAR Brimob Bone dan Pos Basarnas Bone.

“Tentunya saya mengucapkan terima kasih kepada Danyon karena semenjak kepemimpinan Beliau (Kompol Nur Ichsan) kerja sama antara tim SAR Brimob Bone dan Basarnas Bone semakin kuat baik dalam hal pembinaan maupun kegiatan – kegiatan operasi SAR lainnya, termasuk kegiatan patroli seperti sekarang ini,” kata Andi Sulthan.

Setelah melihat kondisi kapal, Tim SAR Batalyon C Pelopor bersama Basarnas  Bone melanjutkan patroli pemantauan arus mudik menggunakan kapal Basarnas ke wilayah perairan Teluk Bone…(*)

 

Lp. Hamza irfan

Dua Jasad Korban Laka Lantas di Dusun Boneapara Dikebumikan

NEWSSULSEL.id,- Diiringi pelayat, kerabat, dan keluarga dekat, jasad almarhumah Andi Citrawati bersama mendiang ayahnya J. Dg. Sigauk, diantar dengan menggunakan dua unit armada mobil ambulance menuju ke lokasi tempat peristrahatan terakhir keduanya.

Jenazah almarhumah Andi Citrawati dan mendiang ayahnya, J Dg. Sigauk, dikebumikan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Lembang Mate’ne, Desa Jambuiya, Kecamatan Bontomanai, Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan.

Tangis histeris kerabat dan keluarga dekat, pecah mengiringi detik detik pelepasan jenazah dari rumah duka hingga usainya prosesi pemakaman.
Prosesi pemakaman Andi Citrawati dan J Dg. Sigauk, ikut dihadiri Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Drs. Odding Karim, M.H yang didampingi Wakil Ketua I H. Muhammad Nasir, S. Ag, dan Wakil Ketua III, Andi Baso, SH.

Hingga diturunkannya berita ini, karangan bunga dan suasana berkabung masih terus menyelimuti rumah duka di Dusun Boneapara, Desa Parak, tempat disemayamkannya jenazah dua orang korban kecelakaan lalu lintas, pada hari Jum’at, (5/4) kemarin, sebelum kemudian diantar menuju ke lokasi pemakaman…(*)

 

Lp. Fadly Syarif

Antisipasi Gangguan Jelang Idul Fitri, Polda Sulsel Terjunkan K-9 Sterilkan Sejumlah Ruang Publik

NEWSSULSEL.id – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Polda Sulsel
terjunkan Unit anjing pelacak K-9 Dit Samapta Polda Sulsel di sejumlah ruang publik seperti yang terlihat di Terminal Regional Daya Makassar.

Kanit PolSatwa K9 Iptu Samuel Ary, yang memimpin langsung patroli tuk mensterilkan sejumlah lokasi yang di anggap rawan dan berpotensi timbul gangguan kamtibmas dan bahan berbahaya. Mengatakan.

“Patroli dan Sterilisasi yang dilakukan Unit PolSatwa K9 Dit Samapta Polda Sulsel seperti yang terlihat hari ini untuk memastikan perayaan hari raya Idul Fitri berlangsung aman terkendali,” kata Kanit PolSatwa K9 Iptu Samuel Ary, ka awak media ini.

Lp. BangFly

PT. Jasa Raharja Berikan Santunan Kepada Ahli Waris Mendiang Andi Citrawati

NEWSSULSEL.id,- Dua nyawa korban melayang dalam insiden kecelakaan lalu lintas di Dusun Boneapara, Desa Parak, Kecamatan Bontomanai, Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan yang terjadi pada hari Jum’at, (5/4) kemarin.

Berita kpergian almarhumah Andi Citrawati bersama mendiang ayahnya, J. Dg. Sigauk yang menjadi korban dalam insiden kecelakaan naas pada hari Jum’at, (5/4) lalu, sontak menghebohkan dunia jagad maya.

Petugas jasa raharja Kabupaten Selayar yang mendapat laporan kejadian langsung turun melakukan kunjungan “jemput bola” ke rumah duka, di Dusun Boneapara, Desa Parak, Kecamatan Bontomanai untuk melakukan survey keabsahan ahli waris.

Kunjungan “jemput bola” dilakukan petugas jasa raharja bersama sama dengan Kanit Laka Satuan Lalu Lintas (Satlantas), AIPDA Faizal Herstan, SH yang didampingi Kanit Dikyasa Satlantas, AIPDA Akbar Ali Saputra.

Ungkapan duka cita disampaikan petugas jasa raharja kepada pihak keluarga korban dan ahli waris.

Selain keterangan, pihak keluarga dimintai kesediaan membantu kelengkapan berkas pengajuan santunan meninggal dunia dan mengisi formulir data korban kecelakaan.

Ahli waris berhak mendapat santunan senilai lima puluh juta rupiah yang bersumber dari dana sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas jalan (SWDKLLJ) yang setiap tahun dibayarkan masyarakat pada saat membayar pajak kendaraan bermotor, berdasarkan ketentuan Undang-Undang No 34 Tahun 1964, ungkap Sandi kepada awak media, Sabtu, (6/4)…(*)

 

Lp. Fadly Syarif

Bupati Selayar Melayat ke Rumah Duka Mendiang Andi Citrawati

NEWSSULSEL.id,- Bupati Selayar, Sulawesi Selatan, H. Muh. Basli Ali melayat ke rumah duka mendiang Andi Citrawati Gauk dan J Dg. Sigauk, Sabtu, (6/4).

Dari pantauan awak media, Muh. Basli Ali tiba sekira pukul 11.30 wita di rumah duka yang terletak di Dusun Boneapara, Desa Parak, Kecamatan Bontomanai.

Bupati yang mengenakan balutan baju kaos biru tua dan celana jeans panjang warna biru hadir didampingi Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Drs. Odding Karim, M.H, bersama Wakil Ketua I H. Muhammad Nasir, S. Ag, dan Wakil Ketua III, Andi Baso, S.H.

Rombongan bupati turut didampingi Kepala Desa Mare Mare, Arman, berikut ajudan.

Ungkapan duka cita dan belasungkawa disampaikan H. Muh. Basli Ali atas musibah yang dialami almarhumah Andi Citrawati dan mendiang ayahnya J Dg. Sigauk.

Orang nomor satu di Kabupaten Selayar tersebut menyampaikan duka mendalam yang dialami almarhumah Andi Citrawati Gauk dan ayahnya J. Dg. Sigauk yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas dan meninggal di lokasi kecelakaan, di Dusun Boneapara, Desa Parak, Kecamatan Bontomanai, Jum’at, (5/4).

Sekedar untuk diketahui, bahwa almarhumah Andi Citrawati Gauk bersama ayahnya, J. Dg. Sigauk, menghembuskan nafas terakhir dalam kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada hari, Jum’at, (5/4) di Dusun Boneapara, Desa Parak, Kecamatan Bontomanai…(*)

 

Lp. Fadly Syarif

Unit Reg Ident Satlantas Polres Selayar Bagikan 200 Paket Lebaran kepada Wartawan & Kaum Dhuafa

NEWSSULSEL.id,- Kanit Reg Ident Satlantas Polres Selayar, Sulawesi Selatan, Ipda Muh. Regsan, menyerahkan secara simbolis lima belas kemasan kardus, berisikan paket lebaran kepada awak media lokal, Jum’at, (5/4) sore.

PS Kasi Humas Polres Selayar, Aipda Suardi Andre Piongdjongi menjelaskan,”tahun ini, unit registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor (Reg Ident) Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Selayar menyiapkan dan membagikan sedikitnya dua ratus paket lebaran untuk wartawan dan kaum dhuafa”.

“Lima belas diantaranya telah diserah terimakan Kanit Reg Ident, Ipda Muh. Regsan kepada awak media (wartawan lokal) Kabupaten Selayar, sekira pukul 16. 30 Wita, bertempat, di Kantor Samsat, di ruas Jln. Jend. Sudirman, Benteng”.

“Kegiatan penyerahan paket lebaran ini kata dia sekaligus menandai jalinan kemitraan antara lembaga Pers dengan Reg Ident Satlantas Polres Selayar”.

Dalam kaitan itu pula, PS Kasi Humas, Aipda Suardi Andre Piongdjongi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas perkenaan waktu seluruh mitra media Polres Selayar yang telah meluangkan kesempatannya untuk menghadiri undangan penyerahan paket lebaran dari unit registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor (Reg Ident) Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Selayar.

Kanit Reg Ident Satlantas Polres Selayar, Ipda Muh. Regsan menandaskan, “hari ini, kita melakukan penyerahan secara simbolis paket lebaran kepada lima belas orang awak media sebagai wujud kemitraan dan ungkapan rasa terima kasih jajaran Aparat Kepolisian kepada rekan rekan mitra media yang selama ini telah banyak memberikan dukungan kerjasama dan membantu kelancaran tugas tugas aparat kepolisian Polres Selayar, terkhusus dalam mensosialisasikan dan menyampaikan rangkaian program Reg Ident Satuan Lalu Lintas (Satlantas)”.

Lanjut Muh. Regsan menuturkan, “giat penyaluran paket lebaran akan dilanjutkan hari, Sabtu, (6/4) dengan sasaran utama kaum dhuafa dan warga kurang mampu”.

Kaum dhuafa dan warga kurang mampu sengaja dijadikan sasaran utama kegiatan pembagian dan penyaluran paket lebaran, sebagai ungkapan tali asih unit Reg Ident Satlantas Polres Selayar.

Melalui kegiatan ini kita berharap dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, berbagi keceriaan, dan rasa kebersamaan di hari raya Idul Fitri 1444 H.

Giat penyerahan paket lebaran dihadiri PS Kasi Humas Polres Selayar, Aipda Suardi Andre Piongdjongi, anggota Reg Ident, jajaran kantor Samsat, dan wartawan lokal Kabupaten Selayar…(*).

 

Lp. Fadly Syarif/Humas Polres Selayar

Labrak Aturan, Abaikan Warning Bupati Gowa, Pendemo Tuntut Plt Kades Jenetallasa, Dicopot

NEWSSULSEL.id, – Demo sejumlah warga didampingi Himpunan Mahasiswa Pemuda Makassar (HMPM) terkait kebijakan Camat Pallangga Sachrial, S.P yang ditunjuk sebagai Plt Kepala Desa Jenetallasa, Ricuh.

 

Menurut Jendral Lapangan Aksi Rahmatullah, Aksi damai depan Kantor desa Jenetallasa, diwarnai kericuhan sehingga sarana aksi mobil open cup yang dijadikan mimbar aksi tuk orasi rusak.

“Aksi damai diwarnai kericuhan, oleh preman yang keluar dari kantor desa saat aksi berlangsung sehingga kendaraan yang di jadikan mimbar aksi dampinga warga Jenetallasa rusak, untung pihak Polsek Pallangga segera tiba di TKP,” jelas Rahmatullah. Jumat (5/4/2024).

Sumber NEWSSULSEL.id, menyebut aksi damai tuntut pencopotan Camat Pallangga berujung ricuh lantaran Sachril di anggap mempertontonkan kesewenang – wenangan dalam menjalan tugas dan mengabaikan amanah Bupati, Gowa bahwa Plt  tidak bermerombak Perangkat Desa yang ada.

Selain mempertontonkan kesewenang-wenangan Plt Jenetallasa, abaikan warning Bupati Gowa, tuk tidak merombak perangkat Desa,” ujarnya.

Bahkan menurut sumber Plt merombak Perangkat Desa Jenetallasa mempekerjakan kembali berang Desa yang telah pensiun mengganti staf Desa yang masih aktif, dan diduga memelihara preman tuk menghalau masyarak sampaikan aspirasinya depan Kantor Desa…(*).

Lp. Naja.

Beberapa Kekeliruan Berpikir

Faisal Djabbar , Seorang Pembelajar dan Pemerhati Kebijakan Publik

NEWSSULSEL.id

Tindakan yang benar bermula dari cara berpikir yang benar pula, setidaknya secara logis formal. Sebaliknya, tindakan keliru bersumber dari kekeliruan berpikir yang akut.

 

Oleh sebab itu, perlulah kita mengetahui bagaimana saja kekeliruan berpikir itu, sehingga dapat bertindak tepat.

 

Di bawah ini disampaikan pelbagai kekeliruan berpikir (intellectual cul de sacs), diantaranya generalisasi tergesa-gesa, determinisme historis, sesudahnya-maka-demikian, penalaran melingkar, menyalahkan pribadi, dan menuding kelompok.

 

Satu, generalisasi tergesa-gesa atau over-generalisation. Kekeliruan berpikir yang disebut generalisasi tergesa-gesa, atau lazim dikatakan fallacy of dramatic instance, adalah suatu kekeliruan berpikir dimana ada kecenderungan penggunaan satu atau dua peristiwa pengalaman pribadi untuk menyatakan argumen yang bersifat umum atau general. Atau, kekeliruan ini dapat muncul karena seseorang atau suatu organisasi tidak memakai pengertian atau batasan yang tepat untuk menyatakan sesuatu.

 

Contoh sederhana sebagai berikut: Erlangga adalah alumni ITB. Fitrah adalah alumni ITB. Erlangga sudah punya anak. Jadi, Fitrah juga sudah punya anak, karena keduanya alumni ITB.

 

Contoh lain: sekitar 38 pegawai KPK mengundurkan diri sejak Januari sampai September 2020. Indonesia Corruption Watch (ICW) mengatakan pengunduran ini wajar karena kondisi kelembagaan tidak lagi seperti dahulu. Di sini terjadi kekeliruan logis karena mendasarkan beberapa kasus pengunduran diri untuk menyimpulkan sesuatu yang bersifat umum, yaitu kelembagaan yang berubah. Apalagi, tidak ada penjelasan apa yang dimaksud dengan kondisi kelembagaan yang tak lagi sama dengan dahulu.

 

Satu contoh lagi: salah satu unsur dari Pedoman Perilaku sebuah organisasi, yang merupakan bagian dari Nilai Integritas, adalah “tidak menunjukkan gaya hidup hedonisme sebagai bentuk empati kepada masyarakat terutama kepada sesama Insan Komisi”. Kekeliruan logis timbul karena Peraturan Kode Etik tersebut tidak mendefinisikan apa yang dikategorikan sebagai “gaya hidup hedonisme”. Akibatnya, tiap orang yang membacanya, menurut saya, akan memiliki penafsiran masing-masing yang bisa berbeda.

 

Ketika kita berbicara tentang hedonisme, kita berbincang soal teori-teori filsafat barat mengenai kesenangan dan kebahagiaan. Secara singkat, teori hedonisme terbagi dua. Satu, memperoleh kesenangan (pleasure). Dua, mendapatkan kebahagiaan (eudaimonia). Menurut Socrates, eudaimonia menyangkut sesuatu yang bersifat teleologis, yakni bertujuan memperoleh kehidupan yang lebih baik. Masih ada sejumlah teori lain tentang hedonisme, misalnya hedonisme utilitarian, hedonisme epikurian, dan sebagainya.

 

Jadi, organisasi itu seyogianya mendefinisikan dalam Kode Etiknya apa yang dimaksud dengan Hedonisme itu.

 

Dua, determinisme historis. Istilah ini hanya untuk menyebut kesalahan berpikir yang percaya bahwa sesuatu sudah ditentukan (determined) di masa lalu (historis).

 

Contoh, kemiskinan sudah ada sepanjang sejarah. Sejak dulu ada orang kaya dan orang miskin, sehingga mengapa kita harus repot menghilangkan kemiskinan. Padahal, kemiskinan tidak bisa dihilangkan, karena sudah ada sejak ratusan tahun lalu.

 

Lalu, contoh lain, seseorang pernah mengatakan bahwa dia punya teman yang berdarah biru, keturunan raja. Oleh karenanya, kata orang itu, rekan keturunan raja itu pasti kaya dan mudah memperoleh jabatan. Ini jelas kekeliruan berpikir yang sangat kentara.

 

Tiga, sesudahnya-maka-karenanya. Dalam terma asing istilah ini dikenal dengan sebutan Latinnya post hoc ergo propter hoc. Post artinya sesudah; hoc artinya demikian; ergo artinya maka atau karena itu; propter artinya disebabkan; hoc artinya demikian. Jadi, ketika ada peristiwa yang terjadi dalam urutan temporal, kita mengatakan bahwa kejadian pertama adalah penyebab kejadian kedua. Ini kekeliruan logis karena menyatakan insiden awal merupakan sebab dari perkara kedua, dengan alasan semata bahwa peristiwa itu berada dalam rentetan waktu yang sama.

 

Contoh, satu pasangan suami-istri mengutarakan bahwa dulu saat mereka baru menikah, kehidupan mereka sangat sulit. Setelah lahir anak pertama, sang suami mendapatkan pekerjaan dengan gaji lebih tinggi dari sebelumnya. Walhasil, kehidupan mereka sejak lahirnya anak pertama menjadi lebih baik. Jadi, pasangan itu menganggap anak pertamanya membawa keberuntungan.

 

Deskripsi di atas adalah contoh post hoc ergo propter hoc. Kelahiran anak pertama barangkali hanya salah satu hal yang membuat pasangan suami-istri itu sukses. Masih ada hal-hal lain penyebab keberuntungan mereka, seperti kompetensi suami yang meningkat, suami bekerja keras, dukungan istri, dan sebagainya.

 

Empat, penalaran melingkar atau circular reasoning. Ini adalah bentuk kekeliruan berpikir yang meletakkan kesimpulan atau konklusi ke dalam premis, lalu memakai premis tadi untuk menunjukkan kesimpulan atau konklusinya.

 

Contoh: saya cinta kepada istri saya karena saya cinta dia. Dia bersimpati kepada orang lain karena ia bersimpati. Contoh lain: seseorang merdeka karena bertanggung jawab dan ia bertanggung jawab karena merdeka.

 

Lima, menyalahkan pribadi atau blaming personality. Bahasa latinnya adalah argumen ad hominen. Kekeliruan logis ini timbul ketika kebencian atas seseorang mengakibatkan orang yang membencinya mencela masalah pribadi seseorang itu, bukan pada masalah yang sebenarnya.

 

Misalnya, seorang mahasiswa yang sulit lulus dalam satu matakuliah yang diasuh seorang dosen, menunjukkan kemarahannya dengan mencela persoalan pribadi sang dosen, seperti kehidupan sosialnya, cara mengajarnya, pola berpakaiannya, bentuk fisik tubuhya, aliran politiknya, atau pandangan keagamaannya, yang sama sekali tidak ada kaitan yang relevan dengan permasalahan yang mahasiswa bersangkutan alami. Mahasiswa itu seharusnya belajar lebih rutin dan sering diskusi dengan mahasiswa lain yang paham substansi matakuliah, ketimbang bergosip soal ragam aktivitas personal sang dosen.

 

Enam, menuding kelompok. Bahasa Latinnya ialah argumen ad populum. Kesalahan logis ini terjadi saat sasaran kekecewaan ditujukan kepada kelompok. Jadi, seseorang mendiskreditkan suatu kelompok atau golongan karena dia tidak suka pada pandangan atau aliran kelompok tersebut. Padahal, yang perlu ditantang seharusnya adalah pandangan atau alirannya, dengan cara berargumen mengenai kelemahan-kelemahan mazhab atau ideologi kelompok itu, bukan malah membuat agitasi agar orang-orang membenci kelompok atau golongan tersebut.

 

Contoh, dendam kesumat bangsa ini kepada komunisme disebabkan oleh peristiwa sejarah yang meyakini Partai Komunis Indonesia (PKI) sebagai dalang dalam kudeta tahun 1948 dan 1965. Padahal, ideologi komunisme, menurut saya, hanyalah pandangan politik ideal yang dimanfaatkan oleh PKI, sebagai lembaga kepartaian, untuk meraih kekuasaan. Jadi, yang salah bukanlah komunisme sebagai pandangan politik, tapi PKI yang menggunakannya sebagai basis ideologisnya. Sebagai partai, tujuan utama PKI tentu saja adalah kekuasaan politik.

 

Demikianlah sekadar berbagi pengetahuan.

Berhasil Amankan Pelaku Curanmor, Warga Apresiasi Kinerja Polsek Mangkutana Polres Lutim 

NEWSSULSEL.id, – Kepolisian Luwu timur sedang gencar menindak pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) karena seiring maraknya kasus hingga membuat warga resah.

AKP.Simon Siltu. Kapolsek Mangkutana mengatakan awal penangkapan dua pelaku tersebut setelah polisi mendapat laporan dari warga dusun Kebun Rama Desa Mandiri kecamatan Tomoni dan beberapa korban lainnya Juga melaporkan adanya kejadian pencurian motor di wilayah hukum polsek Mangkutana.

“Kedua pelaku dalam melakukan aksinya sudah di beberapa TKP modus pelaku incar rumah yang ditinggal sementara pemiliknya, pelaku masuk rumah dengan cara merusak pintu lalu pelaku masuk ke rumah kemudian mengambil sepeda motor milik korbannya,” ujar AKP.Simon Siltu Mapolsek Mangkutana Senin (01/02/2024).

Dari penangkapan pelaku, polisi berhasil mengamankan sebanyak tiga unit motor. Motor hasil curian tersebut selanjutnya akan dikembalikan kepada korban.

Motor diamankan polisi adalah satu unit sepeda motor Yamaha N-MAX, Yamaha FREE GO, dan satu unit sepeda motor Yamaha Mio. Dalam melakukan aksinya pelaku memakai kunci letter-T untuk membobol rumah kontak motor tersebut.

“Barang bukti akan dikembalikan ke masyarakat. Bagi yang kehilangan, silakan datang ke Polsek Mangkutana membawa surat-surat yang sah,”jelasnya.

Sementara itu Kadari, warga Dusun.Kebun Rame, Desa Mandiri Kecamatan Tomoni KADERI yang merupakan korban Pencurian kendaraan bermotor yang Kejadian pada hari Rabu tanggal (28/2/2024) yang lalu merasa senang dan mengapresiasi kinerja Polisi Polsek Mangkutana.

“Saya merasa senang sepeda motor saya yang hilang dengan cepat dapat ditemukan dan dikembalikan ke saya, terimakasih pak Kapolsek dan jajarannya yang bisa menangkap maling motor saya” ucap Kadari…(*).

 

Lp. Idul

 

Safari Ramadhan Putaran Ketiga Karang Taruna Kab. Selayar Sasar 2 Desa Pesisir, di Barat Kota Benteng

NEWSSULSEL.id, – Enam masjid yang berada di pesisir pulau Dopa, Dongkalang, dan Kahu-Kahu, Kecamatan Bontoharu kembali disasar tim Safari Ramadhan Karang Taruna Kabupaten Selayar Sulawesi Selatan.

Dua desa pulau pesisir yang berada di sisi sebelah barat kota Benteng itu, untuk kali keempat, dijadikan locus pelaksanaan safari ramadhan putaran ketiga sebagai bentuk implementasi perhatian karang taruna terhadap masyarakat dan generasi anak pulau.

Sekretaris karang taruna, Ahmuddin menjelaskan, “giat safari Ramadhan putaran ketiga menyasar enam Masjid di Desa Bontoborusu dan Kahu Kahu.

Sementara dua masjid lain yang berlokasi di Dusun Buloiya dan Dongkalang, tidak sempat terisi tim safari karang taruna yang berhalangan hadir.

Ketua Karang Taruna, Ahmad Dzulfikar mengungkap, “kegiatan ini merupakan safari ramadhan kali kempat yang dipusatkan pelaksanaannya di wilayah Desa Bontoborusu dan Kahu Kahu”.

“Safari ramadhan ketiga, dilaksanakan pada bulan suci ramadhan 1444 H, tahun 2003 lalu”, urainya…(*)

 

Lp. Fadly Syarif