suherman

Baznas Selayar Serahkan Titipan Donasi Pembangunan Masjid Rahmatan Lil Alamin

NEWSSULSEL.id, – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan resmi menyerah terimakan bantuan donasi dan infaq pengadaan kebutuhan tegel serta sarana prasarana Masjid Rahmatan Lil Alamin, Benteng, senilai kurang lebih 103.920.000 (seratus tiga juta sembilan ratus dua puluh ribu rupiah).

Bantuan donasì diserahkan Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Selayar, Drs. Odding Karim, M. H, kepada Sekretaris Daerah (Sekda), Drs. Mesdiono, M.Ec.Dev yang kemudian diserah terimakan kepada Pengurus Masjid Rahmatan Lil Alamin.

Kegiatan penyerahan bantuan donasi disaksikan Wakil Ķetua II Badan Amìl Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Selayar, Leonardo M. Siregar, S.Pi.,M.Si.

Wakil Ketua II Badan Amil Zakat Nasionaĺ (Baznas) Leonardo M. Siregar, S.Pi.,M.Si menyebut, “bantuan donasi ini merupakan titipan infaq masyarakat Selayar yang diamanahkan penyalurannya melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk membantu percepatan proses percepatan perampungan pembangunan Masjid Rahmatan Lil Alamin”, tandasnya.

Donasi berasal dari masyarakat Selayar di dalam dan luar daerah, termasuk dari lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD).

Bantuan diserahkan bersamaan dengan rangkaian acara Peringatan Nuzulul Qur’an 1445 H yang diselenggarakan di Masjid Al Umaraini, Benteng, Rabu, (27/3) malam lalu…(*).

 

Lp. Fadly Syarif

Gelar Safari Ramadhan Putaran Kedua Karang Taruna Kab. Selayar Terjunkan Tujuh Muballiq

NEWSSULSEL.id, – Safari Ramadhan kembali digelar Karang Taruna Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan dengan mengelilingi sejumlah wilayah kecamatan di daratan ibukota kabupaten dan mengisi rangkaian ceramah tarwih.

Kegiatan safari ramadhan dipimpin langsung Ketua Karang Taruna, Ahmad Dzulfikar yang didampingi Sekretaris Karang Taruna kabupaten, Ahmuddin.

Dua Masjid di Desa Kalepadang, Kecamatan Bontoharu yang terdiri dari Masjid Nurul Jihad Dusun Iraja Lebo dan Masjid Al Hidayah Dusun Palemba, sempat diisi tim safari ramadhan karang taruna kabupaten pada rangkaian safari ramadhan putaran pertama.

Sementara di putaran kedua, tim safari ramadhan disebar di tujuh titik lokasi Masjid di wilayah Kecamatan Bontosikuyu dengan melibatkan tujuh orang muballiq untuk mengisi rangkaian ceramah tarwih.

Masjid Nurul Iman Kayu Panda, diisi Fadly Syarif, S. I. Kom dengan mengetengahkan thema keutamaan berinfaq dan bersedekah.

Ketua Karang Taruna, Ahmad Dzulfikar mengisi rangkaian ceramah tarwih di Masjid Nurul Mu’minin, Turungan, Desa Lantibongan.

Masjid Nurul Amin, Biring Balang yang berlokasi di Desa Lantibongan, diisi sekretaris karang taruna, Ahmuddin.

Sementara empat Masjid lain yang tersebar di sisi selatan ibukota Kecamatan Bontosikuyu, masing masing diisi oleh Zainuddin, Irman, Nasar, dan Ansyaid.

Keempatnya disebar di Masjid Nurul Taqwa Kenang-Kenang, Desa Lantibongan, Masjid Al Ikhlas, Tongke-Tongke Timur, Masjid Nurul Hidayah Tongke-Tongke Barat, Desa Lowa, dan Masjid Al Muttaqin, Barang-Barang, Desa Lowa

Tiga orang rombongan penggembira turut diikut sertakan mendampingi tujuh orang rombongan muballiq.

Kegiatan safari ramadhan putaran kedua diawali oleh pelaksanaan buka puasa bersama di rumah salah satu anggota karang taruna

Ketua Karang Taruna, Ahmad Dzulfikar menandaskan, giat safari ramadhan merupakan agenda rutin tahunan karang taruna kabupaten…(*).

 

Lp. Fadly Syarif

Bhabinkamtibmas, Tanabangka dan Borimatangkasa Berbagi Paket Sembako Kepada Warga Bajeng Gowa

NEWSSULSEL.id, GOWA – Personil polsek bajeng polres gowa berbagi kebahagiaan dan paket sembako di bulan suci ramadhan yang penuh berkah dan ampunan, seluruh umat muslim tak mau ketinggalan untuk berbuat kebaikan, dan berbuat amal kepada sesama umat muslim dan sesama manusia, begitu juga bhabinkamtibmas desa Tanabangka & desa borimatangkasa kecamatan bajeng barat Kabupaten Gowa, tidak mau ketinggalan untuk berbagi sembako kepada warga binaannya,  Minggu 31/03/2024.

Bripka Aswin Jahar SE, sebagai bhabinkamtibmas desa tanabangka dan desa borimatangkasa sambangi warganya di dusun kampung parang desa tanabangka kecamatan bajeng barat dikenal sangat akrab kepada warga binaannya dan selalu berbaur ataupun aktif di setiap kegiatan kegiatan yang di lakukan oleh warganya.

Namun kali ini Bripak Jahar atau yang lebih akrab di sapa daeng sijaya oleh warga datang untuk berbagi sembako kepada warga sembari memberikan himbauan himbauan kamtibmas agar desa ini selalu aman dari gangguan kejahatan.

Warga yang mendapat paket sembako sangat berterimakasih kepada pak binmas” Terimakasih banyak pak Binmas atas sembakonya semoga rejekinya pak binmas makin lancar” ungkap salah satu warga yang tidak ingin disebut namanya.

Selain itu deeng sijaya juga memberikan himbauan agar selalu mematuhi peraturan berlalulintas pada saat berkendara dan memastikan kompor tidak menyala sebelum menuju ke masjid untuk melaksanakan sholat tarawih untuk menghindari terjadinya kebakaran, serta mengunci pintu rumah guna menghindari terjadinya pencurian seperti curnak, curas dan curat.

Pak binmas juga mengajak masyarakat agar selalu melaporkan kejadian untuk mengantisipasi timbulnya hal hal yang tidak diinginkan, tutupnya…(*).

Lp. Marwan Dg Lee

Pimpin Rapat Pengurus Orlok Makasar, Yugo Setuju Yb8fly Ditunjuk Ketua Panitia Muslok

NEWSSULSEL.id – Rapat pengurus Orari Lokal (Orlok) Makassar Daerah Sulawesi Selatan jelang Musyawarah Orlok Makassar mendatang di Sekretariat Orlok Makassar Jln Rappocini Raya No 129 Makassar di pimpin langsung Ketua Orlok Makassar DR. H. Yusuf Gunco, SH. MH – YC8HYG, Sabtu (30/3/2024)

Rapat usai salat tarwih dihadiri Waka Orlok Makassar M Arif-YC8AIW, (Lambelu) Kabid Organisasi Orlok Makassar- Suherman Untung- YB8FLY, Sekertaris Orlok Bachtir Hasan-YC8BHZ dan Wakil Sekertaris Orlok Makasaar, Akram-YD8AKM, serta pengurus Orlok Makassar lain.

Selain itu juga terlihat Staf Ahli Pengurus Lokal Makassar Andi Wahyuni-YC8DBI, Yuyun NR-YB8FS serta sejumlah tokoh anggota amatir radio aktif yang ada di Orlok Makassar menunjuk Ketua Panitia Muslok Orlok Makassar Suherman Untung-YB8FLY kembali yang disetujui Yusuf Gunco-YC8HYG.

“Jika ini keputusan rapat pengurus orlok Makassar saya pun setuju Ketua Panitia Muslok Orlok Makassar YB8FLY. Sekertaris segera buatkan Sk nya saya tanda tangan sampaikan ke Orda Sulsel,” jelas Ketua Orlok Makassar yang berakhir masa kepengurusannya 16 September 2024 mendatang.

Lebih lanjut Yugo berharap agar panita muslok dapat melibatkan anggota amatir yang berpontsi yang diwilayah orlok Makassar,

“Saya harap libatkan semua perwakilan anggota amatir di Barat, Utara, Timur, Selatan, agar hak anggota amatir dapat terwakili pada k3panitiaan Muslok Orlok Makasaar. bukan karena didasari rasa suka atau tidak suka,” sebut Yugo mengakhiri arahannya ke Ketua Panitia Muslok terpilih…(*).

Lp. Marwan Dg Lee

Akhir Pekan di Kepulauan Selayar, Patmor Gabungan Uber Knalpot Racing

NEWSSULSEL.id, – Operasi penertiban balap liar dan knalpot racing dilakukan personil gabungan satuan lalu lintas dan unit sabhara Polres Kepulauan Selayar dengan melibatkan total dua belas orang personil patroli bermotor (Patmor).

Giat penertiban knalpot racing diawali dari area Taman Pelangi Jln. Soekarno Hatta, Benteng.

Ps. Kasi Humas Aipda Suardi Andre Piongdjongi menandaskan, operasi difokuskan pada kendaraan roda dua bersuara bising dan memekakkan telinga.

Operasi ini kata dia merupakan bagian dari pelaksanaan giat cipta kondisi (Cipkond) selama bulan suci Ramadhan untuk memastikan kendali situasi kantibmas menjelang hari raya Idul Fitri 1445 H dan sekaligus pra kondisi jelang dilaksanakannya operasi ketupat, terangnya kepada awak media, Sabtu, (30/3) malam.

Dari area taman pelangi, patmor kemudian bergeser ke lapangan pemuda Benteng…(*).

 

Lp. Fadly Syarif

 

Dihadiri Ratusan Jama’ah Masjid Peringatan Nuzulul Qur’an di Selayar Berlangsung Semarak

NEWSSULSEL.id – Peringatan Nuzulul Qur’an 1445 digelar di Masjid Agung Al Umaraini, Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, Rabu, (27/3) malam.

Rangkaian peringatan Nuzulul Qur’an yang dihadiri oleh ratusan orang jama’ah masjid se kota Benteng, digelar Pemerintah Kabupaten Selayar dengan menghadirkan Ustadz, Heri Irawan yang tampil membawakan hikmah Peringatan Nuzulul Qur’an.

Malam peringatan nuzulul qur’an yang sudah menjadi agenda rutin di setiap bulan suci Ramadhan, dihadiri Bupati Selayar yang diwakili sekretaris daerah (Sekda) Drs. Mesdiono, M.Ec.Dev.

Bersama sekretaris daerah, ikut hadir Kapolres Selayar, AKBP Ujang Darmawan HS.SH.SIK.MH.MIK, Kepala Kejaksaan Negeri Selayar, Hendra Syarbaini, S.H., M.H, Dandim 1415/Selayar, Letkol Inf. Nanang Agung Wibowo dan Kepala Kantor Kementerian Agama, Nur Aswar Badulu, S.Ag., M.Si.

Hadir menyemarakkan Peringatan malam Nuzulul Qur’an, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan, Muh. Yunan Krg Tompobulu yang didampingi Kepala Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Andi Abdurrahman, SE. MSi, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan, Saparuddin, S. Sos, staf ahli bupati bidang Pemerintahan, Drs. Hizbullah Kamaruddin, bersama sejumlah kepala organisasi perangkat daerah lain (OPD).

Acara peringatan Nuzulul Qur’an yang mengetengahkan thema sentral, Bersama Membumikan Kandungan Al Qur’an dalam segala aspek kehidupan di era modern tersebut, ikut dihadiri Direktur Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Asrijal Akib, stah ahli bupati bidang kesejahteraan, Muzakkir Muin, SP, Kepala Dinas Penanaman modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Drs. Taufik Nur Haras, M.Ec.Dev, serta unsur Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Sekretaris Daerah (Sekda) Drs. Mesdiono, M.Ec.Dev yang tampil membacakan sambutan bupati menguraikan, “peringatan Nuzulul Qur’an merupakan media dan sarana untuk mengingat sekaligus mengenang kembali rangkaian peristiwa bersejarah, malam pertama kali diturunkannya Al Qur’an oleh Allah SWT melalui Malaikat Jibril sebagai wahyu bagi baginda Rasulullah SAW”.

Peringatan Nuzulul Qur’an kata Mesdiono juga sekaligus merupakan momentum untuk memperdalam pemahaman serta kecintaan terhadap Al Qur’an.

Dalam konteks itu, pemerintah kabupaten terus menggalakkan berbagai bentuk kegiatan keagamaan, salah satu diantaranya kegiatan Munaqasyah melalui kerjasama semua pihak, mulai dari BKPRMI dan Kementeria Agama (Kemenag) serta jajaran penyuluh agama di lapangan.

Selain itu, pemerintah kabupaten juga ikut menggalakkan program santri utusan desa yang dikerjasamakan dengan jajaran pemerintah desa dan pondok pesantren melalui pengalokasian anggaran apbd desa, urainya panjang lebar di hadapan jajaran forkopimda dan ratusan jamaah masjid yang memadati Masjid Al Umaraini, Benteng….(*)

 

Lp. Fadly Syarif

Behaviorisme yang Lupa Makna

Faisal Djabbar , Seorang Pembelajar dan Pemerhati Kebijakan Publik

NEWSSULSEL.id

Suatu ketika, di akhir abad 19, Ivan Petrovich Pavlov mengadakan penelitian menggunakan seekor anjing. Di depan anjing eksperimennya, yang sedang lapar, Pavlov menyalakan lampu. Penyalaan lampu tak membuat anjing mengeluarkan air liur. Lampu kembali dimatikan. Kini, Pavlov kembali akan menyalakan lampu. Tapi, kali ini dia menghidangkan daging segar. Lampu dinyalakan, dan daging diletakkan di hadapan anjing. Anjing mengeluarkan air liur.

 

Selanjutnya, tiap kali lampu dinyalakan, daging segar terhidang di depan anjing. Air liur anjing selalu keluar ketika daging ditaruh di mukanya. Setelah beberapa kali percobaan, tiap kali lampu dinyalakan dan daging dihidangkan, maka air liur anjing selalu keluar.

 

Kali ini Pavlov mencoba cara lain. Sekarang dia menyalakan lampu dan daging tak ada di hadapan anjing. Anehnya, anjing tetap mengeluarkan air liur. Pavlov telah sukses melakukan pelaziman (conditioning) terhadap anjing. Anjing dilazimkan untuk mengeluarkan air liur tiap kali lampu dinyalakan. Di sini berlaku prinsip stimulus-respons. Cahaya lampu menjadi stimulus. Air liur menjadi respons. Ada conditioned stimulus (cahaya lampu), ada conditioned response (air liur).

 

Dari penelitian dengan anjing, Pavlov menyimpulkan bahwa manusia, bak anjing penelitiannya, juga dibentuk semata-mata oleh lingkungannya. Manusia tunduk pada stimulus-stimulus yang datang padanya. Manusia menyerah di hadapan rangsangan-rangsangan yang menghujamnya. Jika Anda ingin anak Anda menuruti Anda, bentaklah ia terus-menerus. Katakan padanya untuk patuh pada Anda. Katakan itu tiap hari. Anda telah melakukan pelaziman.

 

Pelaziman merupakan inti behaviorisme. Behaviorisme adalah salah satu aliran dalam sejarah psikologi. Behaviorisme menitikberatkan studinya pada perilaku yang tampak, pada segala sesuatu yang dapat diamati. Aliran ini menganggap, kelainan kejiwaan bukanlah gangguan jiwa melainkan perilaku menyimpang akibat adanya pengkondisian yang terus menerus.

 

Pada satu hari, di tahun 1914, salah seorang mahasiswa Pavlov melaporkan kejadian istimewa. Mahasiswa ini telah berhasil melazimkan seekor anjing untuk mampu membedakan antara lingkaran dan elips. Anjing mengeluarkan air liur ketika melihat elips. Ketika melihat lingkaran, anjing tak meneteskan liur. Secara perlahan-lahan, mahasiswa itu mengubah elips hingga makin lama kian mirip lingkaran. Akhirnya, anjing tak bisa lagi membedakan keduanya. Tiga minggu kemudian, kemampuan anjing memburuk. Untuk akhirnya hilang sama sekali.

 

Pada saat bersamaan, ketika anjing tak mampu membedakan elips dan lingkaran, perilakunya berubah drastis. Anjing mendadak galak dan pemberang. Ia mengobrak-abrik alat-alat penelitian. Anjing menyalak keras dan ingin menyerang. Anjing telah mengalami proses pelaziman yang keliru. Anjing menjadi gila. Pavlov menyebutnya neurosis experimental.

 

Menurut Pavlov, manusia akan menderita penyakit serupa bila berhadapan dengan situasi yang tak bisa diatasi. Anjing berubah galak dan ganas ketika dia tak bisa lagi membedakan elips dan lingkaran. Manusia menderita neurosis sewaktu mendapati dirinya berada dalam persoalan yang tak mampu diselesaikannya. Untuk menyembuhkannya, lakukan kontra-pelaziman (counter conditioning). Atas penemuannya itu, Pavlov menjadi peletak dasar Behaviorisme. Hasil penelitian ini dipakai oleh John Watson untuk membentuk aliran behaviorime. John Watson adalah salah seorang pendiri behaviorisme, di samping Burhuss Frederick (BF) Skinner.

 

Metoda pelaziman banyak digunakan dalam konsep-konsep pendidikan. Bila Anda ingin siswa Anda menggemari Fisika, rangsanglah mereka dengan contoh-contoh mudah mempelajari Fisika. Tunjukkan juga teknik-teknik cepat menyelesaikan soal-soal Fisika. Pujilah mereka bila mampu mengerjakan soal dengan baik. Sesekali berilah hadiah. Akhirnya, mereka cinta Fisika. Dengan begitu Anda telah mengondisikan siswa Anda dengan stimulus-stimulus positif.

 

Selain itu, bila Anda ingin bayi Anda pandai berjalan, dukunglah ia. Bila terjatuh, bantulah ia untuk bangun. Pujilah dengan komentar-komentar positif. Latihlah bayi Anda berjalan, terus-menerus. Saat berbarengan, bila Anda menolak bayi Anda tak bisa berjalan, maka janganlah bantu dia. Biarkan ia tetap merangkak. Jangan puji ia. Berikan komentar-komentar negatif. Dijamin bayi Anda akan sulit untuk bisa berjalan.

 

Bila ada pelaziman positif, maka ada pelaziman negatif. Pelaziman negatif timbul ketika pelaziman itu melahirkan perasaan negatif, depresi, kecemasan, atau penderitaan. Terjadi proses belajar yang keliru.

 

John Watson pernah bereksperimen di tahun 1920. Dia memakai bayi sebagai obyek penelitiannya. Bayi eksperimen itu bernama Albert. Albert adalah bayi sehat berusia sebelas bulan, yang tinggal di rumah perawatan anak cacat. Ia berada di situ karena ibunya bekerja sebagai perawat. Dalam penelitian itu, Watson dan rekannya, Rosalie Rayner, menggunakan seekor tikus putih dan sepotong baja.

 

Awal eksperimen, kepada Albert diberikan tikus putih, yang segera diraihnya. Saat ia menyentuh tikus putih, sepotong baja dipukul dengan palu tepat di belakang kepala Albert. Albert melonjak, tersungkur, dan menyembunyikan mukanya di balik kasur. Proses ini diulangi. Kali ini Albert kembali melonjak, jatuh tertelungkup, dan mulai menangis.

 

Seminggu setelahnya, ketika tikus putih itu diberikan padanya, dia bimbang. Ketika tikus mengendus tangannya, Albert menarik tangannya. Pada enam kali percobaan berikutnya, tiap kali tikus diberikan padanya, batang baja dipukul. Reaksi Albert menunjukkan ketakutan yang sangat. Tangisannya meledak. Sewaktu tikus didekatkan lagi, Albert menangis, meraung-raung, berguling-guling, dan merangkak menjauhi tikus sejauh mungkin. Sekarang Albert bukan hanya takut pada tikus putih, ia juga takut pada kelinci, anjing, baju bulu, topeng sinterklas. Albert telah melebarkan fobia pada segala macam benda yang berbulu.

 

Percobaan Watson dengan Albert dan tikus putih kian mengukuhkan ketepatan aliran behaviorisme. Dalam behaviorisme, manusia pasif. Manusia tunduk sepenuhnya pada lingkungannya. Lingkunganlah yang memengaruhi manusia. Perilaku, cara berpikir, dan cara bertindak manusia ditentukan oleh lingkungannya.

 

Manusia adalah produk pengalamannya dengan lingkungannya. Anda adalah bukan apa yang Anda pikirkan. Anda adalah apa yang orang lain lakukan pada Anda. Anda menyerah pada perlakuan lingkungan terhadap Anda.

 

Bila Anda menderita neurosis, itu bukanlah gangguan kejiwaan. Neurosis timbul akibat proses pelaziman yang keliru. Untuk menyembuhkannya, bikinlah kontra-pelaziman. Dijamin Anda terbebas dari derita. Untuk menyembuhkan ketakutan bayi Albert pada semua benda berbulu, dekatkan ia pada wanita cantik-ramah yang berbusana mantel bulu. Sedikit demi sedikit, sambil digendong oleh si wanita, sentuhkan kulit Albert pada kelinci berbulu tebal.

 

Pada dasarnya, pelaziman dan kontra-pelaziman merupakan teknik-teknik modifikasi perilaku. Tapi, teknik ini menuai kritik. Teknik ini cocok pada binatang. Manusia bukan binatang. Dengan demikian, teknik ini tak dapat diterapkan pada manusia. Manusia bukan makhluk pasif. Manusia punya akal budi. Manusia tak lagi bisa dipandang sebagai tabula rasa yang dapat dibentuk seenaknya oleh lingkungan. Manusia bukan mesin. Manusia memiliki jiwa. Manusia secara aktif memperhatikan, menafsirkan, mengolah, dan menggunakan informasi.

 

Behaviorisme dikritik karena tiga hal. Pertama, behaviorisme tak memperhitungkan kesadaran manusia. Kedua, ia tak mampu menjelaskan dimensi perilaku manusia, seperti cinta, keimanan, kesedihan, harapan, kegembiraan, putus asa, motivasi. Ketiga, behaviorisme gagal menerangkan masalah nilai dan makna yang dialami individu.

 

Meski begitu, behaviorisme telah menyumbangkan perspektif lain dalam metoda penyembuhan penyakit mental. Yakni metoda pelaziman dan kontra-pelaziman. Meski metoda itu hanya berlaku bagi sebagian kecil penyakit mental.

 

Sebagai catatan akhir, sudah saatnya Pemerintah, sebagai representasi negara, memandang rakyatnya sebagai manusia yang memiliki kesadaran, kewarasan, harapan, asa, dan motivasi, bukan semata himpunan orang melarat yang sakit yang butuh subsidi atau Bantuan Langsung Tunai (BLT). Yang diperlukan rakyat sesungguhnya adalah akses dan perizinan yang mudah untuk berusaha, lahan untuk bertani, laut yang tak tercemar, infrastruktur jalan, pendidikan dan kesehatan.

Baznas Selayar, Kembali Terdepan Dalam Bantu Korban Laka Laut

NEWSSULSEL.id,- Saat para korban kecelakaan Laut sangat membutuhkan bantuan, terutama uang tunai, Baznas Kep. Selayar kembali tampil menunjukkan peran terdepannya.

Di tengah – tengah kesibukan penyerahan korban dari Tim SAR yang khusus didatangkan dari Makassar u melakukan operasi pencarian korban, kepada Pemkab Kepulauan Selayar di Pelabuhan Rauf Rahman Benteng, Kamis (21-3) sore, kepada pewarta, Wabup Saiful Arif, menyatakan, di samping kepada yang lain, kita harus berterima kasih khusus kepada Baznas Selayar yang telah memainkan peran terdepannya dalam memberikan bantuan uang tunai kepada korban.

Hal ini wajar, dan sudah seharusnya pimpinan Baznas lakukan, karena Beliau beliau sadar, bahwa Baznas dipercaya dititipi uang untuk disalurkan kepada semua fihak yang membutuhkan, termasuk pada para korban hidup papar Wabup Saiful Arif.

Bersamaan dengan itu,
Dinas Sosial dan BPBD juga Serahkan Bantuan Tanggap Darurat Kepada 12 Korban KM. Yuiee Jaya 02. Bukan hanya itu, Pemkab Kep Selayar menugaskan khusus Kalak BPBD, Aliefyanto dan Kadis Sosial Hj. Satma untuk mengawal korban Selamat, Jumat pagi ke Makassar untuk diserahkan formal ke Pemerintah Provinsi kemudian dipulangkan kampung halamannya di Jawa.

Seperti diberitakan sebelumnya, Bantuan tanggap darurat yang diserahkan Pemda kepada para korban terdiri dari 12 buah kasur lipat, 24 paket bantuan sandang dewasa, dan 12 lembar selimut, telah diserahkan kepada masing masing korban selamat, saat mereka masih ada di Pulau Kayuadi…(*).

 

Lp. Fadly Syarif

 

Suasana Haru dan Sendu Warnai Detik Detik Pemulangan Korban KM. Yuiee Jaya II

NEWSSULSEL.id, – Suasana haru dan isak tangis mewarnai detik detik perpisahan dan pemulangan sebelas orang korban selamat dalam tragedi karamnya KM. Yuiee Jaya II yang ditemukan terdampar di Perairan Pulau Jampea dan Kayuadi, Kecamatan Takabonerate, Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan.

Tangis haru dan kesedihan mengiringi penyambutan dan penerimaan korban laka laut oleh jajaran Dinas Sosial Kabupaten Selayar di Lobi Wisma PKK Tanadoang, berselang sesaat setelah kedatangan salah seorang pendamping desa wanita, asal Kecamatan Takabonerate yang disusul Kepala Puskesmas Pasitallu dan isteri Kepala Desa Batang.

Ketiganya sengaja menyusul keberangkatan dan menyambangi korban sampai ke lokasi tempatnya diinapkan.

Bahkan tiga dari sebelas orang korban selamat yang mengalami luka cedera, sempat diantar ke ruang instalasi gawat darurat (IGD) Rumah Sakit Umum KH. Haiyung, Benteng dengan menggunakan mobil pribadi keluarga,Kades Batang.

Korban luka diantar ke rumah sakit untuk mendapatkan pelayanan penggantian perban dan sterilisasi luka untuk kemudian, diberangkatkan menuju kota Makassar.

Wajah sembab yang disertai cucuran air mata, kian tak terbendung, setelah korban akan bertolak meninggalkan lobi Wisma PKK Tanadoang dan mulai naik satu persatu ke àrmada mobil service Bus Aneka yang akan mengantar mereka menuju ke Terminal Regional Bonea.

Air mata perpisahan kembali tumpah, tatkala kesebelas orang korban mulai melangkah naik ke bus sembari melambaikan tangan sebagai simbol ucapan selamat tinggal untuk para pengantar yang sengaja ikut sampai ke pelataran terminal.

Berselang beberapa saat kemudian, bus yang ditumpangi korbanpun mulai bergerak perlahan meninggalkan pelataran tetminal menuju Pelabuhan Ferry Pamatata…(*).

 

Lp. Fadly Syarif

UNAR di Balmon Kls 1 Makassar, 4 Peserta Ditingkat  Siaga, 1 Penggalang Tidak Lulus

NEWSSULSEL.id, – Ujian Negara Amatir Radio (UNAR) yang digelar Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio (SFR) Kelas 1 Makassar, Senin 25 Maret 2024 diikuti 33 peserta, 26 peserta di tingkat Siaga,  7 peserta Unar tingkat Penggalang.

Menurut pihak SDPPI unit pelaksana teknis Balmon kelas 1 Makassar ke awak media ini mengatakan UNAR Reguler Berbasis CAT yang kesekian kalinya, hingga 2024 ini bertujuan

“Untuk mengukur kemampuan dan menguji kecakapan anggota ORARI sekaligus menjadi ujian untuk naik jenjang keanggotaan di ORARI,” ucapnya.

Kabalmon Kelas 1 Makassar Heryanto, S.T, saat di konfirmasi terkait pelaksaan UNAR hari ini di Aula yang ada dilingkup kantornya mengatakan,

“Peserta UNAR diikuti 33 orang, YD atau Tingkat Siaga 26 orang 4 tidak dinyatakan lulus, YC atau Tingkat Penggalang 7 orang 1 tidak lulus,” jelas Heryanto…(*).

Informasi lain yang dihimpun awak media ini 4 orang calon amatir radio YD yang tidak lulus lantaran tidak hadir saat UNAR diselenggarakan…(*).

Lp. Bangfly