NEWSSULSEL.id, – Pihak keluarga korban sangat menyayangkan polisi yang menerima dan menangani laporan kasus penganiayaan di Polsek Bontoala, Polrestabes Makassar, Polda Sulawesi Selatan, yang terjadi di Cafe Blitz Jl. Bulusaraung Selasa (14/11/2023) malam.
laporan korban penganiayaan di polsek Bontoala, pelaku mala dilepas
Hal ini disampaikan Suherman Untung Direktur PT. Media Newssulsel Nusantara. Pemimpin Redaksi Media ini mengatakan.
“Saya heran dan tidak paham, dengan penanganan kasus penganiayaan dicafe Blits semalam korban yang berlumuran darah melapor, pelaku di jemput usai korban visium pelaku mala dilepas dengan alasan pulang, nanti di jemput ada apa ini dengan polisi kita di Polsek Bontoala,” kata Suherman Untung pendamping korban Rabu (15/11/2023) usai, coba mengkross cek kejadian sebenarnya kesalah satu petugas di polsek Bontoala via telpn.
Dia berharap agar pihak polsek Bontoala profesional dalam menangani laporan korban yang mencari keadialan, agar cerminan Polisi Presisi dapat terlihat di polsek tersebut.
“Jangan karena mungkin, kedekatan keluarga terlapor dengan polisi setempat atau hubungan emosianl Yolan sebagai terlapor pelaku penganiayaan dengan polisi, polisi lantas mengenyampingkan laporan pelapor yang berlumuran darah di depannya, sehingga pelapor merasa tak terayomi oleh petugas yang menangani laporannya,” sebutnya, menyayangkan ketidak siapan petugas yang menerima laporan korban.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polsek Bontoala terkait laporan korban penganiayaan di cafe Blitz, petugas mala lepas terlapor pelaku ijinkan pulang katanya pergi ganti baju, namun hingga kini pelaku belum diamankan kemabali, padahal sebelumnya terlapor di jemput polisi di TKP…(*).
Lp. Marwan Dg Lee
News Sulsel Mengungkap Fakta Berita