suherman

Jelang HUT Brimob Ke 77, Brimob Bone Gelar Bhakti Kesehatan Donor Darah Dan Santunan Anak Yatim

NEWS Sulsel.id – Menyambut HUT Korps Brimob Polri Ke 77, Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel menggelar kegiatan Bhakti Kesehatan Donor Darah dan Santunan Anak Yatim, Senin (24/10/2022).

Kegiatan donor darah yang dilaksanakan di Aula Mako Batalyon C Pelopor Jalan MH. Thamrin No. 70 Watampone ini bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI ) Kabupaten Bone berhasil mengumpulkan 150 kantong darah.

Pada kesempatan tersebut Kepala UPT PMI Kab. Bone dr. Abdul Kadir , MHA menyampaikan ucapan terima kasih atas terselanggaranya kegiatan donor darah di Mako Brimob Bone ini.

“Terima kasih kepada Brimob Bone yang telah berperan besar sebagai penyedia darah khususnya di Kabupaten Bone,” katanya.

Sementara itu, Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor Sat Brimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan, S.Sos., M.Si mengatakan bahwa hari ini serentak jajaran Korps Brimob Polri di seluruh Indonesia menggelar kegiatan Bakti Kesehatan Donor Darah dan Santunan Anak Yatim.

“Untuk kegiatan donor darah di Mako Brimob Bone melibatkan personel Brimob Bone, Bhayangkari Ranting Batalyon C Pelopor, Polres Bone, Kodim 1407 Bone, Denpom XIV/1 Hasanuddin, Satpol PP dan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bone. Alhamdulillah jumlah kantong darah yang terkumpul sesuai target yaitu sebanyak 150 kantong,” papar Danyon Nur Ichsan.

“Harapan kami untuk darah yang terkumpul hari ini dapat menambah stok darah di PMI Kabupaten Bone dan tentunya dapat membantu warga masyarakat yang membutuhkan darah,” lanjutnya.

Ditambahkan Ichsan, selesai pelaksanaan donor darah dilanjutkan penyaluran santunan anak yatim dengan menyasar 2 Panti Asuhan yaitu Panti Asuhan Hidayatullah dan Panti Asuhan Al Hijrah untuk menyalurkan 40 paket sembako berupa beras, mie instant, minyak goreng, teh dan gula pasir.

“Selain itu kami juga menyalurkan santunan kepada 2 anak Warakawuri Batalyon C Pelopor yakni anak dari Ny. Aiptu Baharuddin dan Ny. Brigpol Amrizal,” tambah Komandan Brimob Bone ini.

“Saat ini kita berbagi bukan karena berkelebihan, namun sebagai bentuk kepedulian Brimob apalagi anak-anak ini kurang beruntung karena sudah tidak memiliki orang tua lengkap,” tandasnya.

Hal senada disampaikan oleh Ustadz Awal selaku pengasuh Panti Asuhan Al Hijrah mengaku bangga dan menghaturkan terima kasih kepada Brimob khususnya Batalyon C Pelopor atas empati dan kepedulian kepada anak-anak panti.

“Kami berharap silaturahmi ini dapat terus terjalin dan tidak terputus sehingga anak-anak ini senantiasa mendapat keberkahan dengan kehadiran Brimob di panti asuhan ini,” pungkasnya…(*).

 

Lp. Usman

 

Jelang HUT Brimob Ke 77, Brimob Bone Gelar Acara Tradisi Pengambilan Air Suci

NEWS Sulsel.id Menjelang peringatan HUT ke 77 tahun Korps Brimob Polri, Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel menggelar acara tradisi pengambilan air suci dari sumber mata air di situs sejarah jejak tapak kaki Arung Palakka Raja Bone ke 15 yang berada di Bukit Cempalagi Desa Mallari Kecamatan Awangpone Kabupaten Bone, Kamis ( 20/10/22 ).

Menurut penuturan Komandan Batalyon ( Danyon ) C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan,S.Sos.,M.Si., acara tradisi pengambilan air suci ini masuk dalam rangkaian peringatan HUT ke 77 Korps Brimob Polri.

“Berdasarkan arahan Pimpinan, hari ini kami menggelar acara tradisi pengambilan air suci yang akan digunakan untuk pensucian Dhuaja Satbrimob Polda Sulsel ” Satya Harinatama ” dan Pataka Korps Brimob Polri “Satya Cakti Yanottama”, dimana air sucinya diambil dari pegunungan, bukit atau tempat yang menjadi ikon di wilayah masing-masing,” ungkap Nur Ichsan.

” Untuk Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel, kami memilih lokasi sumber air di bekas tapak kaki Arung Palakka karena tempat ini memiliki nilai historis kuat bagi masyarakat Bone,” sambung Danyon C Pelopor.

Kompol Nur Ichsan juga menambahkan, setelah air diambil dan dimasukkan ke dalam kendi, selanjutnya air tersebut kawal oleh 1 regu personel Batalyon C Pelopor bersenjata lengkap dan membawa bendera merah putih dengan berjalan kaki menuju ke Mako Batalyon C Pelopor.

Mantan Kasubbag Renmin Sat Brimob Polda Sulsel ini juga menjelaskan makna dari kegiatan ini adalah menanamkan rasa kebanggaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia dan kebanggaan satuan dimana untuk bisa mendapatkannya perlu adanya perjuangan dan pengorbanan.

Adapun alasan dipilihnya air Cempalagi sebagai air suci yang nantinya akan digunakan dalam acara tradisi pensucian Dhuaja Satbrimob Polda Sulsel dan Pataka Korps Brimob Polri karena di lokasi tersebut, Raja Bone ke 15 Arung Palakka sebelum bertolak ke Kerajaan Buton pernah berikrar untuk membebaskan rakyat dari penindasan.

Saat itu sebagai bentuk kemurkaan Raja Bone menghentakkan kaki nya ke tanah sehingga di lokasi itu terdapat bekas cakaran (Akkarabesseng) dan jejak telapak kaki (Attuddukeng) Raja Arung Palakka dan terbentuklah prasasti bersejarah yang saat ini dapat disaksikan di kawasan wisata tersebut.

“Secara historis Cempalagi memiliki begitu banyak sejarah tentang kerajaan Bugis yang juga sejalan dengan perjalanan sejarah Pasukan Brimob, untuk itu sebagai wujud penghargaan dan penghormatan terhadap kearifan lokal tempat kami bertugas, maka air dari Cempalagi kami pilih sebagai air suci untuk pensucian Dhuaja Sat Brimob Polda Sulsel dan Pataka Korps Brimob Polri,” tambahnya.

Setibanya di Mako Batalyon C Pelopor, air tersebut diserahkan oleh AKP Mustari selaku penanggung jawab kegiatan dan diterima langsung oleh Danyon C Pelopor selanjutkan akan dikirim Ke Satbrimob Polda Sulsel untuk digabung dengan air suci yang berasal dari Batalyon-Batalyon jajaran Satbrimob Polda Sulsel…(*).

 

Lp. Usman

 

Mustafa Kakek Yang Hanyut Ditemukan Tim SAR Gabungan, Begini Kondisinya 

NEWS Sulsel.id – Tim SAR gabungan yang terdiri dari personel TNI, Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel, Polres Soppeng, Basarnas dan BPBD Kabupaten Soppeng berhasil menemukan korban tenggelam atas nama Mustafa Bin Muh.Tang (78) yang hilang terseret arus anak sungai Walannae Kabupaten Soppeng Minggu ( 16/10/22 ) lalu.

Kakek malang tersebut ditemukan dalam keadaan meninggal dunia oleh tim SAR gabungan Selasa ( 18/10/22 ) pagi tadi dengan posisi tertelungkup mengambang di aliran sungai Pangempange Kecamatan Donri-donri Kabupaten Soppeng.

Hal ini pun dibenarkan oleh koordinator tim SAR gabungan Kasi Ops Kantor Basarnas Makassar Rizal , yang dikonfirmasi awak media pagi tadi,

” Alhamdulillah pagi ini sekitar pukul 09.00 Wita tim SAR gabungan berhasil menemukan korban tenggelam atas nama Mustafa Bin Muh. Tang yang sempat hilang 3 hari lalu terseret arus sungai Pangempange. Korban ditemukan dalam kondisi meninggalkan dunia tersangkut di bebatuan sungai yang berjarak sekitar 1 km dari lokasi korban terjatuh,” jelas Rizal.

Rizal juga menambahkan jika saat ini jenazah telah dievakuasi dan langsung dibawa ke rumah duka,

” Saat ini korban telah dievakuasi oleh tim SAR gabungan dan langsung dibawa ke rumah duka dengan menggunakan kendaraan milik Brimob Batalyon C Pelopor untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” sambung Kasi Operasi Basarnas Makassar ini

Sementara itu, Komandan Batalyon ( Danyon ) C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan,S.Sos., M.Si. menyebutkan bahwa Batalyon C Pelopor akan terus berperan aktif dalam menjalankan misi kemanusiaan di wilayah backupnya,

” Alhamdulillah tadi pagi saya mendapat berita jika korban tenggelam di Kabupaten Soppeng telah berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan, tentunya ini merupakan suatu keberhasilan bagi kami karena dapat membantu warga menemukan anggota keluarganya yang hilang. Terkait hal ini saya sampaikan jika Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel akan selalu siap dan sigap membantu masyarakat dalam setiap misi kemanusiaan yang terjadi di wilayah backup kami,” jelas Kompol Nur Ichsan.

Danyon C Pelopor juga menyampaikan kepada masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila ada kejadian bencana alam atau musibah lainnya.

” Saya berharap warga untuk tidak ragu melaporkan setiap kejadian bencana atau musibah kepada kami, karena hal ini bersifat misi kemanusiaan dan posko siaga SAR kami selalu siap melayani masyarakat selama 24 jam penuh,” pungkas Ichsan…(*).

 

Lp. Usman

 

Kakek Hilang Terseret Arus Sungai di Soppeng, SAR Brimob Bone Diterjunkan Cari Korban

NEWS Sulsel.id – Seorang kakek berusia 78 tahun warga Tajuncu Desan Donri-Donri Kecamatan Donri-Donri Kabupaten Soppeng dilaporkan hanyut terseret arus sungai Pangempange Kabupaten Soppeng Minggu ( 16/10/22 ) siang kemarin.

Belakang diketahui penyebab kakek renta bernama H. Mustafa Bin Muh. Tang ini terseret arus sungai karena terperosok saat menyeberangi jembatan kayu di anak sungai Walannae,

” Saat itu saya bersama orang tua hendak pulang ke rumah setelah bekerja di kebun. Dalam perjalanan pulang kami melewati sebuah jembatan yang terbuat dari dua batang pohon kelapa dengan pegangan bambu, kebetulan saya jalan di depan. Setelah melewati jembatan kayu saya mendengar suara kayu patah dan benda tercebur ke air, saya langsung melihat ke belakang orang tua sudah tidak ada,” ungkap Agussalim yang berprofesi sebagai petani yang juga anak korban ini.

Setelah menerima laporan tersebut, tim SAR setempat langsung melakukan pencarian terhadap korban tapi belum membuahkan hasil.

Terkait hal tersebut demi meningkatkan efektivitas pencarian korban, pada Senin ( 17/10/22 ) pagi tim SAR Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel juga diterjunkan dalam operasi pencarian H. Mustafa.

Hal ini pun dibenarkan oleh Komandan Batalyon ( Danyon ) C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan,S.Sos., M.Si. yang dikonfirmasi pagi tadi,

” Tadi pagi sekitar pukul 06.00 Wita, satu regu Tim SAR Batalyon C Pelopor telah kami terjunkan ke Kabupaten Soppeng bergabung dengan tim SAR setempat guna membantu pencarian terhadap korban tenggelam atas nama H. Mustafa Bin Muh. Tang.,” tutur Nur Ichsan.

Danyon C juga menambahkan bahwa satu regu tim SAR Brimob Bone yang dipimpin oleh Danki 2 Yon C Pelopor AKP Mustari ini juga dibekali dengan perlengkapan selam untuk mendukung pencarian korban,

” Tim yang berangkat ke TKP kami bekali dengan alat selam, sehingga jika diperlukan melakukan penyelaman ke dasar sungai personel sudah siap untuk mempercepat proses pencarian korban. Semoga pencarian hari ini membuahkan hasil dan korban lekas ditemukan,” tambah Komandan yang akrab dikenal dengan sapaan “Tindizzz” nya ini.

Terpisah, Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sulsel Kombes Pol. Heru Novianto, S.I.K., M.Han. menjelaskan keterlibatan tim SAR Brimob dalam pencarian korban hilang akibat musibah atau bencana alam sudah menjadi bagian dari tugas,

” Untuk misi kemanusiaan seperti penanggulangan bencana maupun pencarian korban hilang, tanpa diminta oleh kewilayahan kami dapat langsung menerjunkan personel sebagai bentuk respon cepat pelayanan terhadap masyarakat, karena hal ini juga masuk dalam salah tugas pokok kemampuan kami yaitu pencarian dan pertolongan ( Search And Rescue ),” pungkas Kombes Pol. Heru.

Hingga berita ini diturunkan, pencarian terhadap kakek Mustafa masih terus dilakukan dengan teknik penyisiran aliran sungai hingga radius 5 KM dari lokasi korban terjatuh…(*).

 

Lp. Usman

 

Tim Resmob Polda Selsel Ciduk Pelaku Pencurian Mesin Air & Beras di Jl Harimau

NEWS Sulsel.id Erping pelaku pencurian mesin lompa air dan beras 1 karung serta besi pagar milik warga di Jalan Harimau, Kecamatan Mamajang Kota Makassar, Sulawesi Selatan ditangkap Tim Resmob Polda Sulsel.

Pelaku saat di interogasi petugas Resmob Polda Sulda

Menurut sumber media ini, pelaku diciduk tim Resmob polda sulsel di rumah orang tuanya (mamanga) yang berada diwilayah Kabulaten Gowa. Penangkapan pelaku berdasar kan laporan polis di Mapolsek Mamajang,

Informasi yang di himpung awak media ini aksi pelaku sudah kerap kali melakukan pencurian yang di benarkan pelaku saat di interogasi petugas.

“Iya saya curi pompa air dan beras 1 karung , beras saya jual di bepan Mari,” jelas Erping kepada petugas saat di introgasi.

Kapolsek Mamajang Kompol Mariana yang di konfirmasi terkait kasus pencurian ini menyampaikan silahkan berhubungan dengan pihak resmob polda…(*).

Lp. Tim Redaksi

Miris Lihat Perlakuan Pemilik Kos di Jajala, Terhadap Disabilitas, Aparat Jangan Diam

NEWS Sulsel.id Miris lihat perlakuan pemilik Kos di jalan Jajala, kelurahan Barana Kecamatan Makassar di Kota Makassar, Sulawesi Selatan terhadap GB. Penyandang Disabilitas dikuncikan pintu pagar agar tak membaur keluar dengan lingkungan yang ada.

Sementara lorong sempit licin dan kamar Disabilitas tak layak ditempati berinteraksi tuk penyembuhan penderita. Lantaran terisolagar tak.

membaur  mem yang dianggap merampas hak penyandang Disablitas, dengan cara mengunci pagar agar Disabilitas yang diatur oleh UU nomor 8 Tahun 2016 tak membaur dengan lingkungan yang ada.

Salah 1 Video dugaan pengabaian UU no 8 Tahun 2016 tentang penyandang Disabilitas

Pengabaian UU tentang penyandabg Disabilitas tidak hanya sampai di situ, setelah pemilik kos mengunci pintu pagar pembatas yang ada. Disabilitas direkam saat minta pintu pagar dibuka berkali sampai berteriak yang dapat memicu epilepsi GB kambu, reaksi rekaman video Disabilitas hingga terduduk dilantai karena tidak di bukakan pintu lalu disampaikan ke ibunya dan dijadikan status WA, pemilik Kos Rabu 12/10/2022.

Direktur & Pimpinan Redaksi Media yang turut mengupayakan agar penyandang Disabilitas tersebut dapat hak sesuai UU no 8 Tahun 2016 dan seterusnya, langsung menghubungi lurah, camat setempat dan mengkonfirmask Koko Fredi. Kenapa kita perlakukan GB seperti itu, itu diskriminasi dan <span;>pensoliman terhadap ham GB, di jawab dengan santai sambil merekam sembunyi sembunyi saat di konfirmasi,

“Itu demi kebaikan GB karena bau tai menurut salah seorang pengguna jasa rumah kos saat saya sedang makan, jadi GB saya suruh masuk,” sangga Fredi

Olehnya orang yang selama ini upayan agar GB mendapatkan kesetaraan hak sesuai UU no 8 th 2016  dan dianggap bapak oleh penyandang Disabilitas, meminta aparat terkait menindak pelaku agar kejadian serupa tak terulang

“Pengabain UU no 8 Thn 2016 ini sangat disayankan dan berharap pihak aparat terkait tidak melakukan pembiaran terhadap perlakuan pelaku kepada Disabilitas yang dalam.proses penyembuhan GB yang sudah sering kali dapat perlakuan tak pantas di lecehkan,” sebut Suherman Untung, Jumat 14/10/2022.

Meskipun pemilik kos coba mengelak bahwa itu demi kebaikan GB nyatanya tidak benar sebab rekaman video di pasang pada status WA tertanggal 12/10/2022. Yang memunculkan kecaman dari aktifis hukum Andi Edy SH bahwa perbuatan pemilik kos tidak Manusiawi…(*).

 

Editor. Tim redaksi

Tersangka Korupsi Rp 3,5 Anggaran Honor Satpol PP Makassar, Iman Huf Ditahan

NEWS Sulsel.id Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan (Sulsel) usai menetapkan sebagai tersangka kasus dugaan menyalah gunaaan anggaran honorarium Satpol PP di 14 Kecamatan sejak tahun 2017 hingga 2020. Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Makassar Iman Hud langsung di tahan.

Jaksa menyebutkan alasan penahanan Iman Hud jadi tersangka bersama dua orang lainnya, yakni mantan Kepala Satpol (Kasatpol) PP Makassar Iqbal Asnan, dan mantan Kasi Pengendali Operasional Satpol PP Makassar Abd Rahim, usai ditetapkan tersangka.

“Ditahan karena, jangan sampai menghilangkan barang bukti,” ujar Kepala Seksi Penkum Kejati Sulsel Soetarmi saat dikonfirmsi awak media ini di kantor Kejati Sulsel.

Menurut Soetarmi, para tersangka berpotensi mengintervensi bawahannya ketika tidak langsung ditahan. Mengingat ketiganya punya jabatan penting di Pemkot Makassar sekaitan dengan kasus tersebut.

“Pelaku dapat melakukan intervensi terhadap saksi-saksi, yang kita tahu sendiri anak mereka buahnya atau apakan. Jadi ada hal-hal lain yang bersifat yuridis untuk dilakukan penahanan,” jelas Soetarmi

Soetarmi menuturkan, penahanan tersangka didampingi oleh penyidik jaksa. Ketiganya ditahan di lokasi berbeda.

“Iman Hud ditahan di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas 1 A Makassar,” kata Soetarmi.

Sementara mantan Kasatpol PP Makassar Iqbal Asnan sudah ditahan lebih dulu di Rutan Kelas 1 Makassar atas kasus dugaan pembunuhan berencana pegawai Dishub Makassar Najamuddin Sewang. Iqbal ditahan atas dua perkara berbeda.

Selanjutnya mantan Kasi Pengendali Operasi Abd Rahim juga ditahan di Rutan Kelas IA Makassar. Abd Rahim dibawa ke tahanan (Rabu (13/10) sore tadi.

Soetarmi menambahkan, ketiganya terbukti melakukan penyalahgunaan honorarium Satpol PP di 14 Kecamatan sejak tahun 2017 hingga 2020. Perbuatan para tersangka disebut menimbulkan dugaan kerugian negara Rp 3,5 miliar.

“Atas perbuatannya, ada Rp 3,5 M kerugian negara yang dj timbulkan sejak tahun 2017 sampai 2020,” tandasnya.

Ketiga tersangka dijerat pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 18 UU Nomor: 20 Tahun 2001 Jo Pasal 55 KUHP tentang perubahan atas UU Nomor: 31 Thn 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi subsider Pasal 3 juncto Pasal 18 UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang atas UU Nomor: 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 KUHP.

“Teknisnya terkait masalah siapa dapat berapa, siapa dapat berapa itu nanti kita akan ungkap dalam persidangan,” jelasnya…(*).

Lp. Asril

 

Wanita Terekam CCTV Curi Motor di Makassar Tertangkap, Terancam 5 Th Penjara

NEWS Sulsel.id Seorang wanita berinisial DC (25), ditangkap saat mencuri motor di ruko, Jalan Bulu Salak, Makassar, Sulawesi Selatan pada Minggu (9/10/2022) terekam Closed Circuit Television (CCTV).

Menurut sumber di Polsek Makassar mengatakan motif pelaku melakukan nekat melakukan aksinya diduga lantaran faktor ekonomi, Jumat (14/10/2022).

“Dari pengakuannya motifnya ekonomi. Terduga pelaku ini mengaku diperintahkan oleh rekannya yang juga kini membawa motor curian tersebut,” katanya.

Ia mengatakan, saat ini petugas masih mengejar rekan terduga pelaku yang memerintahkan dan membawa motor curian.

“Untuk sepeda motor yang dicuri oleh terduga pelaku masih dalam pencarian,” ungkapnya.

Selain menangkap terduga pelaku, sambungnya, petugas juga menyita barang bukti jaket berwarna putih dan celana berwarna hitam yang digunakannya saat beraksi.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, sementara pelaku sudah ditahan di sel tahanan di Mapolsek Makassar.

“Akibat perbuatannya terduga pelaku terancam Pasal 363 KUHP terkait pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman sekitar lima tahun penjara,” tegasnya…(*).

Lp. Asril

Peringati Maulid Nabi Danyon Brimob Bone Teladani Akhlak Dan Kepemimpinan Nabi

NEWS Sulsel.id Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel menggelar peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1444 H di Mesjid Babul Ichlas Mako Batalyon C Pelopor Kelurahan Ta’ Kecamatan Tanete Riattang Kabupaten Bone, Kamis ( 13/10/22 ).

Pada Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang mengangkat tema ” Dengan Aktualisasi Keteladanan Akhlak dan Kepemimpinan Nabi Besar Muhammad SAW Kita Wujudkan Polri Yang Presisi”, Komandan Batalyon ( Danyon ) C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan,S.Sos., M.Si. mengajak seluruh anggota Brimob Bone untuk mengaplikasikan keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

“Beliau adalah panutan umat muslim di seluruh dunia, Beliau adalah pemimpin umat yang merupakan rahmat bagi seluruh umat manusia, untuk itu melalui momentum Maulid Nabi Muhammad SAW ini saya mengajak rekan-rekan sekalian untuk senantiasa  meneladani akhlak dan kepemimpinan Beliau dalam tugas – tugas kita untuk mewujudkan Polri Yang Presisi,” ungkap Kompol Nur Ichsan dalam sambutannya.

Sementara itu Ustadz Kyai Muda Drs Sulaeman Raffi dalam ceramahnya menyampaikan  dengan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW kita akan semakin mencintai Nabi dengan senantiasa bersholawat untuk  beliau dan meneladani akhlak serta kepemimpinan beliau.

“Orang yang selalu bersholawat kepada Rosululloh, Insya Alloh batin dan jiwa nya akan merasa tenang, selain itu sholawat juga akan bermanfaat di yaumil qiyamat kelak,” ujar Sulaeman.

Sulaeman Raffi juga menambahkan bahwa sifat – sifat Rosululloh yakni Sidiq, Amanah, Fatonah dan tabligh dapat diimplementasikan dalam tugas sehari – hari untuk mewujudkan Polri yang Presisi.

Selain dihadiri oleh seluruh personel  jajaran Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel beserta Bhayangkari, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Mako Brimob Bone ini juga diikuti oleh pengurus mesjid Babul Ichlas dan warga sekitar Mako Batalyon C Pelopor.

Acara Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 H di Mako Brimob Bone ini diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Kyai Muda Drs. Sulaeman Raffi kemudian ditutup dengan tradisi tukar male yang dibawa oleh masing-masing personel dan warga setempat…(*).

Lp. Usman

Brimob Polda Sulsel di Bone Gandeng Berbagai Suporter Bola, Gelar Doa Bersama

NEWS Sulsel.idRatusan orang dari berbagai perwakilan suporter sepak bola di Kabupaten Bone dan personel TNI Polri dari Kodim 1407,  Brimob Bone dan Polres Bone serta Sat Pol PP Kabupaten Bone memadati tribun Lapangan Merdeka Watampone, mengikuti doa bersama , Yasin dan Tahlil Akbar untuk mendoakan lebih dari 100 korban tewas akibat Tragedi Kanjuruhan. Selasa (11/10/22) malam.

<span;>Doa bersama yang juga diisi dengan pembacaan surat Yasin  dan Tahlil Akbar di tribun lapangan ikonik Kota Bone ini diprakarsai oleh Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel.

<span;>Dalam kegiatan tersebut tampak para suporter dan peserta doa bersama sangat khusyu membaca doa yang dipimpin oleh Ketua MUI Kabupaten Bone Prof Dr H.M. Amir HM.

<span;>Selain itu tampak pula perwakilan pimpinan TNI Polri diantaranya Komandan Kodim 1407 Bone Letkol Inf. Moch. Rizqi Hidayat Djohar, Kapolres Bone yang diwakili Kabag Ren Polres Bone AKBP M. Umar dan Komandan Batalyon ( Danyon ) C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan, S.Sos., M.Si.  juga ikut berbaur membacakan doa yang ditujukan untuk para korban Kanjuruhan.

Dalam acara doa bersama yang juga dihadiri oleh perwakilan suporter sepak bola se Kabupaten Bone yakni  Arema FC (Aremania), PSM Makassar (The Macz Man Area Bone), Persela (LA Mania), Persib Bandung (Bobotoh), Persis Solo ( Pasoepati )  dan Madura United (K-Conk) ini, Danyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan, S.Sos., M.Si. menjelaskan bahwa kegiatan tersebut digelar atas perintah Dansat Brimob Polda Sulsel Kombes Pol Heru Novianto, S.Ik, M.Han dan bertujuan untuk mendoakan para korban  dalam tragedi Kanjuruhan Malang.

Selain itu, tambah Ichsan, kegiatan ini juga sebagai ajang duduk bersama dan silaturahmi antara aparat dan para supporter sepak bola dengan harapan agar kejadian di Stadion Kanjuruhan tidak terjadi lagi khususnya di Kabupaten Bone.

” Kami keluarga besar Brimob Bone menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya atas kejadian yang merenggut nyawa lebih dari 100 orang di stadion Kanjuruhan Malang. Acara doa bersama ini kami gelar sebagai wujud rasa simpati kepada para korban serta sebagai wadah introspeksi bersama agar semua pihak tidak saling menyalahkan dengan adanya kejadian tersebut,” ungkap Kompol Nur Ichsan.

Sementara itu, perwakilan supporter Aremania yang juga selaku Ketua cabang Aremania Bone, Mukhlis Saputra mengatakan, sangat berterima kasih dan apresiasi kepada Danyon Brimob Bone yang telah memfasilitasi kegiatan doa bersama ini dan  dirinya juga berharap  kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan setiap tahun.

“Kami ucapkan terima kasih banyak kepada Komandan Brimob Bone yang telah bersimpati dan memfasilitasi acara doa bersama bagi para korban Tragedi Kanjuruhan, mudah-mudahan kegiatan ini menjadi wadah untuk kemajuan sepakbola Tanah Air,” tutur Mukhlis.

Mukhlis  juga menambahkan bahwa dirinya tidak bisa merubah warna simbol masing-masing suporter, namun dirinya yakin dengan peristiwa itu bisa menjadikan supporter di Indonesia solid dan tetap bersatu.

“Ini adalah titik balik bagi kita semua. Semua aliansi / grup supporter yang ada menjadi wadah bersama. Kita hanya rival 90 menit dalam pertandingan, namun setelah itu, kita semua adalah saudara, kita semua adalah Indonesia,” tambahnya.

Hal senada juga disampaikan oleh perwakilan suporter PSM Makassar, dalam sambutannya Haekal menyebutkan bahwa pihaknya berterima kasih kepada seluruh supporter yang hadir terkhusus kepada Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel karena dengan adanya kegiatan ini dapat memupuk soliditas serta merekatkan dan mempersatukan kembali para supporter Indonesia.

” Sepakbola adalah ajang pemersatu bukan memperlebar perbedaan, oleh karena itu dari kejadian ini kita banyak memetik pelajaran bahwa warna baju bukan penghalang persatuan melainkan sebagai kekayaan identitas bersama untuk mempersatukan bangsa, dan kami juga yakin kepada Polri akan mampu menjaga situasi Kamtibmas di negara kita ini dengan baik,” pungkasnya…(*).

Lp. Hamzah Irfan