suherman

Tak Terima Vonis 12 Tahun Penjara, Suami Yang Bunuh Isteri di Soppeng, Banding

NEWS SULSEL. Arfandi, seorang suami yang tega membunuh Lenny Suryana isterinya sendiri di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan (Sulsel) divonis hukuman 12 tahun penjara. Arfandi mengajukan banding atas putusan hakim tersebut.

“Iya, sudah vonis. 12 tahun penjara,” kata Kasi Intel Kejaksaan Negeri Soppeng Muhammad Musdar  Kamis (6/10).

Sidang putusan itu berlangsung di Pengadilan Negeri Watansoppeng pada Rabu  (5/10). Sidang itu merupakan sidang yang ke – 24 sejak sidang perdana pada (24/6) lalu.

Musdar mengatakan terdakwa telah terbukti bersalah melakukan tindak pidana melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap istrinya hingga tewas. Terdakwa diancam pidana dalam Pasal 338 KUHP.

Musdar menambahkan bahwa terdakwa mengajukan banding atas putusan tersebut. Meski terbukti sengaja menghilangkan nyawa istrinya sendiri.

“Terdakwa ajukan banding. Nanti kita lihat hasil upaya hukum bandingnya,” bebernya.

Untuk diketahui, kasus kematian Lenny Suryana di Soppeng pada dua tahun silam sempat dianggap kasus gantung diri. Lenny ditemukan tergantung dengan seutas kain sarung di kediamannya di Caccaleppeng, Kelurahan Jennae, Kecamatan Liliriaja pada 10 Oktober 2020 lalu.

Namun pihak keluarga korban merasa tidak yakin korban bunuh diri, sehingga diminta untuk membongkar kuburannya dan melakukan autopsi. Hasil autopsi kepolisian ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada bagian leher Lenny dan ada patahan pada bagian bawah leher.

Penyidik melakukan gelar perkara pada hari Kamis, 9 Desember 2021. Pada akhirnya kecurigaan keluarga Lenny benar karena terungkap korban dibunuh. Polisi mengatakan korban dibunuh suaminya sendiri yang bernama Arfandi alias Appang…(*).

Lp. Alif.

 

Kantor Lurah di Toraja Utara Disegel Warga, Camat : Sudah Dilapor ke Polisi Juga Bupati

NEWSSULSEL. Kantor Kelurahan Pa’paelean di Kabupaten Toraja Utara (Torut) Sulawesi Selatan (Sulsel) disegel sekelompok warga yang menganggap Kantor lurah tersebut berdiri di atas lahan miliknya.

“Kemarin mereka segel. Sampai sekarang kita belum bisa masuk berkantor,” sebut Lurah Pa’paelean Sion Pongsikala kepada awak media ini, Kamis (6/10/2022).

Ia menuturkan, penyegelan Kantor Lurah Pa’paelean dengan memasang bambu pada pintu pagar masuk kantor dilakukan oleh 5 orang warga yang mengklaim lahan ditempat kantor lurah berdiri miliknya pada Rabu (5/10) pukul 09.40 WITA.

“Mereka klaim bahwa tanah di atas bangunan kantor adalah miliknya. Kita tidak bisa hentikan juga karena takut kalau benturan,” ungkapnya.

Sion pun mengaku khawatir jika Kantor Lurah disegel dalam jangka waktu yang lama karena dapat mengganggu pelayanan terhadap masyarakat. Dia sudah melaporkan aksi penyegelan itu ke polisi.

“Kami pindahkan pelayanan kelurahan sementara di Kecamatan. Kita juga sudah lapor polisi atas kejadian ini. Kami harap permasalahan ini segera selesai agar pelayanan kepada masyarakat terus berjalan tanpa ada hambatan, karena kantor lurah harus terbuka di hari dan jam kerja,” ucap Sion.

Sementara itu, Camat Sanggalangi Antonius T Parung mengaku tak akan membiarkan penyegelan tersebut berlarut-larut. Dia mengatakan lahan di Kantor Pa’paelean itu sudah dihibahkan ke Pemkab 2009 lalu.

“Kantor kelurahan Pa’paelean itu aset yang sudah dihibahkan, dan terbit sertifikat pada tahun 2009, siapapun merusak aset pemerintah itu tidak dibiarkan,” jelasnya.

Antonius juga sudah melaporkan kejadian tersebut kepada Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang untuk mencari solusi mengenai persoalan itu.

“Kita sudah lapor ke Bupati. Semakin cepat masalah selesai semakin bagus agar pelayanan dapat berlanjut kembali. Pihak kelurahan juga sudah lapor polisi,” tandasnya…(*).

Lp. Alif

 

Bocah 4 Tahun Tenggelam, SAR Brimob Bone Terjun Operasi Pencarian, Begini Kondisinya

NEWSULSEL.online, BONE – Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda Sulsel menerjunkan Tim SAR untuk mencari korban tenggalam di perairan Sungai Walannae, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Rabu 5 Oktober 2022.

Aliran Sungai Walannae di Kecamatan Ajangale, Kabupaten Bone, menelan korban tenggelam. Seorang bocah bernama Al Ghazali Ananda Reza (4) beralamat di Lingkungan Sulilie, Kelurahan Pompanua, Kecamatan Ajangale, Kabupaten Bone.

Diketahui, saat itu, bocah berusia 4 tahun tersebut sedang bermain di pinggir Sungai Walannae, mendadak hilang diduga tenggelam sekitar pukul 16.00 Wita.Selasa 04 Oktober 2022.

Mendapat informasi dari warga, SAR Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda Sulsel bersama Basarnas Bone, BPBD Bone, Polsek Ajangale, Koramil Ajangale, Satpol PP, dan masyarakat setempat melakukan pencarian terhadap korban.

Dalam operasi pencarian ini, personel SAR gabungan dibantu masyarakat melaksanakan pencarian dengan tehnik pembuatan ombak buatan dengan perahu karet dengan tujuan agar korban mengapung dan juga dengan melakukan penyisiran sepanjang sekitar 5 km dari titik jatuh. Barulah, sekitar pukul 14.55 Wita, Rabu 5 Oktober 2022, korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 5 Km dari tempat hilangnya korban.

SAR Brimob Yon C Pelopor dalam misi pencarian ini menerjunkan satu unit Randis R6, 2 rol tali karmantel, 10 pelampung, dan satu set alat selam.

Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor Sat Brimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan, membenarkan, telah terjadi kecelakaan air di Sungai Walannae, Kabupaten Bone dan menelan 1 korban.

“Kegiatan ini kami lakukan dengan dasar kemanusiaan dan sebagai wujud nyata dari Bakti Brimob untuk masyarakat,” jelas Danyon C Pelopor.

“Sekitar pukul 15.05 Wita, korban tiba di rumah duka di Lingkungan Sulilie, Kelurahan Pompanua, Kecamatan Ajangale, Kabupaten Bone, dan diserahkan oleh Tim SAR kepada keluarga korban untuk dimakamkan,” tambahnya.

Lanjut kata Danyon Ichsan, sebagai wujud nyata dari Bakti Brimob untuk Indonesia, maka Brimob Bone akan terus berusaha menolong warga yang ditimpa musibah dengan kemampuan yang dimiliki…(*).

 

Lp. Usman

 

Beri Kejutan Di Hari Ulang Tahun TNI Ke 77 Danyon Brimob Bone Lakukan Ini

NEWSULSEL.online, BONE – Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor Sat Brimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan, S.Sos., M.Si bersama Perwira jajaran Batalyon C Pelopor menyambangi Makodim 1407 Bone, Rabu 05 Oktober 2022  sore.

Kedatangan orang nomor satu di Brimob Bone ini adalah untuk memberikan ucapan selamat HUT TNI kepada Dandim 1407 Bone beserta jajaran dengan membawa nasi tumpeng sebagai kado Hari Ulang Tahun TNI yang hari ini berusia 77 tahun.

“Sebagai bentuk sinergitas dan soliditas yang telah terjalin dengan baik selama ini, kami keluarga besar Batalyon C Pelopor mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun TNI ke 77,” ujar Kompol Nur Ichsan.

“Semoga TNI semakin jaya dan dicintai oleh rakyat serta semakin profesional dalam mengemban tugas – tugas ke depan,” tambahnya.

Pada kesempatan ini, Komandan Kodim ( Dandim) 1407 Bone Letkol Inf. Moch. Rizqi Hidayat Djohar menerima langsung kedatangan Danyon Brimob Bone dan terlihat keakraban keduanya disaat Danyon Brimob memotong dan menyuapi nasi tumpeng kepada Dandim.

“Terima kasih kepada Komandan Batalyon C Pelopor dan rombongan atas kedatangannya, sungguh berkesan bagi kami khususnya jajaran Kodim 1407 Bone,” ujar Dandim.

“Semoga dalam pelaksanaan tugas-tugas kedepan, TNI-Polri khususnya Kodim dan Brimob Bone akan lebih bersinergi karena kita bukan superman tapi supertim , artinya kita harus saling membantu dan saling bekerja sama,” pungkasnya…(*).

 

Lp. Usman

 

Ibu Hamil di Bone Nyaris Diperkosa Tetangga Sendiri, Korban Lolos Lapor Polisi

NEWSULSEL.online, BONE – Seorang Ibu hamil berinisial MR (26) di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) nyaris diperkosa oleh tetangganya, berinisial FR (26). Korban lolos dari pelaku saat pura-pura mau buang air kecil di toilet, Senin 03 Oktober 2022.

Kejadian tersebut dibenarkan Kapolres Bone AKBP Ardiansyah saat dikonfirmasi awak media ini mengatakan.

“Betul dugaan tindak pidana percobaan pemerkosaan. Pelaku dan korban merupakan tetangganya sendiri,” kata Kapolres Bone AKBP Ardyansyah

Kasus percobaan pemerkosaan itu Kelurahan Waetuo, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone Senin 3 Oktober 2022 sekitar pukul 11.45 Wita. Usai kejadian pelaku langsung melarikan diri.

Ardyansyah mengatakan percobaan pemerkosaan berawal saat korban sementara di dalam rumahnya. Kemudian pelaku masuk ke dalam rumah korban melalui pintu samping rumah korban dengan alasan untuk meminjam uang.

“Tiba-tiba saja pelaku mengancam korban menggunakan pisau dapur yang diambil di dapur rumah korban. Saat itu juga pelaku memeluk korban dari depan kemudian berusaha mencium korban dan sambil mengancam korban untuk tidak berteriak,” sebutnya.

Namun korban berusaha lepas dari pelaku dengan berpura-pura ingin buang air kecil. Pada saat itu juga korban berusaha kabur dan keluar dari rumahnya sambil berteriak.

“Atas kejadian tersebut korban mengalami trauma dan mengalami luka lebam pada bagian lengan tangan kiri bawah dan lengan tangan kiri atas. Korban merasa keberatan dan melaporkan kejadian itu,” jelasnya.

Ardyansyah menuturkan pelaku mencoba melarikan diri saat kejadian. Namun berhasil diamankan oleh polisi di kediamannya sendiri.

“Kami telah melakukan penahanan kepada pelaku. Dia diancam 12 tahun penjara sesuai Pasal 285 KUHPidana Jo Pasal 53 KUHPidana atau Pasal 289 KUHPidana,” ucapnya…(*).

Lp. Usman

Pos Polisi di Makassar Terbakar Dilempar Bom Monotov, Polda Sulsel Bentuk Tim Khusus

NEWSULSEL.online, MAKASSAR – Kasus pelemparan Bom Monotov yang berujung terbakarnya Pos Polisi Lalu Lintas di AP Pettarani Kota Makassar Sulawesi Selatan Minggu 02 Oktober 2022 saat ini di selidiki Polisi.

Menurut Kapolda Sulsel Irjen Pol Nana Sudjana, sebelumnya mereka menaru ban bekas di sekitar pos polisi, sebelum pelemparan bom monotov yang di lakukan orang tak dikenal (OTK)

“Meskipun tidak ada korban jiwa atas pelemparan Bom Monotov yang mengakibatkan Pos terbakar, Polda Sulsel telah bentuk tim tuk mengungkap kejadian tersebut,” ujar Kapolda Sulsel.

Selain melempari pos polisi dengan bom Monotov mereka juga meninggalkan pesan coretan di dinding Pos Lalu Lintas dengan tulisan ‘polisi pembunuh suporter arema’

Motif teror pembakaran pospol lalin belum diketahui. Namun Nana menyebut diduga terkait tragedi kasus kematian ratusan supoter di stadion Kanjuruhan Malang.

“Untuk mengungkap kasus itu dan menangkap para pelaku vandalisme tersebut, kamj sudah membentuk tim khusus, atas peristiwa itu,” ungkapnya…(*).

Lp. Asril

Dalam Rangka HUT Ke 77 Korps Brimob Polri Brimob Bone Salurkan Ratusan Paket Sembako

NEWSULSEL.online, BONE –  Dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Ke 77 Korps Brimob Polri, Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel menyalurkan 100 paket sembako, Selasa 04 Oktober 2022.

Kegiatan yang bertajuk “Brimob Peduli” ini menyasar warga kurang mampu khususnya yang terdampak langsung dari kenaikan harga BBM seperti tukang ojek, sopir angkot, buruh bangunan, pemulung dan petugas kebersihan.

Hal ini dikemukakan oleh Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor Sat Brimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan, S.Sos., M.Si. Dikatakannya, dalam rangka menyambut HUT ke 77 Korps Brimob Polri, Satbrimob Polda Sulsel menggelar Bhakti sosial berupa penyaluran paket sembako kepada masyarakat kurang mampu.

“Untuk Mako Satbrimob Polda Sulsel, Batalyon A Pelopor dan Detasemen Gegana yang bermarkas di Makassar sudah melaksanakan nya beberapa hari yang lalu di wilayah kota Makassar, dan hari ini giliran Batalyon C Pelopor menggelar kegiatan serupa di wilayah Kabupaten Bone,” ujar Ichsan.

Ditambahkannya, paket sembako berupa beras, mie instan, teh celup, gula pasir, minyak goreng, tepung dan telur tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat kurang mampu khususnya yang terdampak dari kenaikan harga BBM.

“Masing-masing anggota mendata warga kurang mampu yang berada di sekitar lingkungannya dan penyalurannya pun secara door to door sehingga betul-betul tepat sasaran,” pungkas Komandan Brimob Bone ini…(*).

 

Lp. Usman

Maknai Hari Kesaktian Pancasila Brimob Bone Gelar Upacara Secara Virtual

NEWSULSEL.online, BONE – Dalam rangka Hari Kesaktian Pancasila, Personel Brimob Bone menggelar upacara di Aula Mako Batalyon C Pelopor Jalan M.H. Thamrin No. 70 Watampone, Sabtu 01 Oktober 2022.

Upacara tersebut digelar secara virtual dengan mengikuti kegiatan yang dipusatkan di Monumen Pancasila Sakti Lubang Buaya Jakarta Timur yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor Sat Brimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan, S.Sos., M.Si saat ditemui awak media mengatakan, kegiatan ini digelar berdasarkan Surat Telegram Kapolda Sulsel Nomor: ST/948/IX/HUM.1.1./2022 tanggal 30 September 2022 tentang pelaksanaan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Satuan masing-masing.

“Walaupun digelar secara virtual, namun kegiatan ini tetap berjalan dengan hikmat dan lancar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker dan menjaga jarak,” ujar Danyon Nur Ichsan.

Lanjut kata Ichsan, Hari Kesaktian Pancasila tidak lepas dari peristiwa Gerakan 30 September 1965 yang lalu, dimana tragedi tersebut masih menjadi duka mendalam bagi Bangsa Indonesia, sejumlah perwira tinggi militer diculik dan dibunuh. Tentunya semua ini dengan maksud ingin merubah ideologi Pancasila.

“Tanggal 1 Oktober 1965, Upaya untuk menumpas G30S/PKI dimulai. Satuan RPKAD dibawah pimpinan Kolonel Sarwo Edhi Wibowo bergerak untuk menumpas G30S/PKI tersebut dan akhirnya berhasil mempertahankan Ideologi Pancasila, olehnya itu setiap tanggal 1 Oktober diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila,” jelasnya.

“Upacara yang digelar setiap tahun ini juga sebagai bentuk penghargaan atas gugurnya para Pahlawan Revolusi sekaligus untuk memupuk rasa Nasionalisme khususnya personel Brimob Bone,” pungkas mantan Kasubag Renmin Satbrimob Polda Sulsel ini…(*).

 

Lp. Usman

 

Polisi Diminta Usut OTK Kejar Busur Korban di Jl. Banta-bantaeng Jatuh & Tewas

NEWSULSEL.online, MAKASSAR – Seorang pelajar SMA di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) inisial WA (18) tewas kecelakaan saat dikejar orang tak dikenal (OTK) sambil mengarahkan busur panah kearah korban. Olehnya keluarga korban meminta agar kasus ini diusut tuntas.

Menurut kakak kandung korban, <span;>peristiwa yang menimpa almarhum adilnya terjadi Selasa 27/9 sekitar pukul 22:00 Wita. Saat baru pulang nonton turnamen futsal antar sekolah di lapangan futsal PDAM Makassar bersama temannya.

Saat di melewati Jalan Banta-bantaeng menuju pulang kerumah, korban yang dibonceng temannya berinisial AR dikejar OTK yang mengarahkan busur panah kearah mereka.

“Teman adik saya panik dikejar OTK pake  busur, langsung pacu motornya dan jatuh, Semoga polisi segera mengungkap kasus ini dengan jelas,” ungkap Kakak kandung WA kepada awak media ini Kamis 29 September 2022.

Lanjut kakak korban berharap agar Polisi di Makassar dapat menimalisir teror kejahatan yang di Kota ini dari Begal, dan geng motor, agar kekawatiran kita masyarakat yang beraktifitas diluar rumah, tak dihantui rasa ketakutan dari pelaku kejahatan di Jalan.

“Kejadian, tadi malam sudah dilaporkan ke Polsek Memajang,” ucapnya.

Hingga berita ini diterbitkan Newsulsel,  belum ada pernyataan resmi dari Kapalsek Makassar serta jajarannya terkait penanganan kasus yang di laporkan kakak korban …(*).

Lp. Asril

Timpa Rumah Warga, Respons Cepat Tim SAR Brimob Bone Evakuasi Pohon Tumbang

NEWSULSEL.online, BONE – Hujan deras disertai angin kencang menumbangkan pohong dan menimpa rumah warga serta menghalang pengguna jalan di kota Watampone, Kabupaten Bone, Kamis 29 September 2022 dini hari.

Ada dua titik terjadinya pohon tumbang yakni di Jl. Yos Sudarso (poros Bone-Bajoe) dimana jalan tersebut merupakan akses masyarakat menuju ke Pelabuhan Bajoe dan di Jl. Sungai Asahan, Kelurahan Ponceng, Kecamatan Tanete Riattang.

Mendengar informasi tersebut, Tim SAR Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel yang siaga 1×24 jam dipimpin oleh Aipda Irwan dengan sigap menuju ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi pohon tumbang yang menutup jalan dan merusak rumah warga.

Saat dikonfirmasi oleh awak media, Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan, S.Sos, M.Si membenarkan kejadian tersebut, begitu mendengar informasi pihaknya langsung menerjunkan Tim SAR untuk melaksanakan evakuasi.

“Ada dua lokasi terjadinya pohon tumbang, tim SAR Brimob Bone langsung saya terjunkan di dua lokasi tersebut, dimana yang di jalan poros Bajoe pohon tumbang menutup setengah badan jalan dan yang di Kelurahan Manurunge menimpa rumah warga,” tutur Kompol Ichsan.

Terlihat personel Brimob Bone lengkap peralatan seperti parang dan sainsaw dibantu masyarakat bergegas memotong-motong bagian pohon tumbang tersebut. Sehingga arus lalu lintas di lokasi kejadian tidak terganggu.

Lebih lanjut kata Ichsan, rumah warga yang tertimpa pohon adalah milik Sanuddin (50) dan Hendry (38). Keduanya merupakan warga Lingkungan Ponceng Kelurahan Manurunge, Kecamatan Tanete Riattang.

Akibat kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, namun kedua rumah milik warga lingkungan Ponceng tersebut mengalami kerusakan pada atap rumah bagian belakang dan kerugian ditaksir sekitar Rp10.000.00,-

“Batalyon C Pelopor menyiagakan Tim SAR 1×24 jam. Jadi apabila ada musibah atau peristiwa, tim langsung turun ke lokasi untuk membantu,” ungkap Danyon Ichsan.

Danyon Ichsan juga mewanti-wanti warga masyarakat agar berhati-hati saat keluar rumah.

“Kondisi saat ini sulit diprediksi, kadang dalam kondisi panas tiba-tiba turun hujan. Dan terpantau apabila turun hujan, sejumlah daerah terendam air. Sehingga bagi masyarakat di daerah rawan, perlu menyiagakan barang-barangnya bila mana terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” kunci mantan Kabag Renmin Satbrimob Polda Sulsel ini.

Pada evakuasi ini, turut terlibat BPBD Kabupaten Bone, Satpol PP Bone, Damkar Bone, dan Babinsa Koramil 1407-07 Tanete Riattang…(*).