suherman

Gempa Bikin Warga Kota Kendari Panik, BMKG Himbau  Masyarakat Tetap Tenang

NEWSSULSEL.online, KENDARI – Sejumlah warga di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, panik  merasakan guncangan akibat gempa bumi berkekuatan 3,6 magnitudo yang mengguncang Kota Kendari Selasa 9 Agust 2022.

Pusat gempa berada di Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan,  itu membuat warga Kendari panik terlihat banyak di beberapa group dan story WhatsApp.

“Gempa keras skali,” tulis Sandy warga Kota Kendari.

” Ia Gempa, kamu  rasa ka?,” timpal Ina warga Jati Melar.

Informasi yang dihimpun awak media ini,  dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Gempa terjadi pada Selasa 9 Agust 2022, pukul 22:49 Wita.

Titik koordinat berada di 4.08 Lintang Selatan dan 122.63 Bujur Timur. Gempa berasa di kedalaman 10 Kilometer.

“Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar Kendari, segmen tengah di barat daya Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan,” tulis BMKG.

BMKG Kendari juga mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak benar.

“Hingga saat ini belum ada dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi,” kata BMKG…(*).

Lp. Usman
Editor. Bang fly

Pelaku Aksi Teror Pembusuran IRT di Kota Kendari Ditangkap Polisi

NEWSSULSEL.online, KENDARI – Pelaku aksi teror pembusuran di Kota Kendari ditangkap polisi. Pelaku berinisial AD (16) Ia, dibekuk Tim Buser 77 di Jalan Malik Raya, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, Selasa 9 Agust 2022 sekitar pukul 15:30 Wita.

Dikabarkan sebelumnya seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) warga Kelurahan Alolama, bernama Suriyanti, jadi korban pembusuran yang dilakukan pelaku, pada Senin 8 Agust 2022, sekitar pukul 22.00 wita

Saat itu korban, tengah berboncengan ke luar dari rumah bersama seorang pria. Belum jauh dari rumahnya, korban melihat pelaku depan warung, menarik busur kearahnya.

“Sontak kami berdua ketakutan dan lari meninggalkan pelaku, namun terasa seperti ada yang mengenai kakiku, ternyata busur yang dilepas pelaku,” ujarnya.

AD ditangkap berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/515/VIII/2022/Sultra/ Rersta Kendari, Sprinkap Nomor SP. Kap/251/VIII/2022/Reskrim, tertanggal 9 Agustus 2022.

Pelaku teror diduga telah melakukan tindak pidana penganiayaan. Dengan cara melepaskan anak busur mengenai kaki korban.

Kapolresta Kendari Kombes Pol Muh Eka Faturrahman membenarkan kejadian tersebut dan mengatakan, penangkapan berdasarkan bukti permulaan yang cukup, tindak pidana penganiayaan dengan cara melepaskan anak busur.

“Pelaku AD diamankan dengan barang bukti berupa 1 buah ketapel dan 1 anak busur,” ucap Kapolres Kendari 9 Agust 2022.

Eka nyebut, motif pelaku berdasarkan keterangan, aksi pembusuran hanya iseng dan tidak ada niat melakukan pembusuran terhadap orang.

“Pelaku ini mencoba melepas busur pada panahnya yang baru saja dibuat, namun terkena orang,” ujarnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 351 ayat 1 KUHP tindak pidana penganiayaan dengan ancaman hukuman 2,8 tahun…(*).

Lp. Usman
Editor. Bang fly

 

Labrak Aturan, Proyek Siluman Rehabilitasi Irigasi di Desa Mattongang-tongang Disorot Warga

NEWSULSEL.online,PINRANG – Pekerjaan proyek rehabilitasi irigasi menurut sumber dikerjakan  Kelompok P3A Mitra Air Masegenae Desa Mattongang -Tongeng, Kecamatan Mattiro Sompe, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan diduga Proyek Siluman.

Pasalnya, di lokasi pekerjaan tidak terlihat papan proyek yang dapat memberi inpormasi ke publik, terkait pekerjaan yang sedang berjalan di Desa Mattongang-tongang, dari mana sumber anggaran dana, dan berapa besar nilai anggaran proyeknya, sebab pekerjaan disinyalir asal-asalan saja.

jika ini Proyek Pemerintah sebut Hamkafi Aktifis dan pemerhati anti korupsi mengatakan pelaksana proyek ini bukan hanya melanggar UU keterbukaan informasi publik (KIP), tetapi juga bertentangan dengan Peraturan Presiden (Perpres) No 54 tahun 2010 dan Perpres No 70 tahun 2012, tentang pengadaan barang/jasa pemerintah.

“Pelaksana Proyek diduga sengaja tak memasang papan proyek tuk mengelabui masyarakat hindari pengawasan semua pihak tuk mendapatkan keuntungan lebih besar uang rakyat yang di kelola pemerintah anggarkan proyek yang ada,” jelasnya Rabu 10 Agust 2022.

Salah satu pekerja di lokasi proyek rehabilitasi irigasi kepada awak media ini membenarkan pekerjaan yang Ia kerjakan tak memiliki Papan Proyek, Gambar/disain kerja yang jadi acuan. Pekerjaan yang dikerjakan pun akunya tidak diketaui dari mana dirinya hanya menyebut anggaran dari Provensi.

“Hubungi saja pak Zaiful Kepala UPT Cempa, karena kami hanya pekerja, soal anggaran kami tidak tau dari mana asalnya, jumlah anggara proyek pun kami tidak tau persis, papan proyek serta gambar tidak ada hubungi pak Zuiful,” terangnya

Hingga berita ini diterbitkan Newssulsel.online pihak kami belum dapat penjelasan resmi dari Kepala UPT Cempa orang yang disebut pekerja di lokasi proyek rehabilitasi irigasi di Desa Mattongan-tongan…(*).

 

Lp. Idul/Rusli
Editor. Bang fly

 

Mayat Bayi di TPA Lapadde, Diduga Milik Wanita Melahirkan di Toilet Pasar Lakessi

NEWSSULSEL.online, PAREPARE – Polisi menemukan mayat bayi dibungkus sweater dalam kantong plastik putih ditumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Lapadde, Kecamatan Ujung Kota Parepare, Sulawesi Selatan. Senin 8 Agust 2022, sekitar pukul 16:00 Wita.

Menurut sumber Newssulsel.online, menyebut mayat bayi yang ditemukan Polisi di TPA Lapaddde diduga milik seorang wanita berinisial I (19) di Kota Parepare yang dikabarkan sebelumnya telah melahirkan di toilet pasar Lakessi.

Diberitakan sebelumnya, seorang wanita inisial I (19) di Kota Parepare bikin heboh gegara diduga membuang bayi di dalam toilet pasar, ari-ari bayi ditemukan Polisi di toilet tersebut.

Kasat Reskrim Polres Parepare, AKP Deki Marizaldi yang dikonfirmasi awak media ini terkait temuan mayat bayi di TPA Lapadde menuturkan bawah, awal dari pengakuan wanita (I) Setelah dibujuk Ia mulai terbuka kepada petugas dan menjelaskan lokasi bayinya dibuang.

“Dia (terduga pelaku) setelah dibujuk petugas Polwan dan bilang itu bayi dia buang di bak sampah dekat Pasar Lakessi, setelah kita cari sekitar sejam, jasad bayi di temukan di TPA” beber Deki…(*).

Lp. Biro Parepare
Editor. Bang fly

Subdit II Ditnarkoba Polda Sulsel Mengamankan Warga Sidrap & Sabu 1,87 Gram

NEWSSULSEL.online, MAKASSAR – Subdit II unit 4 Ditnarkoba Polda Sulsel yang dipimpin oleh Kanit 4. AKP. Maulud, berhasil mengamankan seorang warga jalan Melati, Lalabata, kab. Sidrap berinisial SPR, Minggu 7 Agust 2022, sekira pukul. 18.30 Wita.

“Alhamdulillah, kerja keras Personil dilapangan, SPR diamankan bersama I Sachet Shabu dengan berat 1,87 Gram dan I buah HP, “kata Dirnarkoba Polda Sulsel Kombes Pol Doddy Rahmawan S. Ik.

Selanjutnya menurut Doddy, SPR digelandang ke Mako Ditnarkoba Polda Sulsel untuk pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut, Pasal yang disangkakan kepada SPR yaitu Pasal 114 (ayat I), Pasal 112 (ayat I) UU Narkotika No. 35 Tahun 2009.

“Personil kemudian menggelandan SPR ke Mako Ditnarkoba Polda Sulsel untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, SPR akan dikenakan Pasal 114 dan 112 (ayat I) UU Narkotika No.35 Tahun 2009,” jelas Doddy…(*).

Lp. Asril
Editor. Bang fly

Dirkrimsus Polda Sulsel, Warning Penikmat Hasil Penjualan Tanah Mattoanging, Kembalikan Uang Negara

NEWSSULSEL.online, MAKASSAR – Direktur Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Sulsel, Kombes Pol. Helmy Kwarta Kusuma Putra S. Ik, memberi warning kepada para penikmat hasil penjualan lahan tanah Stadion Mattoanging, untuk segera mengembalikan uang negara ke kas negara, Senin 8 Agust 2022.

Hal tersebut disampaikan perwirah menengah Polri yang menjabat Dirkrimsus Polda Polda Sulsel sejak 20 Juni 2022 diruangan kerjanya beranggapan, bahwa penikmat hasil penjualan tanah tersebut, mengambil keuntungan dari negara untuk kepentingan pribadinya.

“Saya himbau kepada setiap orang yang sudah mengambil keuntungan dari hasil penjualan lahan tanah Stadion Mattoanging untuk segera mengembalikan apa yang mereka ambil dari negara, “kata Kombes Pol Helmy Kwarta Kusuma Putra S. Ik

Menurut perwira menengah Polri, hak negara harus diberikan kembali ke negara, tidak boleh digunakan untuk kepentingan pribadi. Apabila para penikmat tidak mengembalikan apa yang menjadi hak negara, maka Ditkrimsus Polda Sulsel akan segera mengambil tindakan tegas.

“Itu hak negara, harus dikembalikan ke negara, tidak boleh digunakan untuk kepentingan pribadi. Apabila mereka tidak mengembalikan, maka dipastikan Ditkrimsus Polda Sulsel akan segera mengambil tindakan tegas,” jelas Helmy Kwarta Kusuma Putra S. Ik…(*).

Lp. Alamsyah
Editor. Bang fly

Patroli KRYD Brimob Bone Sigap Bantu Evakuasi Korban Kebakaran Di Bukaka

NEWSSULSEL.online, BONE – Satu unit rumah semi permanen di jalan Rusa Kelurahan Bukaka Kecamatan Tanete Riattang hangus dilahap “si jago merah” pagi tadi, Selasa 9 Agust 2022.

Menurut kesaksian seorang saksi mata, api yang membakar rumah kontrakan kakek berusia 56 tahun tersebut berasal dari atas rumah. Api dengan cepat menjalar ke seluruh bagian rumah karena sebagian besar bahan rumah terbuat dari kayu. Hal tersebut semakin diperparah dengan adanya tumpukan plastik dan kardus bekas yang berada di bawah rumah.

Tim patroli KRYD Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel yang kebetulan melintas di lokasi kejadian langsung sigap memberi bantuan terhadap korban yang berprofesi sebagai pengumpul barang bekas tersebut.

Hal tersebut disampaikan oleh Dantim patroli KRYD Aipda Ridwan yang turut membantu evakuasi korban beserta barang-barang korban.

” Kebetulan tim kami sedang melaksanakan patroli disekitar Kelurahan Bukaka kemudian melihat kejadian kebakaran ini, sehingga kami berinisiatif melakukan pertolongan sebagai bentuk tindakan awal Kepolisian,” jelas Ridwan.

Sementara itu saat dikonfirmasi oleh awak media, Komandan Batalyon ( Danyon ) C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan,S.Sos.M.Si. membenarkan perihal kejadian tersebut,

” Benar tadi pagi sekitar pukul 08.00 Wita terjadi kebakaran di Kelurahan Bukaka, kebetulan tim patroli KRYD kami melintasi di lokasi tersebut dan langsung memberikan bantuan evakuasi terhadap korban serta membantu petugas Damkar memadamkan api. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa,” ujar Kompol Nur Ichsan.

Adapun identitas korban kebakaran Kelurahan Bukaka atas nama Daeng Katile ( 56 ) warga jalan Rusa Kelurahan Bukaka Kecamatan Tanete Riattang. Ditaksir total kerugian dalam kejadian tersebut sekitar 50 juta rupiah. Hingga saat ini penyebab kebakaran masih diselidiki oleh pihak berwenang, diduga kuat kebakaran berasal dari arus pendek listrik…(*).

Lp. Hamzah
Editor. Bang fly

PEMBANGUNAN PASAR TRADISIONAL, AMOR PATURUSI KADES MATTIRO TASI HIBAHKAN LAHAN KE PEMKAB PINRANG

NEWSULSEL.online,PINRNG – Amor, Kepala desa Mattiro Tasi, Kecamatan Duampanua, Kabupaten, Sulawesi Selatan, menghibahkan tanah bersertifikat  seluas 2800.M2 persegi ke pemerintah daerah kabupaten pinrang untuk pembangunan pasar tradisional yang berada di Dusun Ammani Selatan.

Pembangunan pasar tradisional Mattiro Tasi di Dusun Ammani Selatan, Desa Mattiro Tasi, Kecamatan Mattiro Tasi tersebut menggunakan anggaran Swadaya, disamping itu nampak beberapa masyarakat ikut serta berpartisipasi bergotong royong saat proses pembangunan Pasar tradisional Mattiro Tasi.

“Insya Allah, kita akan terus berupaya membangun semua sektor dalam rangka memperkuat perekonomian masyarakat. Karena harus diingat bila pendapatan masyarakat meningkat tentu akan memperkuat perekonomian itu sendiri,” ujar Amor saat ditemui di lokasi pembangunan bersama masyarakat lainnya  Minggu 7 Agust 2022.

Sementara, Toko masyrakat H. Usman Desa Mattiro Tasi, mengatakan, adanya pasar tradisional ini nanti dapat meningkatkan Kesejataraan dan perekonomian masyarakat khususnya masayarakat Mattiro Tasi.

Salah satu Toko pemuda Maston Mattiro Tasi mengapresiasi  gagasan Amor Paturusi (Kades) Mattiro Tasi bahwa dilakukan Amor Paturusi patut di berikan apresiasi, bahwa gagasan dan poli pikir Amor Paturusi membangun pasar di Desa Mattiro Tasi dinilai sangat membantu masyarakat sekitar dan menambah laju pertempuran ekonomi di Desa Mattiro Tasi ini…(*).

Lp. Idul/Rusli
Editor. Bang fly

Tanamkan Jiwa Nasionalisme di Tengah Masyarakat, Patroli KRYD Brimob Bone Lakukan Ini

NEWSSULSEL.online, BONE – Menjelang peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 77, Brimob Bone lebih gencar melaksanakan Patroli.

Selain menjaga kondusifitas Kamtibmas di wilayah Kabupaten Bone,, tim patroli KRYD ( Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan ) Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel juga melakukan sejumlah kegiatan yang mengedukasi masyarakat untuk meningkatkan rasa nasionalisme atau kecintaan terhadap Tanah Air Indonesia.

Ada pun kegiatan yang dilakukan oleh anggota patroli Brimob Bone ini adalah mengimbau masyarakat untuk mengibarkan bendera Merah Putih di rumah masing-masing serta mengganti  bendera milik warga yang telah pudar atau usang.

Hal ini terlihat pagi tadi ketika tim patroli KRYD Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel berkeliling di sekitar jalan Sambaloge Baru Kelurahan Masumpu dan di perumahan B’One Kelurahan Biru Kecamatan Tanete Riattang, Senin 8 Agust 2022.

Tim patroli yang dipimpin oleh Aipda Sudarman tersebut tampak menyambangi rumah warga dan melakukan penggantian bendera Merah Putih yang tampak telah memudar.

<span;>Hal tersebut dibenarkan Komandan Batalyon ( Danyon ) C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan,S.Sos.,M.Si.  yang dikonfirmasi via sambungan telepon siang tadi,

” Benar pagi tadi saya perintahkan tim patroli KRYD dibekali bendera merah putih yang baru dengan tujuan apa bila saat patroli menemukan bendera merah putih yang dikibarkan oleh warga sudah usang digantikan dengan bendera baru, penggantian bendera ini juga dilakukan setelah anggota kami mendapatkan izin dari pemilik rumah,” ungkap Kompol Nur Ichsan.

Danyon C Pelopor juga menyebutkan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk menanamkan rasa nasionalisme di tengah masyarakat,

” Selain mengganti bendera lama dengan yang baru, kami edukasi warga agar lebih mencintai lambang-lambang negara  yakni bendera sebagai wujud penghargaan kepada para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan bangsa ini, sehingga kedepannya masyarakat Bone akan semakin peduli terhadap simbol-simbol negara dan menumbuhkan jiwa nasionalisme di diri  mereka,” tambah Komandan Pasukan Brimob Bone ini.

Penggantian bendera lama dengan bendera baru yang dilakukan anggota Brimob Bone ini pun disambut baik oleh warga, mereka juga memberikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel,

” Terus terang awalnya saya terkejut dengan kedatangan bapak-bapak Brimob ke rumah saya, tapi setelah mendapat penjelasan kalau bendera di rumah saya sudah usang dan harus diganti baru saya paham tujuan kedatangan bapak-bapak Brimob ini, saya juga berterimakasih kepada bapak Brimob Bone karena telah membantu mengantikan bendera saya,” tutur salah seorang warga yang rumahnya disinggahi oleh tim patroli Brimob Bone.

Selain mengganti bendera lama dengan yang baru di beberapa rumah warga, tim patroli KRYD Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel juga memberikan imbauan kepada warga masyarakat yang belum mengibarkan untuk segera mengibarkan bendera Merah Putih menjelang peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 77 tahun…(*).

Lp. Hamza
Editor. Bang fly

Pemkab Pinrang Jangan Lakukan Pembiaran Bauh Busuk Sampah Menumpuk di Jln Desa

NEWSSULSEL.online, PINRANG – Warga dan pengguna Jalan penghubung Desa Bungin dengan Desa Maroneng Kecamatan Duampanua Pinrang Sulsel, selain merasa sangat terganggu. Mereka juga harus rela memciun aroma busuk menyengat dari tumpukan sampah yang tiap hari menggunung sampai meluber keruas Jalan.

Hal tersebut di sampaikan Rusli warga Bali Batu yang setiap hari melintasi jalan Desa, yang tiap hari dibuangi sampah sampai meluber ke jalan menyebar aroma busuk.

“Setiap hari orang buang sampah, hingga menumpuk dan berserakan di jalan, bauh busuk terasa sabangat mengengat, saat kita melintas,” ujarnya ke awak media ini Minggu 7 Agust 2022.

Ia berharap masyarakat tidak membuang sampah dipinggir jalan penghubung Desa ini sebab sangat mengganggu pengguna jalan yang melintas,

“Kami harap pihak pemerintah kabupaten Pinrang tidak melakukan pembiaran, terkait sampah yang makin menggunung dan berserakan di jalan, sebab aroma busuk yang menyengat bisa jadi sumber penyebaran wabah penyakit,” ungkapnya.

Keluhan serupa disampaikan pengguna jalan, mengatakan, sampah di jalan penghubung Desa mesti tidak dibiarkan oleh warga dan pemerintah setempat.

“Sebab terlihat jorok dapat menjadi kaster baru penyebaran penyakit yang akan terdampak kepada kita khususnya yang berdimisili disekitar sini dan pengguna jalan yang sering melinsari jalan itu,” jelasnya.

Lp. Idul
Editor. Bang fly