suherman

Cabuli 2 Wanita. Anggota Polisi di Bone Dituntut 1 Tahun 2 Bulan Penjara, Terancam PTDH

NEWSSULSEL.id Oknum polisi bernama Andi Andri alias Briptu AA (38) yang cabuli dua orang wanita di puskesmas Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) dituntut setahun lebih atau 14 bulan penjara, juga didenda Rp 5 juta subsider tiga bulan.

“Briptu AA dituntut pidana penjara selama 1 tahun 2 bulan. juga didenda Rp 5 juta subsider tiga bulan dikurangkan sepenuhnya selama terdakwa berada dalam tahanan sementara,” ujar Kasi Intel Kejari Bone Andi Khairil Akhmad saat konfirmasi Jumat (14/7/2023).

AA jalani sidang tuntutan Rabu (5/7) lalu sesuai nomor perkara 123/Pid.B/2023/PN Wtp dan jaksa penuntut umum, Andi Sahriawan. AA Bin Andi Muh Nurpakki dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana perbuatan seksual secara fisik yang ditujukan terhadap tubuh, keinginan seksual, dan/atau organ reproduksi dengan maksud merendahkan harkat dan martabat seseorang berdasarkan seksualitas dan/atau kesusilaannya.

Khairil mengatakan perbuatan yang dilakukan terdakwa diatur dan diancam pidana dalam Pasal 6 huruf a Undang-Undang RI Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Pelecehan Seksual. Selain itu, sejumlah barang bukti juga dilampirkan.

“Satu lembar celana dalam, satu lembar baju kaos tunik warna biru muda, satu lembar celana panjang jeans warna hitam, satu lembar baju tidur berwarna merah muda, satu lembar celana tidur kaos panjang berwarna merah muda. Kemudian satu lembar kerudung warna merah muda dengan motif keramik, dan satu lembar kerudung pasang warna hitam,” jelasnya.

Kasi Propam Polres Bone Iptu Ahyar sebelumnya mengatakan Briptu Andi Andri juga terancam dipecat tidak dengan hormat atau PTDH. Sanksi etik akan diberikan setelah sidang pidana diputuskan.

“Kita tunggu hasil sidang pidananya dulu. Yang pasti sanksi kode etik,” kata Iptu Ahyar kepada detikSulsel, Kamis (8/6).

Ahyar mengatakan jika hasil sidang Briptu Andi Andri terbukti melakukan pencabulan, maka hukuman terberat yakni PTDH. Apalagi kasus ini juga sudah menjadi atensi Polda Sulsel.

“Jika terbukti itu, PTDH. Namun sidangnya nanti dilakukan di Polda Sulsel, ini hasil sidang pidananya dulu ditunggu,” tegasnya.

Untuk diketahui Briptu Andi Andri dilaporkan atas kasus pencabulan. Dia diduga melecehkan dua wanita yang sedang tidur di Puskesmas Kahu pada Selasa (14/3) sekitar pukul 02.30 Wita lalu,…(*).

Lp. Hendra

Remas Bokong & Payudara Honorer, Kepala Tata Usaha SMK di Makassar Dipolisikan

NEWSSULSEL.id – Oknum Kepala Tata Usaha salah satu SMK negeri di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) dilaporkan ke polisi atas tuduhan lakukan pelecehan seksual ke salah satu staf honorer berinisial AD (25), dengan cara meremas bokong dan payudara korban.

Menurut korban  pelecehan seksual yang dialami  bermula saat dia membawa dokumen ke ruangan terlapor pada Senin (12/6). Tiba-tiba AD diikuti terlapor dari belakang.

“Saya mau kasih dokumennya, dia jawab simpan di ruangan saya saja. Saya bergegas keluar dia ikut saya dari belakang terus dia berusaha cium bibir, tapi saya refleks dorong lalu bilang jangan begitu pak,” ujar AD ke awak media ini , Kamis (13/7/2023).

Lima hari berselang, Sabtu (17/6) korban kembali mendapatkan perlakuan tidak senonoh dari terlapor. Saat itulah terlapor diduga meremas bokong dan payudara korban.

“Saya kasih dokumen untuk ditandatangani, tidak selang lama dia remas pantat saya sama payudara saya dan berkata tidak ada orang di sini,” tutur AD.

Setelah kejadian itu, korban lalu menceritakan pelecehan seksual yang dialami kepada suaminya. Saat itu suami korban menelepon oknum ASN tersebut dan dirinya mengakui perbuatannya.

“Saya pulang cerita ke suami saya kronologis nya dan suami saya telepon ini beliau dikasih pengakuan dan dia mengaku bahwa memang sudah di luar batas dan sudah seperti binatang,” cerita AD.

Dirinya dan satu orang wanita lain diketahui telah melaporkan peristiwa ini ke Polrestabes Makassar dan DPPPA Pemkot Makassar.

“Selain saya ada satu korban lain yang sudah melapor juga. Jadi ada dua laporan berjalan di Polrestabes, dua juga di PPA kota Makassar,” ungkap AD.

Lp. Bangfly

 

Aniaya Warga Terlapor Saat Interogasi, Oknum Polisi di Luwu di Propamkan

NEWSSULSEL.id – Seong warga berinisial S (33) di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel) resmi melaporkan oknum polisi di Polres Luwu berinisial AS ke Propam terkait dugaan penganiayaan dirinya saat proses interogasi. S mengaku dipukuli dan ditendang hingga pincang.

“Pihak keluarga dan pengacara sudah melaporkan polisi yang sudah menganiaya suami saya saat proses pemeriksaan ke Propam,” kata istri S, Rahma ke awak media ini (13/7/2023).

Menurut Rahma, suaminya diperiksa penyidik PPA Polres Luwu atas dugaan pelecehan seksual  Selasa (4/7) hingga Kamis (6/7) mendapatkan tindak kekerasan oleh salah seorang oknum polisi berinisial AS. Hingga kaki suaminya pincang, pelipis matanya bengkak.

“Awalnya saya kira karena ulahnya sendiri, saat saya tanya kenapa jalannya pincang, pelipisnya bengka, ternyata suami saya  ditendang, dan dipukul polisi waktu diperiksa,” ujarnya.

Kanit PPA Polres Luwu Aiptu Awal Jusman yang dikonfirmasi terkait hal tersebut membantah adanya tindakan kekerasan yang dilakukan anggotanya saat proses interogasi terhadap S.

“Anggota kami sementara diperiksa di Propam jadi kita tunggu saja hasil dari Propam benar ngga ada penganiayaan. Tapi kalau jawaban saya, tidak ada anggota kami melakukan tindakan seperti itu (penganiayaan), karena kita profesional kok,” ucapnya.

Jusman jelaskan, di amankan dan diperiksa oleh Polres Luwu setelah polisi menerima laporan dari seorang warga mengenai adanya dugaan tindakan pelecehan seksual yang dilakukan S.

“Kita memang periksa dia sebagai saksi setelah ada warga yang melapor mengalami pelecehan seksual, sementara kita kumpulkan bukti-buktinya. Nah, kalau dia mengaku mendapat kekerasan saat proses pemeriksaan silahkan dibuktikan dengan visum gitu aja,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, S yang diamankan atas tuduhan dugaan pelecehan seksual mengaku mendapat perlakuan kekerasan dari oknum polisi Polres Luwu saat proses interogasi.

Rahma, menyayangkan tindakan kekerasan yang dilakukan oknum polisi Polres Luwu terhadap suaminya. Padahal suaminya hingga saat ini belum terbukti melakukan pelecehan seksual.

“Saya sangat sayangkan, keluarga juga keberatan karena tindakan polisi itu. Suamiku itu sampai sekarang belum terbukti dan belum jadi tersangka, visumnya korban saja belum ada, makanya sekarang suamiku sudah di rumah,” ucapnya kepada…(*).

Lp. Aul

Warga Parepare Keluhkan Kelangkaa Elpiji 3 Kg, Diduga Permainan Dalam Pendistribusian

NEWSSULSEL.id – Kelangkaan elpiji tiga kilogram terjadi di Kota Parepare, Sulawesi Selatan yang dikeluhkan masyarakat sejak sebulan ini, menumculkan tudingan jika ada permainan dalam pendistribusian elpiji 3 kilogram (Kg).

Olehnya masyarakat berharap pihak aparat terkait dapat segera menindak lanjuti kelangkahan Elpiji 3 kg saat ini.

“Ketidak cukupan elpiji 3 kg yang tembus hingga Rp 40.000 dipangkalan diduga gegara ada permainan dalam pendistribusian, sehingga warga harus antrian tuk dapatka elpiji, yang tidak dapat terpaksa harus memasak dengan kayu bakar,” ujar Rahmi yang sedang antrian dapatkan Elpiji.

Pantauan awak media ini kelangkahan Elpiji juga terlihat di beberapa kabupaten kota, Bulukumba, Sinjai, Enrekang, Wajo, apa lagi di Kota Makassar.

Hingga berita ini diterbitkan belum apa penjelasan resmi dari lihat terkait terjadinya kelangkahan Elpiji 3 kg yang tembus Rp40000 dibeberapa wilayah yang ada di Sulsel…(*).

Lp. Rosita

Jaksa Akhiri Pelarian Buron Korupsi Dana Desa di Pinrang, Yang  Kabur Tahun Lebih

NEWSSULSEL.id – Buron Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan (Sulsel) setahun tiga bulan berinisial AM terkait kasus korupsi dana desa senilai Rp 475 juta di Pinrang, akbirnya tertangkam di Kompleks Pabrik Es di Kelurahan Tekolabbua, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep Senin (10/7/2023) sekitar pukul 23.30 Wita.

Sumber Newssulsel.id mengatakan, AM ditetapkan tersangka jadi buron usai mangkir dari panggilan Penyidik Pidsus Kejari Pinrang, lantaran diduga melakukan tindak pidana korupsi Dana Desa dan Alokasi Dana Desa di Desa Wiring Tasi Kecamatan Suppa. 2019 dan 2020.

“Dana yang seharusnya digunakan untuk kegiatan pembangunan fisik (infrastruktur), dan pembelian material juga untuk pembayaran pekerja didasarkan besaran anggaran dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) kenyataannya berbeda,” jelas Soetomo  saat dikonfirmasi Selasa (11/7/2023)

Atas perbuatannya, AM diduga, telah merugikan keuangan negara senilai Rp 475 juta berdasarkan laporan hasil audit perhitungan kerugian keuangan negara pengelolaan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa Tahun 2019 dan 2020 Desa Wiring Tasi.

“Atas perbuatan tersangka, AM diduga kuat telah mengakibatkan Kerugian Keuangan Negara senilai Rp. 475.939.834,” ungkap Soetarmi…(*).

Lp. Alif

Ledakan Septic Tank Dirumah Kos Diduga Gegara Korban Hendak BAB Sambil Meroko

NEWSSULSEL.id – Nahas seorang pria berinisial SY (26) di Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel). Jadi korban ledakan septic tank saat hendak meroko sambil buang air besar (BAB) dalam toilet kamar kosnya.

Menurut sumber Newssulsel.id, kejadian berawal saat korban hendak BAB di dalam toilet  kosnha yang terletak di Jalan Anggrek Sengkang, Kecamatan Tempe, Wajo, Jumat sore (7/7/2023).

“Saat mau jamban (buang air besar) korban bakar  rokoknya (hingga terjadi ledakan),” ujar Kapolres Wajo AKBP Fatchur Rochman.

Olah TKP  yang dilakukan Puslabfor Polda Sulsel didampingi Tim Inafis Polres Wajo dan serta Tim Jibom Detasemen C Brimob Bone sebut Fatchur.

“Korban tidak menyadari bau gas disekitar TKP, saat hendak membakar roko terjadi ledakan, sehingga korban mengalami luka bakar sekitar 40 persen dan dilarikan kerumah sakit” jelas Fatchur….(*).

Lp. Aul

Prabowo, Qadri Tappi Bacaleg Prov Sulsel Dapil 4 Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha

 

NEWSSULSEL.id – Di hari raya penuh berkah Idul Adha, 1444 Hijriah Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra Prabowo Subianto Calon Presiden 2024 beserta Bacaleg Provinsi Sulsel dapil 4 no urut 6 meliputi wilayah Jeneponto, Bantaeng, Selayar. Muhammad Qadri Tappi, Mengucapkan selamat  hari raya idul qurban kepada kaum muslim.di seluruh Indonesia.

Melalui media ini purn jendral TNI Angkatan Darat Probowo Subianto Capres Gerindra 2024 menyampaikan ucapan:

Allahu Akbar… Allahu Akbar.. Allahu Akbar Wa Lillahil Hamd…
Idul Adha atau bisa juga kita sebut dengan hari raya kurban adalah momentum kita untuk mengenang tauladan nyata tentang pengorbanan, ketakwaan dan ketaatan dari Nabi Ibrahim ‘Alaihissalam, Ismail ‘Alaihissalam, dan Siti Hajar yang tertuang di dalam Al-Qur’an.
Nabi Ibrahim ‘Alaihissalam dan Ismail ‘Alaihissalam mengajarkan nilai-nilai pengorbanan, ketaatan dan ketakwaan seorang hamba kepada Allah Subhanahu Wata’ala.
Ibunda Siti Hajar menuntun kita pada puncak keyakinan yang paripurna kepada Allah Subhanahu Wata’ala.
Ketiganya menjadi tauladan nyata bagi kita semua untuk meraih rida Allah Allah Subhanahu Wata’ala.
Pengorbanan dan keyakinan terhadap kebenaran merupakan nilai yang dapat kita, sebagai bangsa Indonesia, ambil menjadi hikmah. Pengorbanan dan keyakinan ini juga yang melandaskan perjuangan para pendahulu untuk membebaskan kita semua dari belenggu penjajahan.
Bangsa kita sejatinya adalah bangsa yang rela berjuang dan berkorban. Kemerdekaan yang diraih bukanlah pemberian atau hadiah semata namun diraih atas pengorbanan yang besar.
Selamat Merayakan Hari Raya Idul Adha 1444 H.

Bacaleg Gerindra Dapil 4 Propinsi Sulawesi Selatan Muhammad Qadri Tappi  mengucapkan

” Selamat menikmati karunia kesehatan, umur panjang, rezeki, kebahagiaan, keberuntungan dan kesuksesan dalam kehidupan fana ini dan Insya Allah di kehidupan akherat … amin amin amin Yaa Mujibassa’ilin 🤲 🙏🏻🙏🏻🙏🏻.

Penyampaian selamatpun khususnya bagi seluruh masyarakat yang ada di wilayah Jeneponto, Bantaeng, dan Selayar,

“Taqabbalallaahu minna waminkum Taqabbal Yaa Karim Selamat hari raya Iedul adha 1444 Hijriah mohon maaf lahir dan bathin ,” ucap Muhammad Qadri, Bacaleg Dapil 4(Bantaeng Jeneponto Selayar) Propinsi Sulawesi Selatan  No 6 ke media ini…(*).

Lp. H3ndra

PLN (ULP) Karebosi: Pelanggan Mesti Tahu, Sistim Tagihan Listrik Bermasalah, Perpersil Bukan Person

NEWSSULSEL.id. Terkait ketidak pahaman pelanggan PT PLN persero  utamanya yang berada di area utara kota Makassar, Sulawesi Selatan, hingga munculkan tanggapan serta kekecewaan pelanggan ke pihak PLN lantaran ketidak tahuannya beli rumah.memiliki tagihan listriknya bermasalah di sikapi pihak PLN.

Menurut Rizal Supervisor Unit Layanan Pelanggan (ULP) Karebosi saat dijumpai Direktur PT. Media Newssulsel Nusantara, Pimpiman Redaksi Media ini Suherman Untung mengatakan.

“Pihaknya memahami ketidak pahaman para person saat muncul tunggakan tagihan bermasalah dari ulah pemilik rumah sebelumnya, olehnya pelanggan PLN mesti tahu persis rumah yang dibeli tidak memiliki masalah apa pun, sebab sistim tagihan bermasalah ditetapkan PLN , perpersil tempat keduxukan meter pada rumah bukan perperson,” jelas Rizal, Selasa (20/6/2023) siang di ULP Karebosi

Menurut pria asal Kabupaten Soppeng yang sebelumnya bertugas di Bau-bau, berucap Dia merasa senang di jumpai wartawan, sebab Ia dapat sekaligus mensosialisasikan apa yang mesti diketahui pelanggan PLN…(*).

Lp. Hendra.

KPU Makassar Tak Akan Bela 12 Anggota PPS Langgar Kode Etik Temui Bacaleg

NEWSSULSEL.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Makassar tengah memeriksa 12 anggota panitia penyelenggara pemilu (PPS) yang diduga bertemu dengan dua bacaleg dapil 5, meliputi wilayah Kecamatan Mamajang, Mariso, Tamalate (Mamarita).

Pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar mengaku tidak akan membela anggota PPS jika terbukti melanggar netralitas.

“Bila ada anggota PPA terbukti kami tidak akan bela. Apapun yang menjadi rekomendasi Bawaslu kami siap menindaklanjuti,” tegas Komisioner KPU Makassar Endang Sari Senin (19/6/2023).

Menurut Sari pihaknya saat ini menunggu proses pemeriksaan Bawaslu terhadap 12 anggota PPS  tersebut. Ia ngaku siap menindaklanjuti apapun rekomendasi dari hasil pemeriksaan Bawaslu nantinya.

“Apa pun hasil pemeriksaan dan keputusan Bawaslu akan kami tindak lanjuti,” terangnya.

Diberitakan sebelumnya Bawaslu Makassar tengah melakukan pemeriksaan terhadap 12 anggota PPS di dapil 5 Makassar. Mereka diperiksa setelah menerima undangan pertemuan dari 2 bacaleg.

“Jadi ada dua orang bacaleg. Ini laporan dari masyarakat awalnya. Dan masyarakat itu menginformasikan bahwa ada bacaleg yang mengumpulkan penyelenggara tingkat kelurahan,” kata

Ketua Bawaslu Makassar Abdullah Mustari menyembut ada 12 anggota PPS dijadwalkan pertemuan yang berlangsung di wilayah Dapil 5 Makassar.

“Ada 4dari 12 orang yang tidak hadir dan delapan orang yang hadir di pertemuan itu. Memenuhi undangan bacaleg itu atas penyampaian dari dua orang sesamanya penyelenggara, PPS,” terangnya.

Saat ini Bawaslu sementara mengundang ke-12 anggota PPS tersebut untuk dimintai keterangan. Sebab, mereka diduga melakukan pelanggaran kode etik sebagai penyelenggara pemilu.

“Penindakannya kami undang, karena ini penindakan kode etik. Ini dugaan pelanggaran kode etik. Jadi kami panggil kesemuanya, baik yang hadir maupun tidak hadir tapi menerima undangan. Mereka menerangkan tentang kehadirannya di tempat itu. Setelah pemeriksaan kita beri kesimpulan, bila terbukti melakukan dugaan pelanggaran kode etik maka kami rekomendasikan kepada KPU,” ucapnya…(*).

Lp. Hendra.

Breaking News : Diduga Ngantuk,Tabrak Mobil Parkir, Pengemudi Dievakuasi Ke RS

NEWSSULSEL.id – Seorang lelaki paru baya pengendara mobil Jeep Daihatsu Rocky warna Merah Maron diduga ngatuk nyaris menabrak sejumlah pengendara dan pejalan kaki di Jalan. Vetran pas depan serang jalan lorong 42 menabrak mobil parkir di pekarangan Ruko.

Warga setempat dan pengendara yang melintas di Tempat Kejadian Perkara (TKP), sontak menghampiri kendaraan yang menabrak mobil parkir, ternyata pengemudi sudah tak sadarkan diri, beberapa orang yang terlihat mengecek denyut jantung, nadi serta napas pengemudi bilang sudah tidak ada (meninggal)

Namun sebahagian orang lagi hendak menolong sipengendara terdengar mengatakan langsung saja bawah ke Rumah Sakit (RS), siapa tau dia hanya pinsang, supaya bisa segera diberi pertolongan.

Menurut sumber Newssulsel.id yang nyaris tertabrak oleh pengemudi yang sudah tak sadarkan diri enta menapa, mengatakan.Kejadian baru saja sekitar pukul 08:15, Wita.

“Sejak dari arah perempatan lampu merah Sungai Saddang menara kemari (jl. S. Limboto kendaraan sudah terlihat nyaris menabrak sejumlah pengendara, termasuk saya, dan nanti berhenti setelah menabrak mobil ini,” jelas perempuan yang ada disekitar mobil naas itu, Senin (19/6/2023) pagi.

Tak berapa lama seorang anggota Sat Lantas yang lagi tugas pengaturan jalan disekitar TKP sudah berada di lokasi, di bantu warga dan pengendara yang melintas, evakuasi sipengemudi ke Rumah Sakit gunakan mobil pickup melintas yang dicegat awak media ini.

Hingga berita ini diterbitkan belum diketahu identitas pengemudi dan bagaimana nasibnya yang terlihat mengeluarkan lendir dari mulutnya saat kejadian…(*)

Lp. Bangfly