NEWSSULSEL.id, Makassar – Seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kloter dan PPIH Arab Saudi Tahap II Tahun 1446 Hijriah/2025 Masehi, serentak digelar di 34 Provinsi seluruh Indonesia dengan tahapan tes kompetensi/CAT, wawancara pendalaman tugas fungsi serta komitmen pelayanan petugas haji.
Sebelumnya, Kakanwil Kemenag Sulsel Muh Tonang menegaskan bahwa seleksi petugas tahun ini tidak ada intervensi dan dilaksanakan secara transparan. Dia ingin yang nantinya lolos jadi petugas haji baik Kloter maupun Non Kloter betul-betul sosok yang kompeten, kredibel dan berintegritas baik dari sisi wawasan maupun kecakapannya.
Muh Tonang menambahkan sesuai amanah Undang-Undang No. 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah dinyatakan bahwa penyelenggaraan ibadah haji bertujuan untuk memberikan pembinaan, pelayanan dan perlindungan yang sebaik-baiknya sehingga jemaah dapat menunaikan ibadah hajinya dengan aman, nyaman dan sesuai dengan tuntunan agama.
“Dalam menjalankan misi di atas, petugas haji berada di garda terdepan yang dapat memberikan fungsi pelayanan, pembinaan dan perlindungan kepada jemaah haji,” kata Tonang
“Jika kelak diantara bapak dan ibu sekalian diberikan kesempatan oleh Allah SWT terpilih dan menjadi petugas haji kami ucapkan selamat dan harapan kami tetaplah menjadi sosok yang tawadlu, bijaksana dan tidak angkuh,” lanjutnya.
Kepala Bidang PHU Kanwil Kemenag Sulsel Ikbal Ismail memaparkan bahwa seleksi PPIH Kloter dan Arab Saudi tingkat Kanwil Kemenag Sulsel diikuti 2.577 orang peserta dengan tiga formasi yakni Ketua Kloter, Pembimbing Ibadah Kloter dan PPIH Non Kloter.
“Peserta yang lolos verifikasi dan mengikuti ujian CAT tahap I sebanyak 526 orang dan yang dinyatakan lolos untuk mengikuti seleksi tahap II sebanyak 82 orang, dengan rincian, Ketua Kloter 37 orang, Pembimbing Ibadah Kloter 33 orang, Layanan Transportasi 3 orang, Layanan Konsumsi 3 orang, Bimbingan Ibadah 3 orang, Siskohat 3 orang,” papar Ikbal…(*)
Lp. Herman
News Sulsel Mengungkap Fakta Berita