Cegah Penyesatan. MUI  Minta Pemda Tindak Tegas Aliran Bab Kesucian  di Gowa

NEWSSULSEL.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan (Sulsel) mengharapkan peran pemerintah daerah (Pemda) dalam menindak tegas aliran sesat ‘Bab Kesucian’  di Kabupaten Gowa. Aliran tersebut dinilai menyimpang dari ajaran agama islam.

“Kita menunggu saja proses hukumnya lah. Kalau ada yang melapor ya silahkan. Penanganan itu bukan MUI, (tetapi) penanganan itu (dari) pemerintah,” ucap Sekretaris MUI Sulsel, Muammar Bakry kepada awak media NEWSSULSEL.. Senin (2/1/2023).

Muammar mengaku, saat ini pihaknya masih sebatas merespons pertanyaan masyarakat terkait aliran tersebut. Setelah ditelusuri, aliran ‘Bab Kesucian’ dibawa dari Sumatera, memang menyimpang dari ajaran agama Islam.

“MUI Sumatera sudah keluarkan kesesatannya, karena itu berawal dari Sumatera, Malaysia. Sudah diusir malah di Sumatera itu,” terangnya.

Muammar menegaskan, MUI Sulsel siap dipanggil untuk menjadi saksi ahli. Hal itu jika ada masyarakat yang melapor ke kepolisian.

“Masyarakat boleh melaporkan ke kepolisian, nanti pengadilan yang menentukan. Nanti MUI tentu dipanggil sebagai saksi ahli,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya MUI Sulsel mengungkap adanya yayasan di Gowa yang menyebarkan ajaran sesat. Pengikutnya diajar untuk tidak mengerjakan salat 5 waktu dan mengharankan mengharamkan pengikutnya makan daging ikan dan minum susu.

“Ini jelas penyesatan, menyalahi hal yang disepakati (ma’lum minaddin bidhorurah) adalah kekufuran, sudah jelas telah keluar dari Islam,” sambungnya…(*)

Lp. Yusri Mahendra

Periksa Juga

Pengda Ramai-Ramai Cabut Rekomendasi Andi Baso RM

Bagikan       NEWSSULSEL.id, Makassar – Pengurus Daerah (Pengda) Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) ramai-ramai mencabut rekomendasi …

Tinggalkan Balasan